The Last Queen Of Peacelavia

The Last Queen Of Peacelavia
BAB 74


__ADS_3

Allen pun sangat marah karena melihat kekasihnya telah dibunuh oleh Lian. Allen kemudian mengerahkan seluruh kemampuannya dan menyerang Ji Nian juga Yu Fei.


Allen kemudian terbang menghampiri Xin Qian dan menotoknya hingga pingsan, lalu membawanya pergi.


Lu Xiang pun tidak tinggal diam melihat hal itu, ia ikut terbang mengejar Allen yang telah membawa Xin Qian.


Allen membawa Xin Qian ke sebuah hutan salju, lalu menggeletakkan Xin Qian di sebuah batu besar.


Allen hampir saja membunuh Xin Qian, tetapi karena melihat wajah Xin Qian yang sangat cantik, ia pun mengurungkan niatnya.


Allen pun hendak mencium wajah Xin Qian, tetapi dengan tiba-tiba Lu Xiang datang dan menyerangnya dari belakang.


"Berani sekali kau menyentuhnya!" ucap Lu Xiang dengan tegas.


Allen menyeringai. "Dia sekarang adalah milikku. Karena anak itu telah membunuh kekasihku, sebagai gantinya aku akan memiliki Ibunya."


"Aku tidak akan membiarkanmu mengambil Xin Qian dariku ataupun dari Lian!"


Allen tersenyum lalu menyerang Lu Xiang dengan sebuah pedang yang ia miliki. Lu Xiang juga mengeluarkan sebuah pedang yang sama seperti pedang yang biasa digunakan oleh Zhang Pei dulu.


Mereka berdua kemudian bertarung di depan Xin Qian yang masih terbaring di atas sebuah batu.


Zhulong kemudian datang dan mencoba untuk membangunkan Xin Qian, tetapi Xin Qian tidak juga bangun.


Zhulong kemudian melihat pedang yang sedang digunakan oleh Lu Xiang. Ia sangat tahu jika pedang tersebut adalah pedang Zhang Pei.


Zhulong kemudian mencurigai jika sebenarnya Lu Xiang adalah Zhang Pei yang sedang menyamar menjadi Lu Xiang.


Lu Xiang dan Allen sama-sama mendekatkan pedang mereka berdua secara menyilang.


"Kau tidak akan bisa mengalahkanku, karena aku adalah panglima perang dari kalangan monster iblis," ucap Allen.


"Tapi aku adalah seorang Master. Kau tidak akan bisa mengalahkanku semudah itu," balas Lu Xiang.


Ternyata, Allen dan Lu Xiang pernah saling bertemu sebelumnya. Dan mereka juga terlibat pertarungan hebat sebelum Lu Xiang bertemu dengan Xin Qian.


Ternyata Allen sangat dendam kepada Lu Xiang, karena Lu Xiang telah membuat sahabatnya mati dalam pertarungan tersebut.


Allen juga menyimpan dendam kepada Xin Qian, karena Xin Qian adalah musuh terbesar Rong Peng. Tetapi Rong Peng malah dibunuh oleh Lian yang merupakan Putra dari Xin Qian.

__ADS_1


Allen tidak terima dengan hal itu dan ingin membuat Lu Xiang dan Xin Qian menderita.


Allen kemudian mendorong Lu Xiang ke belakang dan menusukkan pedangnya ke arah Lu Xiang, tetapi untungnya Lu Xiang dapat menghindar.


Allen pun tersenyum dan menyebarkan abu ke arah Lu Xiang, dan kedua mata Lu Xiang terkena abu tersebut.


Allen kemudian membawa Xin Qian pergi dari sana. Zhulong sempat menghalanginya, tetapi kekuatannya tidaklah sebanding dengan kekuatan yang dimiliki oleh Allen.


Allen kini sampai di sebuah istana yang sangat indah. Ia membawa Xin Qian masuk dan membaringkannya di sebuah kamar.


Allen juga meminta beberapa iblis untuk menjaga Xin Qian agar ia tidak dapat pergi meninggalkan istana.


Tidak lama setelah itu Xin Qian terbangun dan mendapati dirinya sudah berada di sebuah kamar.


Xin Qian langsung pergi keluar dari kamarnya, tetapi dua iblis menahannya.


