
Setelah mendapat arahan dari kepala pelayan Yenny keluar dengan raut wajah masam karena dia mendapatkan banyak sekali omelan dari kepala pelayan tersebut.
"Akhhh..bisa gila aku jika berlama-lama disini, aku mohon sayang jemput lah aku kembali ketempat mu lagi" batin yenny.
Saat Yenny sibuk berjalan sambil melamun dia menabrak seseorang sehingga membuat orang yang ditabraknya kesal.
"Hey kau perhatikan lah jalan mu, pakai matamu saat berjalan jangan asal menabrak orang" ucap orang tersebut tak lain adalah minghao yang sedang keluar mencari udara segar setelah menyelesaikan tugas-tugasnya dari Liu yaoshan.
Yenny yang tahu di hadapannya itu bukan orang biasa dikerajaan lalu berpura-pura menunduk dan meminta maaf agar tidak ketahuan.
"Ma_maafkan saya tuan saya tidak sengaja" ucap Yenny.
"Sengaja ataupun tidak aku tidak peduli jika kau mengulangi perbuatanmu lagi aku sendiri yang akan menyuruh kepala pelayan mengusir mu dari istana ini" ucap minghao tegas.
"Baik tuan" ucap Yenny sambil membungkuk dihadapan minghao.
Mingaho yang tidak peduli lalu berjalan pergi dari sana sedangkan Yenny masih ditempat nya sambil mengumpati pria itu.
"Ternyata bukan hanya wanita bahkan pria dikerajaan ini sangat menyebalkan, apa diistana ini mereka dilatih bersikap menyebalkan seperti itu" batin yenny.
"Sudahlah ini demi tugas dari tuanku..aku tidak boleh sampai mengacaukan segalanya bisa-bisa aku diusir"batin yenny lalu kembali berjalan kekamar khusus pelayan.
sedangkan mayleen yang telah selesai menanam kembali ke kamarnya dan menyuruh Xue mei menyiapkan air mandinya serta pakaian yang akan dikenakannya.
"Salam yang mulia permaisuri" ucap pengawal didepan kamar permaisuri yang sedang berjaga.
"Apa yang mulia berada didalam?"tanya mayleen datar.
"Iya yang mulia" ucap pengawal tersebut.
Mayleen lalu beranjak masuk kedalam kamarnya dan melihat Liu yaoshan yang sibuk dengan makanan dihadapannya.
"Kau sudah kembali, kemarilah dan makan bersama ku" ucap Liu yaoshan.
"Aku akan makanan nanti, apa kau tidak lihat tanganku sangat kotor" ucap mayleen.
"Tidak apa-apa, kemarilah biar aku saja yang menyuapi mu" ucap Liu yaoshan.
Mayleen awalnya menolak tapi karena paksaan Liu yaoshan dia akhirnya setuju dan duduk disebelah Liu yaoshan.
"Apa kau menyukai masakannya?" tanya liu yaoshan.
"Iya..rasanya lumayan enak" ucap mayleen.
"Pengawal!! ganti makanan ini katakan pada juru masak didapur siapkan makanan yang paling enak" ucap Liu yaoshan.
"Sudahlah, jangan membuang-buang makanan lagi pula ini sudah cukup" ucap mayleen.
"Tapikan rasanya tidak sesuai" ucap Liu yaoshan.
__ADS_1
"Aku kan bilang rasanya lumayan enak..sudah jangan menggantinya aku makan yang ini saja" ucap mayleen.
Liu yaoshan lalu menurut dan kembali menyuapi mayleen.
"Selama ini dia sudah sangat baik kepadaku dan juga sangat peduli padaku, bagaimana jika suatu hari dia mengetahui bahwa aku bukan mayleen yang berasal dari dunia ini" batin mayleen.
"Buka mulut mu may..jangan melamun saat makan" ucap Liu yaoshan sambil mengarahkan makanan kemulut mayleen.
"Aku sudah berada didunia ini sangat lama tetapi jika suatu hari ada keajaiban dan aku bisa kembali kedunia asalku.. bagaimana dengannya" batin mayleen menatap Liu yaoshan.
"Kenapa kau menatapku seperti itu may?"tanya liu yaoshan.
"Tidak apa-apa, dijidatmu ada nyamuk sini aku pukul" ucap mayleen.
"Pelan-pelan ya nanti jidatku sakit" ucap Liu yaoshan.
Mayleen lalu mengarahkan tangannya kejidat Liu yaoshan dan berakhir dengan mayleen memberi kecupan dijidatnya.
"Sudah" ucpa mayleen.
