Time Travel: The Goddess Of Death

Time Travel: The Goddess Of Death
32. Episode 32


__ADS_3

matahari mulai muncul, sementara di kamar jieru dia sedang memukul-mukul zhixin.


"Siapa kau? berani-beraninya tidur di kamarku" ucap jieru sambil memukul. zhixin dengan bantal.


"Berani sekali anak kecil ini memukulku, seandainya kau bukan adiknya may sudah ku telan kau hidup-hidup" batin zhixin


"Tenanglah anak kecil, aku bukan pembunuh atau pencuri, aku tidur disini karena kakakmu yang menyuruhku" ucap zhixin menahan tangan jieru.


"Dia pasti seorang penipu, bagaimana mungkin kakak yang menyuruhnya sedangkan kakak saja belum pulang sampai sekarang" batin jieru.


"Mana buktinya jika kakak yang menyuruhmu? " tanya jieru menjulurkan tangan nya ke arah zhixin.


"Aku" ucap seorang yang baru masuk.


"Ka.. kakak!!! " teriak jieru berlari kearah mayleen untuk memeluknya.


"Apa kau merindukanku? hmm? " tanya mayleen.


"Kau pe.. pembohong kak.. hiks.. kau tidak menepati.. hiks.. janji.. mu" ucap jieru memukul-mukul tangan mayleen.


"Hey aku kan sudah pulang kenapa kau malah menangis? kau ini seorang pria tidak boleh menangis jika kau masih menangis aku akan pergi selamanya dan tidak akan kembali" ucap mayleen menghapus air mata jieru.


"Baiklah aku tidak akan menangis, tapi kau tidak boleh pergi lagi" ucap jieru memeluk erat mayleen.


"Apa kau tidak apa-apa zhi? " tanya mayleen.


"Aku baik-baik saja, Mana mungkin aku kalah jika hanya dengan seorang anak kecil " ucap zhixin.


"Hey paman ma.. maafkan aku" ucap zhixin menunduk.


"Pa.. paman? apa aku setua itu hingga kau memanggilku paman" ucap zhixin kesal.


"Kau memang sudah tuakan" ucap jieru dengan wajah polos.


"Pfftttt" mayleen menahan tawanya.


"Huh..baiklah, Aku akan memaafkanmu karena kau adalah adiknya may" ucap zhixin yang sebenarnya kesal pada jieru.


"Kak dimana paman shan? " tanya jieru.


"Apa kau sudah seakrab itu dengannya? " tanya mayleen.


"Iya, karna dia yang menjaga ku selama kau tidak ada" ucap jieru.

__ADS_1


"ohh.. dia mungkin masih tidur di sebelah" ucap mayleen.


"Siapa yang masih tidur? hmm" ucap seseorang yang datang lalu memeluk pinggang mayleen dan mengecup pipinya.


"Paman!! terima kasih kau telah membawa pulang kembali kakak ku" ucap jieru memeluk keduanya.


Ehmmm


"Huhuhu tega sekali mereka memperlihatkan kemesraannya didepanku" batin zhixin.


"Bagaimana may apa kau akan menepati perkataan mu? " tanya zhixin.


"Tentu saja, aku akan menjadi kan kisah cintamu seperti kisah kodok buruk rupa dan tuan putri" ucap mayleen.


"Apa itu kisah yang semalam kau ceritakan? " tanya Liu yaoshan.


"Ya.. kau pasti tidak tahu akhir ceritanya karena kau sudah tidur duluan" ucap mayleen.


"Aku mendengarnya sampai habis yang terakhir kau bilang kodok itu berubah menjadi seorang pangeran tampan dan menikahi sang putri benarkan?" ucap Liu yaoshan.


"Ternyata kau tidak tertidur" ucap mayleen.


"Kakak kau curang, hanya paman yang kau ceritakan dan aku tidak" ucap jieru.


"Dia adalah kakak ku dan itu juga tugasnya" ucap jieru tak mau kalah.


"Baiklah-baiklah jangan berdebat, aku akan menceritakan sebuah cerita untuk kalian nanti" ucap mayleen.


"Sekarang zhixin ikut denganku, ada yang ingin ku katakan padamu" lanjutnya.


"Apa yang ingin kalian berdua katakan? kenapa tidak disini saja" ucap Liu yaoshan menahan mayleen.


"Ini hal penting, jadi aku harus berbicara 4 mata pada nya" ucap mayleen.


Setelah mayleen dan zhixin pergi dari Sana, Liu yaoshan kembali ke kediamannya untuk mengerjakan perkerjaannya yang menumpuk.


"Apa yang ingin kau bicarakan pada ku may? " tanya zhixin.


"Aku ingin kau mengawasi gerak gerik ibu suri di istana ini sebelum itu aku akan melatihmu dulu" ucap mayleen.


"Benarkah? kau sendiri yang akan melatihku? " tanya zhixin.


"Bukan aku sih hehe" ucap mayleen.

__ADS_1


"Hah.. jadi siapa? " Tanya zhixin.


"Keluar jingmi" ucap mayleen.


"Ada apa may? " tanya jingmi.


"Aku ingin kau melatihnya dan buat dia seperti mata-mata sungguhan dia yang akan mengawasi ibu suri" ucap mayleen.


"Baiklah may aku akan melatihnya seperti yang kau mau" ucap jingmi.


"Kau bawa dia ikut bersamamu, oh ya jangan katakan apa-apa pada Liu yaoshan atau orang lain, kalau ada yang berani membocorkannya habis kalian" ucap mayleen membuat keduanya bergidik ngeri melihat mayleen.


"Siapa nama mu? "tanya jingmi datar.


"Zhixin" tak kalah datarnya.


"Kalian berbicara santailah, jangan seperti orang yang sedang bermusuhann" ucap mayleen.


"Baik may, sekarang kau ikut denganku? " ucap jingmi.


"Kalau begitu aku pergi dulu, sampai jumpa may" ucap zhixin.


Setelah keduanya pergi, tersisa mayleen disana menatap keseluruhan istana.


"Ketenangan di istana ini mungkin hanya sementara, rencana ibu suri untuk mengambil tahta Liu yaoshan untuk pangeran Liu changhai mungkin akan segera dimulai dan saat itupun ketenangan ini akan berakhir, aku harus menggagalkan segala hal yang dapat mencelakainya dimasa mendatang" ucap mayleen.


Visual Zhixin



visual Pedang mawar merah mayleen



visual Pedang naga Liu yaoshan



**Jika kalian suka pada ceritanya jangan lupa di like komen dan divote ya 😊


Love you all πŸ˜πŸ˜˜πŸ˜™πŸ˜—πŸ€—


See you next time.. πŸ•Š

__ADS_1


Bye Ω©(ര̀ᴗര́)ᡇʸᡉ πŸš΄δΈ‰πŸ‘‹**


__ADS_2