"Tuan Allen memerintahkan kami untuk menjagamu agar kau tidak melarikan diri dari istana ini."


Xin Qian kemudian menyerang kedua iblis itu hingga tubuh mereka berubah menjadi abu.


Xin Qian berlari menuruni anak tangga, tetapi tiba-tiba Allen sudah berdiri di depannya.


"Jangan harap kau bisa pergi meninggalkan istana ini!"


"Lepaskan aku!"


"Aku tidak akan melepaskanmu! Kau harus bertanggung jawab atas kematian kekasihku!"


Allen langsung menarik Xin Qian kembali ke atas dan membawanya ke depan sebuah bak air.


Allen langsung mendorong wajah Xin Qian ke dalam bak air tersebut hingga beberapa saat. Kemudian ia menarik kembali Xin Qian hingga Xin Qian gelagapan.


Allen menampar wajah Xin Qian hingga berkali-kali, lalu ia mendorong Xin Qian hingga terjatuh.


Allen meminta dua iblis untuk memegang tangan Xin Qian, sedangkan ia memukul perut Xin Qian hingga berkali-kali hingga Xin Qian pingsan.


"Ini adalah akibat karena kau telah berani menjadi musuh dari Rong Peng!" Allen mencengkeram dagu Xin Qian lalu membuangnya.


"Buka pakaian tebalnya dan pancung dia di luar istana!" ucap Allen.

__ADS_1


"Baik, Tuan," balas kedua iblis tersebut.


Xin Qian terlihat sedikit sadar saat kedua iblis itu menghukum pancung dirinya di luar istana, tetapi Xin Qian tidak dapat melakukan apapun.


Perutnya terasa sangat sakit karena pukulan berkali-kali yang diberikan oleh Allen.


Xin Qian juga perasa kedinginan, karena kekuatan elemen air yang berada di tubuhnya mulai tidak stabil.


Allen sedang duduk di tahta, lalu salah seorang iblis datang menemuinya.


"Tuan, wanita itu terlihat sangat lemas. Bagaimana jika nanti dia mati? Wajahnya sudah sangat pucat dan dia terus mengatakan jika dirinya sangat kedinginan."


Wanita itu tidak boleh sampai mati. Dia harus merasakan penderitaan karena dia adalah musuh Rong Peng dan juga musuhku."


"Tuan, lalu apa yang harus aku lakukan?"


"Lepaskan dia dan bawa dia ke hadapanku sekarang."


"Baik, Tuan."


"Tidak lama setelah itu, dua iblis membawa Xin Qian dan mendorongnya hingga jatuh tersungkur di hadapan Allen.


Allen kemudian berjalan pelan ke arah Xin Qian sambil meletakkan kedua tangannya di belakang.


Allen mencengkeram dagu Xin Qian dengan menunjukkan wajahnya yang penuh amarah dan kebencian.


"Aku tidak akan membiarkanmu mati semudah itu. Kau harus menderita terlebih dahulu di tanganku," gumamnya.


"Tolong biarkan aku pergi dari sini. Aku tidak memiliki masalah apapun denganmu," balas Xin Qian dengan suara yang lemah.


Allen tertawa. "Kita memang tidak memiliki masalah apapun. Tetapi dendam yang dimiliki oleh Rong Peng untukmu adalah dendamku juga. Aku akan membuatmu menderita seperti apa yang diinginkan oleh Rong Peng."


Xin Qian mengepalkan tangan kanannya dan diam-diam mengeluarkan beberapa kupu-kupu es ke arah Allen.


Xin Qian pun berusaha pergi dari tempat tersebut, tetapi Allen tidak semudah itu dikalahkan. Ia menarik kain yang menutupi tubuh Xin Qian.


Kain itu adalah satu-satunya kain yang menempel pada tubuh Xin Qian, karena kain tebal dan juga hanfu yang ia kenakan telah dicopot oleh iblis tadi.


Xin Qian pun melebarkan kedua matanya karena takut jika semua iblis melihatnya tidak mengenakkan pakaian.

__ADS_1


Tetapi ternyata Allen malah menarik tubuh Xin Qian dan menutupi tubuhnya menggunakan jubah yang Allen kenakan.


Allen pun membopong Xin Qian dan membawanya ke kamar.


__ADS_2