Time Travel: The Goddess Of Death

Time Travel: The Goddess Of Death
67. Episode 67


__ADS_3

Sesampainya Xue mei dikediaman Liu yaoshan dia meminta izin untuk memberikan pesan kepada yang mulia kaisar dari permaisuri, dia lalu diizinkan dan masuk menemui Liu yaoshan diruang kerjanya.


"Salam Yang mulia" ucap Xue mei.


"Ada apa kau kemari?"Tanya Liu yaoshan.


"Hamba ingin menyampaikan pesan dari Yang mulia permaisuri yang mulia" ucap Xue mei.


"Apa itu?"tanya Liu yaoshan.


Xue mei lalu menceritakan semua kejadian Yang terjadi saat para pengawal melihat Liu yaoshan membawa seseorang Yang membuat banyak orang Salah paham.


Tok tok


"Masuk" ucap Liu yaoshan.


"Salam Yang mulia apa anda membutuhkan sesuatu?"Tanya minghao orang Yang baru datang itu.


"Kau datang diwaktu Yang tepat minghao" ucap Liu yaoshan.


"Apa yang perlu saya lakukan untuk anda Yang mulia" ucap minghao.


"Urus para pengawal halaman belakang itu Karena telah membuat banyak orang Salah paham" ucap Liu yaoshan.


"Baik Yang mulia" ucap minghao.


"Katakan pada mayleen bahwa Aku akan membuat sebuah perayaan kecil agar semua orang percaya permaisuri Masih ada diistana" ucap Liu yaoshan.


"Kalau begitu saya pamit Yang mulia" ucap Xue mei membungkuk lalu keluar Dari ruang kerja Liu yaoshan.


Sementara mayleen sudah menunggu Xue mei dikamarnya.


"Kenapa dia sangat lama sih, kemana semua pelayan dikediaman Ku ini" ucap mayleen.


"May..may.." panggil seseorang Dari luar jendela mayleen dengan suara Yang pelan.


"Siapa itu?"Tanya mayleen.


"Ini aku Zhixin" ucap orang Yang berada diluar jendela tak lain adalah Zhixin.


"Kenapa kau menyusulku kemari?"Tanya mayleen.


"Ini perintah dari jingmi, dia menyuruhku mengawasimu Dari jauh dan selalu membantumu" ucap Zhixin.


"Hey Aku tidak lemah jadi Aku tidak memerlukan bantuanmu selagi Aku tidak memerlukannya" ucap mayleen.


"Ayolah may turuti saja keinginan jingmi dia mengatakan bahwa Aku tidak boleh kembali kalau Aku tidak menjagamu dengan baik" ucap Zhixin.


"Terserah tapi hanya Dari jauh kau boleh mengawasiku" ucap mayleen.


"Apa Aku boleh beristirahat ditempatmu sebentar?"Tanya Zhixin.

__ADS_1


"Tentu saja..tidak boleh" ucap mayleen Yang awalnya membuat senyum merekah Dari wajah Zhixin kini kembali cemberut.


"Aku Mohon may, Aku sangat lelah Karena Aku menghabiskan banyak energiku untuk sampai kemari" ucap Zhixin.


"Apa kau mau Aku mengadukan mu yang tidak becus ini kepada jingmi?"Tanya mayleen dengan senyum miring.


"Huuhff.. baiklah-baiklah kalau begitu Aku akan mencari tempat beristirahat yang dekat denganmu?"Tanya Zhixin.


"Pergilah" ucap mayleen.


Setelah Zhixin pergi, Xue mei datang.


"Kak Yang mulia kaisar berkata bahwa dia Akan mengadukan sebuah pesta kecil untuk menyelesaikan kesalapahaman Yang terjadi diistana" ucap Xue mei.


"Terserah padanya, kalau begitu siapkan makanan untukku" ucap mayleen.


"Oh ya tunggu dulu, kemana semua pelayan Yang bertugas dikediamanku?"Tanya mayleen.


"Mereka semua dipindah tugaskan untuk membersihkan halaman depan Istana Yang mulia" ucap Xue mei.


"Kenapa?"Tanya mayleen.


"Yang mulia berkata bahwa mereka dipindahkan agar tidak ada Yang curiga bahwa anda tidak berada diistana" ucap Xue mei.


"Oh kalau begitu pergilah" ucap mayleen.


Tanpa disadari oleh mayleen seseorang sedang mengawasinya dari balik pintunya dan setelah itu pergi dan menghilang dalam sekejab.


"Lebih baik Aku menunggu Xue mei membawakan makanan untukku, tapi apa Yang harus kulakukan sambil menunggunya" ucap mayleen sambil bolak balik didekat tempat tidurnya.


