Time Travel: The Goddess Of Death

Time Travel: The Goddess Of Death
53. Episode 53


__ADS_3

"Aa..apa maksudmu? Apa Yang ingin kau lakukan padaku"tanya ibu Suri.


"Sekarang aku hanya ingin bermain-main dengan mu" ucap Liu yaoshan.


"Jangan macam-macam denganku, kau pasti orang rendahan Yang diperintahkan oleh mayleen wanita sialan itu"ucap ibu Suri.


"Jangan sembarangan menuduh istriku, bahkna untuk menyebut namanya Dari mulut Kotor mu itu sangat tidak pantas" ucap Liu yaoshan.


"Ka..kau Liu yaoshan?"tanya ibu Suri.


"Benar, aku Liu yaoshan putra Dari ibu Suri terdahulu Yang kau bunuh Karena Rasa iri Di hatimu itu" ucap Liu yaoshan.


"Ja..jangan sembarangan menuduh Ku, ibumu meninggal Karena Sakit bahkan kaisar terdahulu tau hal itu" ucap ibu Suri.


"Benar, ibuku memang meninggal Karena Sakit Dan Yang membuatnya Sakit itu adalah kau, kau telah meracuninya hingga dia meninggal Karena itu Pula semenjak aku kecil aku tidak pernah merasakan kehadiran seorang ibu itu semua Karena kau" ucap Liu yaoshan.


"Hahahaha ibu mu memang pantas mati, dia hanya seorang perempuan murahan Yang mencuri perhatian semua orang dengan menggunakan wajah pelacurnya itu" ucap ibu Suri.


"Diam kau!! jangan berani menghina ibuku" ucap Liu yaoshan mengeluarkan aura mengerikannya sehingga menyulitkan ibu Suri untuk bernafas.


"Me..memangnya ke..kenapa kalau aku menghinanya, Ka..kau Sama saja dengan ibu mu Karena kau lahir dari perempuan murahan seperti nya" ucap ibu Suri tidak takut dengan Liu yaoshan.


Liu yaoshan Yang tidak menerima penghinaan ibu Suri terhadap ibunya, sudah kehabisan kesabaran. Dendamnya Yang dia pendam selama ini bercampur dengan rasa benci dan amarahnya.


"AKKKHHHH" teriak ibu suri merasa sekujur tubuhnya dibakar oleh api yang sangat-sangat panas sehingga dalam sekejab saja angin serasa berhenti bertiup Dan orang di hadapannya sudah menghilang terbang menjadi debu Di udara.


"Kau pantas mati untuk menebus seluruh dosa-dosa Yang telah Kau perbuat selama hidup mu" ucap Liu yaoshan lalu berjalan keluar dari ruangan itu dengan wajah Tampa ekspresi Sama sekali.


Sedangkan Di dalam ruangannya mayleen mendengar Dari bawahannya bahwa ibu Suri telah tiada menimbulkan sekilas senyum diwajahnya.


"Sepertinya wanita itu berhasil memancing emosinya" ucapnya pada Zhixin.


"Apa kau tidak ingin pergi menemuinya?"tanya zhixin.


"Tidak, biarkan dia menenangkan dirinya terlebih dahulu aku tidak mau menggangunya" ucap mayleen.


"Kai harus pergi menemuinya may, dia pasti sangat membutuhkan mu saat ini" ucap zhixin.


"apa sekarang kau sedang memerintah Ku?"tanya mayleen menatap tajam zhixin.


"tidak may, aku hanya khawatir terjadi sesuatu dengannya" ucap zhixin.


"Ayo kesana Dan pergi menemuinya" lanjutnya sambil menarik tangan mayleen agar dia berdiri Dari tempatnya Dan saat itu juga pintu ruangannya terbuka Dan muncul seorang pria Yang tak lain Liu yaoshan hingga menimbulakan kesalapahaman diantara mereka.


Liu yaoshan Yang saat ini Di selimuti oleh amarah merasa sangat geram pada pria Yang menarik paksa tangan istrinya.


"Berani-beraninya kau memegang tangan istriku" ucapnya dia tidak melihat siapa pria Yang menarik tangan mayleen Karena posisi Zhixin Yang membelakanginya.

__ADS_1


"Hey zhi lepaskan tanganku atau kau.."ucap mayleen terpotong Karena Liu yaoshan terlebih dahulu menarik tangan zhixin Dan langsung menghajarnya.


Bughh..Bughh


"Akhh kenapa kau memukulku apa kau sedang tidak waras" tanya zhixin emosi.


Bughh


Satu pukulan melayang di wajah Liu yaoshan sehingga membuatnya kembali memukul zhixin Karena berani-beraninya dia memukulnya.


Sedangkan Mayleen hanya duduk cantik di kursinya sambil menikmati tehnya Dan pemandangan pukul memukul Di hadapannya.


