
Mayleen yang mengerti arti raut wajah yang ditunjukkan oleh Liu yaoshan pun mengalihkan pembicaraan ke topik yang lain, dia sangat mengetahui bahwa suaminya itu sangat cemburuan.
"Aku menghawatirkan nya sama dengan yang lain, oh ya kemana kau pergi beberapa hari ini? kata Mei kau sedang ada pertemuan diluar istana?"tanya mayleen.
"Haruskah aku mengatakan bahwa aku yang telah membereskan semua setelah kejadian itu" batin Liu yaoshan.
"Benar aku sedang ada urusan diluar" ucap Liu yaoshan.
"Kalau dia tau Tao berada ditangan ku pasti dia akan meminta pria itu lagi, huhhh pria itu memang sebaiknya aku singkirkan tapi bagaimana lagi dia juga adalah salah satu temanku" batin Liu yaoshan
"Baiklah, oh ya bagaimana kalau kita berjalan-jalan keluar istana?" tanya mayleen.
"Apa kau tidak mengantuk?"tanya Liu yaoshan.
"Tidak, aku hanya ingin berjalan-jalan di luar istana ayolah" bujuk mayleen dan Liu yaoshan pun menurutinya dengan senang hati.
"Baiklah ayo" ucap Liu yaoshan.
Setelah itu keduanya pun pergi keluar dari istana hanya berdua saja, mereka sangat jarang menghabiskan waktu untuk menghibur diri.
"May?"Panggil Liu yaoshan.
"Hm?" balas mayleen.
"Maafkan aku karena harus melibatkan mu kedalam semua masalah ini"ucap Liu yaoshan
"Kau tidak perlu meminta maaf, biarkan yang lalu berlalu dan sebaiknya kita menjalani apa yang ada sekarang dan seterusnya" ucap mayleen.
"Aku memang tidak salah memilih mu sebagai pasangan ku mayleen" batin Liu yaoshan dan terukir senyum di bibirnya.
"Bagaimana kalau kita menghabiskan waktu untuk berjalan-jalan saja hari ini" ucap mayleen.
"Baiklah, tapi sekarang aku sedang lapar" ucap Liu yaoshan.
"Ayo kita pergi ketempat biasa aku makan" ucap mayleen.
Keduanya lalu pergi ketempat makan dan tempat itu lumayan ramai, saat mayleen dan Liu yaoshan masuk orang-orang menatap kagum kearah mereka berdua.
Sebelum Liu yaoshan dan mayleen keluar istana mereka sudah mengganti pakaian mereka agar tidak ketahuan oleh orang-orang.
"Tuan dan nona mau pesan makanan yang mana?" tanya seorang pelayan.
"Kau mau makan apa?"tanya mayleen.
__ADS_1
"Pesan saja semua makanan yang enak ditempat ini" ucap Liu yaoshan dan pelayan itu mengangguk lalu pergi.
Beberapa saat tiga orang pelayan datang dan mengantarkan berbagai jenis makanan ke meja Liu yaoshan dan mayleen.
"Makanan ini sangat banyak, apa kau bisa menghabiskannya?"tanya mayleen.
"Kau juga harus membantuku untuk menghabiskannya, lihat saja badan mu tambah kurus saja pasti itu karena kau kurang makan" ucap Liu yaoshan.
"Baiklah ayo kita habiskan, kalau begitu aku tidak akan sungkan lagi" ucap mayleen.
Saat keduanya sedang asyik-asyiknya makan ada dua orang anak kecil menghampiri mereka dan berdiri disamping mereka.
"Hai dik? ada apa?"tanya mayleen.
"Hiks.." anak itu lalu menangis didekat mayleen.
"Eeeh kok kalian menangis?"tanya mayleen khawatir kepada bocah-bocah itu.
"Kak bolehkan aku meminta makanan mu? aku dan adikku sudah tidak makan selama dua hari karena kita tidak mempunyai uang untuk membeli makanan"tanya anak itu.
Mendengar hal itu Liu yaoshan dan mayleen menjadi iba kepada kedua anak itu bagaimana bisa orang tuanya menelantarkan mereka.
Saat mayleen hendak menyuruh kedua anak itu untuk gabung makan bersama mereka, bos dari tempat makan tersebut datang dan langsung mendorong kedua anak kecil untuk mengusir mereka.
Mayleen dan Liu yaoshan emosi melihat pemilik tempat itu sangat kasar kepada anak kecil yang sedang kelaparan seakan orang itu sama sekali tidak mempunyai hati dan belas kasihan kepada mereka.
