Time Travel: The Goddess Of Death

Time Travel: The Goddess Of Death
48. Episode 48


__ADS_3

"Sebenarnya Jiao dan aku memiliki satu teman lagi bernama anchi, kami bertiga sudah berteman sedari kecil bahkan kami sudah seperti saudara. Anchi hanya tinggal dengan kakeknya, aku tinggal dengan ibu ku dan Jiao tinggal bersama kakak dan nenek nya. Aku dan Jiao selalu ke rumah anchi untuk bermain bersama bahkan kakeknya sudah menganggap aku dan Jiao sebagai cucu nya sendiri, lalu suatu hari datang seorang pemuda tampan di desa ini kebetulan kami bertiga menjadi pelayan di rumah pria itu dan tampa aku dan Jiao ketahui anchi dan pria itu ternyata saling menyukai dan menjalin hubungan. Semakin hari sikap anchi semakin aneh akhirnya aku dan Jiao menanyakan langsung pada nya apa yang sebenarnya terjadi tetapi awal nya dia menolak memberitahukan pada ku dan Jiao semakin lama kami semakin mendesaknya akhirnya dia ingin bercerita, awal nya kami melarang nya karena itu dapat membahayakan nya jika orang tua pria itu tahu karena pria itu sudah memiliki tunangan tetapi akhirnya kami pun tidak mau ikut campur lagi karena anchi orang yang sangat keras kepala" ucap nuwa.


"Apa hubungan gadis itu dengan cerita keluarga jiao? " tanya mayleen.


"Karena semua masalah ini terjadi karena hubungan anchi dan pria itu" ucap nuwa.


"Selanjutnya apa terjadi?" tanya mayleen.


"Awal nya semuanya berjalan baik-baik saja lalu suatu hari anchi meminta aku dan Jiao menemaninya mencari hadiah untuk di berikan kepada pria itu tetapi aku menolak karena aku masih memiliki pekerjaan yang menumpuk akhirnya jiao yang menemaninya" ucap nuwa.


"Kenapa kau mengetahui keseluruhan cerita ini? " tanya mayleen.


"Beberapa hari yang lalu aku diam-diam menemui anchi di rumah nya dan dia menceritakan semuanya pada ku, awal nya aku terkejut dengan semua pengakuannya karena yang aku tahu anchi dan kakeknya pindah dari desa ini" ucap nuwa.


"Lanjut kan ceritanya" ucap mayleen.


"Dari perkataan Jiao, anchi ke hutan untuk mencari sesuatu saat itu mereka memasuki sebuah gua dan mendapatkan sepasang permata dan akhirnya mereka memutuskan untuk membawa pulang permata itu dan anchi membuat gelang dari permata itu_" ucap nuwa terpotong oleh mayleen.


"Tunggu, apa warna permata itu? " tanya mayleen.


"Kalau aku tidak salah ingat kata Jiao warna permata itu perpaduan antara warna hitam dan merah" ucap nuwa.


"Apa mungkin yang di maksudnya adalah gelang yang ada pada ku" batin mayleen.


"Dimana gelang itu sekarang berada? " tanya mayleen untuk memastikan.


"Aku juga tidak tahu di mana gelang itu berada, aku sudah menanyakan keberadaan gelang itu pada Jiao tetapi dia juga tidak tahu" ucap nuwa.


"Sebenarnya ada ap dengan gelang itu? kenapa semua orang memperebutkannya? " tanya mayleen.


"Katanya permata gelang itu milik seorang dewi yang dikutuk dan dibuang ke dari langit karena jatuh cinta pada pria bumi tetapi pria itu diberi hukuman mati karena dituduh telah berhianat sehingga membuat sang dewi murka dan membunuh seluruh penduduk desa dan menjadi iblis yang berkeliaran tetapi seseorang telah menyegelnya di dalam permata itu, di dalam gelang itu konon katanya memiliki kekuatan yang sangat besar sehingga sulit di kendalikan oleh siapa pun. banyak orang yang ingin Memperebut kan permata itu tetapi akhirnya permata itu jatuh ke tangan anchi yang entah sekarang di mana keberadaan gelang itu" ucap nuwa.

__ADS_1


"Tadi kau berkata bahwa anchi memiliki seorang kakek kan? " tanya mayleen.


"Iya, dia memiliki kakek tapi kata jiao tidak lama dari kematian anchi dan pria itu, kakeknya pun meninggal dan menurutku seharusnya gelang itu berada di kakek itu tetapi mau bagaimana lagi orang nya sudah meninggal" ucap nuwa.


"Apa nenek jiao juga tahu masalah gelang itu sehingga dia mengira gelang itu berada di jiao tetapi jiao tidak mengatakan apa pun akhirnya dia dipaksa dengan cara kekerasan? " Tanya mayleen.


