The Enemy

The Enemy
Chapter 51(Rizki X Rendi)


__ADS_3

_Tidak ada masalah yang diselesaikan dengan pertengkaran.


Selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang menjalankan semoga puasa nya kuat yah...dan semoga yang membaca cerita ini sehat selalu yah😊


Selamat Membaca🤗


______________________________________________


Akhirnya babak final di mulai,kalo misalkan mereka menang akan langsung masuk ke turnamen nasional.dan kemungkinan akan melawan SMA Inter high.yaitu SMA yang sudah dua kali memenangkan perlombaan basket tingkat nasional.


"Sebelum bertanding ada baik nya kita berdoa dulu.berdoa menurut kepercayaan masing-masing dimulai."_Kata Bara.atas interupsi Bara mereka semua berdoa.


"Menang..Menang...menang...huhu.."sorak mereka sebelum menuju kelapangan.


Dan lagi-lagi Rizki hanya bisa melihat pertandingan itu tanpa bermain.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Permainan Rendi sejak menit pertama tadi sudah kacau,dan itu masih bisa di toleransi oleh Bara.

__ADS_1


"Ren ke gue sini."teriak Bara yang meminta umpan.


Rendi mendengar atau tidak,tetapi ia mengabaikan begitu saja teriak kan dari Bara.ia malah men-drible bola langsung ring,tapi belum juga menuju Ring,bola itu langsung direbut.


"Shitt.."umpat Rendi,dan langsung mengejarnya. Tidak butuh waktu lama Rendi sudah mendapatkan bola tersebut.dan lagi-lagi ia mengabaikan teman teman nya dan seperti bermain sendiri.


Tetapi tidak ada bola basket yang masuk ke dalam ring.dan malah sekarang lawan yang mendapatkan satu dua poin.karena berhasil merebut bola dari Rendi.


Dan waktu istirahat sudah tiba ini kesempatan Bara untuk menegur Rendi.hari ini Rendi tidak seperti biasa nya emosi jauh dari kata normal.


Mereka semua langsung meminum dan beristirahat sejenak.sedikit dari mereka yang kesal karena sikap Rendi.dan beruntung nya karena disini tidak ada Pak Hadi karena Pak Hadi harus mengontrol permainan basket putri.


Saat menit untuk istirahat sudah habis dan mereka disuruh kelapangan lagi.


"Ren gue mau lo istirahat aja tenang dulu pikiran lo,"_ucap Bara sambil menepuk pundak Rendi."Riz ayo main."suruh Bara pada Rizki.


Rizki yang mengerti pun langsung bergabung ke dalam lapangan.ia mengerti kenapa Bara menyuruhnya karena ini juga demi kebaikan sekolah nya.permainan Rendi benar-benar sangat kacau.


Rendi yang tadi nya sudah akan masuk ke lapangan tidak jadi ia kembali duduk di bangku cadangan,sambil menundukkan kepalanya.


Pagi ini tidak seperti pagi-pagi sebelum nya karena pagi ini orang tua nya hadir di satu meja makan.tapi Rendi tidak senang,hatinya malah tidak enak ada sesuatu yang akan terjadi.


Sejak tadi tidak ada percakapan didalam satu meja ini,selain bunyi sendok dan garpu.


"Saya cuman mau bilang rumah tangga ini sudah tidak seperti pada umumnya."itu lah kata pertama yang diucapkan Fano,dan mungkin saja akhir dari keluarga ini.


"Shitt..."_lagi-lagi ia mengingat moment yang seharusnya baik tapi malah menjadi akhir dari keluarga nya.


********


Helena senang karena tim nya lolos ke final dan itu tanda nya tim basket putri punya kesempatan untuk ikut turnamen.


Dan tujuannya sekarang untuk menonton pertandingan basket putra.


Dan sekarang Helena sedang mencari tempat duduk yang tepat.


"Hel sini.."teriak Vita dan Sandra menyuruh Helena duduk di samping mereka dan Helena langsung saja ke sana.


"Lo menang nggak?"tanya Vita

__ADS_1


"Menang,tinggal final nya aja."


"Selamat yah hel.."ucap mereka


"Sama-sama.."


"Tapi Hel sekarang Rendi nggak main."kata Sandra.


"Kenapa?"tanya Helena karena penasaran,ini aneh seorang Rendi nggak main pasti terjadi sesuatu.


"Nggak tahu gue nggak ngerti.."ucap Sandra,walaupun ia sedari tadi menonton pertandingan basket Sandra hanya fokus pada Bara.dan lagi dia tidak tau apa yang salah dari Rendi.


"Dia cedera?"


"_Bukan."


"Terus.."


"Pokoknya permainan Rendi tadi jelek banget."sahut Vita,yang mengerti sedikit tentang basket.


Helena tidak percaya permainan Rendi jelek,mungkin saja mood nya sedang tidak baik atau jangan-jangan karena Rin pikir Helena.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


To be Continue.


Maaf kalo ada typo.......


__ADS_2