Time Travel: The Goddess Of Death

Time Travel: The Goddess Of Death
27. Episode 27


__ADS_3

Setibanya disana, dia hanya menonton melihat perdebatan dari bawahannya dari jauh.


"Sepertinya mereka tidak bermaksud mencari masalah may" ucap Bao yu.


"Kemana jingmi? " tanya mayleen.


"Untuk apa kau mencari nya? " tanya Bao yu.


"Suruh dia mengurus masalah kecil itu, aku tentu saja tidak mau bertemu dengannya" ucap mayleen.


"Siapa yang kau maksud? " tanya Bao yu.


"Siapa lagi kalau bukan pemimpinnya itu, apa kau tau apa yang ingin dia ambil hingga jauh-jauh kemari" ucap mayleen.


"Bicaralah yang jelas aku tidak mengerti yang kau maksud" ucap Bao yu bingung.


"Lihat sajalah nanti kau akan tahu sendiri" ucap mayleen.


"Ada apa kau mencariku may" ucap jingmi tiba-tiba berada disamping mayleen.


"Urus itu" ucap mayleen menunjuk kearah gerombolan orang.


"Aku merasa Ada yang aneh di antara para orang-orang disana may" ucap jingmi.


"Jika kau penasaran pergilah kesana dan atasi masalahnya, lalu suruh mereka pergi dari hutan ini" ucap mayleen.


"Baiklah, tetapi kenapa aku merasa Ada aura yang sangat kuat dari Sana may, membuatku merinding saja" ucap jingmi.


"Haihh... cepatlah jangan takut aku akan memantaumu dari sini" ucap mayleen.


Lalu jingmi berjalan kearah gerombolan orang itu.


"Ada apa ini? " tanya jingmi datar.


"Maaf tuan mereka ingin menemui queen" ucap bawahan yang menjaga disebelah barat.


Mayleen sengaja menyuruh bawahannya memanggilnya "Queen" dan tidak menggunakann namanya seperti biasa jika Ada orang lain agar identitasnya tetap tertutup.


"Kenapa kalian ingin bertemu dengannya? " tanya jingmi.


"Tuan kami ingin bertemu dengannya" ucap bawahan pria yang ingin bertemu mayleen yang tak lain adalah Liu Yaoshan


"Siapa tuan kalian?Dimana dia? " tanya jingmi.


"Kau tidak perlu tau dimana dia, sekarang panggilkan dia" ucapnya.


"Sepertinya tuan mu seorang pengecut yang hanya bisa bersembunyi" ucap jingmi.


"Beraninya kau menghina tuan kami" ucap bawahan Liu Yaoshan menarik pedangnya.


"Jangan macam-macam kau di daerah kami, jika tuanmu itu ingin bertemu dengan tuan kami kenapa dia tidak ada" ucap jingmi datar.


Sementara mayleen dan Bao yu sedang mengawasi pergerakan mereka dari jauh.


"Bao yu sepertinya mereka mulai emosi dengan perkataan Jingmi" ucap mayleen.


"Ya.. apa kau benar-benar tidak ingin bertemu dengan tuan mereka? " tanya Bao yu.


"Tidak, mungkin tuan mereka sebentar lagi akan menunjukan dirinya" ucap mayleen.


"May apa kau merasa Ada yang tidak beres disekeliling kita" ucap Bao yu.


"Ya aku merasa Ada aura yang sangat kuat menyelimutiku" ucap mayleen.


"Hai sayang lama tidak berjumpa" tanya pria berambut hitam dengan mata merah menyalanya tetapi dia tidak menampakkan dirinya.


"Apa kau mendengar itu Bao yu? sepertinya Ada orang yang sedang membisikkan sesuatu ditelingaku" ucap mayleen.


"Tubuhku tidak dapat digerakkan may" ucap Bao yu.

__ADS_1


" aku merasa tubuhku juga tidak dapat bergerak, sepertinya Ada yang diam-diam mengunci pergerakan tubuhku" ucap mayleen yang berusaha bergerak.


" kalian tidak bisa kemana-mana sekarang" ucap Liu Yaoshan tersebut menampakkan dirinya didepan mayleen dan Bao yu.


