Time Travel: The Goddess Of Death

Time Travel: The Goddess Of Death
14. Episode 14


__ADS_3

Dikediaman kaisar setelah dia pergi dari kediaman permaisuri, dia hanya melamum dan meruntuki dirinya.


" Aku harus mencari cara agar permaisuri mau memaafkan aku dan kembali kesisiku"ucap Liu Yaoshan.


Saat Liu Yaoshan sedang melamun, seorang pengawal mengetuk pintu ruang kerjanya.


"Masuk" ucap Liu Yaoshan.


" Ada apa kau kemari? "tanya Liu Yaoshan datar.


" Sepertinya aku datang di waktu yang tidak tepat" ucap pengawal dalam hati saat menatap wajah Liu Yaoshan sesaat.


"Salam yang mulia hamba kemari hanya ingin menyampaikan bahwa pangeran ketiga ingin menemuimu" ucap pengawal tersebut.


"Katakan aku sedang sibuk" ucap Liu Yaoshan, dia malas bertemu siapa pun saat suasana hatinya kacau.


" Baiklah hamba undur diri yang mulia"ucap pengawal lalu keluar dari kamar Liu Yaoshan dan menemui Liu Xingsheng.


Di luar ruang kerja Liu Yaoshan, seorang pengawal menyampaikan kepada Liu Xingsheng bahwa kaisar sedang sibuk.


"Bagaimana? " tanya Liu Xingsheng.


"Kaisar sedang sibuk pangeran" ucap pengawal tersebut.


Liu Xingsheng tau bahwa itu hanya alasan karena kakaknya tidak ingin bertemu dengannya. dia langsung menerobos masuk kedalam ruang kerja Liu Yaoshan.


"Ma..maaf yang mulia hamba... " ucap sang pengawal terpotong.


"Tidak apa-apa kalian keluar saja" ucap Liu Yaoshan datar.


Setelah pengawal tersebut keluar, tinggal Liu Yaoshan dan Liu Xingsheng yang berada diruangan tersebut.


"Ada apa kau kemari? " tanya Liu Yaoshan datar.


"Apakah kau marah pada ku kak?" tanya Liu Xingsheng.


"kenapa kau bertanya seperti itu? " tanya balik Liu Yaoshan.


"Karena semenjak aku kembali kau tidak mempedulikan aku sama sekali" ucap Liu Xingsheng dengan muka dibuat-buat sedih.


"Aku sibuk" ucap Liu Yaoshan singkat.


"Pasti buka karena itu, apakah karena aku mendekati permaisurimu kak? " tanya Liu Xingsheng.

__ADS_1


"Kalau sudah tau kenapa malah bertanya" ucap Liu Yaoshan kesal.


"Jadi karena itu kau marah pada ku? bukan kah kau sama sekali tidak menyukainya? " tanya Liu Xingsheng ingin mengetes Liu Yaoshan.


"Kau jangan sok tau, aku sangat mencintainya tetapi karena apa yang ku perbuat padanya selama ini dia menjadi sangat membenci ku" ucap Liu Yaoshan dengan wajah sedih.


"sepertinya kakak sangat mencintai may, jadi aku tidak mempunyai kesempatan untuk memiliki nya karena dari dulu yang kakak inginkan tidak akan lepas dari genggamannya. apa aku menyerah saja" ucap Liu Xingsheng dalam hati.


"Hey kenapa malah kau yang melamun? " tanya Liu Yaoshan.


"Seperti yang kau lihat kak aku juga menyukai may.." ucap Liu Xingsheng terpotong.


"Hey berani sekali kau menyukai kakak iparmu sendiri, bahkan kau memiliki panggilan sendiri untuknya" ucap Liu Yaoshan sangat emosi.


"Kak aku belum selesai bicara kau sudah memotong ucapanku" ucal ucap Liu Xingsheng kesal.


"Tapi aku tidak akan merebutnya darimu karena aku mengetahui bahwa kau sangat mencintainya dengan kata lain aku menyerah tapi jika nanti kau menyakitinya jangan salahkan aku jika aku yang mengambilnya darimu" tegas Liu Xingsheng.


