
Allen masuk ke kamar Xin Qian dengan memasang wajah datar. Xin Qian pun ketakutan karena berpikir Allen akan menyakitinya lagi.
Allen kemudian melepaskan borgol yang memborgol tangan kiri Xin Qian. Xin Qian pun bingung dengan sikap Allen kepadanya.
Tidak biasanya Allen membuka borgol di tangan Xin Qian dengan pelan.
"Apa lagi yang akan dia lakukan kepadaku?" batin Xin Qian.
Allen pun menggenggam tangan Xin Qian dan mengajaknya keluar tanpa berbicara. Xin Qian pun hanya mengikuti Allen tanpa banyak bertanya.
Allen mengajak Xin Qian ke suatu tempat yang di sana terdapat danau yang indah juga banyak sekali hewan.
Xin Qian pun semakin dibuat heran dengan sikap Allen kepadanya. Xin Qian lalu melepaskan tangannya dari genggaman Allen.
"Apa yang ingin kau lakukan? Kenapa kau membawaku ke tempat ini?"
"Bukankah hal ini yang kau inginkan? Sekarang aku telah memberikannya untukmu."
Xin Qian hendak pergi dari tempat tersebut, tetapi tiba-tiba Allen langsung memeluknya dari belakang.
"Kenapa dia memelukku seperti ini?" batin Xin Qian sambil berusaha melepaskan tangan Allen.
"Xin Qian, aku mencintaimu," bisik Allen di telinga Xin Qian.
Eleanor terdiam mendengar pernyataan dari Allen yang mengatakan jika Allen mencintainya.
"Apa maksudmu?"
"Aku mencintaimu. Aku tidak ingin kau pergi dari hidupku."
"Kau menyiksaku setiap hari, Allen. Dan sekarang kau mengatakan jika kau mencintaiku? Drama apa yang sedang kau mainkan saat ini?"
"Mengapa kau tidak percaya denganku? Aku sangat mencintaimu."
"Jika kau memang mencintaiku, kau harus membebaskan aku."
Allen menatap Xin Qian dengan wajah yang ragu.
"Tidak. Jika aku membebaskanmu, kau pasti akan melarikan diri dariku."
"Sudah aku duga. Kau tidak benar-benar mencintaiku."
Allen kemudian mencengkeram dagu Eleanor agar menatap wajahnya.
"Aku tidak mau membebaskanmu. Aku mencintaimu, dan aku tidak ingin kau pergi dari kehidupanku."
__ADS_1
"Allen, sadarlah. Aku mencintai pria lain dan aku juga telah memiliki seorang anak. Dan anakku yang telah membunuh kekasihmu Rong Peng. Mengapa kau jadi bersikap seperti ini?"
"Xin Qian, aku tidak peduli dengan hal apapun. Aku hanya mencintaimu."
"Omong kosong! Kau adalah iblis yang sangat kejam, kau tidak mungkin mencintaiku."
"Tapi pada kenyataannya aku memang mencintaimu. Aku pasti akan mendapatkan hatimu."
"Tidak, Allen. Lepaskan aku!"
"Aku tidak mau! Kau tidak boleh pergi dariku! Lihatlah di sekelilingmu. Aku menyiapkan semua ini untukmu, Xin Qian."
"Aku sangat tahu jika kau terlalu bosan dengan siksaan dan juga berada di dalam istana terus-menerus. Aku berjanji tidak akan menyiksamu lagi jika kau mau menerimaku."
Allen yang terlihat ingin mencium kening Xin Qian, Xin Qian pun langsung berlari dari kamar tersebut dan meninggalkan Allen.
Xin Qian menuruni anak tangga dengan sangat cepat, tetapi tiba-tiba Allen berdiri di depannya.
"Kau tidak bisa pergi dari istana ini. Jika kau pergi, aku akan membunuhmu."
Xin Qian kemudian menyerang Allen dengan segenap kekuatan yang ia miliki. Tiba-tiba saja Li Guan datang dan membantu Xin Qian.
"Apa yang kau lakukan? Kau ingin membantunya pergi dari sini?"
"Allen, sadarlah! Kau telah melakukan kesalahan."
"Allen aku tidak akan pergi. Jika kau seperti ini, langit akan murka kepadamu."
