Tiba Tiba Istriku Cuek

Tiba Tiba Istriku Cuek
Bab 54


__ADS_3

Setelah drama perdebatan tadi selesai, kini mereka setuju untuk bermain permainan yang di ajukan oleh Dewi. Lebih tepatnya mereka terpaksa, daripada mendengar ocehan Dewi yang membuat telinga mereka panas saja.


"Ck. Semangat dong...kenapa kalian terlihat sekali sangat terpaksa!!"gerutu Dewi kesal, yang menyadari suasananya terlihat tidak menyenangkan sekali. Apalagi saat melihat wajah dingin kakanya yang terus menatap ke arah istrinya, yang tengah duduk menjauh.


Bagaimana mereka mau semangat? mereka menganggap permainan ini seperti jebaka. bayangkan saja, jika mereka tidak mau menjawab pertanyaan dan lebih memilih tantangan, maka mereka harus meminum jus bawang putih. Siapa coba yang mau meminum jus bawang putih itu? membayangkannya saja mereka sudah ingin muntah. Sungguh ide dari Dewi sudah di luar nalar.


"Baiklah mari kita mulai..."seru Dewi dengan semangat, sembari memutar botol minuman dan ternyata berhenti tepat ke arah Dewa yang terlihat tidak bersemangat sama sekali.


"Siapa yang mau bertanya padaku?" tanya Dewa sambil menatap ke arah Veli, berharap istrinya yang bertanya padanya.


"Aku...aku...!!"jawab Bima dengan cepat.


"Ck. Apa yang ingin kau tanyakan?"tanya Dewa malas, karena dia sangat berharap Veli lah yang bertanya.


Bima tampak berfikir sejenak mencari pertanyaan yang pas menurutnya, lalu tiba-tiba pria tampan itu tersenyum smirk menatap Dewa, yang tengah menatapnya malas.

__ADS_1


"Apa kamu sudah move on dari Jeenika, sang mantan terindah...?" Bima memang sengaja bertanya seperti itu karena selain ingin menggoda Dewa, ia juga penasaran apakah sahabatnya itu sudah move on dari sang mantan. Bukan maksut apa-apa dia hanya tidak ingin saja jika Dewa hanya mempermainkan perasaan Veli yang sudah ia anggap seperti adiknya sendiri. Karena Bima tau bagaimana bencinya Dewa terhadap istrinya sendiri, lalu sekarang tiba-tiba menjadi bucin, membuatnya sedikit was-was.


"Oh shitt...!!"umpat Dewa, sambil menatap jengkel Bima, belum juga dirinya dan sang istri baikan ini ada saja pertanyaan dari sahabatnya yang bisa saja membuatnya tidak mendapatkan jatah nanti malam.


"Awas saja kalau kamu belum move on...aku bakalan langsung minggat saat ini juga...!!"gerutu Veli dalam hati, sambil menatap tajam ke arah suaminya.


glupp


"Sialan...pertanyaan mu sangat tidak bermutu sekali...!!"kesal Dewa pada Bima, apalagi saat melihat tatap tajam istrinya.


"Lihat tatap istriku kenapa aku jadi takut yaa, jangan sampai nanti malam tidak dapat jatah..."gerutu Dewa dalam hati.


Mendengar ucapan Dewi, membuat Dewa langsung menatap Veli yang tengah menatapnya juga, namun dengan cepat istrinya itu membuang pandanganya.


"Kampret kalian ya...! asal kalian tau sebelum aku menikah, aku sudah menghapus wanita itu di hatiku, jadi jangan menuduhku sembarangan sekarang aku sudah punya istri...!!" jawab Dewa dengan ketus, tanpa banyak berkata Dewa bangkit menghampiri sang istri dan duduk di sebelahnya.

__ADS_1


"Akhirnya ngakuin juga Veli istri. Kemarin kemana aja? sok jual mahal...!!" ucap Bima tersenyum sinis.


"Diam kamu...kuda nil...!!"ketus Dewa seenaknya menyebut nama Bima. Bima mendengus kesal mendengar sahabatnya menyebutnya kuda nil.


"Kenapa duduk menjauh dariku...?"tanya Dewa datar sambil menatap dalam Veli.


"Aku kan kesel sama kamu tadi...!!"jawab Veli ketus.


Dewa menghembuskan nafasnya saat Veli berkata ketus padanya, hilang sudah istrinya yang lemah lembut dulu.


"Maaf aku sudah membentakmu tadi. Sungguh aku sangat tidak menyukai ucapanmu tadi, aku mohon jangan menganggap dirimu seperti itu sayang..."ujar Dewa terlihat sendu.


"Aku juga minta maaf sudah berbicara sembarangan tadi..."jawab Veli ikut meminta maaf, karena dia akui dia tadi sudah sembarangan dalam berbicara.


Dewa tersenyum, langsung memeluk tubuh istrinya yang sudah menjadi candu baginya, mungkin dia tidak akan sanggup jika sampai Veli pergi meninggalkannya.

__ADS_1


"Lanjut nggak nih...kok malah maaf-maafan lebaran masih lama...!"celetuk Bima tanpa Dosa, merusak suasana saja nih makhluk satu.


TBC.


__ADS_2