Dan akhirnya mereka pun berhenti saling memukul saat melihat zhixin sudah terkapar di lantai dengan banyak lebam Di wajahnya Karena pukulan Dari Liu yaoshan, dia melampiaskan semua Rasa kesalnya pada Zhixin.


"Apa sudah selesai?"tanya mayleen.


"May tolong aku suamimu may melenyapkan Ku" ucap zhixin.


"Li" ucap mayleen.


Tak lama kemudian Ki datang Dan menyaksikan ruangan mayleen Yang selalu rapi Dan bersih sekarang bagaikan kapal pecah.


"Ada apa dengan ini semua may?"tanya Li dan mayleen hanya melirik kearah kedua orang Yang terkapar itu.


"Zhixin apa Yang terjadi denganku?"tanya Li.


"Bawa Zhi Dan obati dia kalau tidak dia akan mati" ucap mayleen.


Mayleen membuang nafas dengan kasar lalu berjalan ke arah lemari Dan mengambil beberapa obat Dari Sana Dan kain juga.


"Apa kau bisa berjalan?"tanya mayleen.


"Bantu aku" ucap Liu yaoshan lalu mayleen membatu memapahnya ke kursi Dan mendudukannya Di Sana.


Mayleen lalu membuka botol obat itu Dan mengoleskannya secara perlahan Di luka Liu yaoshan.


"Auu pelan-pelan sedikit ini sangat Sakit" ucap Liu yaoshan.


"Kau sudah tahu ini sakit kenapa malah berkelahi seperti anak kecil, setelah ini Kau harus meminta maaf kepada zhixin" ucap mayleen.


Liu yaoshan Yang mendengar perkataan mayleen lalu menatapnya Dan menagkap pergelangan tangannya Yang sedang sibuk mengoleskan obat di lukanya.


"Kenapa aku harus meminta maaf kepadanya?"tanya Liu yaoshan datar.


"Karena semua ini Salah mu" ucap mayleen.


"Kenapa kau malah membelanya, memangnya dia siapa mu Hah!!" tanya Liu yaoshan dengan meninggikan suaranya Dan berdiri dihadapan mayleen.

__ADS_1


"Aku membelanya Karena jelas-jelas Di sini kau Yang salah, apa kau tau alasanya kenapa dia tiba-tiba memegang tanganku?"tanya mayleen dengan tenang Karena jika dia ikut tersulut emosi masalah ini tidak akan berakhir.


"Kau tidak tahu kan?Huuh kalau begitu dengarkan aku" ucap mayleen dengan lembut lalu kembali mendudukkan Liu yaoshan ke kursinya.


Liu yaoshan Yang mendengar mayleen berbicara lembut dengannya seakan mematuhi segala perintah istrinya itu Karena baru Kali ini dia mendengar suara lembut istrinya saat berbicara dengannya.


"Baiklah, jelaskan"ucap Liu yaoshan.


Mayleen lalu menceritakan semuanya Dari awal sehingga kini raut wajah Liu yaoshan dapat terbaca bahwa dia sedang malu dengan apa Yang dia telah perbuat.


"Bagaimana?"tanya mayleen.


"Baiklah, aku akan meminta maaf kepada zhi setelah dia sembuh nanti" ucap Liu yaoshan.


"Kalau begitu pergilah beristirahat setelah aku mengoleskan obat ini ke luka-luka mu" ucap mayleen.


"Kau harus menemani Ku" ucap Liu yaoshan dia selalu menunjukan sifat kekanak-kanakannya saat bersam dengan istrinya itu.


"May" panggilnya.


"Hmm??"hanya dibalas deheman oleh mayleen.


"Apa kau tahu apa Yang bisa menyembuhkan seluruh Luka Ku?"tanya Liu yaoshan.


"Apa itu?"tanya mayleen.


"Kau" ucap Liu yaoshan.


"Kenapa aku?"tanya mayleen.


"Karena setiap aku melihat mu seakan seluruh Luka ini akan menghilang Dalam sekejab" ucap Liu yaoshan sambil mebaringkan kepalanya kepaha mayleen.


Mendengar itu mayleen hanya tersenyum seakan pernah mendengar hal itu sebelumnya Dari seseorang.


"Uhhh" Liu yaoshan memegang dada kirinya.


"Ada apa denganmu?"tanya mayleen.


"Senyum mu itu menembus jantungku Hahahah" ucap Liu yaoshan lalu tertawa keras sehingga mendapat pukulan Dari mayleen.


"Auuuu" teriaknya.


"Apa karena dipukul oleh zhi otakmu menjadi bermasalah?" ucap mayleen.


**Jika kalian suka pada ceritanya jangan lupa di like komen Dan vote ya(灬º‿º灬)♡


Love you all (◍•ᴗ•◍)❤

__ADS_1


See you next time (ʃƪ^3^)


Bye bye(。•̀ᴗ-)✧**


__ADS_2