Time Travel: The Goddess Of Death

Time Travel: The Goddess Of Death
83. Episode 83


__ADS_3

" Hehehe kau tidak perlu mengetahui hal itu karena itu rahasia ku" ucap Tao.


"Oh ya aku ingin menanyakan sesuatu kepada mu" lanjut Tao.


"Hhmm??" kata Liu yaoshan.


"Dimana kau menemukan wanita seperti istrimu itu? beritahu aku dong aku juga ingin mempunyai istri sepertinya" ucap Tao dan mendapatkan tabokan dari Liu yaoshan.


"Bodoh, pergi sana aku ingin menemui istriku terlebih dahulu" ucap Liu yaoshan.


"Huhh dasar pria pelit" teriak Tao.


"Kenapa juga aku yang harus pergi bukankah tempat ini milikku, dasar tidak tau diri hmm" ucap Tao dengan suara kecil sambil mengumpati Liu yaoshan.


Sesampainya Liu yaoshan dikamar yang ditempati oleh mayleen, tidak sengaja dia melihat mayleen yang baru saja selesai mandi dan hanya memakai selembar balutan kain ditubuhnya.


Mayleen pun tidak menyadari Liu yaoshan masuk ke kamarnya, dia kesulitan mengeringkan rambutnya yang panjang itu karena biasanya Xue mei yang akan membantunya.


Sedangkan Liu yaoshan yang melamun melihat pemandangan dihadapannya itu hanya diam dan menikmatinya tetapi pandangannya beralih ketika ia melihat mayleen kesusahan mengeringkan rambut bagian belakangnya.


Liu yaoshan lalu melangkah ke depan ingin membantu mayleen mengeringkan rambutnya.


"Berikan kain itu padaku biarkan aku membantu mengeringkan rambut mu" ucap Liu yaoshan sambil tersenyum manis.


"Ah se_sejak kapan kau berada disitu" tanya mayleen lalu berdiri dari tempatnya duduk.


"Semenjak kau selesai mandi" ucap Liu yaoshan.


"Dasar mesum keluar kau dari sini" ucap mayleen sambil mendorong pelan Liu yaoshan.


"Tidak, aku tetap mau disini dan bukankah tidak apa-apa jika aku melihatmu bahkan jika tidak memakai apa pun karena aku ini adalah suami mu" ucap Liu yaoshan.


Mayleen yang mendengar hal tersebut malu sehingga membuat wajahnya yang biasanya hanya datar kini merah merona karena mendengar hal tersebut dari Liu yaoshan.


"Hmm kenapa wajah mu menjadi merah? apakah kau malu sayang" ucap Liu yaoshan sehingga membuat mayleen tambah salting.


"Keluar lah sebentar aku ingin memakai pakaian terlebih dahulu" ucap mayleen.


Liu yaoshan yang hanya diam dan terus menatap mayleen tiba-tiba menarik wanita yang dicintainya itu kedalam pelukannya.


"Biarkan aku memelukmu sebentar saja" ucap Liu yaoshan sambil memeluk mayleen dan mencium aroma bunga dari tubuh istrinya itu yang dapat menenangkannya.


"Ada apa dengan pria ini, apa aku tanyakan saja" batin mayleen.

__ADS_1


"Ada apa denganmu?"tanya mayleen.


"Entahlah, akhir-akhir ini aku merasa seperti kau akan pergi sangat-sangat jauh dariku bahkan aku tidak dapat meraihmu kembali" ucap Liu yaoshan masih dalam posisi memeluk mayleen.


"Memangnya aku ingin pergi kemana" ucap mayleen.


"Entahlah mungkin kau akan pergi sangat-sangat ke tempat yang berbeda dengan ku" ucap Liu yaoshan membuat mayleen terdiam.


"Sudahlah mungkin itu hanya perasaan mu saja beristirahat lah aku akan pergi memakai pakaian ku dulu" ucap mayleen.


"Hmm" ucap Liu yaoshan lalu keluar dari sana.


Keesokan paginya Liu yaoshan telah bersiap-siap untuk kembali ke kerajaan sedangkan mayleen tetap tinggal Disana bersama dengan Tao.


"Aku mempercayakan istriku kepada mu, jangan berbuat macam-macam kepadanya atau kau akan menyusul gurumu itu" ucap Liu yaoshan menatap tajam Tao.


"Ucapan mu itu sangat menyebalkan, tenang saja aku berjanji akan menjaga istri mu selama kau kembali" ucap tao.