"Dia raja iblis yang sudah lama menghilangkan, kenapa dia bisa berada disini bahkan kita tidak pernah membuat masalah dengannya" ucap Bao yu dalam hati yang dapat didengar oleh mayleen, dia tidak dapat mengenali Liu Yaoshan dengan penampilan aslinya berbeda dengan mayleen dia sudah tahu dari awal.


"Kau!! Kenapa kau melakukan ini lepaskan!!" teriak mayleen menatap tajam pria dihadapan nya.


"Kenapa sayang? apa kau ingin kabur lagi" ucap Liu Yaoshan berjalan kearah mayleen.


"sayang kau tidak dapat kemana-mana lagi sekarang, aku akan membawamu pulang" lanjutnya memegang wajah yang selama ini dia rindukan.


"Lepaskan tanganmu itu" ucap mayleen datar.


"Kenapa? apa kau tidak menyukai jika suamimu memegang wajah mu" ucap Liu Yaoshan menatap tajam mayleen.


"Apa maksud perkataannya mayleen? " tanya Bao yu dalam hati dia kesal karena sedari tadi ucapannya tidak dipedulikan oleh mayleen.


"Dia Liu Yaoshan, pertujukan yang ingin ku perlihatkan padamu tadi gagal karena dia lebih dahulu muncul dihadapan kita" ucap mayleen dalam hati.


"Jadi raja iblis itu Liu Yaoshan suamimu? kenapa kau tidak pernah memberitahuku" ucap Bao yu.


"Sekarang kau sudah tahu" ucap mayleen.


"Huh.. kau ini benar-benar, sekarang aku tidak dapat membantumu" ucap Bao yu.


" ayo kabur sekarang, dia sudah melepaskan kita dari kekuatan pengunci tubuh miliknya"ucap mayleen.


"Aku tidak bisa, urus lah sendiri urusan antara kalian berdua mungkin dia sedang marah karena kau tidak pulang-pulang juga hahaha" ucap Bao yu lalu menghilang.


"Dasar burung sialan!! tunggu saja kau" ucap mayleen.


" Kenapa kau hanya diam" ucap Liu Yaoshan kesal karena tidak dipedulikan sama sekali.


" Diam lah aku tidak menyukai ocehanmu itu"ucap mayleen malas.


"Kau semakin berani " ucap Liu Yaoshan dengan senyum yang sulit diartikan lalu mengangkat tubuh kecil mayleen seperti mengangkat karung beras.


"Tenanglah aku akan membawamu ku suatu tempat yang belum kau kunjungi" ucap Liu Yaoshan.


"Hey urusan disana belum selesai, kenapa kau membawa banyak orang segala" ucap mayleen.


"Itu sengaja ku lakukan untuk mengalihkan perhatiannya mereka, agar aku bisa menangkapmu lebih cepat dan tidak Ada halangan, tenanglah aku sudah menyuruh bawahanku untuk menyuruh mereka kembali" ucap Liu Yaoshan.


"Kalau begitu lepaskan aku, aku bisa berjalan sendiri" ucap mayleen.


"Baik tapi aku harus menggenggam tanganmu agar kau tidak kabur " ucap Liu Yaoshan.


"Aku tidak akan kabur, jadi jauh-jauhlah dari ki" ucap mayleen.


"Tidak akan kau sudah membodohiku waktu itu, kali ini tidak akan terulang lagi" ucap Liu Yaoshan menarik paksa tangan mayleen.


Lalu Liu Yaoshan membawa mayleen keistananya, disana bagaikan dunia lain menurut mayleen orang-orang disana sangat aneh. tatapan mereka semua tertuju pada Liu Yaoshan karena baru kali ini raja mereka membawa seorang gadis kekerajaannya.


"Dimana ini ? " tanya meyleen.


"Ini adalah tempat asal ku" ucap Liu Yaoshan menatap mayleen.


"Jadi kau membawa ku kerajaanmu?" tanya mayleen.


"Ya, apa kau menyukainya? " tanya Liu Yaoshan.


"Tidak" balas mayleen singkat.


"Sudah kuduga dirinya dan aku memang tidak ditakdirkan bersama, kami memiliki dunia yang berbeda dan urusan masing-masing" ucap mayleen dalam hati.


"Kenapa? " tanya Liu Yaoshan.


