
Malam harinya mayleen dan Liu yaoshan berjalan-jalan keluar untuk melihat keadaan desa yang baru mereka kunjungi.
"Desa ini terlihat sangat sepi saat malam hari" ucap mayleen.
"Mungkin mereka semua sudah tidur" ucap Liu yaoshan.
Saat mereka sementara berjalan, Liu yaoshan merasa Ada yang sedang mengikuti mereka.
"Aku merasa Ada yang sedang mengikuti kita" tanya Liu yaoshan.
Mayleen berbalik kekanan dan kekiri tetapi tidak melihat siapa-siapa.
"Aku tidak melihat apa-apa" ucap mayleen.
"Mungkin hanya perasaanku saja" ucap Liu yaoshan dia tetap merasa was-was terhadap sekitarnya.
"Apa kau merasa kan Ada aura aneh yang menyelimuti desa ini?" tanya Liu yaoshan.
"Tidak, aku tidak merasaka apa-apa" ucap mayleen.
"Sudahlah, ayo kita kembali kita sudah pergi terlalu jauh" ucap mayleen.
Setelah Liu yaoshan dan mayleen kembali, ternyata benar dugaan Liu yaoshan Ada sebuah sosok menyeramkan yang mengintai mereka sedari tadi.
Semua warga desa ketakutan keluar saat malam hari karena selalu terdengar seseorang sedang bersenandung dengan nada yang menyeramkan.
Saat tengah malam terdengar suara teriakan seseorang sehingga membangunkan mayleen dan Liu yaoshan.
"Siapa sih yang ribut tengah malam begini" ucap mayleen.
"Ayo kita keluar dan mengecek apa yang sedang terjadi" ucap Liu yaoshan.
Mereka berdua kemudian keluar dan melihat seorang gadis ketakutan di luar.
"Pergi!! jangan sakiti aku" teriak gadis itu.
"Hey bisakah kau tidak berteriak, kau menggangu kami dengan suara teriakan mu itu" ucap mayleen.
"To.. tolong aku" ucap gadis itu.
"Memang nya ada ap_" ucap mayleen terpotong.
"Maaf nak karena cucu ku sudah menggangu tidur anda" ucap nenek pemilik penginapan itu tiba-tiba datang dan menarik gadis yang ketakutan itu.
"Oh dia cucu anda, Ada apa dengannya kenapa dia berteriak di tengah malam seperti itu? " tanya Liu yaoshan.
__ADS_1
"Maaf, kalau begitu kami permisi dulu" ucap nenek itu tidak menghiraukan pertanyaan Liu yaoshan.
"Dasar orang aneh nenek dan cucu sama saja" ucap mayleen.
Setelah itu mereka kembali masuk kedalam.
"Baru saja kita satu hari di desa ini dan kejadian aneh terus berdatangan" ucap mayleen.
"May apa kita kembali ke istana saja, lama kelamaan aku tidak suka dengan tempat ini" ucap Liu yaoshan.
"Kenapa kau seharian ini menjadi sangat aneh, sebenarnya Ada apa dengan mu? " tanya mayleen.
"Aku merasa sedari tadi kita terus di awasi tetapi aku tidak dapat mengetahui di mana sosok itu berada" ucap Liu yaoshan.
"Tetapi kenapa aku tidak dapat merasa kan apa-apa" ucap mayleen semakin heran.
"Sudahlah, ayo kembali tidur sebaiknya kita mempercepat pencarian makam kakek itu dan segera kembali ke istana" ucap Liu yaoshan.
Setelah itu mereka kembali melanjutkan tidurnya yang sempat terganggu karena teriakan gadis tadi.
Sementara gadis yang tadi teriak sedang di kurung di dalam gudang oleh kakak dan nenek nya.
"Apa kita bunuh saja dia, wanita ini sama sekali tidak berguna bagi ku semakin hari dia semakin tidak waras" ucap nenek itu.
"Sebaiknya kita tidak membunuh nya, walaupun dia membuka mulut atas peristiwa itu tidak akan Ada yang mempercayai ucapan ya karena mereka menganggap dia sudah gila" ucap pria itu.
plakk
"Diam kau atau aku benar-benar akan membunuhmu saat ini juga" ucap nenek itu menampar gadis itu yang tak lain cucunya sendiri.
"Sebaiknya kita pergi dari sini sekarang sebelum Ada orang lain yang mendengar kita" ucap kakak laki-laki gadis itu.
