
Sebelum matahari terbit mayleen sudah bersiap-bersiap untuk pergi tanpa diketahui oleh siapa pun, dia hanya menaruh selembar surat didekat Liu Yaoshan sebelum pergi.
Isi surat mayleen:
Jika kau membuka surat ini ketika bangun mungkin aku sudah pergi, ingat selalu menjaga jieru, xue mei dan nuan nuan selama aku tidak ada dan jaga juga dirimu baik-baik. maaf merepotkanku, selamat tinggal.
πππ
Dari mayleen
Setelah menaruh surat didekat Liu Yaoshan, mayleen menatap Liu Yaoshan yang sedang tertidur lalu tersenyum.
"Aku tidak tahu kapan aku akan kembali, hanya satu yang ku minta darimu jaga orang yang kusayangi dan jaga dirimu baik-baik, jika suatu hari takdir mempertemukan kita, mungkin kita memang sudah berjodoh. maaf sudah membohongimu sedari awal, semua ini memang sudah kurencankan dan tidak ada seorang pun yang tahu, kau harus berhati-hati dengan orang terdekatmu mungkin ada yang ingin mencelakaimu, selamat tinggal Liu Yaoshan. " ucap mayleen lalu mengecup puncuk kepala Liu Yaoshan dan pergi dari Sana.
β’
β’
Matahari mulai terbit, Liu Yaoshan mulai terbangun dari tidurnya dan melihat disampingnya mayleen sudah tidak ada.
"Kemana dia pergi sepagi ini" ucap Liu Yaoshan lalu duduk disamping tempat tidurnya.
"Xue mei!! " panggil Liu Yaoshan.
"Sa.. Salam yang mulia, ada apa memanggil hamba" ucap xue mei ngos-ngosan.
"Kemana mayleen? " tanya Liu Yaoshan.
"Hamba tidak melihat permaisuri sedari tadi yang mulia" ucap xue mei.
"Dimana jieru? " tanya Liu Yaoshan.
"Beliau masih tidur yang mulia" ucap xue mei.
"Baiklah, kau boleh pergi" ucap Liu Yaoshan.
Setelah xue mei pergi, Liu Yaoshan menunduk dan melihat tempat yang kemarin mayleen tidur, matanya tidak sengaja menangkap sebuah kertas didekatnya.
"Apa ini" ucapnya lalu membuka kertas tersebut dan membacanya.
"Apa-apaan kau mayleen pergi seenaknya dan tidak memberitahuku" ucap Liu Yaoshan kesal.
Dia belum mengerti apa yang dimaksud oleh mayleen di dalam surat tersebut, dia hanya mengira bahwa mayleen akan kembali setelah seminggu berlalu.
Setelah itu Liu Yaoshan keluar dari kamar nya dan bersiap-siap untuk memberikan human kepada selir Zhang.
"Aihhh sayang sekali kau tidak dapat melihat musuhmu mendapat hukuman mayleen" ucap Liu Yaoshan. walaupun selir Zhang teman masa kecilnya, dia terlalu cuek dengan selir Zhang hanya kedua adiknya yang selalu perhatian padanya.
Semua orang sudah berkumpul dan melihat selir Zhang yang diseret dengan seorang lelaki.
"Ampun yang mulia, mohon ampuni putri saya dia masih kecil dan bodoh, dia tidak mungkin melakukan hal semenjijikan itu yang mulia" ucap Zhang jiangwu ayah dari selir Zhang xue mei sambil bersujud dihadapan Liu Yaoshan.
"Aku sudah melihatnya sendiri dengan mata kepalaku perdana menteri zhang, putrimu melakukan hal menjijikan itu didepan mata ku" ucap Liu Yaoshan.
"Ampun yang mulia, mohon ampuni hamba semua itu terjadi karena saya dijebak yang mulia" ucap selir Zhang menangis.
__ADS_1
Seluruh isi aula berbisik-bisik melihat perilaku menjijikan selir Zhang.
"Kau mengatakan bahwa kau dijebak? apa alasan kau mengatakan hal tersebut" ucap Liu Yaoshan.
"Hamba dijebak oleh permaisuri yang mulia, dia sengaja memasukkan obat kedalam minumanku dan membawaku ke sebuah kamar" ucap selir Zhang.
"Apa benar yang dikatakan oleh selir Zhang? " tanya Liu Yaoshan kepada seorang pria yang sedari tadi diam.
"Ti.. tidak yang mulia, selir Zhang yang menarik-narik saya masuk kedalam kamar itu" ucap pria tersebut.
"Selir Zhang Kau tidak dapat lagi membuat alasan lagi dan bahkan kau mengait-ngaitkan kejadian ini dengan permaisuri" ucap Liu Yaoshan emosi.
"Pri.. pria ini berbohong Yang mulia... " ucap selir Zhang terpotong.
"Cukup selir Zhang!!! kau akan diberikan hukuman, aku akan menceraikanmu dan kau akan dinikahkan dengan pria itu lalu kau akan di kirim ke sebuah desa terpencil" ucap Liu Yaoshan.
