
"Hay Dewi apa kabar...?" tanya wanita itu dengan ramah, hendak memeluk Dewi namun dengan cepat Dewi menghindar, dan menatap sinis wanita itu. Dulu dia sangat menghormati dan menyayangi wanita itu, sudah ia angap seperti saudara sendiri namun malah membuatnya kecewa besar dengan menghianati kaka kandungnya.
"Seperti yang Lo lihat, Lo tidak buta kan?!" ketus Dewi, sedangkan Veli tampak mengerutkan keningnya melihat sikap ketus Dewi terhadap wanita sexy di depannya, apa dia teman dari Dewi dan mereka sedang memiliki masalah? begitulah pikir Veli.
"Dewi kamu kok ketus sih sama kakak? bagaimana kalau kita ngobrol-ngobrol dulu di cafe, apa dia temanmu? ajak aja sekalian..." ajak wanita itu dengan tersenyum manis dan menganggap Veli adalah teman dari Dewi. Wanita itu sangat percaya diri bahwa Veli akan luluh terhadapnya seperti dulu.
"Sorry ya, Gue nggak ada waktu basa-basi dengan cewek basi kayak Lo. Dan apa Lo bilang tadi temen? dia bukan teman Gue, tapi dia adalah kakak ipar Gue, istrinya kak Dewa...you know!!!" sarkas Dewi sambil menatap sinis wanita itu.
Deg
"I-istri Dewa? tidak mungkin...! Dewa itu cinta banget sama aku, tidak mungkin dia menikah dengan wanita lain. Aku sangat yakin itu, karena dari sekian banyak wanita yang mendekatinya hanya akulah satu-satunya wanita yang berhasil membuatnya jatuh cinta...!" ucap Jeenika dengan percaya diri, ya wanita itu adalah Jeenika mantan kekasih Dewa.
__ADS_1
"Cih...! percaya diri sekali Lo wahai bekas, Lo pikir Kak Dewa masih mau mencintai penghianat kayak Lo? jangan mimpi deh Lo nenek peot...!!!"sarkas Dewi, ia sangat geram sekali dengan Jeenika gara-gara dia kakanya itu menderita dan trauma sampai-sampai dia tidak mau menikah seumur hidup.
"Kenalin ini kak Veli istri kak Dewa, dan kak Dewa sangat mencintainya, dan melupakan kodok gatel pengkhianat macam Lo...!!" lanjutnya dengan merangkul Veli dan membisukan sesuatu kepadanya.
"Ayo saatnya keluarin kata-kata mutiara yang aku ajarin kak, untuk membasmi pelakor macam dia tuh...!" bisik Dewi di telinga Veli.
"Serius...tapi aku tidak bisa, aku tidak biasa berkata seperti itu..."balas Veli dengan berbisik, Veli belum tau saja wanita di depannya itu adalah mantan kekasih Dewa.
"Ck, lakukan seperti yang sudah aku ajarin, pasti bisa...sudah lakukan saja!"perintahnya sambil masih berbisik, entah apa yang sudah Dewi ajarkan kepada Veli yang polos itu.
Mendengarkan dirinya di rendahkan membuat Veli tidak terima, awalnya dia sedikit ragu untuk bersikap kurang sopan kepada Jeenika, namun ternyata wanita di depannya itu malah merendahkan dirinya.
__ADS_1
"Cih...pasti kamu sedang menghayalkan untuk menjadi istri Dewa, lihat penampilan kamu itu sama sekali bukan tipe Dewa sama sekali, dasar gadis kampung tidak sadar diri...!!" ejek Jeenika memandang penampilan Veli yang hanya dalam balutan dress selutut simpel dan tertutup, sesuai perintah dari sang suami.
"Tapi dia emang cantik sih...tapi masih cantikan aku dan sexy tentu saja..."gerutu Jeenika dalam hati.
"Emang Gue istrinya...Lo siapa? cuman mantannya kan...?" tanya Veli pada wanita tersebut.Asik jiga nih, pakek Lo Gue. Tidak salah juga aku ngikutin Dewi.
Wanita tersebut menatap sinis Veli."jadi kamu memang benar istrinya Dewa? kenapa selera Dewa jadi turun sih...?"ejeknya.
"Kenalin aku adalah mantan pacar Dewa satu-satunya, dan cinta pertamanya bahkan mungkin saja masih Dewa cintai sampai sekarang," ujarnya dengan percaya diri.
Deg
__ADS_1
"Jadi dia mantan Mas Dewa satu-satunya, cantik sekali sesuai dengan tipe Mas Dewa memang. Bisa jadi Mas Dewa masih mencintainya, apa ini yang membuat Mas Dewa sulit mencintaiku, karena dia masih mencintai Jeenika Ya Tuhan..." ucap Veli dalam hati, ia terdiam menatap wanita yang pernah bertahta di hati suaminya, ada rasa minder dalam diri Veli, benarkah suaminya itu masih mencintai Jeenika.
TBC.