
Sudah tiga hari ibu suri dikurung didalam penjara bawah tanah milik mayleen, dia tidak di beri makan dan minum sama sekali.
"Kau tidak akan bisa membalaskan dendam padanya jika dia mati duluan karena kelaparan" ucap jingmi.
"Aku rasa dia tidak selemah itu, lihat saja dia masih bertahan walaupun tidak di beri makan selama tiga hari" ucap mayleen.
"Terserah kau saja, Aku sudah lelah memberi tahu mu kau wanita yang sangat keras kepala" ucap jingmi.
Mayleen tidak memperdulikan ucapan jingmi, tatapan nya beralih pada Li yang berjalan ke arah nya.
"May ada kabar baik" ucap Li.
"Ada apa? " tanya mayleen.
"mereka mulai menunjukan tanda-tanda bahwa mereka akan sadar" ucap Li.
"Benarkah? cepat antar aku kesana" ucap mayleen tersenyum.
Setelah itu mereka bertiga berjalan menuju ke sebuah ruangan tempat dua orang sedang dirawat.
Perlahan salah satu diantara mereka mulai membuka matanya.
"Uhh... " ucapnya memegang kepalanya.
"Apa kau baik-baik saja? " tanya mayleen.
"No..no..nona" ucapnya terbata-bata mencoba untuk duduk.
"jangan banyak bergerak, lukamu masih belum sembuh" ucap Li.
"Bagaimana dengan jieru kenapa dia belum ? " ucap mayleen.
"Tunggu saja dia akan akan segera sadar, mungkin dia belum sadar juga karena lukanya yang lebih parah dari nuan nuan" ucap Li.
Ya Jieru dan nuan nuan masih hidup, Sebenarnya mayleen sudah tahu semua rencana ibu suri dari awal saat dia menyuruh jingmi dan zhixin mengawasi ibu suri, tetapi dia menyesal karena dia terlambat memberi kan pertolongan pada jieru dan nuan nuan, dia tidak menyangka bahwa saat itu kareta itu telah ditukar.
"Kak.. maaf kan aku tidak dapat melindungi jieru dengan baik" ucap nuan nuan dengan raut wajah sedih.
"Jangan salah kan dirimu, ini semua salah ku karena terlalu menyepelehkan ini semua" ucap mayleen.
"Hey kalian kenapa saling menyalahkan diri sendiri, ini semua sudah ditakdirkan untuk terjadi jadi jangan menyalahkan diri sendiri" ucap jingmi
Saat mereka saling berbicang, mulai ada tanda-tanda bahwa jieru akan segera sadar.
"May sepertinya jieru akan segera sadar" ucap Li.
Mayleen yang mendengar itu segera berlari kearah jieru dan menggenggam tangan kecil nya.
"Bangunlah.. " ucap mayleen mencium tangan kecil jieru.
"Uhmm.. " suara jieru dia mulai membuka matanya.
"Akhh..kepalaku sangat sakit" ucap jieru sambil memukul-mukul kepalanya.
"Hey berhenti memukul kepalamu" ucap mayleen menahan tangan jieru.
"Sepertinya itu efek karena kepalanya dipukul oleh benda keras" ucap Li.
__ADS_1
"Dasar.. ini semua karena para pria sialan dan nenek lampir itu, tunggu saja kalian akan bisa membalaskan dendam kalian " ucap mayleen.
"Apa maksudmu kak? " tanya Nuan nuan.
"Aku akan memberitahu kepada kalian setelah kalian sudah sembuh, sekarang tugas kalian hanya beristirahat dan segeralah sembuh" ucap mayleen.
β’
β’
Sementara di istana Liu yaoshan sedang mengerjakan pekerjaannya yang menumpuk, dia mengalihkan rasa pusing nya karena masalah yang terjadi akhir-akhir ini sangat banyak.
"Hongli" panggil Liu yaoshan.
"Ada apa? " tanya Hongli.
"Malam ini aku ingin kembali ke kerajaan iblis" ucap Liu yaoshan.
"Baik tuan, saya akan segera menyiapkan keberangkatan anda" ucap hongli.
"Jangan!! Aku tidak ingin ada seorang pun yang tahu bahwa aku akan segera kembali" ucap Liu yaoshan.
"Baik tuan" ucap hongli tetap di posisinya.
Beberapa saat kemudian Ada seseorang yang mengetuk pintu ruangan Liu yaoshan.
"Masuk" ucap Liu yaoshan
Saat Liu yaoshan menginzinkan orang itu masuk, tiba-tiba masuk seorang wanita yang menyapa Liu yaoshan.
"Masalah apa lagi ini" batin Liu yaoshan.
