Time Travel: The Goddess Of Death

Time Travel: The Goddess Of Death
41. Episode 41


__ADS_3

"Kenapa kau menanyakan itu? " tanya Liu yaoshan dengan wajah serius.


"Jawab dulu yang aku tanyakan" ucap mayleen.


"Aku sangat ingin membalaskan dendam ku tetapi kau selangkah lebih maju dariku, aku sudah tahu dalang dari pembakaran kediaman ibu suri itu adalah kau" ucap Liu yaoshan.


"Ternyata kau tidak mudah di kelabui seperti yang lain, karena itu aku ingin menawarkan hal ini untukmu" ucap mayleen.


"Hal apa yang kau maksudkan" ucap Liu yaoshan.


"Membalaskan dendam kepada orang yang telah membunuh ibu mu" ucap mayleen mantap.


"Apa kau serius dengan perkataanmu? " tanya Liu yaoshan.


"iya aku serius, bagaimana apa kau mau menerima tawaranku? kau akan lebih tenang saat kau sendiri yang menghabisi pelaku dibalik kematian ibu mu bertahun-tahun yang lalu" ucap mayleen tersenyum aneh.


"Kapan kau mengajakku menemuinya? " tanya Liu yaoshan.


"Saat waktu nya sudah tiba aku akan memberitahu mu" ucap mayleen.


"Baiklah, Ada juga yang ingin aku katakan" ucap Liu yaoshan menatap langsung kedua mata mayleen.


"Hm? " menatap balik kedua mata Hitam pekat itu tetapi dibalik mata Liu yaoshan yang dapat berubah terdapat warna mata merah darah.


"Aku mohon kepada mu beri aku kesempatan untuk memperbaiki hubungan kita, aku mahon..Ayo kita memulai semuanya dari awal lagi" ucap Liu yaoshan berdiri dan memegang kedua tangan mayleen.


Mayleen yang mendengar perkataan Liu yaoshan terdiam dan muncul ide diotaknya.


"Baik..tapi aku memiliki satu syarat dan pertanyaan untukmu" ucap mayleen.


"Apa itu? " tanya Liu yaoshan merasa sangat bahagia dia pasti akan melakukan apa saja asal mayleen tetap bersamanya.


"Pertama aku akan menanyakan satu hal padamu" ucap mayleen.


"Pertanyaan apa? katakan lah" ucap Liu yaoshan.


"Jika suatu hari aku menyuruh mu meninggalkan posisi mu sebagai kaisar di istana ini dan ikut bersamaku, apa kau bersedia? " tanya mayleen.


"Aku bersedia" ucap Liu yaoshan cepat.


mayleen tidak menyangka jika Liu yaoshan akan bersedia dan menjawab secepat itu tanpa berpikir terlebih dahulu.


"Apa kau tidak mau memikirkan nya terlebih dahulu, nanti kau akan menyesal jika mengambil keputusan tanpa berpikir" ucap mayleen.


"Aku tidak pernah bermain-main dengan ucapanku sekali aku berkata ya berarti ya dan tidak berarti tidak" ucap Liu yaoshan.

__ADS_1


"Baiklah, aku pegang ucapanmu tadi" ucap mayleen.


"Apa syarat yang kau maksud tadi? " ucap Liu yaoshan membuat mayleen tersenyum.


"Ayo kita bermain pedang bersama" ucap mayleen.


"Hanya itu? tapi kaki mu kan sedang sakit" ucap Liu yaoshan.


"Ini hanya masalah kecil jangan pedulikan, oh ya aku ingin bermain pedang dengan sungguh-sungguh walaupun Ada yang terluka antara kita berdua" ucap mayleen.


"Apa kau serius? apa kau berencana membunuh ku" ucap Liu yaoshan.


"Aku tahu kau tidak akan mati dengan mudah" ucap mayleen.


"Baiklah" ucap Liu yaoshan.


Setelah itu mereka berdua berganti pakaian dan menuju ke tempat pelatihan para pengawal di istana, banyak yang terkejut saat melihat keduanya menuju kesana dengan pakaian seperti itu.


"Apa yang akan dilakukan oleh yang mulia permaisuri dan yang mulia kaisar" ucap salah satu pengawal.


"Sebaiknya kita menonton saja" ucap pengawal yang lain.


Saat mereka sudah berada di tengah tempat pertarungan itu semuanya terkejut saat melihat mereka berdua mengeluarkan pedang masing-masing untuk bertarung.


"Mayleen!!!" teriak Bao yu dari dalam sana.


"Apa kau serius mendengarkan perkataanku waktu itu" ucap Bao yu.