" May ingat jangan lupa makan dan beristirahat lah yang cukup, pukul saja pria itu jika dia berani berbuat sesuatu" ucap Liu yaoshan.


"Iya, kau juga berhati-hati lah selama perjalanan mu" ucap mayleen.


Setelah itu Liu yaoshan pun pergi diantar keluar oleh Tao.


"Berhati-hati lh jangan sampai suruhan tuoli menemukan mu" pesan Tao.


Setelah Liu yaoshan pergi Tao masuk dan menemui mayleen yang sedang duduk sambil menikmati sarapan paginya.


"Apa makanannya lezat?" tanya Tao.


Mayleen hanya menjawab dengan anggukan dan melanjutkan makannya.


"Apa aku boleh bertanya sesuatu?"tanya Tao.


"Apa yang ingin kau tanyakan?" ucap mayleen


"Apa kau bukan berasal dari dunia ini?"ucap Tao spontan membuat mayleen terbatuk-batuk.


" uhukk..uhukk..Apa maksud mu?"ucap mayleen datar.


"Tenanglah minum air ini" ucap Tao menyodorkan segelas air ke mayleen.


"Ternyata memang benar" ucap Tao.

__ADS_1


"Itu bukan urusanmu jadi diam lah" ucap mayleen datar.


"Kau tahu apa yang akan terjadi jika kau tetap berada di dunia yang tak semestinya kau berada?" ucap Tao tetapi mayleen tetap tidak peduli.


"Aku bisa melihat siapa kau sebenarnya, seorang gadis yang terlempar ke masa lampau untuk menyelesaikan sebuah urusan yang tidak bisa diselesaikan oleh pemilik asli tubuh tersebut" ucap Tao.


"Siapa kau sebenarnya?"tanya mayleen.


"Baiklah, aku akan menunjukkan diriku yang asli kepadamu" ucap Tao dan beberapa lama kemudian sinar putih mengelilingi tubuh nya dan berubah lah dirinya menjadi seorang pria tua berambut putih.


"Ini adalah diriku yang asli dan jika kau menanyakan kemana pria yang bernama Tao itu ya dia adalah bagian dari diriku atau aku adalah bagian dari dirinya, aku sudah berada ditubuhnya cukup memakan waktu yang sangat lama tetapi karena ada hal yang menjangkal yang kurasakan maka aku harus mengambil alih sementara tubuhnya" ucap pria tua itu.


"dua masa yang berbeda apakah jika mereka menyatu akan terlihat baik-baik saja" ucap pria tua itu.


Mayleen hanya diam mendengar ucapan pria tua itu dan berusaha mencerna setiap perkataanya.


"Aku tahu ini adalah takdir tetapi seharusnya kau tidak berada di dunia ini, dunia ini bukan lagi tempat seharusnya kau berada dan_" ucap pria tua itu terpotong.


"Mengapa kau mengetahui hal tersebut?" tanya muak mendengar perkataan pria tua tersebut.


"Karena kita sama" ucap pria itu.


"Maksudmu? apa kau juga berasal dari tempat yang sama denganku" tanya mayleen dengan wajah yang serius.


"Mungkin bisa dikatakan seperti itu, oh ya sudah berapa lama kau di dunia ini?"tanya pria tua itu.


"Mungkin sudah hampir 3 tahun aku berada di dunia ini dan aku tidak tahu harus melakukan apa jadi aku hanya mencoba beradaptasi dengan tempat ini" ucap mayleen.


"Apakah ada cara untuk kembali ke dunia lama ku lagi?"tanya mayleen memandang lurus ke depan.


"Aku tidak tahu, aku sudah mencoba beberapa hal tetapi tidak ada yang berhasil ada yang berhasil, sebenarnya ada hal yang harus ku selesai disana" ucap pria tua itu.


"Apa kau mempunyai keluarga?"tanya mayleen.


" Sebenarnya aku adalah seorang penulis dan aku memiliki seorang istri dan seorang putri" ucap pria itu.


"Bagaimana bisa kau sampai ke dunia ini?" tanya mayleen.


"Aku tidak bisa mengatakannya sekarang karena aku harus pergi waktuku sudah habis" ucap pria itu.


"Tu_tunggu" ucap mayleen tetapi kini dihadapannya hanya tao yang sedang tertidur sambil melipat tangannya dimeja tempat mayleen makan.


**Jika kalian tertarik dengan cerita mayleen jangan lupa di like, komen dan vote.

__ADS_1


See you next time.


bye-byeee(。•̀ᴗ-)✧**


__ADS_2