Time Travel: The Goddess Of Death

Time Travel: The Goddess Of Death
66. Episode 66


__ADS_3

Keesokan paginya semuanya kembali seperti semula, Liu yaoshan dan mayleen telah bersiap-siap untuk kembali keistana tanpa sepengetahuan siapa pun Karena hanya butuh waktu singkat untuk keduanya sampai di istana dengan selamat.


"Kau sudah siap?"Tanya Liu yaoshan.


"iya" ucap mayleen lalu keduanya menghilang secara bersamaan.


Tak butuh waktu lama, mereka berdua sudah sampai dikamar Liu yaoshan.


"Beristirahatlah sayang, kau memakai cukup banyak energimu untuk sampai kesini" ucap Liu yaoshan mengelus kepala mayleen.


"Tapi bagaimana bisa Aku keluar dari sini? kau tahukan jika Aku keluar tiba-tiba pasti semua orang Akan terkejut dan Akan berpikir macam-macam" ucap mayleen.


"Kalau begitu istirahatlah dikamarku tidak ada orang Yang Akan melihat mu" ucap Liu yaoshan.


"Tapi Aku mau kembali ke kamarku" ucap mayleen.


"Huuhh baiklah-baiklah kalau begitu kita manjat lewat tembok belakang kamarku" ucap Liu yaoshan.


"Tapi bukannya disana ada beberapa pengawal Yang sedang berjaga" ucap mayleen.


"Mereka tidak akan berani macam-macam" ucap Liu yaoshan.


"Oh ya pakai ini" ucap Liu yaoshan menyerahkan sebuah Kain untuk menutupi mayleen.


Saat mereka berdua mengendap-ngendap keluar lewat tembok belakang, beberapa penjaga melihat Liu yaoshan membawa seseorang dipelukannya dan mereka tahu itu seorang wanita.


"Bukankah itu Yang mulia? siapa Yang dipelukannya itu?" ucap penjaga satu.


"Benar, Aku yakin itu seorang wanita" ucap penjaga dua.


" Apa mungkin beberapa Hari lagi Akan ada Yang menempati posisi permaisuri Yang baru" ucap penjaga tiga.


"Iya benar juga karena diistana sudah tersebar bahwa permaisuri sudah lama menghilang tapi kabar itu belum jelas" ucap penjaga satu.


"Kita harus menyebarkan berita ini pasti semuanya Akan heboh jika mereka tahu bahwa Yang mulia memiliki wanita simpanan dikamarnya" ucap penjaga tiga.


Begitulah Yang dibicarakan penjaga-penjaga Yang sedang bertugas dijalanan belakang kediaman Liu yaoshan.


Semenatara mayleen Dan Liu yaoshan akhirnya berhasil sampai Di kediaman mayleen dengan melompati beberap tembok.


"Apa kau mendengar perkataan para pengawal tadi?"Tanya mayleen.


"Istirahatlah dan jangan pikirkan hal itu, omongan mereka semuanya tidak penting" ucap Liu yaoshan.


Sementara diistana sudah tersebar bahwa Liu yaoshan membawa pergi diam-diam seorang wanita dari kamarnya dan banyak orang jadi penasaran siapa wanita Yang beruntung itu.


Sedangkan Xue mei yang mengunjungi kamar mayleen karena sudah tugasnya untuk membersihkan kamar may setiap Hari terkejut Karena ada seseorang yang tidur ditempat tidur nonanya.


"Hey siapa kau?" teriak Xue mei.

__ADS_1


"Kecilkan suaramu, ini Aku" ucap mayleen.


"Kak may?" Tanya Xue mei.


"Iya, aku Mayleen" ucap mayleen.


"Kapan kakak datang?"Tanya Xue mei.


"Baru saja, sekarang jangan banyak Tanya dulu Aku mau beristirahat" ucap mayleen.


"Kakak ada Yang ingin Ku katakan padamu" ucap Xue mei.


"Katakan, Aku Masih mendengarnya" ucap mayleen.


"Aku mendengar bahwa Yang mulia diam-diam membawa pergi seorang wanita dari kamarnya" ucap Xue mei.


"Ohhh" ucap mayleen.


"Kakak tidak marah?" Tanya Xue mei.


"Tidak Karena wanita itu adalah aku" ucap mayleen.


"Huuhhff syukurlah ternyata wanita itu adalah kakak, Aku berpikir Bagaimana perasaan kakak jika mengetahui hal itu" ucap Xue mei.


"Hoamm..Sudahlah, pasti beberapa Hari kemudian berita tidak jelas itu Akan hilang" ucap mayleen.


"Kau terlihat sangat lelah kak, kalau begitu aku pergi dulu" ucap Xue mei.