"Tentu saja" ucap mayleen dengan cepat dia memutuskan percakapan nya dengan Bao yu.


Liu yaoshan dan mayleen sudah berhadapan ditempat yang sama sambil memperhatikan gerakan masing-masing.


"Apa kau sudah siap? " tanya Liu yaoshan dan dibalas anggukan oleh mayleen.


Mayleen maju terlebih dahulu dan menyerang Liu yaoshan, para pengawal dan pelayan hanya diam dan menonton pertarungan keduanya.


"Ada apa disana? kenapa disana sangat ramai? " tanya chyou kepada salah satu pelayan.


"Salam Nona.. permaisuri dan kaisar sedang berduet pedang disana" ucap pelayan tersebut.


Chyou dan changyi yang mendengar hal itu langsung menuju kesana dan melihat pertarungan hebat antara mereka berdua.


"Astaga apa mereka bermain pedang sampai seperti itu" ucap chyou.


"Aku tidak menyangka wanita secantik diri mu sangat lihai dalam bermain pedang" batin changyi menatap mayleen.

__ADS_1


Tringg.. Tingg... Tringg..


Suara beradu pedang mereka terdengar sangat jelas, bahkan semua pengawal disana sangat takut sekaligus ngeri dengan aksi mereka berduaan bahkan mereka tidak peduli dengan luka-luka yang sudah mereka dapat.


Liu yaoshan yang merasa sudah berlebihan dengan permainan pedang mereka berdua dengan sangat cepat melepaskan pedangnya dan saat itu juga mayleen melayangkan ayunan pedangnya ke arah Liu yaoshan, semua yang Ada disana terkejut dengan yang barusan mereka lihat tetapi pedang mayleen tidak dapat mengenai Liu yaoshan karena dia sudah menghentikan pedangnya saat sedikit lagi menusuk tubuh Liu yaoshan.


Hoshh.. Hoshh.. Hoshh..


Mereka berdua berhenti karena sudah kecapean lalu mengambil air yang sudah disediakan oleh pelayan disana.


"Pertarungan ini sangat menyenangkan bukan? Hahahah" ucap mayleen.


"Kau sangat menyukai permainan pedang ini hingga tidak menyadari luka disekujur tubuhnmu" ucap Liu yaoshan dia juga terluka banyak akibat ulah mayleen.


" Ini hanya luka kecil" ucap mayleen mengambil pedangnya lalu menggoreskan sedikit jadi nya hingga mengeluarkan darah.


"Hey apa kau sudah gila? Kenapa kau menggores jarimu sendiri" ucap Liu yaoshan.


Mayleen tidak memperdulikan perkataan Liu yaoshan, dia menarik dagu Liu yaoshan dan memasukkan darah yang mengalir dari jari nya itu dalam mulut Liu yaoshan.


"Minum saja, lukamu akan menghilang tanpa bekas sedikit pun" ucap mayleen.


Benar apa yang dia katakan dalam sekejab luka di tubuh Liu yaoshan menghilang dan luka ditubuhnya pun ikut menghilang.


"Ehmm.. darah mu terasa manis" ucap Liu yaoshan.


"Jangan bilang kau ketagihan dengan darahku hingga kau berubah menjadi vampire dan ingin menghisap habis darahku" ucap mayleen.


"Va.. vampire? Siapa itu? " tanya Liu yaoshan.


"Haihh.. vampire itu adalah mahluk penghisap darah manusia" ucap mayleen.


"Ohh" ucap Liu yaoshan.


Mereka berdua tidak memperdulikan keberadaan yang lain yang juga berada ditempat itu, menurut yang lain mereka hanya melihat kemesraan antara kedua pasangan itu, sementara seseorang merasa tidak senang melihat kemesraan keduanya dan memilih pergi dari sana.


Setelah puas mereka berdua pergi dari tempat pelatihan itu dan kembali ke kediaman masing-masing untuk membersihkan diri dan beristirahat.


Ditempat lain seseorang yang sedang menahan rasa kesalnya menghancurkan barang-barang didekatnya.


"Akhh kenapa bukan aku yang lebih dahulu bertemu denganmu, kenapa harus dia lagi. Aku tidak rela suatu hari aku akan merebut dengan tanganku sendiri darinya" ucap orang itu yang tak lain adalah changyi.


**Jika kalian suka pada ceritanya jangan lupa di like komen dan divote😁


See you again🕊⌚

__ADS_1


Love you all 😍😘😙😗🤗


Bye ٩(ര̀ᴗര́)ᵇʸᵉ 🚴三🚴三👋**


__ADS_2