Time Travel: The Goddess Of Death

Time Travel: The Goddess Of Death
57. Episode 57


__ADS_3

"May kenapa kau malah melamun, jangan pikirkan perkataanku barusan Aku yakin suatu saat nanti ingatan mu Akan kembali" ucap Jin huo.


"Dan Aku sangat berharap jika ingatan mu kembali kau tidak akan pergi karena kau adalah satu-satunya Yang dapat membuat hariku selalu ceria, kau bagaikan matahari Yang menyinari hidupku" ucap Jin huo.


"Hey kenapa kau Yang malah melamun Jin?" ucap mayleen.


"Apa yang mau kau lakukan disini may?" tanya Jin huo.


"Aku hanya suka udara disini Karena sangat menenangkan buatku dan menghilangkan stress" ucap mayleen.


"Hanya itu? aku Kan juga bisa menghilangkan stress mu setiap Hari" ucap Jin huo.


"Kau? hahaha bukannya menghilangkan stresski tetapi kau hanya menambahnya Jin Dan kau harus tahu itu" ucap mayleen.


"Hehehe" tawa bodoh Jin huo.


"Oh ya Aku ingat Aku Masih punya satu permintaan pada mu" ucap mayleen.


"Kau sangat curang may!! Aku kira perkataan mu itu hanya bercanda" ucap Jin huo.


"Tentu saja tidak, sekarang kau pergi menangkap ikan di sungai sana dan segera bawa kesini dan Aku akan menyiapkan tempat pembakarannya" ucap mayleen.


"Akhh kau sangat jahat may, Aku sangat tidak menyukai jika pakaian ku basah" ucap jin huo.


"Jangan banyak alasan sana pergi atau Aku aka menambah permintaanku lagi" ucap mayleen.


"Huhu kau sangat jahat may" ucap Jin huo.


"Sana jangan merengek seperti anak kecil karena aku tidak akan mengasihani mu" ucap mayleen.


Setelah itu jin huo pun pergi kesungai disana untuk menangkap ikan Dan mayleen tetap ditempatnya Dalam posisi tidur.


"Lebih baik Aku pergi mencari kau bakar dihutan sebelum Jin kembali" ucap mayleen lalu segera berdiri.


Mayleen lalu berjalan menuju kedalam hutan untuk mencari kayu bakar, dia berjalan semakin dalam kearah hutan tersebut dan dia sangat senang karena banyak tumbuhan obat Yang bisa dia ambil juga.


"Wah sepertinya Aku akan sering mengajak Jin kesini untuk mengambil tumbuhan obat untuk kakek" ucap mayleen.


"Oh ya Aku lupa seharusnya Aku juga mencari kayu bakar" ucap mayleen.


Dia lalu mengumpulkan kayu yang ditemukannya dan saat itu pun ada seekor singa besar mendekatinya.


"Salam tuan Kami akhirnya Kami menemukan anda" ucap sang singa.

__ADS_1


"Heh siapa Yang berbicara padaku" ucap mayleen berbalik kanan dan kiri.


"Saya berada dibelakang anda Nona" ucap sang singa.


Mayleen lalu berbalik dan dia terkejut melihat seorang singa besar sudah berada dibelakangnya.


"Hey menjauhlah aku sedang tidak mau berkelahi dengan mu" ucap mayleen was-was.


"Maaf Nona saya tidak bermaksud mengagetkan anda" ucap singa tersebut lalu duduk sebagai tanda penghormatannya.


"Kau yang berbicara padaku?" tanya mayleen menunjuk singa itu lalu dirinya.


"Iya nona" ucap singa itu dia merasa aneh dengan mayleen padahal mereka sudah pernah bertemu sebelumnya.


"Wah Keren ternyata Di dunia ini hewan juga bisa berbicara yah, mungkin jika Aku berbicara pada ayam dan sapi kakek mereka juga akan menjawabku" batin mayleen.


"Apa maksudmu dengan menemukan Ku?"Tanya mayleen tiba-tiba.


"Anda sudah menghilang selama satu bulan Nona dan semua orang sedang sibuk mencari anda bahkan suami anda juga sangat khawatir semenjak anda hilang dan tidak dapat ditemukan" jelas sang singa.


"Hah? Apa kau tidak Salah? suami? aku Sama sekali Belum menikah tau" ucap mayleen.


