Time Travel: The Goddess Of Death

Time Travel: The Goddess Of Death
18. Episode 18


__ADS_3

Mayleen yang terbangun dari tidurnya terlebih dahulu, dia beranjak dari kamarnya lalu kedapur untuk membuatkan sarapan pagi.


"Salam permaisuri, apa Ada yang bisa saya bantu? " tanya kepala pelayan yang telah diganti.


"Tidak perlu Aku hanya ingin memasak" ucap mayleen.


"Jangan permaisuri, nanti hamba dimarahi oleh yang mulia kaisar" ucap kepala pelayan tersebut.


"Jangan melarang-larang aku dan pergilah kerjakan kerjaanmu yang lain" ucap mayleen datar.


"Ba.. baik permaisuri" ucap kepala pelayan tersebut.


Setelah kepala pelayan pergi, mayleen mulai memasak dia sangat bosan memakan makanan yang hanya direbus setiap harinya.


"Hey kalian bantu aku memotong-motong sayuran itu" ucap mayleen.


"Baik permaisuri" ucap pelayan-pelayan yang membantunya didapur.


Ya mayleen sangat pintar dalam segala hal terutama memasak Karena semenjak orang tuanya tiada dia mengerjakan semuanya sendiri.


Beberapa saat kemudian dia membuat makanan yang sangat enak dan aromanya sangat wangi membuat para pelayan disana sangat ingin mencobanya.


"Aku membuat makanan yang sangat banyak, sisanya kalian makan Saja" ucap mayleen.


"Terima kasih permaisuri" ucap pelayan didapur.


Liu Yaoshan yang bangun dari tidurnya hanya melihat jieru yang masih terlelap disebelahnya.


"Kemana wanita itu? " ucap Liu Yaoshan, dia bangun dari tempat tidurnya dan saat dia keluar dari kamar dia melihat mayleen yang sedang menata makanan yang sangat wangi dimeja bawah pohon


"Wah.. apakan kau yang memasak ini semua? " tanya Liu Yaoshan.


"Ya" ucap mayleen.


"Ternyata kau juga sangat ahli didapur ya, berikan aku ingin mencobanya" ucap Liu Yaoshan.


"Tunggu dulu, aku akan membangunkan jieru" ucap mayleen dan berjalan masuk Kedalam kamar.


"Huh bocah itu selalu Saja menghalagiku untuk berduaan dengan mayleen" ucap Liu Yaoshan kesal.


Sedangkan di dalam kamar mayleen sibuk membangunkan jieru yang sangat nyenyak tidurnya.


"Jieru!! Ayo bangun kita akan sarapan bersama diluar" ucap mayleen.


"Sebentar lagi kak, aku masih ngantuk" ucap jieru.

__ADS_1


Tanpa aba-aba mayleen langsung mengangkat tubuh jieru dan membawanya keluar.


"Ehmm.. aroma apa ini? " tanya jieru mencium aroma masakan mayleen hingga menghilangkan rasa ngantuk nya.


"Itu aroma masakan yang kakak buatkan untuk mu" ucap mayleen.


"Wah.. Benarkah? kakak memang yang terbaik"ucap jieru membuat mayleen tertawa.


" Huh kenapa kalian lama sekali"ucap Liu Yaoshan kesal menunggu kedua orang itu sedangkan perutnya sudang keroncongan dari tadi.


"Paman juga ikut sarapan dengan kita kak? " tanya jieru.


"Iya, dia juga akan ikut" ucap mayleen menatap Liu Yaoshan.


"Sini kakak yang akan menyuapi mu" ucap mayleen mengambil sumpit dari tangan jieru dan menyuapinya.


"Hey aku juga ingin disuapi" ucap Liu Yaoshan kesal dan menatap garang kearah jieru.


"Kau Sudah besar jadi makanlah" ucap mayleen.


"Tidak, kau juga harus menyuapiku" ucap mayleen.


"Ahh kau ini selalu Saja merepotkanku" ucap mayleen menatap malas Liu Yaoshan.


"Suap aku dengan tanganmu" ucap Liu Yaoshan sambil tersenyum kearah mayleen.


"Kau harus menyuapiku dengan tanganmu" ucap Liu Yaoshan.


