
Sedangkan kakek tabib Yang melihat kemesraan antara mereka berdua hanya diam Dan tersenyum dia percaya bahwa pria itu Yang tak lain adalah Liu yaoshan benar-benar adalah suaminya, tetapi dia juga sedih melihat cucunya Jin huo yang jatuh cinta pada orang Yang salah.
"Semoga kalian tetap bahagia" batin kakek tabib lalu melanjutkan pekerjaannya.
Sementara zhixin Yang sudah menceritakan semuanya pada jingmi, mereka lalu bergegas kerumah kakek tabib.
Brukkk
"May apa kau ada disini" teriak jingmi.
Mendengar dobrakan yang cukup keras membuat semua orang Yang berada dirumah itu terkejut dan segera berlari kearah pintu.
"Ada apa ini?"Tanya kakek tabib.
"Hmm.. Sama sekali tidak memiliki sopan santun" ucap mayleen.
"Maafkan aku, untunglah kau benar-benar berada disini may" ucap jingmi berlari ingin memeluk mayleen.
Belum juga jingmi memeluk mayleen, Liu yaoshan sudah maju didepan mayleen mendorong jidat jingmi.
"Berani-beraninya kau ingin menyentuh wanitaku" ucap Liu yaoshan.
"Aku Kan hanya rindu dengan tuanku, tapi kenapa kau begitu sangat pelit padaku" ucap jingmi.
Melihat para lelaki dihadapannya itu membuat mayleen geli dengan tingakah mereka.
"Apa Aku mengenalmu?"Tanya mayleen memiringkan sedikit kepalanya.
"Huuh.. jadi benar kata zhi kau sudah melupakan Kami may" ucap Jingmi.
"Dia hanya amnesia sementara, mungkin suatu saat dia Akan kembali mengingat masa lalunya saat bersama kalian" ucap kakek tabib.
"Baik, Aku pasti Akan membantumu mengingat semuanya lagi may" ucap jingmi.
"Tidak perlu, Aku saja sudah cukup untuk membantunya tidak perlu ada kau" ucap Liu yaoshan.
"Hgg..Kenapa kau harus menikah dengan pria kejam ini may dia selalu saja menyikasa Ku" ucap jingmi.
"Jingmi apa ini benar-benar dirimu? kau berbeda sekali Dari biasanya" ucap Zhixin melihat tingakah kekanak-kanakan jingmi.
"Ehm ehm ehm" jingmi langsung sadar dan kembali menormalkan dirinya.
"Maaf, Aku tadi hanya terlalu senang" ucap jingmi.
"Jadi maksud kedatangan kalian semua kemari hanya ingin mencariku?"Tanya mayleen.
"Tentu saja, kau adalah orang Yang sangat penting bagi kami jadi tidak mungkin Kami tidak mencari mu" ucap jingmi.
"Sepenting apa aku bagi kalian?"Tanya mayleen mengangkat satu alisnya.
__ADS_1
"Tentu saja kau sangat penting bagiku Karena kau adalah penolongku dan sekaligus majikan Ku" ucap jingmi.
"Kau?" Tanya mayleen menunjuk arah Zhixin.
"Hmm Sama seperti jingmi" ucap Zhixin.
"Dan kau?"tanya mayleen.
"Karena kau adalah istriku dan permaisuri diistana sekaligus calon ibu dari anak-anak Kita nanti sayang" ucap Liu yaoshan.
"Kenapa Aku merasa geli dengan perkataan pria Yang satu ini" batin mayleen.
"Aku akan membunuh mu jika memanggilku dengan kata itu lagi" ucap mayleen.
"Benar kata orang, jika seseorang telah jatuh cinta sekejam apapun orang itu pasti akan luluh" ucap Zhixin.
"Kau juga harus belajar Dari mereka jangan sampai wajahmu semakin tua dan tidak laku lagi dimata para wanita" lanjut zhixin.
"Aku orang Yang sangat sibuk jadi tidak memungkinkan aku bisa bertemu seorang gadis dan jatuh cinta padanya, Bagaimana denganmu jangan bilang tidak ada gadis Yang mau denganmu" ucap jingmi.
"Bagaimana mungkin, lihat wajahku Yang tampan ini sekali melirik gadis saja mereka akan langsung jatuh cinta padaku" ucap Zhixin.
Sementara ditempat lain seseorang sedang mengawasi Liu yaoshan dan Yang lainnya dari jauh.
"Ternyata kau berada disini" ucapnya sambil terus mengawasi gerak-gerik mereka.
Tanpa sepengetahuan orang itu Liu yaoshan sudah mengetahui bahwa seseorang telah mengawasi mereka sedari awal.
"Iya, kami akan menginap semalam didesa ini dan setelah mayleen sudah setuju ikut dengan kami, Kami akan pulang keistana" ucap Liu yaoshan.
