
"Apa yang terjadi kenapa nenek tergeletak di tanah? " tanya kakak jiao di belum tahu apa-apa karena saat dia ingin pulang dia di culik oleh bawahan Liu yaoshan.
Mayleen lalu menceritakan semua yang terjadi pada ketiga orang tersebut sehingga membuat ketiga nya tahu semua kebenaran aslinya.
"Maafkan kakak jiao karena tidak pernah membantu mu selama kau di siksa dan di kurung di gudang" ucap kakaknya.
"Jangan meminta maaf kak, aku tahu selama ini kau diam-diam membantu ku bahkan saat nenek yang dirasuki iblis itu ingin membunuh ku" ucap jiao.
"Sudah-sudah jangan saling menyalahkan, sekarang semuanya sudah baik-baik saja aku dan shan besok akan pulang ke tempat asal kami karena hari ini hari ini adalah hari yang sangat melelahkan"ucap mayleen.
" Terima kasih tuan dan nona, kami sangat berhutang budi pada kalian. kalian adalah penyelamat kami semoga suatu saat kami dapat berbalas budi kepada kalian " ucap jiao mewakili keduanya.
"Kalian bisa membalas budi terhadap kami sekarang" ucap mayleen.
"Bagaimana caranya nona? aku akan melakukan apa pun yang kalian perintahkan" ucap nuwa dan di angguki oleh yang lain.
"Aku ingin mulai sekarang kalian saling menjaga satu sama lain, benarkan shan? " tanya mayleen sambil menyenggol Liu yaoshan dengan sudut sikunyan.
"Iya, apa pun yang di kata kan oleh istriku itu juga keputasan ku" ucap Liu yaoshan.
"Kami sangat beruntung bisa bertemu dengan orang seperti kalian, kalian bagaikan dewa dan dewi yang di turun kan dari langit untuk menolong kami" ucap kakak jiao.
"Kalau begitu kami akan kembali ke kamar, kalian pasti juga lelah kembali lah dan beristirahat" ucap mayleen.
Setelah itu mereka semua kembali ke tempat Masing-masing untuk beristirahat karena hari ini merupakan hari yang sangat melelahkan.
โข
โข
Keesokan pagi nya Liu yaoshan dan mayleen sudah bersiap-siap untuk kembali ke istananya. mereka berdua telah menaiki kuda dan melajukan kudanya keluar dari desa.
Sementara istana di tengah hutan kematian, jingmi, Li, dan bao yu serta jieru dan nuan nuan sedang berlatih seperti yang di perintahkan oleh mayleen.
"Kapan kak may akan kembali kak?" tanya jieru pada Jingmi.
"Sebentar lagi dia akan kembali dan akan terjadi pertunjukan yang menarik" ucap Jingmi.
"Maksud kak Jingmi apa? apa yang menarik? " tanya jieru.
"Kau mau tahu? " tanya Jingmi dan di balas anggukan oleh jieru.
"Kau tahu siapa yang mencelakaimu saat perjalanan menuju ke sekolah baru mu? " tanya Jingmi.
__ADS_1
"Tidak, aku tidak tahu" ucap jieru dengan wajah menunduk ke bawah.
"Apa yang akan kau lakukan jika kau mengetahui siapa yang menyerang mu? " tanya Jingmi.
"Aku ingin membalas kan dendam ku terhadap orang itu" ucap jieru.
"Dengan cara apa kau ingin membalas dendam? " tanya Li yang tiba-tiba datang.
"Aku tidak tahu" ucap jieru.
"Untuk apa aku Melatih mu selama ini? " tanya Jingmi.
"Untuk melindungi diri ku dari orang jahat" ucap jieru polos.
"Hanya untuk itu? " tanya Jingmi.
"Iya, apa aku bisa menggunakan ilmu yang kakak ajar kan untuk membalas dendam? " tanya jieru.
"Kau bisa menggunakan ilmu yang ku ajar kan jika itu untuk kebenaran, tetapi jika kau berjalan di arah yang salah bukan kami yang akan kau hadapi tetapi kakak mu mayleen" ucap Li dan di angguki oleh Jingmi.
"Baiklah aku mengerti, tetapi aku penasaran kenapa kak Li dan kak jingmi sangat patuh terhadap kak may? " tanya jieru.
