Time Travel: The Goddess Of Death

Time Travel: The Goddess Of Death
59. Episode 59


__ADS_3

Keesokan harinya Sama seperti biasa mayleen sibuk membantu kakek tabib untuk mengobati orang.


"May kenapa sangat banyak tumbuhan obat dimeja? inikan tanaman langka dan harganya juga tidak murah, dimana kau mendapatkan ya nak"Tanya kakek tabib.


"Kemarin waktu Aku pergi bersama Jin huo kedekat gunung aku pergi mengumpulkan kayu dihutan dan Aku menemukan banyak tumbuhan obat ini jadi sekalian Aku ambil kek" ucap mayleen keceplosan.


"Tunggu anak ini bilang masuk kehutan, hanya ada satu hutan yang memiliki semua tanaman langka ini, apa mungkin dugaanku benar? apa dia masuk kehutan terlarang" batin kakek tabib.


"May jawab dengan jujur pertanyaan kakek, apa kau masuk kedalam hutan terlarang?"Tanya kakek tabib.


"Aduh mati aku, kenapa Aku tadi mengatakan masuk kedalam hutan itu padahal Aku sudah mengatakan pada Jin huo untuk tidak mengatakannya pada kakek"Batin mayleen.


"Sudahlah kek, Yang pentingkan Aku baik-baik saja dan Aku Mohon kek jangan marahi Jin huo ya" ucap mayleen.


"Huuhh baiklah, satu hal Yang ingin kakek Minta padamu may kakek mau Kamu jangan mendekati hutan terlarang itu lagi Karena kakek tidak mau Kamu kenapa-kenapa" ucap kakek tabib.


"Baik kek" ucap mayleen.


Sementara didunia iblis, kedatangan seseorang membuat semuanya terkejut Karena dia kembali memunculkan dirinya.


"Untuk apa kau datang kemari" ucap fengying datar dan menatap tajam orang tersebut.


"Tenanglah sobat, Aku kemari hanya ingin mengunjungi teman-teman lama ku" ucap orang itu.


"Cihh bahkan kehadiran mu disini tidak akan pernah disambut, dasar penghianat!!" Hongli.


"Jangan lupa Aku Masih berada satu langkah diatas kalian jadi jangan macam-macam dengan Ku" ucap orang itu.


Mendengar perkataan orang itu Yang tak lain bernama Tuoli membuat mereka berdua memutar bola Mata.


"Kami memang selangkah dibawahmu tetapi kau dengan tuan kami Masih sangat-sangat jauh dibawah" ucap fengying.


"Oh ya dimana dia?"Tanya Tuoli.


"Kau tidak perlu tahu dimana dia Karena itu bukan urusanmu, sebaiknya kau pergi Dari sini mungkin jika dia melihatmu menginjakkan kaki diistananya dia Akan segera menghabisi mu" ucap Hongli.


"Dia tidak akan melakukan itu, Aku yakin dengan perkataanku Kali ini" ucap Tuoli lalu pergi Dari Sana.


"Bagaimana jika tuan tahu bahwa tuoli sudah kembali, huuhh..masalah satu belum kelar datang lagi masalah baru" ucap Hongli dan diangguki oleh fengying.


"Sebaiknya Kita sampai kan saja masalah ini pada minghao, biar dia saja Yang mengatakannya pada tuan" ucap fengying.


"Ya dan Jangan pernah katakan pada Tuoli dibahwa tuan berada didunia manusia, jika dia tahu dia pasti Akan pergi ke Sana dan menemuinya" ucap Hongli.


Setelah itu mereka berdua ikut pergi dan tanpa diketahui oleh keduanya seseorang telah menguping pembicaraan mereka berdua.

__ADS_1


"Hgg..Ternyata kau berada di dunia manusia" ucap orang itu Yang tak lain adalah Tuoli dan segera menghilang dari sana.


Di Istana sedang diadakan rapat dengan para perdana menteri kerajaan.


"Bagaimana pendapat anda Yang mulia, jika kita berhasil menggabungkan dua wilayah ini maka daerah kekuasaan Kita Akan semakin meluas diantara kerajaan-kerajaan seberang" ucap perdana menteri.


"Dengan cara apa kita bisa meyakinkan kedua wilayah itu untuk menyatu?" ucap perdana menteri sebelahnya.


"Yang mulia harus menikahi putri jenderal Shi Karena dia yang memengang wilayah terbesar daerah itu" ucap perdana menteri tadi.


Terlihat senyum licik ketiga perdana menteri itu, Liu yaoshan Sama sekali tidak menanggapi hal tersebut.


"Rapat sampai disini saja" ucap Liu yaoshan lalu beranjak dari sana.