"Chyou jangan seenaknya memeluk yang mulia" ucap changyi.
"Lepaskan tanganmu" ucap Liu yaoshan dingin.
Chyou merasa takut dengan sikap dingin Liu yaoshan terhadapnya dengan terpaksa melepaskan tangan nya.
"Maaf yang mulia atas kelancanga adikku, ini salah ku karena tidak mengajarinya" ucap Changyi.
"Aku kan sudah bilang jangan seenaknya memeluk orang lain" bisik Changyi pada chyou.
"Kak kenapa kak Liu yaoshan bersikap dingin kepada kita, apa kita sudah melalakukan hal yang tidak baik kepada nya? " tanya chyou dengan suara berbisik.
"Mungkin dia sedang banyak pikiran, jadi kita sebaiknya tidak menggangu dia dulu" ucap changyi.
"Tapi kak.. " ucap chyou terpotong.
"Jika kalian ingin berdiskusi berdua, silahkan pilih tempat lain" ucap Liu yaoshan.
"Maafkan kami yang mulia, kalau begitu kami undur diri" ucap Changyi dengan cepat menarik tangan Chyou.
Setelah mereka keluar Liu yaoshan kembali kepada pekerjaannya.
"Siapa mereka? " ucap Liu yaoshan.
"Mereka salah adalah teman anda sewaktu anda masih bersekolah yang mulia" ucap Hongli.
__ADS_1
"Temanku sekolah ku? " ucap Liu yaoshan sambil mengingat-ngingat teman semasa sekolahnya.
"Ahh kenapa juga aku harus memikirkannya, lagi pula ini tidak penting sebaiknya aku segera menyelesaikan pekerjaanku yang menumpuk ini" ucap Liu yaoshan.
Sementara saat changyi menarik tangan chyou untuk keluar, matanya sebenarnya sedang mencari seseorang.
"Apa dia masih Ada disini" batin changyi matanya mengarah kemana-mana karena sedang mencari seseorang.
"Kak apa yang sedang kau cari? apa kau kehilangan sesuatu? " tanya chyou.
"Tidak apa-apa, bagaimana kalau kita berjalan-jalan di sekitar istana ini? " ucap changyi.
"aku mau" ucap chyou.
Setelah itu mereka berdua pergi mengelilingi istana bersama, banyak pelayan yang memuji wajah chyou karena dia wajahnya sangat imut dan banyak juga yang memuji changyi karena dia memiliki wajah tampan dan badan yang tinggi.
"Ada apa dengan mereka? kenapa dia memperhatikan kita seperti itu" ucap chyou yang agak risih ditatap seperti itu.
"Jangan pedulikan tatapan mereka, mungkin mereka hanya melihatku karena aku sangat tampan" ucap changyi.
"Enak saja jelan-jelas mereka memperhatikan aku karena aku ini gadis yang sangat imut" ucap chyou memegang kedua pipinya.
"Terserah padamu" ucap changyi melanjutkan Jalannya dengan memperlebar langkahnya.
"Kak jangan meninggalkanku" teriak chyou berusaha mengikuti langkah changyi.
"Cobalah kejar aku kalau bisa" ucap changyi berlari.
"Kakak!! jangan berlari aku tidak bisa mengejarmu" ucap Chyou.
"Hahaha kejarlah aku" ucap changyi.
Lalu terjadilah mereka saling kejar-kejaran sambil tertawa, sampai akhirnya mereka kelelahan sendiri dan mereka sampai di suatu tempat yang tidak Ada pelayan disana sama sekali tapi tempat itu sangat terurus.
"Wah ini tempat tinggal siapa? aku sangat menyukai tempat ini " ucap chyou berjalan kearah bawah pohon yang Ada tempat duduknya.
"Apa yang kalian lakukan ditempat ini? " ucap seseorang yang keluar dari kamar itu.
"Salam yang mulia, maaf kami tidak tahu bahwa tempat ini kamar anda" ucap changyi.
"Ini bukan kediamanku, ini kediaman istriku" ucap Liu yaoshan.
"Kalau boleh tahu, dimana yang mulia permaisuri yang mulia? " tanya chyou.
"Dia sedang Ada urusan di luar istana, sebaiknya kalian pergi dari tempat ini" ucap Liu yaoshan.
"Heh urusan di luar istana " batin changyi.
"Baik yang mulia, maaf menggangu anda" ucap changyi lalu mereka pergi dari sana.
**Jika kalian suka pada ceritanya jangan lupa di like komen dan divote ya π
See you next time πβ°
Love you allπππππ€
Bye Ω©(ΰ΄°Μα΄ΰ΄°Μ)α΅ΚΈα΅ π΄δΈπ΄δΈπ**
__ADS_1