"Baguslah kalau begitu, aku tidak akan membiarkan siapa pun mengambil istriku. kalau Ada yang berani mengambilnya dariku aku sendiri yang akan membunuhnya" ucap Liu Yaoshan dengan aura membunuhnya membuat nyali Liu Xingsheng menciut.


" kalau begitu aku pamit dulu kak"ucap Liu Xingsheng.


"Oh ya satu lagi jika kau ingin mendapatkannya kembali kau harus mengurangi gila kerjamu itu dan selalu mengunjunginya" lanjut Liu Xingsheng lalu pergi.


Dikediaman mayleen dia hanya bermalas-malasan di dalam kamarnya.


"Huwaaa aku sangat sangat lelah hidup seperti ini" ucap mayleen sambil berguling guling di atas tempat tidurnya.


"*Bao yuuuu!!!!!!" Panggil mayleen dalam hatinya.


"Ada apa may? " tanya Bao yu.


"Aku merasakan sepertinya Ada yang mengintaiku" ucap mayleen.


"Kenapa kau tidak mengeceknya sendiri" ucap Bao yu.


"Aha begini saja aku sangat bosan akhir-akhir ini jadi aku ingin mempermainkan mereka" ucap mayleen sambil tersenyum.


"Kau benar-benar selalu mempunyai cara dalam menghadapi musuhmu" ucap Bao yu.


"Tentu saja aku kan sanga-sangat jenius" ucap mayleen membanggakan dirinya.


"Ya ya ya aku tau itu" ucap Bao yu malas*.

__ADS_1


Setelah berbicara dengan Bao yu mayleen ingin memancing agar mata-mata yang mengintainya itu menyerah kan dirinya sendiri.


"*H*ehehe Mari kita bermain-main tikus kecil"ucap mayleen dalam hati.


Pada malam hari mayleen berpura-pura tidur lalu dua orang pria masuk dengan memakai baju serba hitam dan menutup muka nya dengan Kain.


" Apakah kita langsung saja membunuhnya? "tanya pria satu.


" Hehe lebih baik kita menikmati tubuh nya lebih dahulu"ucap pria dua.


"Haha kau memang selalu mengambil keuntungan dari pekerjaanmu" ucap pria satu.


kedua pria itu berbicara dengan berbisik-bisik agar tidak kedengaran tetapi mayleen dental semua yang dikatakan kedua pria menjijikan itu.


Saat mereka berdua naik keatas tempat tidur mayleen tiba-tiba mereka terlempar hingga terbentur keras didinding.


"Hehe kalian sangat ingin menikmati tubuh ku ya? baiklah sekarang aku yang akan menikmati potongan tubuh kalian" ucap mayleen tiba-tiba bagun dari tempat tidurnya dan berjalan kearah dua pria menjijikan itu dengan aura membunuhnya.


"Ka.. kau wa.. wanita si.. sialan" ucap pria satu ketakutan seperti melihat iblis didepannya.


"Hey kenapa? apakah kau takut? " tanya mayleen.


Melihat mereka hanya diam, mayleen menjadi bosan dan several ingin menyelasaikan permainannya yang sama sekali tidak Ada seru-serunya karena kedua pria itu hanya bungkam.


"Baiklah aku ingin bertanya siapa yang menyuruh kalian? " tanya mayleen dingin.


"Aaaa.. aku ti.. tidak akan memberitahumu" ucap pria dua.


"Hehe sepertinya kalian sudah tidak sayang pada nyawa kalian, tetapi walaupun kalian tidak memberitahuku aku sendiri yang akan mencari tahunya" ucap mayleen.


Dengan sangat cepat mayleen memotong-motong tubuh kedua pria itu hingga kamarnya sangat banyak percikan darah.


"Sepertinya Ada yang ingin bermain-main denganku kali ini" ucap mayleen lalu memanggil jingmi.


"Jingmi!! keluar lah dan bersihkan semua ini " ucap mayleen.


Lalu keluarlah jingmi dan mengoyak-ngoyak tubuh kedua pria yang telah terpotong itu dan setelah itu kamar mayleen kembali bersih seperti tidak terjadi apa-apa.


**Hai reader's jika kalian suka pada ceritanya jangan lupa di like, komen, dan di vote ya😊


See you next time.. ⌚


Bye ٩(ര̀ᴗര́)ᵇʸᵉ 👀**

__ADS_1


__ADS_2