
Keesokan paginya sudah ada beberapa pelayan yang terpilih dan sudah dilatih oleh kepala pelayan di halaman kediaman permaisuri.
"Berapa jumlah pelayan yang akan dipekerjakan dikediaman ini mei?" tanya mayleen sambil merias wajahnya didepan cermin.
"Semuanya berjumlah 28 orang kak" ucap Xue mei.
"Kenapa sangat banyak? mungkin 8 orang saja sudah cukup untuk mengurus segala keperluan dikediaman ini" ucap mayleen.
"ini semua perintah dari kaisar kak, dia tidak ingin kau kekurangan apa pun" ucap Xue mei tersenyum.
"Bukankah ini terlalu berlebihan tapi biarlah, katakan pada mereka untuk mulai bekerja saja" ucap mayleen.
"Baik kak" ucap Xue mei membungkuk lalu keluar dari kamar mayleen.
Saat Xue mei keluar, para pelayan menatap kearahnya untuk mendengar tugas yang akan mereka dapatkan.
"Kalian sudah boleh mulai bekerja, kalian sudah tau kan dimana tempat dan apa yang akan kalian kerjakan" ucap Xue mei.
Ucapan Xue mei mendapat anggukan dari para pelayan tersebut dan mereka mulai bubar dari sana dan mengerjakan tugas masing-masing yang sudah diberitahukan oleh kepala pelayan.
Sementara Yenny mendapat tugas untuk menyiapkan makanan untuk permaisuri dan mengantarkannya ke kamar permaisuri.
"Sungguh takdir berpihak padaku kali ini, bahkan aku bisa dengan mudah melenyapkan wanita itu sesuai dengan perintah tuanku tanpa menunggu waktu yang lama" batin yenny.
"Kau jangan berdiam saja disana cepat siapkan makan siang untuk permaisuri" ucap seorang pelayan.
Yenny tak memperdulikannya dan langsung menuju kedapur tapi saat dia berjalan sendiri seseorang menariknya dan membuatnya hampir berteriak kencang tetapi orang tersebut dengan sigap menutup mulut Yenny.
"Diamlah ini aku" ucap orang itu.
"Siapa kau?"tanya Yenny menatap tajam orang itu.
"Aku tidak mau berbasa basi disini karena bisa saja kau ketahuan oleh penjaga atau pelayan, ini ambillah dan campurkan keminuman permaisuri" ucap orang itu lalu pergi dengan secepat kilat.
Yenny yang mengerti dengan cepat menyembunyikan botol kecil itu didalam lengan bajunya.
"Sekarang waktunya aku mengerjakan tugasku dengan sempurna setelah itu aku akan pergi dari tempat menyebalkan ini" batin yenny lalu tersenyum puas sambil melangkah pergi.
Saat Yenny sampai didapur dia melihat dua orang juru masak yang sedang sibuk menyiapkan makanan.
"Yang mana makanan untuk permaisuri?" tanya yenny.
__ADS_1
"Ambil ini, ini makanan khusus untuk permaisuri" ucap juru masak tersebut.
"Cih..bahkan makanan saja harus dikhusus-khususkan untuk wanita itu" batin yenny sambil menerima nampan berisi makanan untuk mayleen.
Setelah menerimanya Yenny lalu mengantarkannya dan tidak lupa sebelum itu dia diam-diam mencampurkan racun di sup dan airnya.
"Hahahaha kita liat bagaimana reaksi permaisuri yang mereka cintai dan bangga-bangga kan itu setelah meminum sup dan air ini" ucap Yenny tersenyum sekilas.
Sedangkan diruang pertemuan kerajaan Liu yaoshan sedang berdiskusi dengan beberapa perdana menteri.
"Yang mulia anda setidaknya menerima sedikit usulan dari kami, kaisar terdahulu bahkan selalu menerima saran dari kami" ucap salah satu perdana menteri.
"Orang-orang ini pikir aku bodoh bahkan dipikiran mereka hanya harta dan kekuasaan saja dan saran mereka itu hanya dapat merugikan para rakyat kecil" batin Liu yaoshan.
"Aku akan memikirkannya lagi, pertemuan kali ini sampai disini saja kalian boleh pergi" ucap Liu yaoshan dengan tegas dan datar.
Mendengar perintah dari kaisar mereka semua lalu pergi dari ruang pertemuan dikerajaan.
"Ada harus berhati-hati dengan mereka yang mulia, mereka hanya ingin memeras sedikit demi sedikit harta kerajaan ini" ucpa minghao.
