Time Travel: The Goddess Of Death

Time Travel: The Goddess Of Death
94. Episode 94


__ADS_3

Beberapa hari berlalu setelah Liu Yaoshan meninggal kan kediaman Mayleen dengan amarahnya, hal yang tidak disangka terjadi, seluruh istana heboh bahkan beritanya begitu cepat tersebar ke seluruh penjuru, kaisar menikahi seorang wanita dan mengangkatnya sebagai selir kesayangannya.


"K-kak?" panggil Xue Mei yang bingung apakah dia harus mengatakan hal ini atau tidak.


"Ada apa?" tanya mayleen.


Xue Mei begitu gugup dan ragu untuk mengatakan berita tentang apa yang sedang diperbincangkan orang-orang di luaran sana sebab dalam beberapa hari Mayleen dan Jingmi sedang sibuk mencari tahu dalang di balik pengirim-pengirim surat yang berisi ancaman itu.


"Bicaralah yang jelas, mei" ucap Mayleen santai.


"I-itu kak, berita mengenai kaisar? ucap mei.


"Ada apa lagi dengan pria itu?" tanya mayleen dengan nada remeh seolah-olah dia jijik jika ada yang membawa-bawa nama pria itu.


"Berita yang sedang tersebar di istana bahkan sudah diketahui di seluruh penjuru, kau benar-benar tidak mengetahuinya kak?" ucap mei dia benar-benar tak habis pikir orang yang berada di depannya ini hanya menghabiskan waktu dengan bekerja.


Mayleen memang menghabiskan waktunya untuk mengurus bagian pekerjaannya di istana dan di sela-sela itu dia juga banyak menghabiskan waktu dengan Jingmi untuk mencari tikus kecil yang selalu mengusiknya.


"Bicaralah yang jelas, kau ini membuat ku pusing saja karena bicara mu yang berbelit-belit" ucap Mayleen.


"Kaisar mengambil seorang selir, kak" ucap Xue Mei.


"Hanya itu? Kau berbicara berbelit-belit dengan ku hanya karena dia mengambil seorang selir?" tanya mayleen dengan nada tidak peduli.


"Tidak kah kau takut selir itu akan merebut posisi mu, kak?" tanya Xue Mei.


"Pftt merebut posisi ku? jika memang dia mau silahkan saja, aku memang sudah berencana untuk meninggalkan posisi sebagai permaisuri di kekaisaran ini" bisik Mayleen.


Xue Mei yang mendengar itu terkejut


"K-kak kau bercanda kan?" tanya Xue Mei.


"Pernahkah kau melihat aku menggunakan hal serius untuk dibuat bahan bercandaan mei?" tanya mayleen.


Xue Mei tidak habis pikir dengan apa yang ada di dalam kepala mayleen, dia dengan sangat enteng mengucapkan ingin membuang posisi yang sangat di impikan semua wanita di seluruh dunia.


"HAHAHA.. kau sangat lucu dengan ekspresi seperti itu mei" ucap Mayleen sambil tertawa.

__ADS_1


"Dan sebenarnya aku sudah mengetahui hal itu sebelum berita itu tersebar dan juga aku telah menyiapkan hadiah untuk kedua orang itu" ucap Mayleen dengan senyum yang mengerikan hingga membuat Xue Mei merasa seperti sedang di kelilingi hawa jahat.


"K-kau bahkan menyiapkan hadiah untuk mereka?! baru kali ini aku melihat hal seperti ini di dalam hidupku kak, memberikan suami mu percuma-cuma kepada wanita lain dan bahkan kau juga memberi mereka hadiah, bukan kah kau terlalu baik?" ucap Xue Mei.


Mayleen hanya tertawa remeh mendengar itu.


"Aku tidak membutuhkan pria murahan seperti dia" batin mayleen.


"Oh iya pernikahan mereka akan di adakan 2 hari lagi, kak. apakah kau juga sudah mengetahuinya" tanya Xue Mei.


" Kau tidak perlu membahasnya lagi, Mei. aku sudah mengetahui semuanya" ucap Mayleen.


Setelah itu mayleen kembali ke ruang bacanya untuk berbincang bersama Jingmi.


 


"Wah ternyata benar kaisar bodoh itu ingin menikahi wanita ****** yang kau pergoki waktu itu" ucap Jingmi.


"Kau dan Xue Mei sama saja, apakah kalian berdua juga ini ku nikahkan agar kalian berhenti membahas pria murahan itu?" tanya mei dengan nada dingin.


