
"Kalau begitu beristirahat lah lebih lama agar kau cepat sembuh dan pekerjaan mu biarkan aku yang membantumu menyelesaikannya sebelum aku pergi" ucap mayleen.
"Tapi itu akan merepotkan mu may" ucap Liu yaoshan.
"Tidak apa-apa, bukankah sebagai istrimu sekaligus permaisuri mu sudah tugasku untuk membantu suamiku sendiri" ucap mayleen.
"Baiklah kalau itu maumu" ucap Liu yaoshan.
"Oh ya sebaiknya aku pergi sekarang dan memperlajari tugas-tugas mu lebih awal agar aku lebih mengerti dan beristirahat jangan kemana-mana" ucap mayleen.
"Baik boss" ucap Liu yaoshan sambil tersenyum.
Setelah itu mayleen lalu keluar dan pergi keruang kerja Liu yaoshan sebelum dia pergi dia sudah menyuruh Xue mei untuk memanggilkan minghao untuk pergi keruangan Liu yaoshan.
Setelah sampai diruang kerja Liu yaoshan mayleen duduk sambil membaca beberapa rencana pekerjaan Liu yaoshan dan beberapa saat kemudian minghao datang.
tok tok..
"Masuk" ucap mayleen.
"Salam yang mulia, ada apa anda memanggil saya?"tanya minghao.
"Duduklah, oh ya suamiku hari ini tidak bisa hadir jadi aku yang akan menggantikannya" ucap mayleen.
"Bolehkah saya mengetahui ada apa dengan kaisar yang mulia?"tanya minghao.
"Dia hanya terkena demam biasa, dia mengatakan bahwa itu sudah biasa baginya jika terjadi pergantian musim" ucap mayleen.
Minghao sebenarnya sudah tau jika Liu yaoshan sering terkena demam jika terjadi pergantian musim jadi dia hanya mengangguk.
"Oh ya selama dia sakit aku yang akan menggantikannya dan bolehkan kau mengatakan padaku apa saja yang harus ku lakukan" ucap mayleen.
"Baik yang mulia tapi jika anda menghadiri rapat dengan para menteri siang ini anda harus berhati-hati dalam mengambil keputusan" ucap minghao.
"Baiklah kalau begitu kita akan belajar mulai dari mana?"tanya mayleen.
Minghao lalu menjelaskan semua yang akan dilakukan atau rencana yang sudah dibuat Liu yaoshan sebelum sakit bahwa mereka akan membuat sebuah tempat pengobatan bagi rakyat.
"Aku punya rencana yang mungkin baik menurut ku dan dapat membantu lebih banyak rakyat" ucap mayleen.
"Apa itu yang mulia?"tanya minghao.
__ADS_1
"Seperti yang dikatakan oleh suami ku kita akan membangun sebuah Rumah bagi pengobatan rakyat dan setelah melihat keadaan di desa-desa banyak lansia yang terlantar dipinggir jalan bagaimana jika kita membuat panti jompo untuk para lansia itu juga" ucap mayleen.
"Kalau rencana ini kita akan memutuskannya dari kaisar yang mulia jika dia menyetujuinya kita akan melanjutkan penambahan rencana ini" ucap minghao.
"Baiklah, kalau begitu kita akan membicarakan ini nanti kepadanya" ucap mayleen.
Dulu di dunianya mayleen pernah membuat sebuah panti jompo dan panti asuhan untuk anak-anak yang ditinggal oleh orang tua mereka.
Setelah itu minghao kembali menjelaskan apa-apa saja yang akan mereka butuhkan serta pengeluaran yang akan mereka catat selama masa pembangunan tersebut.
"Baiklah kalau begitu, aku harus pergi sekarang" ucap mayleen.
"Baik yang mulia" ucap minghao lalu membungkuk.
Sementara ditempat lain yaitu ditaman istana Yenny dan pelayan tadi disuruh membersihkan rumput-rumput yang sudah meninggi dan daun-daunan yang berserakan.
"Aku sangat haus" ucap pelayan yang dihukum bersama Yenny.
"Baru begitu saja dia sudah haus, cih dasar lemah" ucap Yenny dengan suar kecil.
"Apa yang tadi kau katakan ha?"tanya pelayan itu.
"Bukan urusanmu dan cepat selesaikan ini semua" ucap Yenny.