Semenatara dibalik tembok seseorang mengendap-ngendap keluar dari kediaman mayleen dengan memakai pakaian berwarna hitam dan penutup wajah.


"Untung saja Aku tidak ketahuan, sebaiknya aku secepatnya pergi dari sini sebelum ketahuan" ucap orang itu Yang tak lain adalah tangan kanan Tuoli.


Ditempat lain seseorang sedang duduk dikursi kebesarannya Karena menunggu informasi dari bawahannya.


"Salam tuan seseorang datang menemui anda" ucap bawahannya.


"Persilahkan dia masuk" ucap Tuoli.


Orang itu keluar lalu mempersilahkan tangan kanan Tuoli tadi masuk kedalam ruangan.


"Salam tuan" ucap orang itu.


"Ada berita baik apa Yang ingin kau sampaikan" ucap Tuoli.


"Ada berita baik tuan, dikediaman wanita Yang anda perintahkan sedang kosong tuan wanita itu bukan tipe permaisuri Yang seperti biasanya dia dengan mudah bisa keluar masuk Dari istana tanpa sepengetahuan siapa pun" ucap orang itu.


"Menarik, carikan seorang gadis dan perintahkan gadis itu untuk menyelinap keistana dan dia harus menjadi salah satu bawahan wanita itu" ucap Tuoli.


"Baik tuan, bagaimana jika anda mengirim Salah satu wanita simpanan anda" ucap orang itu.

__ADS_1


"Biarkan Yenny pergi keistana dan jangan sampai ada Yang curiga dengannya" ucap Tuoli.


"Kenapa anda ingin wanita licik itu Yang menjadi salah satu pelayan permaisuri diistana itu" ucap orang itu.


"Karena dia wanita Yang Aku percaya untuk melakukan tugas ini" ucap Tuoli.


"Pengawal masuk" teriak tuoli.


"Ada apa tuan?"Tanya dua pengawal tersebut masuk dan membungkuk pada Tuoli.


"Katakan pada Yenny Aku memintanya datang keruanganku sekarang juga" ucap Tuoli.


"Baik tuan, kalau begitu Kami pamit" ucap keduanya kembali membungkuk dan keluar Dari ruangan Tuoli.


"Apa anda tidak memikirkan resiko jika Nona Yenny pergi keistana itu Dan sampai ketahuan Dan pada akhirnya dia disuruh mengaku dan Liu yaoshan tau bahwa Kita Yang berada dibalik semua ini" ucap orang itu.


"Kau selalu saja memikirkan hal Yang terlalu jauh, Kita belum memulai permainan ini tapi kau sudah mendunga-duga hal yang tidak akan pernah terjadi" ucap Tuoli


"Ini hanya kemungkinan saja tuan, jika Nona Yenny tertangkap dan buka mulut" ucap orang itu.


"Tenang saja dia tidak akan melakukan itu karena..." ucap Tuoli terpotong Karena Yenny sudah menerobos masuk kedalam ruangannya.


"Sayang Ada apa kau memanggilku?"Tanya Yenny sambil berjalan lenggak lenggok kepangkuan Tuoli.


"Kemarilah sayang Aku mempunyai tugas khusus untukmu" ucap Tuoli.


"Apa itu sayang?"Tanya Yenny.


Tuoli lalu menceritakan rencananya bahwa dia ingin Yenny masuk keistana Liu yaoshan dan mengawasi seorang permaisuri.


"Aku tidak mau" ucap Yenny.


"Apa kau ingin diusir dari tempat ini dan menjadi gelandangan seperti sebelum kau bertemu denganku" ucap Tuoli.


"Ta_tapi Ada hubungan apa kau dengan wanita itu sayang?"Tanya Yenny.


"Jangan pikirkan hal lain Yenny, Aku tidak mempunyai hubungan apa pun dengan wanita itu aku saja tidak mengenalnya Karena ini tugas dari ketua" ucap Tuoli.


"Kenapa kau selalu saja menuruti permintaan ketua-ketua itu sih" ucap Yenny.


"Jaga ucapanmu Yenny, ketua adalah orang Yang harus kau hormati dan perintahnya adalah tugasku jadi jangan pernah kau menghinanya" ucap Tuoli.


"Cih..baiklah Aku akan menuruti sesuai dengan keinginan mu tapi sebelum itu kau harus mengirim Kan banyak hadiah kekamarku" ucap Yenny.


"Kau Akan mendapatkan hadiah apa pun Yang kau mau jika kau berhasil menyelesaikan misi Kali ini" ucap Tuoli.


**Jika kalian tertarik pada ceritanya jangan lupa Di like komen dan vote (✿^‿^)


See you next time (。•̀ᴗ-)✧


Bye-bye(〃゚3゚**〃)

__ADS_1


__ADS_2