" may adalah tuan kami dan hidup kami tergantung darinya, alasan kami berada di sini karena kami saling membutuhkan satu sama lain" ucap Jingmi.
"Seperti nya bukan kau yang akan melindungi may tetapi sebaliknya mayleen lah yang akan selalu melindungi mu sekaligus semua orang terdekat nya" batin Li.
Liu yaoshan dan mayleen yang tengah dalam perjalanan pulang, tiba-tiba mayleen mengingat sesuatu.
"Tunggu dulu sepertinya sekarang waktu yang tepat untuk membawa nya" ucap mayleen.
"Shan berhenti!! " teriak mayleen.
"Ada apa? kenapa berhenti di tengah perjalanan seperti ini" ucap Liu yaoshan.
"Seperti kita tidak usah kembali ke istana sekarang, aku akan membawa mu ke suatu tempat, ikuti aku" ucap mayleen lalu melajukan kudanya dengan sangat Kencang.
"Kemana kita akan pergi, beritahu aku dulu" ucap Liu yaoshan tak kalah cepat nya dengan mayleen.
"Lihat saja nanti jika kita sudah sampai" ucap mayleen.
Mereka berdua lalu melajukan kudanya dengan kecepatan sangat-sangat kencang, membuat kuda tersebut ambruk di tengah perjalanan yang masih melewati padang rumput yang luas karena tidak dapat mengimbangi kecepatan mereka.
"Apa telah kita lakukan ? karena terlalu ber semangat kuda-kudanya sampai sekarat karena kelelahan" ucap mayleen.
__ADS_1
"Benar kata mu pada hal kuda ini adalah kuda terbaik di istana" ucap Liu yaoshan.
Mayleen yang tak punya jalan lain terpaksa memanggil bao yu hingga tak lama kemudian angin sangat Kencang datang dan turun lah bao yu dalam wujud burung yang sangat besar.
"Aku akan pergi bersama jieru, mana hewan spirit punya mu? " ucap mayleen lalu melompat ke atas bao yu.
"Aku penasaran hewan spirit apa yang dia punya" batin mayleen.
"Apa sampai sekarang kau tidak mau mengeluarkan hewan spirit mu? Apa kau memilih untuk jalan" ucap mayleen.
"Aku takut jika aku mengeluarkan hewan spirit ku akan mengundang kedatangan nya hewan lainnya" ucap Liu yaoshan.
"Maksudmu? " heran mayleen.
"Apa kau pernah mendengar hewan spirit yang menghilang ribuan tahun yang lalu? " tanya Liu yaoshan.
"Aku tahu itu, dia adalah seekor naga raksasa yang dulu menghancurkan sebuah negara dengan sekali semburan api sehingga banyak orang yang ingin memperebutkannya" ucap bao yu.
"Ternyata kau tahu itu" ucap Liu yaoshan.
"Jangan bilang... " ucap mayleen menyipitkan matanya.
"Benar, naga itu adalah hewan spirit ku dia bernama jing" ucap Liu yaoshan.
"Benarkah, bagaimana bisa kau menjinakkan hewan ganas sepertinya? " tanya bao yu.
"Itu lah mengapa aku jarang memperlihatkannya pada orang lain, jadi apa kalian benar-benar ingin melihatnya? "tanya Liu yaoshan dan diangguki oleh keduanya.
" Jing keluar lah, ada yang ingin bertemu dengan mu"ucap Liu yaoshan dan tak lama tanah sekitar padang rumput itu bergetar dan muncul lah seekor naga raksasa.
"Ada perintah apa tuan? " tanya Jing.
"Antar aku ke tempat yang akan aku pergi bersama mayleen" ucap Liu yaoshan.
"Baik tuan" ucap Jing.
"Dasar naga tua ternyata dia bisa berbicara patuh juga dengan seseorang" ucap bao yu dengan suara kecil dan mendapat tatapan tajam dari mata berwarna merah milik sang naga.
**Jika kalian suka pada ceritanya jangan lupa di like komen dan divote๐ญ
Love you all๐๐๐๐๐ค
Salam dari author๐
__ADS_1
Bye ๐ดไธ๐ดไธ๐**