
Setelah kepergian mayleen dari tempat kejadian, dia kembali mencari mangsa yang baru di dalam hutan karena banyak orang yang masuk kesana hanya untuk mengambil tumbuhan dan hewan langka yang berada di dalam hutan kematian.
"May? " panggil bao yu.
"Hmm? Bukankah kau marah pada ku? " ucap mayleen.
"Aku memang marah padamu tetapi ada yang harus ku katakan padamu" ucap Bao yu.
"Katakan lah" ucap mayleen.
"Sebaiknya mulai sekarang kau harus ber hati-hati, walaupun kau sangat kuat tetapi jangan sampai kau ketahuan oleh orang lain" kata Bao yu.
"Memang nya ada apa? bukankah dari awal kau sudah tau bahwa aku tidak pernah memberi tahu pada orang lain tentang identitas lain ku" ucap mayleen.
"Iya aku tahu, tetapi mungkin kedepannya kau harus menghadapi banyak masalah" ucap Bao yu.
"Maksud mu aku akan menghadapi lebih banyak lawan?" tanya mayleen.
"Ya bisa di katakan seperti itu" ucap Bao yu.
"Bukankah itu bagus? aku sangat jarang menggunakan kekuatanku karena aku tidak pernah mendapat lawan yang setara" ucap mayleen.
"Itu tidak bagus may, jika ada apa-apa di luar dugaan kita, kita bisa celaka" ucap Bao yu.
"Kenapa kau jadi seperti ini sih, apa ada yang menggangu pikiran mu? " tanya mayleen.
"Entahlah, aku hanya merasa akan terjadi sesuatu kedepannya" ucap Bao yu.
"Ya walaupun itu terjadi kita harus menghadapinya bersama-sama, ingat lah aku tidak akan membiarkan orang yang aku sanyangi terluka walaupun aku yang harus menghadapi kematian" ucap mayleen.
"Aku tidak takut jika aku harus mati karena itu sudah aku alami sebelumnya, yang aku pikiran hanya kalian" ucap mayleen dalam hati.
"aku tidak salah memilih tuan seperti mu may, kau sangat peduli dengan orang lain walaupun tidak kau tunjukan" ucap Bao yu.
"Ya sudah sekarang kita harus kembali, jika nanti ada yang mencariku bagaimana, apa lagi nanti jieru terbangun dan mencariku" ucap mayleen.
Setelah itu mereka memutuskan untuk kembali keistana, Sementara di istana masih berlangsung acara penyambutan.
"Salam yang mulia kaisar" ucap Liu changhai.
"Ya duduklah, jangan terlalu formal kepadaku" ucap Liu Yaoshan.
" Kak kenapa kau sendiri saja,dimana permaisurimu? " tanya Liu changhai.
"Dia sedang tidak enak badan jadi tidak bisa menghadiri penyambutan mu" ucap Liu Yaoshan.
"Sayang sekali aku tidak bisa melihatnya, apa dia seperti rumor-rumor yang tersebar? " tanya Liu changhai yang sedari awal tidak pernah melihat mayleen.
"Kau yang akan menilainya sendiri setelah melihatnya, jika kau melihatnya jangan coba-coba kau mendekati nya" ucap Liu Yaoshan menatap tajam Liu changhai.
"Kita lihat saja nanti setelah acara selesai, aku ingin melihat wajahnya sekaligus menjenguknya yang sedang sakit" ucap Liu changhai.
__ADS_1
Saat kedua saudara itu berbincang-bincang, selir kelima Zhang xuemei datang dan bergelayut dilengan sebelah kanan Liu Yaoshan hingga membuat Liu Yaoshan risih.
"Hai kak changhai, lama tidak bertemu" ucap selir Zhang tersenyum manis kearah Liu changhai.
"Halo adik Zhang lama tidak melihatmu, kau semakin cantik saja. aku tidak menyangka loh kau yang dulu bermain bersama kami sekarang menjadi selir kak shan" ucap Liu changhai.
"Walaupun cantik karena riasan wajahnya sangat tebal sih, tetapi wanita di istana ini semuanya memakai bedak yang sangat tebal" kata Liu changhai dalam hati.
"Seandainya tidak ada wanita sialan itu aku yang akan menempati posisi permaisuri" ucap selir Zhang dalam hati.
"Haha kau kan juga tahu sedari awal aku sudah menyukai kak shan" ucap selir Zhang.
"Hey kalian berbincang-bincang tanpa ku kalian tega sekali" ucap Liu xingsheng yang datang menghampiri ketiga orang tersebut.
Ya hubungan mereka berempat memang sangat baik karena mereka selalu bermain bersama-sama diwaktu mereka masih kecil, tetapi sewaktu ibu kandung Liu Yaoshan meninggal membuat dia menjadi dingin dan jarang lagi bergabung serta bermain dengan teman-temannya yang lain dan yang membuatnya semakin risih saat dia mengetahui bahwa Zhang xuemei menyukai dirinya sehingga dia menjauhkan dirinya dari wanita itu.
"Haha kau bergabunglah" ucap Liu changhai merangkul pundak Liu xingsheng.
"Kalian berbicaralah aku ingin kediaman permaisuriku" ucap Liu Yaoshan.
"Kak aku ikut, tadi aku bilang ingin melihatnya sekaligus menjenguknya" ucap Liu changhai.
"Huh bahkan kak changhai dan kak shan peduli padanya, awas kau mayleen" ucap selir Zhang dalam hati.