"Yang mulia anda tidak seharusnya melakukan hal itu" ucap minghao.


"Kau sedari tadi mengatakan tidak seharus melakukan itu aku Sama sekali tidak mengerti maksud perkataan mu itu" ucap Liu yaoshan.


"Aku mendengar Dari pengawal Yang bertugas Di halaman belakang bahwa kau diam-diam membawa seorang wanita keluar Dari kamar anda, Bagaimana jika permaisuri tahu dia pasti semakin tidak menyukai anda Dan usaha anda selama ini akan gagal" ucap minghao.


"Wanita? kau salah paham minghao wanita itu adalah mayleen, Aku sudah menemukannya" ucap Liu yaoshan.


"Jadi permaisuri sudah ditemukan?" Tanya minghao.


"Iya" ucap Liu yaoshan.


"Oh ya ada yang harus kau lakukan sekarang" ucap Liu yaoshan.


"Apa Yang mulia?"Tanya minghao.


"Kembalilah kesana dan katakan pada Hongli dan fengying suruh mereka mengawasi gerak gerik Tuoli" ucap Liu yaoshan.


"Jadi Pria itu sudah kembali?"Tanya minghao.


"Iya, jadi Aku sarankan awasi setiap gerak geriknya pasti ada sesutu Yang direncanakannya sehingga dia kembali" ucap Liu yaoshan.

__ADS_1


"Baiklah Yang mulia kalau begitu saya pamit dulu" ucap minghao lalu menghilang.


Sementara disebuah ruangan besar Tuoli sedang berbicara dengan seseorang.


"Apa kau sudah menemukan mereka?"Tanya orang itu.


"Sudah tuan, Liu yaoshan sekarang berada didunia manusia dan dia sudah menikah" ucap Tuoli.


"Percepat rencana kita dan Aku ingin kau sendiri Yang membawa mayatnya kepadaku" ucap orang itu.


"Baik tuan, tapi sebaiknya Kita mulai dengan melenyapkan wanitanya itu pasti dia akan terpuruk jika orang Yang dicintainya mati" ucap Tuoli.


"Bagaimana jika Liu yaoshan tidak menyukai wanita itu bukankah Kita hanya membuang-buang waktu" ucap pria itu.


"Aku yakin tuan, Liu yaoshan bahkan sangat mencintai wanita itu Karena dia hampir saja membunuhku Karena melukai wanitanya" ucap Tuoli.


"Tugas ini Aku serahkan pada mu, jangan membuatku kecewa untuk kedua kalinya jika itu terjadi nyawa mu Yang menjadi taruhannya" ucap orang itu.


"Baik tuan" ucap Tuoli lalu pamit dan pergi dari tempatnya.


"Hgg..Kau harus membayar apa Yang kau lakukan dimasa lalu Karena kau Aku kehilangan orang Yang kucintai" ucap orang itu.


Sementara diistana iblis, minghao datang dan menyampaikan pesan dari Liu yaoshan kepada fengying dan Hongli.


"Ingat jangan sampai kalian ketahuan" ucap minghao.


"Pasti, oh ya menurutku dia benar-benar kembali dengan maksud tertentu dan dia pasti sudah menjadi bawahan orang itu untuk membalas dendam kepada kerajaan iblis" ucap fengying.


"Kalian mulailah mencari dimana tempat mereka tinggal dan sebaiknya masukkan satu bawahan Yang dapat dipercaya untuk memberikan informasi kepada Kita" ucap minghao.


"Huuuhhff ini pasti Akan menjadi tugas Yang sangat sulit" ucap Hongli.


"Aku tahu ini sulit, tapi ingat janji kita bahwa kita Akan siap kapan mu untuk menyerahkan nyawa kita untuk melindungi Yang mulia" ucap minghao.


"jangan ingatkan lagi itu sudah tertanam dengan jelas di diriku" ucap Hongli.


Sementara di Istana mayleen sudah bangun dan xue mei kembali menyiapkan seluruh keperluannya.


"Kak kabar tadi pagi sudah tersebar diseluruh Istana bahkan mereka selalu memperhatikan kediaman kaisar" ucap Xue mei.


"Sampaikan kepada yang mulia bahwa bungkam semua mulut penjaga Yang berada dihalaman belakang kediamannya" ucap mayleen.


"Baik Kak, kalau begitu saya pamit dulu" ucap Xue mei.


"Dasar bodoh kesalahan kecil pun jika dibiarkan akan semakin membesar" ucap mayleen.


**Jika kalian tertarik pada ceritanya jangan lupa Di like komen dan vote (θ‿θ)


See you next time ( ╹▽╹ )

__ADS_1


Bye bye(◠‿◕**)


__ADS_2