
Setelah mereka sampai mengantar mayat jieru dan nuan nuan ke istana, banyak orang yang terkejut akan hal itu termasuk Liu yaoshan yang mendengar hal tersebut seakan tidak percaya.
"Apa yang terjadi pada mereka? " tanya Liu yaoshan.
"Mereka dibawa ke tengah hutan saat menuju kesekolah setelah itu mereka di siksa tanpa Belas kasihan sedikit pun akhirnya mereka meninggal" jelas jingmi.
"Apa mayleen tahu ini semua? " tanya Liu yaoshan ada rasa bersalah dihatinya karena dia yang mengusulkan agar mengirim mereka kesekolah.
"Dia sudah tahu semuanya bahkan dia yang membunuh ketua yang menyiksa jieru dan nuan nuan setelah itu dia menyuruh aku dan zhixin membawa mayat mereka ke istana, lalu dia pergi entah kemana" ucap jingmi.
"Baiklah, pelayan urus mayat mereka dan besok mereka akan di makamkan" ucap Liu yaoshan.
Xue mei yang tahu berita tersebut menangis tak henti karena dia sudah menganggap nuan nuan dan jieru seperti adiknya sendiri.
Sementara ditempat lain mayleen sedang berdiam diri disebuah danau, entah pikirannya melayang kemana.
"Hey kenapa kau sendiri disini? " tanya seorang pria yang berjalan kearah mayleen.
Mayleen tidak merespon pria tersebut, dia hanya diam dengan memasang wajah datarnya.
"Boleh duduk di sebelah mu? " tanya nya lagi.
"Perkenalkan namaku changyi" ucap pria itu mengulurkan tangan nya kearah mayleen.
"Pergi dari sini jangan menggangu ku" ucap mayleen dingin.
"kau tidak mengenaliku, padahal kau sudah menyelamatkan ku dan adik-adikku" batin changyi.
"Maaf jika menggangu mu aku hanya ingin beristirahat disini sebentar" ucap changyi.
Mayleen yang merasa terganggu berdiri dan pergi dari sana.
"Hey mau kemana kau? kau belum memberitahukan nama mu" ucap changyi.
Mayleen terus berjalan tanpa menghiraukan perkataan changyi yang sedari berbicara pada nya.
"Aku tidak akan kembali untuk sementara ke istana itu sebaiknya aku pulang istanaku disana lebih tenang, setelah semua rencana ku selesai aku akan kembali dan kalian akan membayar beribu ribu kali lipat atas apa yang kalian lakukan" batin mayleen.
•
•
Hari berganti setelah mayat jieru dan nuan nuan di makamkan dengan layak mereka kembali ke tugas masing-masing seakan tidak ada yang terjadi kecuali xue mei dan Liu yaoshan yang dihantui rasa bersalah dihatinya apa lagi dia belum melihat mayleen sampai saat ini.
__ADS_1
"Apa kau mendapat kabar dari mayleen? " tanya Liu yaoshan.
"Aku tidak mendapat kabar apa pun dari mayleen setelah dia pergi dari tempat itu" bohong jingmi sebenarnya dia tahu bahwa mayleen kembali ke istana yang berada di hutan kematian tetapi dia tahu bahwa mayleen sedang ingin sendiri dan tidak ingin di ganggu oleh siapa pun.
"Baiklah kalau begitu aku akan pergi karena tugas ku sudah selesai" lanjutnya lalu menghilang.
"Maaf kan aku may, jika aku tidak menu at an kan membawa mereka kesekolah mungkin ini semua tidak akan terjadi" batin Liu yaoshan.
Sementara di kediaman ibu suri dia sedang merayakan atas keberhasilan rencana, tetapi dia heran kenapa bisa mayat keduanya kembali ditangannya pemuda yang bahkan tidak dia kenapa dan tidak ada kabar dari orang suruhannya.
"Akhirnya aku bisa melihat mereka menderita hanya dengan kepergian seorang anak pungut itu dengan seorang pelayan, aku penasaran bagaimana berdukanya dia saat melihat permaisuri tercintanya mati ditanganku" ucap ibu suri.
"Apa rencana anda selajutnya nyonya? " tanya tangan ka jan ibu suri.