"Apa maksud anda Nona anda sudah menikah dengan raja iblis" ucap singa tersebut.


Mayleen Yang merasa terancam berusaha mencari celah untuk kabur Dari singa besar itu.


"Kalau begitu Aku sudah tidak ada urusan lagi dengan mu, Aku pergi dulu Karena temanku sudah menungguku" ucap mayleen lalu berlari kencang tanpa mendapat jawaban Dari singa tersebut.


"Sejak kapan Nona mempunyai teman lagi, sebaiknya Aku memberi tahu jingmi dan bao yu" ucap sang singa lalu berlari ke istana.


Mayleen tidak memperdulikan apa-apa lagi dia terus berlari kearah keluar dari daerah hutan sambil mengangkat tumbuhan obat Yang dikumpulakannya bersama dengan kayu bakar.


"Hosh..Hosh..Akhirnya sampai juga" ucap mayleen.


"Kemana saja kau may?Dari tadi Aku pergi mencari mu dan kenapa kau berlari dari arah hutan jangan bilang kau masuk kedalam hutan itu?"Tanya Jin huo.


"Iya Aku masuk kedalam hutan itu dan kau mau tahu apa Yang Aku temui?"Tanya mayleen.


"Apa?" ucap Jin huo.


"Singa Yang sanga-sangat besar" ucap mayleen.


"Apa kau tidak apa-apa?"Tanya Jin huo memutar seluruh badan mayleen.

__ADS_1


"Hey teman saja Aku baik-baik saja singa itu tidak melakukan apa pun padaku tapi.." ucap mayleen terpotong.


"Sudahlah, Ayo kita lanjutkan membakar ikan-ikan ini, lain Kali kau tidak boleh masuk kedalam hutan itu kata kakek disana banyak hewan buas dan tidak ada orang Yang pernah masuk kesana dan keluar dengan selamat" jelas Jin huo.


"Jadi Aku orang Yang pertama masuk dan selamat benarkan?"Tanya mayleen.


"Iya tapi kau jangan bilang ke kakek jika dia tahu kau masuk kedalam hutan itu habis lah aku, nanti kakek mengira Aku sengaja menyuruh mu masuk kesana" ucap Jin huo.


"Baiklah, kalau begitu Ayo kita lanjutkan membakar ikan inu" ucap mayleen.


Mereka berdua lalu menghabiskan waktu dengan membakar ikan didekat gunung.


Sementara Singa tadi sudah sampai diistana Dan menceritakan semua kejadian kepada bao yu dan jingmi.


"Apa kau serius dengan perkataan mu?"Tanya jingmi.


"Iya Aku benar-benar melihatnya dengan Mata kepalaku sendiri dan Aku bahkan sudah berbicara padanya tapi anehnya dia malah tidak mengingat siapa aku" ucap sang singa.


"Sepertinya perkataannya bisa dipercaya, Karena Aku juga merasakan bahwa mayleen Masih hidup" ucap bao yu.


"Kalau begitu antar Kami ketempat kau menemukan mayleen" ucap jingmi.


"Baiklah" ucap sang singa.


Mereka bertiga lalu berteleportasi ketempat Yang ingin ditunjukan oleh singat tersebut.


Sesampainya ditempat tersebut, Mereka bertiga berpencar dan mencari mayleen dan menemukan sebuah asap pembakaran dari jauh.


"Coba kemari ada asap Dari sana, Ayo kita pergi mengeceknya" ucap jingmi.


Sebelum mereka datang, Mayleen dan Jin huo telah selesai membakar ikan dan makan bersama-sama dan manyisahkan sebagiannya untuk dibawa pulang dan diberikan pada kakek tabib.


"May Ayo pulang pasti kakek sudah menunggu Kita dirumah tidak baik terlalu lama disini" ucap Jin huo.


"Baiklah ayo, tapi siram api itu dulu bisa terbakar rumput-rumput disini" ucap mayleen.


Jin huo lalu menyiram sisa api Yang Masih menyala dan mereka lalu kembali kedesa. Setelah kepergian mereka Jingmi, bao yu dan singa tadi datang sudah tidak ada orang lagi ditempat itu.


^^^**Jika kalian suka pada ceritanya jangan lupa dilike, komen, Dan vote (人 •͈ᴗ•͈)^^^


Ig: @syra23_


Bye-bye Guyss(つ≧▽≦)つ**

__ADS_1


__ADS_2