Liu yaoshan diam seribu bahasa setelah mendapat kecupan tiba-tiba dari mayleen.
"Mayleen!! kau selalu saja mencuri kecupan dariku" ucap Liu yaoshan yang tiba-tiba sadar.
"Hehehe tapi kau senangkan?" tanya mayleen.
"Benarkah?lalu kenapa wajahmu menjadi merah merona seperti itu" ucap mayleen menggoda Liu yaoshan.
"Ma_mana ada wajahku merona i..itu karena dikamarmu ini sangat pengap" ucap Liu yaoshan memegang wajahnya.
Mayleen yang gemas dengan tingakah pria itu lalu menangkup wajah Liu yaoshan dengan kedua tangannya lalu mencubit kedua pipinya.
"Benarkah?"tanya mayleen.
"Berhenti may jangan menggodaku lagi" ucap Liu yaoshan dengan wajah cemberut.
Mayleen lalu melepaskan tangannya dari wajah Liu yaoshan dan tertawa terbahak-bahak.
"Hahahhahah kau sangat lucu saat aku menggoda mu lihat wajah mu itu seperti anak kecil, mana wajah mu yang dingin dan datar seperti biasa itu" ucap mayleen.
"Cukup may kau membuatku malu saja" ucap liu yaoshan memalingkan wajahnya.
"Cup cup sini biar aku lihat wajah mu itu" ucap mayleen.
Liu yaoshan tiba-tiba mendapatkan ide untuk menggoda balik mayleen.
"Baiklah kau yang memintanya may" batin Liu yaoshan.
Liu yaoshan lalu berbalik dan mengecup bibir mayleen sekilas sehingga membuat wanita itu terdiam ditempat.
__ADS_1
"Beraninya kau mencuri ciuman dariku" ucap mayleen kesal.
"Bukankah kau yang memulainya? kemarilah" ucap Liu yaoshan.
"Aku tidak mau" ucap mayleen lalu berlari menjauh dari Liu yaoshan.
"Awas saja kau berani mendekati ku akan ku lempar kau keluar dari kediamanku" ucap mayleen.
"Kau tidak akan bisa mengusirku may karena seluruh kerajaan ini ada dibawah kendaliku" ucap Liu yaoshan tersenyum mendekati mayleen.
Mayleen tiba-tiba tersadar bahwa Liu yaoshan bisa berdiri dan sehat-sehat saja dan dia juga tidak mengeluh kesakitan.
"Dasar aku tertipu lagi oleh pria ini" batin mayleen kesal.
"Beraninya kau membohongi aku lihat kau bisa berjalan kan dan bahkan kau berdiri dan tidak terjadi apa-apa" ucap mayleen.
Liu yaoshan yang menyadari hal tersebut mengumpati dirinya didalam hati.
"Bodohnya aku, lihatlah sekarang kebohonganku terbongkar" ucap Liu yaoshan.
"Heh kau masih mau membohongiku ha?" ucap mayleen lalu mendekat dan menjewer telinga Liu yaoshan.
"Aaaa ampun may aku ti_tidak akan mengulanginya" ucap Liu yaoshan kesakitan karena mayleen menarik telinganya.
"Kau sengaja kan bekerja sama dengan tabib tadi untuk membohongi ku" ucap mayleen.
"I_iya aku sengaja itu semua rencana ku" ucap Liu yaoshan.
Mayleen lalu melepaskan jeweran telinga Liu yaoshan dan melipat kedua tangannya didepan dada.
"Apa lagi rencana mu ha?"tanya mayleen.
"Ti_tidak ada" ucap Liu yaoshan dengan cepat sambil menggelengkan kepalanya seperti anak kecil yang sedang dimarahi ibunya.
"Awas saja kau berani membohongiku lagi, aku akan menyuruhmu kembali ke kediaman mu" ucap mayleen.
"Berarti aku boleh tinggal dikediaman mu kan?"tanya liu dengan mata puppy eyes.
Mayleen terpaksa menerimanya karena dia tidak bisa menolak suaminya jika sudah memasang wajah seperti itu.
"Boleh, tapi ingat kau tidak boleh terus-terusan seperti ini kau adalah seorang kaisar jadi jalankan juga tugasmu selayaknya dengan posisimu itu" ucap mayleen.
"Baik istriku" ucap Liu yaoshan sambil tersenyum manis kearah mayleen.
...**Jika kalian tertarik pada ceritanya jangan lupa untuk like, komen, dan vote....
See you again◉‿◉
bye bye(. ❛ ᴗ ❛**.)
__ADS_1