Mayleen pasrah dan menyuapi Liu Yaoshan dan jieru secara bergantian, yang membuatnya kesal terkadang Liu Yaoshan sengaja menjilat atau menggigit tangannya.


"Selesai, sekarang kalian berdua pergi mandi.


Xue mei bantu jieru mandi" ucap mayleen.


"Baik kak" ucap jieru lalu berlari kearah xue.


"Kenapa kau malah diam disini, pulanglah ke kediamanmu dan mandi Sana kau sangat bau" ucap mayleen mengibas-ngibaskan tangannya.


"Apa kau ingin membantuku mandi? " tanya Liu Yaoshan dengan senyum nakalnya.


"Tidak, Pergi Sana masih banyak pelayan yang bisa kau suruh membantumu mandi" ucap mayleen.


"Apa kau tidak cemburu jika para pelayan menyentuh tubuhku? " tanya Liu Yaoshan.


"Tentu saja tidak" Jawab mayleen membuat Liu Yaoshan kesal dan pergi begitu Saja dari Sana.

__ADS_1


"Ada apa dengannya? Kenapa dia kesal? " ucap mayleen lalu pergi, dia tidak peduli toh nanti Liu Yaoshan sendiri yang datang menemaninya.


Sedangkan saat Liu Yaoshan sampai dikediamannya, minghao yang memperhatikan wajah Liu Yaoshan yang sedang tidak bersahabat tidak berani berbicara tetapi Karena Ada hal penting maka dia harus berbicara walaupun takut-takut.


"Yang mulia hamba mendapat kabar bahwa pangeran kedua akan kembali ke istana" ucap minghao.


"Kenapa kau baru memberi tahuku"ucap Liu Yaoshan datar.


" Ha.. hamba tidak ingin menggangu waktu anda dengan permaisuri yang mulia"ucap minghao takut-takut.


"Beri tahun seluruh pelayan kita akan membuat perayaan untuk menyambut kepulangan pangeran kedua" ucap Liu Yaoshan datar Karena moodnya sedang buruk.


"Hamba undur diri yang mulia" ucap minghao lalu buru-buru keluar.


Sedangkan Liu Yaoshan yang berada didalam ruangan sedang memikirkan cara agar mayleen lebih memperhatikannya.


"Apa Aku harus membuatnya cemburu" ucap Liu Yaoshan.


"Ya Aku harus melakukan itu agar dia lebih memperhatikanku" ucap Liu Yaoshan tanpa memikirkan akibatnya.


Sementara Mayleen yang sedang duduk dibawah pohon dan bermain bersama jieru, tiba-tiba datang Liu Yaoshan yang sedang menggandeng tangan Zhang xuemei yang telah bebas dari hukumannya.


"permaisuri Aku akan membuatmu menjauh dari kak zhangku" ucap selir zhang dalam hati.


"Ada apa kalian berdua datang kemari? " tanya mayleen datar.


"Aku hanya ingin meminta maaf permaisuri atas apa yang kulakukan padamu terakhir kali" ucap selir zhang bergelayut ditangan Liu Yaoshan untuk memanas manasi mayleen.


jieru yang melihat tingkah selir Zhang merasa jijik walaupun dia masih kecil tapi otaknya sangat pandai.


Chupp


Jieru mencium pipi mayleen membuat Liu Yaoshan melotot dan menahan amarahnya.


"Hey kenapa kau tiba-tiba menciumku? hmm? " ucap mayleen gemas lalu mencium-cium seluruh wajah jieru seakan dia tau maksud semua itu.


Liu Yaoshan yang merasa tidak dipedulikan oleh mayleen merasa sangat kesal dan menghempaskan tangan selir zhang lalu pergi dari Sana.


"Haha Kau memang sangat pintar dik"ucap mayleen kepada jieru.


" Haha lihatlah mukanya, sepertinya dia sangat Marah kakak"ucap jieru tertawa bersama dengan mayleen.


**Jika kalian suka pada ceritanya Jangan lupa di like, komen, vote dan follow author 😊


See you next time.. ⏰

__ADS_1


I love you ❤️😘


Bye ٩(ര̀ᴗര́)ᵇʸᵉ 🚴三**


__ADS_2