"Permisi tuan aku yang akan menanggung biaya untuk makan mereka jadi sebaiknya kau melayani anak-anak ini dengan baik" ucap mayleen yang masih tenang.
"Hei kau nona tidak perlu bersikap baik kepada mereka bahkan jika kau mau membayar makanan untuk mereka aku tidak akan sudi untuk membuatkannya dan jika kau tetap memaksa juga kau bisa aku usir paksa dari tempatku ini" ucap pria.
Mendengar hal itu Liu yaoshan emosi, meja yang awal tersusun makanan kini makanan-makanan tersebut telah berantakan diatas lantai.
"Apa yang barusan kau katakan? kau ingin mengusir paksa istriku?" ucap Liu yaoshan dingin dan menatap tajam pemilik tempat makan itu.
"Te_tentu saja, ini adalah tempatku jadi aku bisa mengusir siapa pun yang tidak mengikuti peraturan ku" ucap pemilik tempat itu, dia merasa takut dengan aura yang dikeluarkan oleh Liu yaoshan tetapi ia juga masih berani untuk menjawab.
"HAHAHAHAHA Peraturan? kau membicarakan peraturan di hadapan ku? bahkan aku lebih mengerti peraturan dari pada kau" ucap Liu yaoshan dengan mada mengejek.
"Bahkan toko mu bisa ku jadikan abu detik ini juga berserta dirimu" lanjutnya dengan nada datar.
Nyali si pemilik toko sekarang menciut dia merasa sedang berhadapan dengan orang yang salah.
"Hei kau jangan main-main dengan ku kalian ini hanya pembeli dan tidak memiliki hak disini, kalian boleh makan lalu pergi" ucap pemilik toko.
__ADS_1
"Kau tahu pembeli adalah raja dan kau harus melayani kami beserta mereka" ucap mayleen menunjuk kedua bocah itu.
"Sudahlah aku sudah tidak nafsu makan, sebaiknya kita pergi dari sini" ucap Liu yaoshan memegang tangan mayleen lalu pergi dari sana tanpa membayar.
"Hey dik kemari ikut dengan kami, kakak akan mengajak kalian mencari makanan yang enak hari ini" ucap mayleen tersenyum.
Kedua kakak beradik itu berlari mendekat kearah mayleen, setelah pergi dari sana mayleen dan Liu yaoshan membelikan mereka makanan serta baju yang layak untuk mereka.
"Terima kasih kak kalian sangat baik, apakah kalian mau ke rumah kami? aku akan memperkenalkan kakak ke kakek kami" ucap anak kecil yang lebih tua.
"Kalian masih punya kakek?" tanya Liu yaoshan.
"Benar, tapi kakek kami sedang sakit jadi dia tidak bisa merawat kami lagi" ucap anak kecil itu dengan raut wajah sedih.
"Kalau begitu antar kami menemui kakek kalian" ucap mayleen.
"Ayo ikuti kami kak" ucap mereka lalu berlari dan memasuki sebuah lorong disana ada sebuah gubuk kecil tempat kedua anak itu dan kakeknya tinggal.
"Ini rumah kami kak, ayo masuk kami akan memperkenalkan kalian dengan kakek kami" ucap anak kecil itu dengan girang.
Mereka lalu masuk dan didalam ada seorang kakek yang sedang terbaring lemah dilantai, ya rumah mereka tidak memiliki tempat tidur jadi mereka hanya tidur diatas lantai yang dingin.
"Kakek kami pulang" teriak anak kecil itu.
"Uhuk..ka_kalian sudah pulang? apakah kalian sudah makan?"tanya sang kakek.
"Iya kek kami sudah makan tadi kami bertemu dengan kakak-kakak yang baik hati dan mereka membawa kami untuk makan lalu berbelanja baju-baju yang bagus" ucap anak kecil yang lebih muda.
"Benar kek dan bahkan mereka sempat membungkus kan makanan lagi lihat lah apa kakek mau mencobanya" ucap anak kecil yang lebih tua.
"Apa kalian sudah berterima kasih kepada mereka uhukk.." tanya kakek itu.
"Iya kek dan juga kami datang bersama mereka kesini karena ingin melihat kondisi kakek" ucap bocah itu.
"Benarkah? kalau begitu ajak mereka masuk" ucap kakek.
Anak itu lalu berlari keluar dan menemui Liu yaoshan dan mayleen dan mengajak mereka masuk untuk bertemu dengan kakek mereka.
"Kak ayo masuk, kakek ingin bertemu dengan kalian" ucap anak kecil itu.
**Jika kalian tertarik pada ceritanya jangan lupa di like, komen dan vote.
See you next time 🦊
__ADS_1
Bye-bye☕🎶🎧**