"Jadi bagaimana hasilnya? Aku membutuhkan hasilnya sekarang! aku harap hasilnya tidak mengecewakan diriku, Jingmi" ucap Mayleen dengan menyilang kedua tangannya dan kakinya layaknya seorang bos besar di hadapan bawahannya.


"Huftt begini may dari hasil yang telah ku selidiki sepertinya ini ada hubungannya dengan wanita yang akan menjadi selir Kaisar, wanita itu bukan berasal dari kekaisaran ini dan pas sekali kedatangan wanita itu dan surat ancaman yang dikirimkan kepada mu, bukan kah kau merasa ada hal yang ganjil disitu? Dan juga aku merasa ada hal yang aneh dengan kaisar, dia tiba-tiba saja mengkhianati dirimu begitu saja, bukan kah ini terlihat seperti rencana yang sudah lama direncanakan?" ucap Jingmi dengan mode seriusnya.


"Jika memang wanita itu dalangnya, apa yang sebenarnya mereka rencanakan?" ucap Mayleen sambil berpikir keras.


"Jika wanita itu bukan dari kekaisaran ini, berarti dia berasal dari suatu tempat di luar kekaisaran ini" batinnya.


"Sebaiknya aku menyuruh Jingmi untuk menyelidiki latar belakang wanita itu" lanjutnya.


"Sepertinya cukup khawatir dengan masalah kali ini, terlihat jelas diwajahnya dan baru kali ini aku melihat nya seserius itu" batin Jingmi.


"Bantu aku menyelidiki wanita itu" ucap Mayleen.


"Baiklah jika itu mau mu, aku pergi dulu" ucap Jingmi lalu menghilang.


"Sebaiknya aku keluar untuk mendinginkan kepala ku, aku sudah lama tidak keluar dari Istana ini" ucap Mayleen.

__ADS_1


Mayleen yang sudah siap dengan pakaian dan penutup wajahnya akhirnya menyelinap diam-diam keluar dari istana tanpa memberitahu kepada siapapun.


Sementara di kediamannya, kaisar sedang berbicara dengan Minghao.


"Malam itu aku benar-benar lepas kendali, bagaimana bisa aku melakukan hal itu" ucap Liu Yaoshan frustasi.


" Apakah anda benar-benar akan mengangkat nona Lian sebagai selir anda, yang mulia?" tanya Minghao.


"Mau bagaimana lagi, wanita itu juga sudah memiliki anakku bersamanya dan aku tidak mungkin membuang keturunan ku" ucap Liu Yaoshan.


"Bagaimana dengan permaisuri? apakah anda sudah membicarakan hal ini dengannya?" tanya Minghao.


Seketika Liu Yaoshan mengingat kejadian terakhir kali dia menemui istrinya itu.


"Dia bahkan tidak menemui ku untuk meminta maaf sampai saat ini, mayleen kau benar-benar wanita yang egois" batin Liu Yaoshan.


"Mungkin saja berita itu sudah sampai ke telinga yang mulia permaisuri" ucap Minghao.


"Aku ingin melihat sampai kapan kau akan mendiami ku seperti ini, mayleen. kau pasti sekarang sedang marah-marah dikediaman mu karena mendengar tentang pernikahan ku" batin Liu Yaoshan dan sekarang dia bahkan tersenyum kemenangan.


"Ada apa sebenarnya dengan yang mulia, dia terlihat agak aneh belakangan ini" batin Minghao.


"Pergilah dan kerjakan tugas mu, Minghao. Aku ingin pernikahan ku dengan Lian segera di laksanakan dan aku ingin pernikahan yang meriah" ucap Liu Yaoshan.


"Pasti wanita itu akan cemburu dengan aku melakukan ini" batin Liu Yaoshan.


Minghao hanya menuruti perintah dari Liu Yaoshan, sang kaisar. dan segera keluar dari ruangan tersebut.


Sementara disebuah kediaman yang sudah lama tidak ditempati karena semua selir telah disingkirkan, ada seorang wanita yang menempati tempat itu sekarang.


"Sepertinya aku benar-benar akan menjadi nyonya ditempat ini, akhirnya aku bisa merasakan kehidupan yang mewah ini berkat bayi ini" ucapnya.


"Haha walaupun sebenarnya anak ini bukan miliknya HAHAHA" batin wanita itu.


---


SEE U NEXT EPISODE GUYS 😘

__ADS_1


__ADS_2