"Segera cari cara untuk melenyapkan permaisuri setelah itu aku akan mencarikan wanita lain untuknya agar rencana ku perlahan lahan berhasil" ucap ibu suri.
"Baik nyonya" ucap orang itu.
"Hahaha sebentar lagi semuanya akan berhasil dan semuanya akan berada didalam kendaliku" ucap ibu suri.
•
•
"Apa masih bisa? " tanya mayleen.
"Mereka masih bisa selamat" ucap Li.
"Syukurlah, Perhatikan perkembangannya jangan ada kesalahan sedikitpun" ucap mayleen.
"Hahaha baiklah-baiklah, kau memang orang paling pintar yang pernah ku temui bahkan kau bisa mengelabui mereka" ucap Li.
"Itu hanya hal kecil, selanjut akan terjadi hal yang lebih menarik melihat hancur nya orang yang berusaha bermain-main dibelakangku" ucap mayleen.
"Aku akan menunggu hal itu" ucap Li.
Setelah itu may keluar dari tempat itu dan berada dikamar pribadinya yang berisi barang-barang yang berada dari Zaman nya yang diambil dari ruang dimensinya.
"Disini lebih nyaman dari ditempat mana pun, Hmm.. sudah berapa lama ya aku berada di zaman ini" ucap mayleen yang menidurkan dirinya sambil berpikir-pikir dan akhirnya tertidur.
•
•
__ADS_1
Beberapa hari berlalu mayleen sudah merencanakan yang akan dia lakukan, jingmi dan zhixin marah kepada nya karena dia tidak mengatakan apa-apa hanya Li yang tahu semua rencannya.
"Lakukan semua yang aku katakan" ucap mayleen datar.
"Baiklah, malam ini kalian diam-diam menyelinap ke kamar wanita ular itu dan beri dia obat tidur ini kemakanannya" ucap Li memberi butir-butir obat kepada Zhixin.
"Akan diapakan wanita itu setelah di beri obat ini? " tanya zhixin.
"Bodoh, setelah itu kita akan menghabisi bawahannya dan membuat seolah-olah terjadi penyerangan di kediamannya lalu kita akan menculiknya dan membakar kediamannya dan menaruh mayat tiruan ibu suri di api itu jadi seakan dia mati terbakar" ucap jingmi menjitak kepala zhixin.
"Auchhh.. sakit tau" ucap zhixin.
"Dasar lemah" ucap jingmi.
"Berisik, kerjakan tugas kalian aku tidak ingin ada kesalahan sedikitpun" ucap mayleen datar.
"Baiklah" ucap mereka serempak lalu pergi ketugas masing-masing.
"Tunggu saja kau wanita ular, ajalmu akan segera datang dan aku sendiri yang akan menyikasamu sehingga kau merasa tidak mau hidup lagi" ucap mayleen.
Setelah itu mayleen pergi kesuatu tempat untuk mengecek sesuatu.
"Cepatlah sembuh, aku ada tugas untuk kalian kerjakan itu akan membuat rasa sakit yang kalian alami perlahan menghilang" ucap mayleen.
Sementara di istana Liu yaoshan sedang frustasi karena dia tidak tahu apa yang harus di lakukan, kamarnya sudah diacak-acaknya hingga sudah seperti sebuah kapal pecah.
"Tuan hamba mendapat kabar dari yang lain bahwa mereka yang di naiki oleh tuan muda jieru telah diganti" ucap hongli.
"Apa-apaan lagi ini, siapa yang berani melakukan ini semua? " ucap liu yaoshan.
"Saat kami mengecek ditempat kejadian, semua yang ada disana telah dihancurkan dan tidak ada yang tersisa" ucap hongli.
"Cari tahu dalang dibalik semua ini, gara-gara orang itu ini semua terjadi" ucap Liu yaoshan.
"Baik Tuan" ucap hongli lalu menghilang.
"Kali ini kau kemana lagi may, kenapa kau suka sekali pergi tanpa memberi tahu siapa pun" ucap Liu yaoshan mengacak acak rambut nya.
**Jika kalian suka pada ceritanya jangan lupa di like komen dan divote ya 😁
See you again 😊
Love you all🤗
__ADS_1
Bye 😂🚴三👋**