"Tidak ada yang perlu ku waspadai dari orang-orang seperti mereka yang hanya haus akan harta dan kekuasaan" ucap Liu yaoshan.
Setelah itu Liu yaoshan dan minghao pergi dari sana dan saat dalam perjalanan kekediaman mayleen Liu yaoshan membicarakan sesuatu dengan minghao.
"Sampai saat ini mereka hanya memantau saja yang mulia dan tidak ada informasi penting yang mereka sampaikan padaku" ucap minghao.
"Tapi mereka menduga kalau tuoli sedang menargetkan seseorang dikerajaan ini untuk menyakiti anda" lanjut minghao.
"Seperti dia sudah tidak sabaran untuk membunuhku dengan menyakiti orang sekitarku" ucap Liu yaoshan.
Sedangkan ditempat mayleen, makanan yang diantarkan oleh Yenny sudah sampai di hadapan mayleen.
"Kemarilah dan ikut makan bersama ku mei" ucap mayleen.
Xue Mei lalu menerima ajakan makan bersama mayleen dengan senang hati dan tanpa diketahui oleh mereka seseorang telah memantaunya dari jauh.
"Sepertinya makanan kali ini sedikit berubah yah" ucap mayleen.
"Iya kak, yang mulia yang memerintah untuk memberimu makanan yang paling enak" ucap Xue mei.
"Kalau begitu makanlah" ucap mayleen.
__ADS_1
Saat mayleen ingin mencicipi rasa supnya dia sudah mencium ada yang ada dicampurkan kedalam sup tersebut.
"Tunggu mei jangan sentuh makanan ini, seperti ada yang menaruh racun didalam makanan ini" ucap mayleen.
"Bagaimana anda bisa mengetahuinya kak? mana mungkin juru masak didapur dengan sengaja mencapurkan racun kedalam makanan mu" ucap Xue mei.
"Hmm.. sepertinya dugaanku belakangan ini benar, ada yang tidak beres dengan semua ini aku penasaran siapa orang dibalik semua ini dan kenapa dia ingin membunuhku dengan racun bahkan racun ini sangat langkah dan hanya orang tertentu yang bisa memilikinya" batin mayleen.
"Buang makanan ini may dan jangan katakan pada siapa pun" ucap mayleen.
"Baik kak" ucap Xue mei mengambil nampan tersebut dan membawanya keluar.
Saat diluar kediaman Xue mei berpapasan dengan Liu yaoshan dan Liu yaoshan tak sengaja melihat nampan makanan untuk mayleen masih penuh dan tidak tersentuh sedikit pun.
"Tunggu, kenapa kau membawa kembali nampan makanan berisi makanan untuk permaisuri?"tanya liu yaoshan.
"Salam yang mulia, permaisuri memerintahkan pada saya untuk membawa makanan ini kembali karena dia sedang tidak mempunyai selera makan hari ini" ucap Xue mei asal.
"Kalau begitu kau boleh pergi" ucap Liu yaoshan.
Setelah itu Xue mei pergi dia dapat bernafas lega karena kebohongannya dapat dipercaya oleh Liu yaoshan.
"Tidak biasanya mayleen seperti ini, pasti ada yang disembunyikan" batin Liu yaoshan.
Saat memasuki kamar mayleen dia melihat wanita yang dicintainya itu sedang duduk dengan menyilang kedua kakinya sambil memejamkan mata.
Mayleen merasa ada seseorang yang memasuki kamarnya lalu membuka matanya dan melihat siapa yang datang.
"Apa pekerjaan mu sudah selesai?"tanya mayleen.
"Iya sayang, oh ya aku ingin bertanya kenapa kau tidak memakan makanan yang diantarkan tadi" ucap Liu yaoshan.
"Tidak apa-apa, aku hanya sedang tidak berselera untuk makan" ucap mayleen.
"Katakan dengan jujur padaku may, sampai kapan kau menyembunyikan hal penting dariku" ucap Liu yaoshan dengan tegas.
Sebenarnya Liu yaoshan tahu alasan mayleen tidak memakan makanan itu karena saat Xue mei membawa makanan itu dia dapat merasakan ada sesuatu yang aneh dicampurkan kedalam makanan tersebut.
**Jika kalian tertarik pada ceritanya jangan lupa di like, komen dan vote.
See you again (◠‿◕)
__ADS_1
bye bye✧◝(⁰▿⁰)◜✧**