Time Travel: The Goddess Of Death

Time Travel: The Goddess Of Death
34. Episode 34


__ADS_3

Zhixin tidak dapat menemukan keberadaan jieru dan nuan nuan memutuskan untuk kembali dan melaporkan hal tersebut kepada mayleen.


Sesampainya di istana dia bergegas mencari keberadaan mayleen.


"Apa kau melihat permaisuri? " tanya zhixin.


"Beliau berada di kamarnya" ucap pelayan tersebut.


"Baiklah, terima kasih" ucapnya lalu berlari ke arah kamar mayleen.


Sesampainya didepan kamar mayleen, Zhixin berteriak memanggil nama mayleen.


"May!!! may!! mayleen!! " teriaknya.


"Tuan ini sangat berani memanggil nama permaisuri secara langsung bahkan dia teriak-teriak" ucap pengawal yang berjaga.


Mayleen yang berada bersama xue mei di dalam kamar keluar karena keributan yang terjadi diluar kamarnya.


"Siapa? " ucap mayleen keluar dari kamarnya.


"Aku zhixin, Ada yang ingin ku katakan pada mu" ucap zhixin Panik.


"Baiklah, masuk" ucapnya lalu berjalan masuk bersama.


Sesampainya didalam kamar mayleen, zhixin menceritakan semua yang terjadi saat dia mengikuti kereta yang dinaiki jieru dan nuan nuan.


brakk


"Kenapa kau bisa kehilangan mereka? "ucap mayleen menaikkan volume suara nya.


" maafkan aku may...sepertinya mereka bukan orang biasa, bagaimana kalau mereka orang yang dibayar untuk melakukan sesuatu pada mereka"ucap zhixin.


"Sial.. aku harus segera mencari keberadaan mereka" ucap mayleen.


"Katakan pada jingmi dan bao yu, segera cari keberadaan mereka di setiap daerah bahkan seluruh bagian hutan" ucap mayleen berlari ke arah ruang ganti bajunya.


"Baik may" ucap zhixin lalu menghilang.


Sementara di hutan, jieru dan nuan nuan diikat dengan posisi digantung tubuhnya dan terus menerus di cambuk oleh bawahan ibu suri.


"Sepertinya mereka sudah tidak bernafas boss" ucap pria yang mencambuk mereka.


"Biarkan mereka seperti itu, sebentar lagi kita akan mendapat bayaran dari kerja keras kita" ucap boss pria yang mencambuk keduanya.




Mayleen selesai berganti pakaian dan mencari keberadaan jieru dan nuan nuan bersama bao yu, jingmi dan zhixin. mereka pergi tanpa sepengetahuan Liu yaoshan.


mereka sudah mencari ke beberapa desa dan tidak menemukan keberadaan jieru dan nuan nuan.


"Cari setiap sudut hutan ini" ucap mayleen.

__ADS_1


"Sepertinya Ada yang aneh di sebelah Sana" ucap jingmi.


"Itu hanya sekumpulan orang yang mabuk mabukan" ucap bao yu.


"Ya aku baru lihat hutan ini memiliki beberapa gubuk" ucap jingmi.


"Periksa dan lihat apa yang sedang mereka lakukan" ucap mayleen.


Jingmi dan zhixin mengendap-ngendap menghampiri gubuk kecil para bandit itu dan mendengar pembicaraan mereka.


"Haha aku kasian kepada kedua anak didalam, boss tidak memberi ampun dan terus menerus mencambuk mereka" ucap pria yang sedang berjaga di luar sambil minum-minum.


"Boss selalu menuntaskan pekerjaan dengan rapi agar upah yang dia dapat sebanding dengan perkerjaannya" ucap lawan bicara pria itu.


"Apa kita harus menggeledah tempat ini? " tanya zhixin.


"Aku akan pergi menanyakan nya pada mayleen, kau pantau saja pergerakan mereka" ucap jingmi.


"Baik, cepat lah" ucap zhixin.


Jingmi menghampiri mayleen dan menceritakan yang dia dengar dari pembicaraan bandit yang berjaga di luar gubuk tersebut.


"Geledah tempat itu jangan biarkan seorang pun kabur" ucap mayleen.


Jingmi berlari kearah zhixin, lalu mereka berjalan ke arah dua orang yang berjaga di luar.


"Hey siapa kalian?" ucap bandit yang sedang berjaga.


"Kalian terlalu banyak bicara, habisi orang tidak berguna ini" ucap jingmi.


