Time Travel: The Goddess Of Death

Time Travel: The Goddess Of Death
45. Episode 45


__ADS_3

"Sepertinya desa ini semakin berkembang, padahal dulu desa ini sempat terjadi kekacauan" ucap Liu yaoshan.


"Kekacauan apa? " tanya mayleen.


"Katanya seorang anak kepala desa disini telah kembali setelah sekian lama dan sangat banyak gadis yang menyukai nya, tetapi yang jelas aku lebih tampan darinya" ucap Liu yaoshan.


"Jangan bercanda, terus apa yang terjadi hingga terjadi kekacau? " tanya mayleen.


"Dari cerita yang ku dengar pemuda itu mencintai seorang gadis dari desa ini tetapi tidak tau apa yang terjadi kepada kedua orang itu lagi, yang jelas banyak yang tidak menyetujui hubungan mereka hanya karena wanita itu seorang gadis miskin" ucap Liu yaoshan.


"Kau ini ternyata pria yang suka bergosip ya" ucap mayleen menahan tawanya.


"Aku tidak seperti itu, aku hanya mendengar cerita-cerita ini dari pelayan yang bergosip di istana" ucap Liu yaoshan.


"Benarkah? " tanya mayleen pura-pura tidak percaya.


"Tapi tunggu cerita itu hampir sama dengan cerita kakek sialan waktu itu" ucap mayleen.


"Kenapa kau jadi pendendam sekali kepada kakek itu Hahaha" ucap Liu yaoshan tertawa.


"Tentu saja karena dia berani menipuku dengan ceritanya itu" ucap mayleen.


"Baiklah-baiklah ayo kita masuk kalau tidak kita akan di Kira penjaga gerbang ini hahaha" ucap Liu yaoshan.


Mereka lalu memasuki gerbang itu, banyak orang yang memandang aneh kepada mereka tetapi Ada juga yang kagum pada mayleen dan Liu yaoshan.


"Siapa mereka, baru kali ini aku melihat mereka di desa ini"


"Sepertinya mereka dari keluarga terpandang"


"Pria itu sangat tampan dan wanita itu sangat cantik, mereka pasangan yang serasi"


"Kita harus mengusir mereka dari desa ini, mungkin mereka akan membuat kekacauan jika mereka datang ke desa ini seperti beberapa tahun yang lalu" ucap seorang nenek tua tidak suka melihat kedatangan mereka.


Liu yaoshan dan mayleen tidak memperdulikan orang-orang yang berbicara tentang mereka, mereka hanya ingin agar cepat menyelesaikan kasus gelang ini.


"Sepertinya kita harus mencari penginapan didesa ini untuk tempat tinggal sementara kita" ucap mayleen.


"Baiklah, aku akan ber tanya pada ibu itu" ucap Liu yaoshan.


Liu yaoshan kemudian turun dari kudanya dan berjalan kearah ibu-ibu yang sedang menjual makanan manis disana.


"Permisi, apa ada penginapan yang terdekat dari sini" ucap Liu yaoshan.


"Ma.. maaf tuan, anda siapa? " tanya ibu itu.


"Anda tidak perlu tahu siapa saya, yang saya butuhkan jawaban anda" ucap Liu yaoshan datar.


"Aa.aada tuan.. di ujung jalan sana" ucab ibu itu ketakutan melihat Liu yaoshan.

__ADS_1


Liu yaoshan langsung pergi dari sana tanpa memperdulikan ibu itu dan berjalan kearah mayleen dan menaiki kembali kudanya.


"Apa yang ibu itu bilang? " tanya mayleen.


"Di ujung sana katanya Ada sebuah penginapan, ayo kita kesana" ucap Liu yaoshan.


Setelah itu mereka pergi ke tempat yang di katakan oleh ibu tadi dan ternyata pemilik dari penginapan itu adalah seorang nenek tua dan memiliki cucu kembar seorang pria dan wanita.


"Permisi nyonya, apa masih Ada kamar yang kosong? " tanya mayleen.


"Tidak Ada" ucap nenek itu dengan nada tidak suka.


"Sepertinya anda berbohong, apa saya mengenal dan memiliki salah kepada anda sehingga membuat anda tidak menyukai saya" ucap mayleen datar.


"Tenang mayleen, kita disini untuk mencari tempat untuk beristirahat jadi jangan mencari masalah dengan pemilik nya" ucap Liu yaoshan.


"Dasar anak yang tidak sopan" ucap nenek itu.


"Maaf nyonya tapi sepertinya anda yang membuat istri saya berperilaku seperti itu" ucap Liu yaoshan.


"Iii.. istri? " ucap nenek itu heran.