"Aku tidak akan membiarkan wanita mana pun menempati posisi mu, Aku yakin kau Akan kembali" batin Liu yaoshan tersenyum menatap keatas langit.


Sementara diruangan tadi


"Sepertinya Yang mulia tidak setuju dengan pendapat kita" ucap Salah satu perdana menteri.


"Tidak ada jalan lain Yang Akan ditemukan oleh Yang mulia selain melakukan pernikahan ini" ucap perdana menteri yang menjadi dalang Dari rencana busuk itu.


Didalam kamarnya Liu yaoshan sedang duduk diujung tempat tidurnya dan menatap sehelai Kain robek Yang diikatnya dipergelangan tangannya.


"Minghao apa ada berita baik untukku Hari ini" ucap Liu yaoshan.


"Katakan" ucap Liu yaoshan.


"Ehm..itu..Yang mulia" ucap minghao ragu-ragu.


"Jangan membuatku penasaran, katakan dengan jelas" ucap Liu yaoshan dingin.


"Tuoli sudah kembali" ucap minghao.


"Hemm..ternyata dia Masih berani juga menampakkan dirinya lagi" ucap Liu yaoshan dengan sekilas senyum.


"Apa ada kabar dari bawahan mayleen?"Tanya Liu yaoshan.


"Tidak ada Sama sekali tuan, Aku Rasa seperti mereka menutupi sesuatu dari Kita" ucap minghao.


"Berani sekali mereka" ucap Liu yaoshan terlihat jelas emosi dari tatapannya mendengar hal itu.


"Sepertinya Aku sendiri Yang harus kesana, Aku akan keluar Dari Istana sementara waktu kau urus semua urusan Istana sampai Aku kembali"batin Liu yaoshan.


"Baik tuan" ucap minghao.

__ADS_1


Sementara diistana Di Dalam hutan kematian, jingmi sedang berbicara pada seseorang.


"Tuan hanya ada sebuah desa kecil didekat gunung tempat tuan Zhizhu menemukan ketua" ucap orang itu.


"Kumpulkan seluruh penduduk desa itu dan Aku sendiri Yang akan pergi kesana" ucap jingmi.


"Baik tuan" ucap orang itu lalu menghilang.


Prok..Prok..Prokk...


"Ternyata sudah banyak kemajuan Dari pencarian mu jingmi dan kau Sama sekali tidak pernah memberitahu kan hal itu" ucap orang Yang baru datang dan menatap jingmi seakan ingin menghabisi pria dihadapannya itu.


"Kau yang terlalu sibuk dengan urusan Istana mu dan tidak pernah mencoba mencari istrimu sendiri" ucap jingmi.


"Aku sudah menyerahkan semua bawahanku untuk mencarinya tetapi Sama sekali tidak ada hasil" ucap orang itu tak lain adalah Liu yaoshan.


"Kemampuan para bawahan mu itu sangat payah" ucap jingmi memutar bola matanya.


"Jaga ucapan mu itu, Bagaimana dengan mu yang menjadi bawahan yang lebih tidak berguna seharusnya kau menjaga tuan mu sendiri" ucap Jingmi.


"Tapi bukannya may pergi Karena mu?"Tanya jingmi menyeringai dan Liu yaoshan Sama sekali tak bisa berbicara apa-apa lagi Karena Yang dikatakan jingmi adalah hal Yang benar.


"Sampai kapan kalian mau berdebat seperti itu"tanya zhixin Yang baru datang.


"Apa ada hasil zhi?"Tanya jingmi.


"Jika benar may jatuh kedalam jurang berarti ada kemungkinan dia terbawa arus air tetapi Kita tidak bisa menjamin keselamatannya karena aliran airnya sangat deras, oh ya aliran air itu melewati sebuah desa terpencil ada kemungkinan.." ucap jingmi tersenyum.


"Aku sudah mendengarnya tadi, jadi besok seluruh penduduk desa itu akan dikumpulkan Dan Aku sendiri Yang akan pergi kesana" ucap jingmi.


"Aku akan pergi juga" ucap Liu yaoshan.


"Tentu saja Aku juga ikut" ucap Zhixin.


"Kalau begitu Kita Akan pergi kedesa itu besok pagi, sebaiknya kau menginap disini saja dan tidur dikamar may" ucap jingmi.


"Tanpa kau suruh Aku akan tetap tinggal disini sampai may kembali" ucap Liu yaoshan lalu pergi Dari Sana.


"Sabar jingmi" ucap Zhixin menenagkan jingmi yang sangat kesal dengan perkataan Liu yaoshan.


**Jika kalian tertarik pada ceritanya jangan lupa Di like, komen, dan vote.( ◜‿◝ )♡.


ig:@syra23_


See you next time (人 •͈ᴗ•͈)

__ADS_1


Bye bye。◕‿◕**。


__ADS_2