Tiba Tiba Istriku Cuek

Tiba Tiba Istriku Cuek
Bab 106


__ADS_3

Di sisi lain. Veli yang baru saja keluar dari studio foto bersama Nessa hendak makan siang bersama pun dibuat heran, saat melihat seorang security berlari mengejar seorang gadis yang juga sedang berlari menghindari kejaran security itu. Namun detik kemudian gadis itu berhasil diringkus oleh security itu.


"Ada apa itu?" Tanya Veli pada Nessa sambil memperhatikan gadis yang ditarik oleh security, sekilas ia seperti mengenalinya, namun ia tidak bisa melihat wajah gadis itu.


"Itu pasti wanita yang sembarangan masuk kesini, makanya diusir oleh security..." jawab Nessa yang memang sudah biasa terjadi mendapati seorang wanita yang tiba-tiba muncul dan mengaku-ngaku sebagai pacar dari Bastian ataupun pacar Reza.


Veli yang semakin merasa mengenali suara teriakan gadis itupun langsung menghampirinya.


Gadis itu terus saja memberontak dan berteriak-teriak saat security itu menariknya dengan paksa.


"Woy...lepasin anjir...! Gue mau nemuin Kakak Gue. Ini sangat penting soal hidup dan mati...!!" Pekik gadis itu yang tidak lain adalah Dewi. Dewi datang bersama supir untuk menjemput Veli, namun ia dibuat jengkel dengan salah satu security yang melarangnya dengan alasan ia bukan salah satu model disini dan justru ia dituduh modus. Ada alasan sendiri kenapa security itu melarang sembarangan orang masuk. Pasalnya ia pernah membiarkan seorang wanita masuk, wanita itu berbuat gaduh dengan. Dan berakhir security itu dimarahi habis-habisan oleh Bastian. Sekarang ia tidak mau kecolongan lagi.


Dewi yang memang bar-bar tidak mengindahkan peringatan dari security itu, ia langsung menendang bokong security itu dan langsung menerobos masuk kedalam kantor dan berteriak-teriak memanggil nama Veli. Membuat semua orang memandangnya aneh.


"Keluar! Jangan membuat kekacauan di sini. Anda mau saya laporkan ke boss...!" Tegas security itu dengan terus menyeret Dewi keluar.

__ADS_1


"Si anjir...! Gue udah bilang mau kete---" Pekikan Dewi terpotong dengan panggilan seseorang yang memanggil namanya lantas ia menoleh dan langsung berbinar-binar.


"Dewi...! Ngapain kamu?" Pekik Veli dengan berjalan cepat menghampiri Dewi yang diseret keluar oleh security. Benar saja itu adalah Dewi, pantas saja Veli merasa familiar dengan gadis yang ditarik-tarik oleh security. Mau apa adik iparnya itu datang kekantornya dan membuat kegaduhan seperti ini.


"Pak, lepasin adik saya..." pinta Veli denga perasaan tidak enak pada security itu, yang mungkin sudah dibuat kualaha dengan tingkah adik iparnya itu.


"Kak Vel, ayo kerumah sakit. Kak Dewa pingsan....!!!" Seru Dewi dan langsung menarik tangan Veli untuk ikut dengannya menuju mobil yang sedari tadi menunggunya.


"Apa...! Kenapa biasa?"


Veli kaget bukan main mendengar suaminya itu pingsan, ia merasa bersalah dan berfikir menjadi istri yang tidak pecus karena dua hari ini sudah mengabaikan suaminya itu.


Dewi yang melihat kakak iparnya menangis pun, ikut menangis ia juga sangat khawatir dengan kondisi kakaknya itu, mengesampingkan rasa marah pada kakaknya.


*

__ADS_1


*


*


Dilain tempat, seorang pria dewasa terlihat marah besar dan langsung membanting ponselnya setelah melihat video-video tentang kekasihnya dari nomer tidak dikenal.


Sementara wanita cantik yang duduk dipangkuannya merasa ketakutan, melihat kemarahan dari pria itu. Ia sama sekali tidak berani untuk sekedar bergerak.


Pria itu begitu murka mendapati kenyataan kekasihnya itu tidak hanya berhubungan dengannya saja, melainkan dengan banyak pria. Apalagi saat melihat video bagaimana kekasihnya itu hendak melaporkan kelakuannya itu pada polisi dengan meminta bantuan dari mantan kekasihnya. Sungguh membuat darahnya seakan mendidih.


"Berani sekali ****** itu membodohi ku...!!!" Teriak Fernando. Pria itu terlihat begitu marah. Selama ini hanya Jeenikalah wanita yang berstatus menjadi kekasihnya, meskipun ia sering bermain dengan banyak wanita, namun, para wanita itu tidak lantas menjadi kekasihnya dan hanya sekali pakai langsung pria itu buang. Sementara Jeenika, ia mempunyai status sebagai kekasih dari pria itu dan tentunya Fernando tidak ingin jika Jeenika sampai bermain dengan pria lain. Namun, fakta yang baru saja ia terima sangat melukai harga dirinya. Ternyata wanita yang selama ini ia beri kemewahan itu begitu licik dan sama seperti ******-****** di luar sana, ia kira Jeenika adalah wanita polos yang hanya melakukan hubungan intim dengannya saja, tidak dengan pria lain. Ternyata ia salah besar.


"Lihat apa yang akan aku lakukan pada ****** itu. Aku pastikan dia tidak akan bisa berjalan dengan benar atau lumpuh sekalin...!!!" Pria itu segera bangkit dari duduknya dan menyingkirkan wanita ****** yang duduk dipangkuannya, yang hendak memuaskannya dikantor karena sedang tidak ada Jeenika.


Fernando langsung meluncur menuju alamat rumah sakit yang diberikan oleh nomor asing itu. Ia mendapatkan informasi jika Jeenika sedangkan berada di rumah sakit, karena mengalami cedera.

__ADS_1


Nomor asing yang menghubungi Fernando itu tidak lain adalah Jack. Setelah mengumpulkan semua informasi tentang Jeenika, Jack langsung mengirimi semua video yang ia kumpulkan itu pada Fernando, entah dari mana Jack mendapatkan nomor Fernando. Bagi seorang Jack, mendapatkan nomor Fernando yang seorang pengusaha itu adalah hal yang mudah. Tidak lupa ia juga mengirimkan video dimana Jeenika meminta bantuan pada Dewa untuk membuatnya lepas dari Fernando dan menjebloskan Fernando ke dalam penjara.


Dengan begini Dewa tidak akan mengotori tangannya sendiri untuk memberikan pelajaran yang setimpal pada Jeenika. Bisa dipastikan Fernando tidak akan tinggal diam dengan apa yang sudah dilakukan Jeenika pada pria itu.


__ADS_2