"Kalau begitu menginaplah dirumah kakek, kalian berdua bisa menempati kamar Yang biasa dipakai oleh Jin huo dan may bisa berbagi kamar dengan mu nak" ucap kakek tabib.
"Tapi kek.." ucap mayleen terpotong.
"Aku setuju, kalau begitu bolehkan kau mengantarku kesana may" ucap Liu yaoshan.
"Hgg..pergi saja sendiri" ucap mayleen.
"May jangan begitu nak Bagaimana pun dia adalah suami mu walaupun kau Belum mengingatnya" ucap kakek tabib.
"Baik kek" ucap mayleen menurut dengan perkataan kakek tabib lalu pergi mendahului Liu yaoshan dengan muka cemberut.
"Aku ingin sekali mencubit pipinya" batin Liu yaoshan merasa gemas dengan mayleen sambil mengikutinya dari belakang.
"Ini kamarku dan kau tidur dibawah dan Aku diatas" ucap mayleen.
"Kenapa Aku harus dibawah kan tempat tidurnya cukup untuk dua orang" ucap Liu yaoshan.
"Itu karena kamar ini milikku jadi kau harus menuruti setiap perkataan Ku" ucap mayleen.
__ADS_1
"Kalau begitu Aku akan melaporkan mu kepada kakek Karena kau menyuruh seorang tamu sepertiku tidur dibawah lantai" ucap Liu yaoshan.
"Kau!" ucap mayleen geram dan menunjuknya dengan satu jari dan tangannya yang sebelah mengepal karena emosi dengan pria dihadapannya.
"Bagaimana?apa kau masih may menyuruh Ku tidur dilantai" Tanya Liu yaoshan.
"Terserah" mayleen berbalik dan keluar Dari kamar dengan wajah Yang sedang emosi.
Kakek dan Zhixin Yang sedang duduk bersama didepan melihat mayleen keluar dengan raut wajah tidak baik.
"Sepertinya mereka sedang bertengkar" ucap kakek tabib.
"Itu memang kebiasaan mereka berdua, dulu juga merasa sering bertengkar tetapi tak berapa lama kemudian mereka baikan lagi" ucap Zhixin.
"Apa kau sangat mengenal pria itu?"Tanya kakek tabib.
"Iya, Aku sudah mengenalnya bahkan jauh sebelum dia menikah dengan may tetapi Karena suatu hal aku harus pergi dari Istana dan hidup sendiri sampai takdir akhirnya mempertemukan aku dan mereka berdua kembali dan saat itu juga aku menjadi salah satu pengikut mayleen" ucap Zhixin.
"Kalau pria Yang bersama mu tadi siapanya mayleen?"Tanya kakek tabib.
"Dia Sama seperti Ku tetapi dia lebih dulu bersama mayleen sebelum aku, Kami Masih mempunyai dua teman bernama bao yu dan Lu tetapi mereka tidak jadi ikut bersama Kami Karena mereka ditungaskan untuk menjaga Istana" ucap Zhixin.
"Kakek yakin kalian pasti bukan orang biasa Karena saat kakek menemukan mayleen dia bisa menyembuhkan dirinya sendiri dengan cepat, mungkin jika orang biasa butuh berbulan-bulan untuk mengobati seluruh tubuhnya" ucap kakek tabib.
"Haha itu mungkin hanya kebetulan saja" ucap Zhixin menutupi kebenaran asli mereka kepada kakek tabib karena orang lain tidak boleh mengetahui siapa mereka sebenarnya.
"Tapi.." ucap kakek tabib terpotong.
"Apa yang sedang kalian bicarakan?"Tanya jingmi Yang keluar Dari kamarnya.
"untung saja kau datang kalau tidak kakek ini pasti Akan bertanya terus" batin Zhixin.
"Bukan apa-apa, oh ya kemana mayleen?"Tanya jingmi.
"Tidak tahu juga, dia tadi keluar dengan wajah marah mungkin itu ulah Liu yaoshan" ucap Zhixin.
"Mungkin may pergi kerumah Jin huo" ucap kakek tabib.
"Siapa Jin huo?"Tanya jingmi.
"Dia cucu laki-laki kakek, benarkan kek?"Tanya Zhixin.
"Iya, dia Yang menolong may dan membawanya kesini waktu may ditemukan ditepi sungai dan saat may siuman tidak ada Yang dikenalnya tetapi Jin huo selalu datang dan menjenguknya semenjak itu mereka menjadi dekat" ucap kakek tabib.
"Sedekat apa hubungan mereka" ucap Liu yaoshan dengan nada mengerikan Dan telah mendengar semuanya.
**Jika kalian tertarik pada ceritanya jangan lupa Di like, komen, dan vote ditunggu ya(. ❛ ᴗ ❛.)
See you next time (人*´∀`)。*゚+
__ADS_1
Bye bye(◍•ᴗ•◍)❤**