"Saatnya kita masuk kedalam gubuk itu bao yu" ucap mayleen mengendap-ngendap masuk kedalam gubuk itu.


Saat masuk kedalam gubuk itu mayleen mencium bau anyir darah bercampur bau minuman.


"Tempat ini sangat menjijikan" ucap mayleen.


"Sepertinya bau ini berasal dari sana" ucap bao yu.


Mereka mendekat kearah bau tersebut hingga mereka sampai ke tempat itu dan melihat kedua orang yang sedang digantung dalam keadaan tertunduk.


"Perasaanku semakin tidak enak melihat kedua orang ini" ucap mayleen.


"Angkat kepala mereka dan lihat siapa tau kau mengenalinya" ucap bao yu.


mayleen semakin dekat berjalan kearah mereka dan perlahan meraih dagu anak itu dan mengangkat nya.


deg


"Ti.. tidak mungkin" ucap mayleen terduduk ditanah.


"Ada apa mayleen? " tanya bao yu.


"Ini tidak mungkin, katakan bahwa ini hanya lah mimpi buruk" teriak mayleen dengan air mata yang mengalir.

__ADS_1


"Siapa yang melakukan ini pada mereka!!" teriak mayleen berdiri dan berjalan keluar.


Saat di luar dia hanya melihat jingmi dan zhixin yang sedang bertarung dengan para bandit itu.


"Siapa yang melakukan itu kepada mereka? " ucap mayleen bersuara lantang dengan aura yang membunuhnya hingga membuat orang-orang itu bahkan zhixin dan jingmi bergetar dibuatnya hingga pedang mereka jatuh.


"Si.. siapa kau? " tanya salah satu dari mereka.


"Aku yang melakukan nya memangnya kenapa? kau juga ingin melakukan nya pada ku? " tanya boss mereka menentang mayleen.


Mayleen berjalan kearah ketua mereka dengan muka tanpa ekspresi sedikit pun.


"Kau harus membayar apa yang kau lakukan " ucap mayleen dengan sangat cepat mencekik leher orang itu.


"Akhh.. akhh le.. lepaskan ta.. tangan.. m.. mu" ucap ketua mereka.


Krek..


"Akkkkhhhhhhh" Teriak ketua itu karena lehernya telah telah patah.


"Habisi mereka dan jangan biarkan siapa pun berhasil kabur lakukan seperti apa yang mereka lakukan pada orang yang berada didalam" ucap mayleen dingin.


Semua orang yang berada disana ngeri melihat mayleen, dia hanya butuh sebentar untuk mematahkan leher ketua itu bahkan tidak memakai pedang atau benda lainnya.


Mayleen kembali masuk dan melihat bao yu sudah melepaskan ikatan keduanya.


"Apa mereka masih dapat diselamatkan? " tanya mayleen berusaha kuat untuk kedua kalinya dia tidak bisa melindungi orang yang disayanginya.


"Maaf may.. sepertinya mereka tidak dapat diobati lagi, bahkan orang-orang itu tidak memberi ampun pada nya melihat kondisi tubunya yang yang seperti ini" ucap bao yu.


"Bawa mereka kembali ke istana agar mereka dimakam kan dengan layak" ucap mayleen dingin.


"Sepertinya sudah cukup bermain-main dengan orang-orang ini, semakin lama maka akan semakin banyak korban..maafkan aku jieru, nuan nuan aku tidak dapat melindungi kalian hingga kalian harus mengalami ini.aku berjanji akan membalas kan dendam kalian pada orang yang membuat kalian seperti ini"bantin mayleen.


Mayleen pergi entah kemana tanpa sepengetahuan siapa pun.


" Kemana may? " tanya zhixin.


"Mungkin dia butuh waktu untuk sendiri" ucap bao yu.


"Kasihan sekali anak ini, padahal aku baru belum sempat bermain dengannya dia sudah pergi duluan" ucap jingmi.


"Dimana jingmi? " tanya bao yu.


"Dia sedang membereskan orang-orang itu, aku rasa Ada seseorang dibalik kejadian ini" ucap zhixin.


"Aku tahu.. bantu aku, mereka akan dibawa kembali ke istana untuk dimakam kan" ucap mayleen.


**Jika kalian suka pada ceritanya jangan lupa di like komen dan divote ya 😁


See you again 😊


Love you❤😘

__ADS_1


Bye ٩(ര̀ᴗര́)ᵇʸᵉ 🚴三🚴三👋**


__ADS_2