"Kak aku juga ikut sudah lama aku tidak melihat permaisuri" ucap selir Zhang.
"Aku juga ikut" ucap Liu Xingsheng.
Sementara mayleen yang baru sampai dikediamannya segera membersihkan diri dan melihat jieru masih tertidur.
"Bangunlah" ucap jieru menepuk punggung tangan jieru.
"Sebentar lagi kak, aku masih mengantuk" ucap jieru.
"Kau sudah lama tertidur, sekarang bangun dan bersihkan dirimu" ucap mayleen.
"Kak!!" teriak xuemei.
"Ada apa denganmu masuk tanpa mengetuk" ucap mayleen.
"Di luar ada yang mulia kaisar, kedua pangeran dan selir Zhang" ucap xuemei.
"Ada apa sih mereka kemari" ucap mayleen malas.
"Tidak tahu kak sebaiknya kau keluar dulu" ucap xuemei.
Setelah itu mayleen keluar dan menyambut kedatangan mereka.
"Ada apa kalian kemari? " tanya mayleen datar tanpa mengucapkan salam apa lagi melihat selir Zhang membuatnya yang semula good mood menjadi bad mood.
"Kudengar kau sakit, jadi sekalian kami datang bersama menjenguk mu" ucap Liu Yaoshan.
__ADS_1
"Salam permaisuri" ucap mereka bertiga, mayleen yang melihat itu hanya memutar bola matanya malas.
"Kakak!! Aku sudah selesai mandi" teriak jieru dari dalam.
"Kalian duduklah disana aku akan membuatkan kalian teh" ucap mayleen datar.
Keempat orang tersebut hanya mendengarkan ucapan mayleen setelah itu pergi duduk di tempat biasa nya mayleen bersantai bersama jieru.
"Kak permaisurimu sangat dingin, aku tidak sabar malihat wajah dibalik cadarnya" ucap Liu changhai.
"Haha aku yakin kau akan terpesona saat melihatnya kak chang" ucap Liu xingsheng.
"Apa kau sudah melihatnya? " tanya Liu changhai.
"Ya aku sudah melihatnya loh dan membuatku jatuh cinta pada pandangan pertama tetapi kisah cinta yang bahkan belum dimulai sudah kandas" ucap Liu xingsheng dengan wajah di buat sedih.
"Sudah kalian tidak boleh Membicarakan istriku, makanya kalian harus secepatnya mencari pasangan" ucap Liu Yaoshan.
Sementara mereka berbincang-bincang, jieru datang menghampiri mereka.
"Halo paman kita bertemu lagi dan sekarang kau membawa kawananmu" ucap jieru.
"Wah anak ini sangat berani" ucap Liu xingsheng.
"Hey anak kecil berani sekali kau bersikap tidak sopan pada yang mulia kaisar, apa orang tuamu tidak mengajarimu hah!!" Bentak selir Zhang sehingga membuat jieru berubah menjadi sedih dan matanya berkaca-kaca mendengar kata orang tuanya.
"Berani-beraninya kau membentak adikku!!mungkin kau yang tidak diajarkan sopan santun oleh orang tuamu sehingga berperilaku semenjijikan itu, jika kau tidak suka pada aku atau adikku kau boleh pergi dari sini" ucap mayleen dingin sehingga memancing emosinya dan mengeluarka aura membunuhnya hingga membuat orang disekitarnya bergidik ngeri terutama selir Zhang yang ditatapnya, dia sedari awal sudah sangat tidak menyukai selir Zhang mungkin karena dia memiliki alasan pribadi, apa lagi sekarang dia melihat adik nya yang sangat disayanginya di bentak olehnya dengan membawa orang tua jieru, dia saja tidak pernah membentak jieru.
"Kalian boleh pergi dari sini dan sebaiknya jangan datang lagi kalau hanya ingin membuat masalah dikediamanku" lanjutnya lalu menggendong jieru masuk kedalam kamarnya.
"Pantas saja anak itu tidak sopan, lihat saja yang merawatnya" ucap selir Zhang yang awal nya sangat ketakutan melihat tatapan mayleen yang seakan ingin membunuhnya tetapi dia menutupinya.
"Cukup selir Zhang!!! kau menghancurkan pertemuan kami dengan permaisuri" bentak Liu Yaoshan dan pergi dari Sana.
"Hey kenapa jadi seperti ini kak? " tanya Liu xingsheng yang menatap Liu changhai.
"Wah.. wanita itu sangat menakutkan dan juga sangat dingin walaupun Ada kami dia tidak mencari perhatian dari kami sedikit pun dan hubungannya dengan kak shan mungkin tidak baik, aku sangat penasaran dengan wajah yang ditutupinya itu" ucap Liu changhai dalam hati.
"Ayo kita kembali" ucap Liu changhai.
"Kak pertemuan pertama mu dengan kakak ipar tidak berjalan dengan baik" ucap Liu xingsheng.
"Lain kali aku akan bertemu dengannya" ucap Liu changhai.
Setelah itu mereka kembali ke kediaman masing-masing karena telah diusir oleh mayleen.
**jika kalian suka pada ceritanya jangan lupa di like komen dan divote juga follow author ya😊🙏
Love you all💞😍
See you next time.. ⏰
__ADS_1
Bye ٩(ര̀ᴗര́)ᵇʸᵉ 🚴三👋**