"Iya, benar dia istri saya memang nya Ada apa? "tanya Liu yaoshan.


" Maaf tuan sepertinya saya salah mengenali orang" ucap nenek itu menunduk.


"Ada apa dengan nenek itu? apa dia mengenali aku? tetapi sepertinya aku tidak pernah bertemu dengannya" batin mayleen.


"Ada nak" ucap nenek itu mengantar mayleen dan Liu yaoshan ke kamar tempat mereka menginap.


"Dasar pembohong katanya tadi tidak ada, lalu ketika di tanya ulang sama pria ini dia langsung bilang ada" kesal mayleen dalam hati menatap tajam nenek tua itu.


"Sayang jangan seperti itu, sepertinya kau membuat nenek itu jadi takut" bisik Liu yaoshan.


"Biar saja, berani-beraninya dia membohongiku. tidak Ada bedanya dia dengan kakek sialan itu" ucap mayleen.


"Sudah may, aku merasa tidak enak dengan nenek itu" ucap Liu yaoshan.


"Biar saja dia dengar, agar dia tidak seenaknya saja" ucap mayleen.


"Maaf atas ucapan saya tadi nak" ucap nenek itu.


"Ma.. maaf nyonya sepertinya istri saya masih marah dengan ucapan anda tadi" ucap Liu yaoshan.


"Tidak apa-apa, sekali lagi saya minta maaf nak. kalau begitu saya pergi dulu kalau Ada yang kalian butuhkan, kalian bisa mencari ku atau cucu ku" ucap nenek itu berbalik dan pergi.


Setelah nenek itu pergi, mayleen dan Liu yaoshan masuk ke dalam kamar.


"Sepertinya kita perlu menyewa dua kamar" ucap mayleen.

__ADS_1


"Untuk siapa? " tanya Liu yaoshan.


"Untukku, lihatlah tempat tidurnya hanya muat satu orang saja kita berdua tidak akan cukup disana" ucap mayleen.


"Tidak perlu menyewa dua kamar dan tidur kau saja disana" ucap Liu yaoshan.


"Kalau begitu, kau tidur dimana? " tanya mayleen.


"Tentu saja tidur di sebelah mu" ucap Liu yaoshan.


Mayleen tidak menjawab lagi perkataan Liu yaoshan, dia tahu jika orang itu sangat tidak mau mengalah jika karena keadaan yang penting.


"Aku sangat lapar, ayo keluar dan pergi mencari makan" ucap mayleen.


"Kau tidak perlu keluar, aku saja yang mencari makanan untukmu, tunggu saja" ucap Liu yaoshan.


"Kenapa aku tidak boleh ikut? " tanya mayleen.


Sebenarnya Liu yaoshan sewaktu datang ke desa ini tidak sengaja melihat banyak pria yang mengagumi kecantikan mayleen dari atas kuda.


"May ayolah turuti saja permintaanku ya" ucap Liu yaoshan dengan tatapan me mohon.


"Baiklah, kalau begitu pergi dan cepat lah kembali kalau tidak aku akan mati kelaparan disini" ucap mayleen.


Setelah Liu yaoshan pergi, mayleen kembali masuk dan membersihkannya dirinya yang belum mandi satu dua hari.


"Ahh... akhirnya aku merasa segar kembali" ucapnya setelah merendamkan tubuhnya.


Beberapa saat kemudian setelah dia selesai mandi, dia penasaran dengan keadaan istana nya dan adiknya dia lalu memanggil jingmi karena Ada hal juga yang harus dia bicarakan.


"Ada apa memanggil ku hingga kemari may? " tanya jingmi.


"Bagaimana keadaan disana dan bagaimana keadaan mereka? " tanya mayleen.


"semuanya baik-baik saja dan mereka juga baik-baik saja" ucap jingmi.


"Baguslah, sekarang Ada tugas yang harus kau lakukan" ucap mayleen.


"Apa itu? " tanya jingmi lalu mayleen membisikkan sesuatu ke telinganya.


"Baiklah, kalau begitu aku pergi dulu" ucap jingmi kemudian menghilang.


Beberapa saat setelah kepergiaan jingmi Liu yaoshan datang dengan membawa beberapa bungkusan yang berisi makanan untuknya dan mayleen.


**Jika kalian suka pada ceritanya jangan lupa di like komen dan divote ya😊


Salam dari author πŸ™


Love you all πŸ˜πŸ˜˜πŸ˜™πŸ˜—πŸ€—

__ADS_1


See you next time πŸ•Šβ°


Bye Ω©(ര̀ᴗര́)ᡇʸᡉ πŸš΄δΈ‰πŸš΄δΈ‰πŸ‘‹**


__ADS_2