Yenny yang sudah geram dengan pelayan satu itu lalu maju dan menjambak rambut pelayan itu sehingga membuat orang itu kesakitan karena Yenny menjambak rambutnya sangat keras.
"Le_lepaskan rambutku yenny, kau selalu saja berbuat kasar kepadaku" ucap pelayan tersebut.
"Kalau kau tidak mau ku kasari jangan pernah mencoba mencari masalah denganku, mengerti??"
"I_iya aku mengerti" ucap pelayan itu sambil kesakitan dan Yenny pun melepas pelayan tersebut.
"Bersihkan semua itu dan aku sarankan jangan melapor kepada kepala pelayan kalau kau masih mau selamat dariku" ucap yenny lalu pergi dari sana.
Setelah Yenny pergi dari sana dia pergi menuju kamarnya tetapi langkahnya terhenti saat melihat seseorang dibalik pintu yang sedang mengenakan seragam pengawal memanggilnya.
"Kenapa kau bisa berpakaian seperti ini?" tanya yenny.
"Sekarang bukan waktu nya kau menanyakan itu, tugasmu kali ini hanya mencari informasi terbaru mengenai permaisuri dan kaisar karena kau sangat tidak becus dalam melakukan pekerjaan mu" ucap orang itu.
"Huuhfftt baiklah, tapi bisakah kau membantuku sesuatu?"tanya Yenny.
__ADS_1
"Apa itu?"tanya orang itu.
"Bantu aku menyingkirkan orang-orang yang menghalangi tugasku, aku sangat tidak suka jika mereka selalu saja mengusikku" ucap Yenny.
"Maksud mu para pelayan-pelayan itu?"tanya ornag itu.
"Tentu saja, siapa lagi kalau bukan mereka bahkan hari ini aku dihukum tidak makan seharian dan terus bekerja, apa mereka berencana membunuhku" ucap Yenny kesal.
"Baiklah-baiklah sekarang aku harus pergi sebelum ada yang melihatku" ucap orang itu.
Krek..
"Sial aku ketahuan" batin orang yang baru lewat dan mendengar pembicaraan dua orang tersebut.
"Siapa Disana?" teriak Yenny.
"Aku harus pergi" ucap orang itu yang tak lain adalah Xue mei yang awalnya hanya lewat dan ingin kembali ke kediaman mayleen tapi dia melihat ada pengawal yang mencurigakan masuk ketempat para pelayan dengan mengendap-ngendap lalu dia pun mengikuti orang itu.
Tetapi belum sempat Xue mei pergi, orang suruhan tuoli dengan sangat cepat sudah menangkap Xue mei.
"Siapa kau?"tanya orang itu.
"Seharusnya aku yang menanyakan hal itu kepadamu, siapa kau dan mengapa kalian menyebut kaisar dan permaisuri" ucap Xue mei dengan suara menantang.
"Sepertinya kau mendengar semua yang kami bicarakan karena itu adalah kesialan mu kau harus ikut denganku" ucap orang itu lalu dia mengade Yenny untuk memukul kepala Xue mei sehingga gadis itu pun pingsan.
"Kau mau membawa kemana dia?"tanya Yenny.
"Kau tidak perlu tahu orang ini ancaman bagi kita dan aku akan membereskannya" ucap orang itu lalu menghilang dari sana sambil membawa Xue mei yang tidak sadarkan diri.
Sedangkan mayleen yang sudah kembali ke kediamannya dan menemui Liu yaoshan sama sekali tidak menemukan keberadaan Xue mei padahal dia tadi sudah menyuruhnya untuk kembali setelah menyuruhnya memanggil minghao.
"Kemana anak itu, kenapa dia belum juga kembali" ucap mayleen.
"Mungkin dia berada didapur may" ucap Liu yaoshan.
"Mungkin saja kalau begitu aku mau membersihkan diri dulu, tunggu disini dan jangan kemana-mana katakan saja pada Xue mei jika kau membutuhkan sesuatu jika dia sudah kembali" ucap mayleen.
"Baiklah" ucap Liu yaoshan menurut seperti seekor anak anjing yang patuh pada induknya.
**Jika kalian tertarik pada ceritanya jangan lupa di like, komen, dan vote.
__ADS_1
See you again ( ╹▽╹ )
bye bye(。•̀ᴗ-)✧**