"Aku tidak peduli dengan apapun. Aku hanya menginginkan Xin Qian saat ini."
"Xin Qian, pergilah dari tempat ini. Biar aku saja yang menghadapi Allen."
"Li Guan, terima kasih."
Allen dan Li Guan bertarung dengan menggunakan kekuatan yang mereka miliki. Kekuatannya setara, sehingga tidak ada yang kalah ataupun menang dalam pertarungan tersebut.
Allen kemudian meninggalkan Li Guan dan mengejar Xin Qian yang sudah berlari cukup jauh.
Saat Xin Qian sedang berlari, langkahnya kembali terhenti karena lagi-lagi Allen berada di depannya.
Allen terlihat sangat aneh karena matanya mulai memerah dan menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Apa yang terjadi dengannya? Mengapa matanya berwarna merah seperti itu?" batin Xin Qian.
Allen pun menarik tangan Xin Qian dengan sangat kuat. Saat itu juga kekuatan api Allen mulai masuk ke tubuh Xin Qian.
__ADS_1
Allen terlihat seperti ingin membuat Xin Qian menjadi seseorang yang jahat agar mereka bisa bersama.
Tetapi Xin Qian berusaha untuk menahan kekuatan api tersebut agar tidak masuk ke dalam tubuhnya.
Karena kekuatan Xin Qian yang tidak sempurna dan juga tubuhnya yang masih lemah, kekuatan api Allen pun perlahan masuk ke tubuh Xin Qian.
Allen pun tersenyum dan menggenggam kedua tangan Xin Qian. Kekuatan api itupun semakin mudah untuk masuk ke dalam tubuh Xin Qian.
Tidak lama setelah itu, tiba-tiba ada kekuatan yang mencambuknya dan ternyata orang yang memiliki kekuatan tersebut adalah Lu Xiang.
Lu Xiang datang bersama Lian yang membawa batu permata di tangan kanannya.
"Allen, lepaskan Xin Qian!"
Allen pun melepaskan genggamannya di tangan Xin Qian, setelah itu tubuh Xin Qian sangat lemas dan Allen menangkapnya.
"Aku tidak akan melepaskannya. Dia sekarang telah menjadi milikku," ucap Allen.
"Aku tidak akan membiarkanmu memiliki Xin Qian!" balas Lu Xiang.
Mereka berdua kemudian bertarung dengan Allen yang masih memegangi Xin Qian dengan tangan kirinya.
Sedangkan Lian bertarung dengan para iblis lainnya.
Ji Nian dan Yu Fei pun datang, kemudian mereka berdua dihadang oleh Li Guan.
Saat itu Allen berhasil membuat Lu Xiang kalah dalam pertarungan. Ji Nian dan Yu Fei pun kalah menghadapi Li Guan.
Mata Li Guan sekarang berubah warna menjadi merah sama seperti mata Allen. Mereka berdua mengeluarkan kekuatan yang sama besar.
Kemudian tiba-tiba batu permata yang dibawa oleh Lian bersinar dengan terang.
Allen dan Li Guan yang melihat hal itupun menjadi sangat brutal dan menyerang semua orang yang berada di depan mereka demi mendapatkan batu permata.
"Lian, sepertinya mereka berdua adalah pengikut monster iblis. Mereka terlihat sangat ganas ketika merasakan ataupun melihat batu permata," ucap Lu Xiang.
"Paman, aku akan berusaha untuk melindungi batu permata ini agar mereka tidak bisa mendapatkannya. Paman tolong selamatkan Ibunda dari kekuatan jahat Allen," balas Lian.
"Yu Fei, kita juga harus membantu mereka."
"Benar."
Yu Fei pergi membantu Lu Xiang, sedangkan Ji Nian pergi membantu Lian.
"Master, sepertinya kekuatan jahat itu mulai menguasai tubuh nona Xin Qian. Kita harus segera melakukan sesuatu."
__ADS_1
"Kau benar, Yu Fei."
Yu Fei kemudian memegang tubuh Xin Qian yang mulai tidak bisa dikendalikan. Sedangkan Lu Xiang menyalurkan kekuatannya kepada Xin Qian agar kekuatan jahat yang telah ditransfer Allen tidak menguasai tubuh Xin Qian.