"Huh.. seandainya dia mati saja dengan si tua bangka itu dan cucunya mungkin kita tidak akan serepot ini sekarang" ucap nenek itu.
"Sudahlah, jangan bahas ini lagi yang penting masalah ini jangan sampai Ada yang mengetahui nya" ucap cucu pria nenek itu.
Sementara jingmi sudah di tugasnya oleh mayleen untuk mengawasi nenek itu bersama dengan cucu-cucunya dan dia sudah melihat perbuatan nenek itu bersama dengan cucu laki-lakinya, sekaligus mendengar semua yang mereka bicarakan.
"Aku harus segera melaporkan ini semua kepada maylee" batin jingmi.
Pagi harinya, Liu yaoshan terbangun saat bangun dia tidak melihat mayleen di samping nya. sedangkan mayleen berada di samping penginapan itu dan berbicara dengan seseorang.
"Cepat katakan sebelum Ada yang melihat kita disini" ucap mayleen.
"Kau harus lebih berhati- hati dengan nenek itu dan pria yang bersama nya yang tak lain adalah cucunya, semalam kau melihat gadis yang berada di luar sedang teriak kan? " tanya jingmi.
__ADS_1
"Benar, Ada apa dengan gadis itu? " tanya mayleen.
"Dia cucu perempuan nenek itu, gadis semalam yang kau temui itu memiliki kembaran, pria semalam itu kembaran nya" ucap Jingmi.
"Bicaralah langsung pada intinya sebelum Liu yaoshan bangun" ucap mayleen.
"Sepertinya orang yang kau cari itu Ada hubungan nya dengan nenek itu dan yang ku dengar saat mereka berbicara, mereka sudah membunuh seseorang dan kita dapat mengetahui semuanya jika kita berhasil menyelamatkan gadis itu dari nenek dan pria itu karena gadis itu pasti mengetahui dalang di balik semua ini sehingga nenek dan pria itu menjauh kan dia dari penduduk desa" ucap Jingmi.
"Maksudmu kita harus menculik gadis itu? " tanya mayleen.
"Tepatnya seperti itu, apa kau setuju? " tanya Jingmi.
"Tentu saja, aku ingin segera menyelesaikan ini dan segera pulang. desa ini terlalu menyeramkan untuk ku, kau tahu desa ini seperti Ada hantu penunggunya" ucap mayleen.
"Hantu itu memang menyeramkan, tetapi yang lebih menyeramkan itu adalah kau karena kau monster yang lebih menyeramkan dari hantu bahkan hantu dapat lari saat mereka sisi menyeramkan mu" batin Jingmi.
"Hey apa kau sudah puas mengumpti aku? " tanya mayleen.
"mati aku, benar kan dia benar-benar wanita yang lebih menyeramkan dari hantu bahkan dia dapat mengetahui isi hatiku" batin Jingmi.
"Sudahlah jika tidak Ada lagi yang ingin kau bicarakan, kau boleh pergi dan tetap awasi mereka" ucap mayleen.
"Baiklah, kalau begitu aku pergi dulu" ucap Jingmi.
"Oh ya jangan sampai siapa pun tahu masalah ini " ucap mayleen.
Setelah Jingmi pergi, mayleen memutuskan untuk kembali ke kamarnya tetapi saat dia baru ingin berbelok masuk dia sudah melihat Liu yaoshan disana.
"Apa dia mendengar percakapan ku dengan Jingmi" batin mayleen.
"Apa kau sesulit itu percaya kepada ku? " tanya Liu yaoshan kepada maylee.
"Maksudmu? " tanya mayleen tidak mengerti.
"Aku sudah dengar semua percakapan kalian, kenapa kau tidak memberitahuku?" tanya Liu yaoshan.
"Bukan begitu, dengarkan penjelasan ku dulu" ucap mayleen.
"Sudahlah, anggap saja ini tidak pernah terjadi" ucap yaoshan datar dan berlalu masuk kedalam.
**Jika kalian suka pada ceritanya jangan lupa di like komen dan divoteπ
Love you all ππππβ€
See you next time ππβ°
__ADS_1
Salam dari author untuk kalian semuaπ
bye Ω©(ΰ΄°Μα΄ΰ΄°Μ)α΅ΚΈα΅ π΄δΈπ΄δΈπ**