"Sudahlah aku ingin kembali dan beristirahat" ucap mayleen.

__ADS_1


"Kita akan beristirahat disini" ucap Liu Yaoshan.


"Terserah padamu, dimana untuk ku? " ucap mayleen.


"Kita akan tidur bersama dikamarku" ucap Liu Yaoshan.


"Tidak mau" ucap mayleen.


"Kau harus tidur bersamaku, kau sudah bersalah karena kau meninggalkan ku begitu lama" ucap Liu Yaoshan.


"Hanya satu bulankan buka setahun" ucap mayleen.


Lalu Liu Yaoshan tetap pada keputusannya, dia membawa mayleen kekamarnya.


"Wahh.. kamar ini sangat luas, ahh tempat tidur tunggu aku akan segera ke sana" ucap mayleen takjub melihat kamar Liu Yaoshan sangat luas lalu berlari kearah tempat tidurnya.


"Ahh akhirnya aku bisa beristirahat" ucap mayleen melentangkan kedua tangan nya ditempat tidur Liu Yaoshan.


"Istirahatlah aku ingin mandi" ucap Liu Yaoshan.


Setelah beberapa lama mayleen hanya tidur-tidur dan memainkan pisau kecil nya.


"Tunggu kau Bao yu aku akan mencincangmu dengan pisau kecil ini hahah" ucap mayleen. Dia sangat kesal karena Bao yu meninggalkannya hingga dia harus pulang bersama Liu Yaoshan.


"Tapi disini semua nya sangat aneh, pelayan-pelayan itu hanya diam dan tidak berbicara bahkan tatapan mereka saat kami datang seakan k" pikir mayleen memutar-mutar pisau ditangannya.


"Hey kenapa kau belum tidur? apa kau menungguku? " tanya Liu Yaoshan yang baru selesai mandi hingga membuyarkan lamunan mayleen.


"Hey pakai bajumu dengan benar Sana" ucap mayleen.


"Kenapa apa kau tergoda dengan badan ku ini" ucap Liu Yaoshan berjalan ketempat tidur.


"Jangan macam-macam atau.. " ucap mayleen memutar-mutar pisau nya dihadapan Liu Yaoshan.


"Apa kau berani membunuh suamimu sayang" ucap Liu Yaoshan yang tetap duduk disebelah mayleen.


"Kenapa tidak? itu adalah Keberuntungan untuk ku" ucap mayleen.


"Kalau begitu cobalah" ucap Liu Yaoshan.


Lalu mayleen berpikir Sejenak dan mencerna kata-kata Liu Yaoshan.


"Aku tidak mau, aku malas melihat mu" ucap nya lalu membaringkan kembali tubuh nya dan membelakangi Liu Yaoshan.


"Kau tidak mungkin bisa melukai ku sayang, jika memang kau berniat, sudah pasti kau akan melukai ku tadi" ucap Liu Yaoshan dalam hati.


Dia ikut tertidur disebelah mayleen, lalu membalikkan tubuh mayleen.


"Hey berbaliklah, jangan membelakangi ku" ucap Liu Yaoshan.


"Tidak mau" ucap mayleen.


"Kau ini selalu saja menolakku, aku sakit hati lo" ucap Liu Yaoshan.


"Aku tidak peduli" ucap mayleen.


Liu Yaoshan geram, lalu membalikkan tubuh mayleen secara paksa dan menghadap kepadanya.


"Hey jangan menggangu ku" ucap mayleen kesal.


Liu Yaoshan lalu memeluknya, dia sangat merindukan mayleen semenjak dia tidak pulang-pulang.


"Aku sangat merindukanmu" ucap Liu Yaoshan.


Mayleen tidak memberontak di dalam pelukan Liu Yaoshan, dia merasa nyaman dengan tubuhnya yang hangat dipeluk oleh Liu Yaoshan.


**Jika kalian suka pada ceritanya jangan lupa di like, komen dan divote 😊


See you next time... ⏰

__ADS_1


Love you all πŸ˜πŸ˜˜πŸ˜™πŸ˜—πŸ€—


Bye Ω©(ര̀ᴗര́)ᡇʸᡉ πŸš΄δΈ‰πŸ‘‹**


__ADS_2