"Hamba tidak mau yang mulia!!!!! " teriak selir Zhang menangis histeris.
"Pengawal bawa selir Zhang kembali ke orang tuanya dan siapkan pernikahannya lalu kirim dia ketempat yang sudah ku ucapkan" ucap Liu Yaoshan.
Setelah itu mereka membawa selir Zhang keluar dari aula, selir Zhang memberontak dan menangis histeris.
Setelah itu seluruh isi aula dibubarkan, Liu Yaoshan lalu menuju kediaman mayleen untuk melihat jieru.
"Hey anak kecil" panggil Liu Yaoshan kepada Jieru.
"Hai paman, dimana kakak ku? " tanya jieru.
"Dia sudah pergi dan dia menitipkan kau untuk tinggal bersamaku" ucap Liu Yaoshan.
"Kau ingin bermain apa? " tanya Liu Yaoshan.
"Ini paman, kakak membuatkan ini untuk ku" ucap jieru yang memasang bongkar pasangnya.
"Apa kakakmu sering memberimu mainan? " tanya Liu Yaoshan.
"Iya, kakak selalu memberiku mainan baru setiap aku berhasil mempelajari sesuatu yang baru" ucap jieru.
β’
β’
β’
Semakin hari hubungan jieru dan Liu Yaoshan semakin membaik, mereka sering menghabiskan waktu bersama. Liu Yaoshan menepati janjinya terhadap mayleen.
"Kapan kau kembali mayleen, ini sudah seminggu berlalu tapi tidak ada tanda-tanda kau akan kembali,aku sangat merindukanmu" ucap Liu Yaoshan dalam hati.
"Paman apa kakakku sudah kembali? " tanya jieru.
"Belum ada tanda-tanda kakakmu akan kembali" ucap Liu Yaoshan sedih.
"Apa kakak tidak mau kembali karena aku nakal paman? " tanya Jieru dengan wajah sedihnya.
"Tidak, kakakmu pasti kembali tenanglah mungkin dia masih mengerjakan urusannya disana" ucap Liu Yaoshan.
__ADS_1
"Iya paman" ucap jieru.
"Cepat lah kembali sayang, aku dan jieru sangat merindukanmu" ucap Liu Yaoshan.
Sementara dihutan kematian, istana yang ingin di bangun oleh mayleen sudah selesai. dia membangun istana yang terlihat kecil sangat mewah dan dijaga oleh hewan-hewan spirit.
"Ahhh akhirnya selesai juga" ucap mayleen.
"Wah.. kau sangat hebat may, istana ini sangat berbeda dari istana-istana lain nya" ucap bao yu.
"Iya baru kali ini aku melihat istana seperti ini" ucap jingmi.
"Terima kasih untuk kalian karena sudah membantu ku" ucap mayleen.
"Salam yang mulia, apa ada lagi yang anda butuh kan" ucap singa besar dihadapannya.
"Tidak ada.. oh ya kalian semua mulai sekarang panggil saja aku may karena kalian semua sudah aku anggap sebagai keluargaku sendiri" ucap mayleen.
"Baik yang mu.. may" ucap seluruh hewan disana merasa terharu karena mereka mendapat tuan yang sangat baik hati.
"Hahahaha kalian ini sangat lucu"ucap mayleen tertawa.
" Baiklah kalian semua sudah mendapat tugas untuk menjaga setiap Sisi hutan ini dan jangan biarkan siapa pun merusak setiap titik hutan ini, mengerti? " ucap mayleen.
"Mengerti may" teriak mereka lalu menghilang untuk menjalankan tugas masing-masing.
"May!!" panggil Bao yu.
"Ada apa? " tanya mayleen.
"Apa kau tidak berencana kembali? " tanya Bao yu.
"Aku masih banyak urusan disini" ucap mayleen.
"Apa kau tidak merindukan mereka may? " kali ini jingmi ikut bertanya.
"Haih.. kalian ini banyak sekali pertanyaan yang kalian ajukan pada ku" ucap mayleen.
"Aku bertanya karena selama kau menyuruh ku mengawasi mereka, aku melihat keduanya selalu berbicara tentangmu. apa lagi suamimu itu dia sangat merindukanmu loh" ucap jingmi.
"Hahaha aku semakin tertarik untuk meninggalkannya, entah bagaimana jadinya dia" ucap mayleen.
"Hey kau selalu saja begitu may, ingat jieru masih ada bersamanya" ucap Bao yu.
"Iya iya kalian ini selalu saja membuat rasa bahagiaku hancur" ucap mayleen.
"Ayo kita masuk dan beristirahat" ucap mayleen lalu mereka memasuki istana yang dibuatnya.
**Jika kalian suka pada ceritanya jangan lupa di like, komen, dan divoteπ
Jangan lupa follow author π**
**Love you all β€π
Bye Ω©(ΰ΄°Μα΄ΰ΄°Μ)α΅ΚΈα΅ π΄δΈπ**
__ADS_1