
"Jadi dia mantan Mas Dewa satu-satunya, cantik sekali sesuai dengan tipe Mas Dewa memang. Bisa jadi Mas Dewa masih mencintainya, apa ini yang membuat Mas Dewa sulit mencintaiku, karena dia masih mencintai Jeenika Ya Tuhan..." ucap Veli dalam hati, ia terdiam menatap wanita yang pernah bertahta di hati suaminya, ada rasa minder dalam diri Veli, benarkah suaminya itu masih mencintai Jeenika.
...----------------...
"Oh, jadi lo bekas pacar suami Gue. Kenalin Gue Veli istrinya Mas Dewa...!"ucap Veli menatap datar Jeenika. Rupanya si Veli sudah mulai ketularan ke bar-baranya Dewi.
"Cih...tidak usah terlalu percaya diri, aku tahu betul Dewa adalah tipe orang yang sulit jatuh cinta apalagi sama wanita seperti kamu. Atau jangan-jangan kamu hanya di jadikan pelampiasan saja sama Dewa, karena patah hati aku tinggalin waktu itu...dan saat ini aku ingin kembali lagi sama Dewa aku sangat yakin Dewa bakalan nerima aku kembali, dan ningalin kamu wanita kampung...!!!"ucap Jeenika dengan percaya diri.
"Silakan saja jika Lo bisa...stok laki-laki di bumi ini masih banyak, kenapa juga lo mau rebut suami geu? oh, pasti Lo gak laku ya...sampai-sampai mau rebut suami orang...!!!"ejek Veli dengan tersenyum remeh.
"Pastinya siapa juga yang mau sama dia, liat saja wajahnya menor sekali kayak ondel-ondel, dan lihat tubuhnya yang terbuka itu sudah pada kendor kayak nenek saja di pamerin, gaya banget..." celetuk Dewi sambil tertawa mengejek.
"Jaga bicara kalian ya...!!!" bentak Jeenika kepada Veli dan Dewi namun tidak mereka hiraukan, saat ini memang Jeenika tengah memakai makeup lumayan tebal untuk menutupi bekas tamparan dari Fernando ketika mereka sedang bercinta, dan memakai pakaian yang sangat terbuka, mempertontonkan segala bentuk tubuhnya.
__ADS_1
"Benar modelan kayak gini mau rebut suami Gue, mampu gak Lo? dasar saking nggak lakunya sampai mau rebut suami orang. Makanya jangan sok-sokan selingkuh nyesel kan Lo...!!"sarkas Veli, sungguh ajaran dari Dewi membuat Veli yang biasanya lemah lembut menjadi sangat bar-bar, entah apalagi yang akan Dewi perbuat untuk meracuni otak polos Veli ini.
"Makanya jadi orang itu setia, jangan sana sini mau. Minimal ngaca dulu sana sebelum mau rebut suami Gue...!!"lanjutnya.
Veli kemudian menarik tangan Dewi pergi meninggalkan Jeenika yang tampak sangat marah mendengar ejekan kedua wanita itu, tangannya mengepal dan mukanya memerah menahan amarah.
"Sial...! aku akan membalas penghinaan ini, lihat saja apakah kau masih bisa sombong wanita kampung, saat suamimu nanti kembali kepadaku dan meninggalkanmu...!"ucap Jeenika tersenyum miring, dia segera beranjak saat baru menyadari tatapan orang-orang sekitar yang mendengar pertengkarannya tadi, memandangnya dengan tatapan sinis dan mencemooh.
"Gimana menurutmu tadi apa sudah keren...?" tanya Veli kepada Dewi, soal keberaniannya tadi melawan Jeenika.
"Tapi bakalan lebih seru jika tadi ada adegan jambak-jambakan, kalau perlu lempar ruh kepalanya pelakor pakek tabung Gas LPG...!!"lanjutnya dengan masih sedikit emosi, sungguh dia sangat membenci wanita yang sudah menghianati kakanya itu.
"Malu lah jambak-jambakan di tempat umum..."ujar Veli polos.
__ADS_1
"Ck...lain kali toh kak Veli harus lebih garang lagi, jangan merasa sungkan atau tidak sopan sikat saja, buat para pelakor-pelakor yang mencoba ngedeketin kak Dewa kena mental..."
"Iya aku juga kesel banget sama dia, pakek ngatain aku kampungan lagi. Awas aja jika dia berani menghinaku lagi bakal aku bejek-bejek tuh muka menornya...!!!"ujar Veli kesal.
"Nah, maka dari itu. Kak Veli jangan menolak lagi cara berpenapilan yang aku ajarkan, jangan mau kalah sama mantanya kak Dewa yang genit itu...buktikan bahwa kak Veli juga bisa berpenampilan modis dan nggak kalah sexy dari dia..." tutur Dewi panjang lebar, dia berharap kakak iparnya itu mau mengikuti cara berpenampilan dirinya yang menurutnya sangat modis dan keren itu.
"Baiklah demi harga diriku supaya tidak di hina-hina lagi sama wanita itu, aku mau..." akhirnya Veli setuju juga.
"Bagus...!!"seru Dewi dengan girang.
"Huhh...!! bikin kesal saja, pokoknya aku tidak boleh kalah sama Jeenika itu, apalagi dia begitu cantik dan sexy. Awas aja kalau sampai Mas Dewa tergoda lagi sama dia. Aku bakalan pergi ningalin kamu Mas, nggak bakalan aku balik lagi...!!"gerutu Veli dalam hati kesal sendiri mengingat ancaman Jeenika yang bakal merebut Dewa, dan menuduhnya sebagai pelampiasan saja.
**TBC.
__ADS_1
Btw happy new year 2023🎅🎅
semoga semua kegagalan, kesedihan, dan masalah di tahun kemarin biasa tergantikan. semoga di tahun ini kita selalu bahagia dan bisa meraih keinginan yang belum tercapai di tahun kemarin**.