The Enemy

The Enemy
Chapter 58(Asisten)


__ADS_3

_____________________________________________


Hari ini Rin memulai sekolah pertamanya sejak ia dirawat di rumah sakit.


Rin di antar kan supir ke sekolah,saat sudah sampai ternyata Rendi sudah menunggu nya Rendi membuka kan pintu untuk Rin setelah itu Rin keluar.


"Biar gue bawa tas lo sama MacBook nya."ucap Rendi dan hendak meraih tas Rin di pegangannya dan saat itu tepat Helena melintasi mereka.


Rin tersenyum miring dan bersuara."nggak gue udah ada asisten,"


Helena refleks menghentikan langkah nya mungkin ini akhir dari harga dirinya.


Rendi yang tak mengerti mengerenyitkan keningnya dan melihat ke kanan kiri mencari orang yang dimaksud oleh Rin.


Rin berjalan melangkah dan mendekati Helena."tangan lo."suruh Rin,lalu Rin meletakkan tas nya dan MacBook nya di tangan Helena.


Rin melirik Rendi."ayo Ren masuk."ajak Rin pada Rendi dan Rendi mengikuti Rin dari samping.


Sedangkan Helena hanya bisa melihat mereka dari belakang Helena meremas tas yang dipegang nya dan ia seperti kacung bagi Rin.Helena benar-benar ingin berteriak tapi ia tahan.

__ADS_1


"Ha....awas lo Rin gue bales."ucap Helena sembari menghela nafas kesal dan berlalu pergi.


Dengan perasaan dongkol Helena masuk kedalam kelas dan menghampiri Rin ia meletakkan tas Rin dan MacBook nya dengan kasar ke meja Rin.Rin hanya menatap Helena dengan tajam tapi Helena tidak peduli setelah itu ia langsung kembali ke meja nya.


Vita dan Sandra yang melihat hal itu terkejut ia langsung menghampiri Helena dan mulai menginterogasi nya tapi sayang Helena dipanggil oleh seseorang untuk latihan basket.


🖌🖌🖌🖌🖌


Waktu istirahat penderitaan Helena baru saja di mulai.baru saja Helena sampai ke kantin dan tepat itu juga Rin menyuruhnya untuk memesan makanan.


Makanan yang Rin pesan bukan hanya satu jenis makanan tapi segala makanan yang ada di kantin ini Rin pesan dan menyuruh Helena untuk mengambilnya.


"Gue mau minum."pinta Rin,Helena yang di samping nya langsung menyodorkan jus.


"Gue nggak mau."tolak Helena


Jelas saja permintaan Rin langsung Helena tolak karena es botol di kantin ini juga ada.


"Oke kalau lo nggak mau gue kayak gini juga karena lo."ujar Rin,Helena yang mendengar nya memutar bola matanya malas.

__ADS_1


Rin beranjak dari duduk nya dan berkata lantang."Gue hampir geger otak karena salah satu Sis..."


"RIN...."panggil Helena dan menyuruh Rin untuk duduk kembali tanpa Rin bersuara keras seperti itu mereka sudah jadi bahan perhatian sejak Helena menuruti perintah Rin.


"Oke gue beliin..."dan setelah itu Helena langsung berlari keluar kantin untuk membeli minuman.


Sambil menunggu Helena pergi Rin membuka MacBook nya dan tangannya yang letik menari-nari di atas keyboard.Rin bahkan tidak memakan satu pun makanan yang ia pesan sendiri tadi tapi malah memakan roti yang ia bawa di rumah mungkin Rin sengaja menyuruh Helena untuk mengambil makanan yang ia pesan agar membuat Helena malu.


Tak lama kemudian Helena datang kembali membawa minuman es botol di tangannya sambil mengatur nafasnya.


"Hosh...gue..buka..in yah.."kata Helena ngos-ngosan.


tapi Rin malah beranjak dari duduknya sambil membawa MacBook nya dan melangkah keluar sebelum keluar Rin membisikan sesuatu ke telinga Helena.


"Gue udah maafin lo dan setelah ini jauh-jauh dari gue."Helena yang mendengar hal itu kesal dan refleks ia mencengkram botol yang dipegangnya otomatis air yang di botol itu tersembur dan mengenai wajahnya.


"RINNNNN..."teriak Helena kesal


Tanpa siapa pun sadari Rin telah membalas perbuatan Helena yang pernah mempermalukan nya dengan menyemburkan air ke wajah nya.

__ADS_1


........................................TBC.............................


soryy Typo


__ADS_2