"Benar, kumohon selamat kan jiao sebelum semuanya terlambat karena nenek Jiao itu bahkan tidak menganggap nya sebagai cucunya dan satu hal yang perlu anda ketahui, kakek anchi telah di bunuh oleh nenek jiao"ucap nuwa.


" Apa? Apa jiao mengatakan dimana neneknya memakamkannya?"tanya mayleen.


Mendengar hal itu membuat nuwa menunduk takut-takut untuk berbicara.


"Jawab!!" bentak mayleen.


"Di.. dia tidak di makamkan lebih tepatnya setelah nenek jiao membunuh nya mayatnya di buang ke jurang" ucap nuwa.


"Sepertinya aku sudah tahu semuanya" batin mayleen.


"Baiklah, kalau begitu aku pergi dulu dan aku akan menepati perkataan ku untuk menyelamatkan teman mu itu" ucap mayleen.


Sementara di suatu tempat Liu yaoshan sedang berbicara dengan seseorang.


"Tuan semua rencana anda sudah diatur dengan sempurna tanpa ada kesalahan sedikit pun" ucap orang itu.


"Hemmm bagus, apa kau sudah membawa gadis itu dan mendapatkan informasi dari nya? " tanya Liu yaoshan.


"Sudah tuan" ucap pria itu lalu menceritakan semua hal yang di dapat kan dari gadis itu yang tak lain adalah Jiao.


Setelah mayleen tadi pergi Liu yaoshan pergi juga dan menemui pria itu di suatu tempat, mereka sudah merencanakan menculik Jiao dan mengumpulkan informasi yang ada dari gadis itu dan akhirnya semuanya terungkap.


"Baiklah, temani aku ke jurang tempat kakek itu di buang" ucap Liu yaoshan.

__ADS_1


Setelah itu Liu yaoshan dan pria itu pergi ke jurang di mana kakek anchi di buang.


"Apa anda akan menggunakan kekuatan pemanggil roh yang mulia? " tanya pria itu.


"Jangan banyak tanya, diam saja disana" ucap Liu yaoshan dingin.


Pria itu hanya diam dan memperhatikan Liu yaoshan yang sedang membaca matra pemanggil roh, seluruh keringat sudah bercucuran didahinya.


"Sepertinya kau sudah mengetahui alasan mengapa aku memberi gelang itu kepada kalian" ucap orang yang tiba-tiba muncul yang tak lain roh kakek anchi.


Liu yaoshan yang tadi memejamkan matanya kemudian membukanya karena sudah menemukan orang yang dicarinya.


"Benar, kami sudah mengetahui semuanya tetapi sebenarnya ada apa dengan gelang itu. Aku merasa gelang itu bukan gelang biasa" ucap Liu yaoshan.


"Kau bisa menanyakan hal itu kepada istri mu karena dia sudah mengetahui segala nya" ucap sang kakek.


"Kenapa kau tahu dia sudah lebih dahulu mengetahui nya? " tanya Liu yaoshan.


"Aku sudah menduga kalian bukan lah orang biasa maka dari itu aku meminta bantuan kepada kalian, tetapi kau beruntung memiliki istri sepertinya dia wanita yang sangat pintar dan bergerak lebih cepat itu lah kenapa dia selangkah lebih maju dari mu nak hahaha" ucap kakek itu membuat Liu yaoshan kesal.


"Apa anda sedang menertawai ku tuan? " tanya Liu yaoshan.


"Sudahlah, jangan bahas hal yang tidak penting sekarang kita harus melenyapkan wanita jahat, dirinya telah di kuasai oleh seorang iblis bahkan dia ingin melenyapkan cucu kandungnya sendiri dan iblis itu ingin mengambil alih tubuhnya" ucap kakek itu.


"Tetapi aku sudah menculik cucunya itu" ucap Liu yaoshan.


"Tetapi dia masih memiliki seorang cucu lagi, sebaiknya kita segera menyelamatkannya sebelum terlambat, aku juga tidak bisa berlama-lama disini karena dunia ini bukan lah tempat ku lagi aku hanya ingin menyaksikan semuanya berakhir dengan baik-baik saja" ucap sang kakek.


**Jika kalian suka pada ceritanya jangan lupa di like komen dan divote😁


See you next time πŸ•ŠπŸ•ŠπŸ•Š

__ADS_1


Love you all πŸ˜πŸ˜˜πŸ˜™πŸ˜—πŸ€—


Bye Ω©(ര̀ᴗര́)ᡇʸᡉ πŸš΄δΈ‰πŸš΄δΈ‰πŸ‘‹**


__ADS_2