Time Travel: The Goddess Of Death

Time Travel: The Goddess Of Death
29. Episode 29


__ADS_3

Hari telah berganti, mereka memutuskan untuk kembali ke istana.


"Aku mau kita pulang tanpa pengawal mu" ucap mayleen.


"Baiklah, kita akan naik kuda berdua" ucap Liu Yaoshan.


"Aku mau kita memakai kuda masing-masing" ucap mayleen.


Liu Yaoshan tidak bisa menolak keinginan mayleen karena dia tahu sifat wanita itu, akhirnya mereka menaiki sepasang kuda berwarna hitam untuk mayleen dan Putih kecoklatan untuk Liu Yaoshan.


"Kalau kau sudah siap ayo kita berangkat" ucap Liu Yaoshan.


"Berapa lama perjalanan ini hingga sampai ke istana? " tanya mayleen.


"Mungkin memakan waktu satu hari jika kita berhenti dan beristirahat" ucap Liu Yaoshan.


Setelah itu mereka mengendarai kuda masing-masing, ditengah perjalanan mayleen merasa ada yang tidak beres dengan kuda yang di naikinya, lalu perlahan mengelus kepala kuda dan membisikkan sesuatu lalu kuda itu berhenti.


"Kenapa kau berhenti? " tanya Liu Yaoshan.


"Sepertinya kuda ini sakit, bantu aku mencari air dan rumput untuknya" ucap mayleen.


"Sepertinya di Sana terdengar suara gemercik air, ayo ke sana" ucap Liu Yaoshan turun dari kuda nya.


"Kenapa kau malah ikut turun" ucap mayleen.


"Pakai kuda ku, aku yang akan membawa kuda ini ke sana" ucap Liu Yaoshan.


"Tapi kau_" ucap mayleen terpotong.


"Pakai saja, aku seorang pria tidak mungkin aku membiarkanmu berjalan dengan menarik kuda ini sedangkan aku yang menaiki kuda yang sehat hanya melihat mu begitu saja" ucap Liu Yaoshan.


"Hem.. baiklah" ucap mayleen menaiki kuda Liu Yaoshan.


Saat mereka sampai di sungai yang sangat jernih dan tenang, sepertinya ada yang tidak beres dengan sungai itu.


"Hati-hati sepertinya ada sesuatu di air ini" ucap mayleen.


"Ya, jadi kita harus apa sekarang? " tanya Liu Yaoshan.


"Sepertinya aku mengenali sosok dibawa air itu" batin Liu Yaoshan


"Keluarlah, jangan hanya mengintip gerak gerik kami!!! " teriak mayleen.


Air sungai yang tadinya tenang tiba-tiba muncul suara bergemuruh dan muncul ular berwarna hitam yang sangat besar.


"Heh.. ternyata kau" ucap Liu Yaoshan.


"Apa kau mengenali si jelek itu? " tunjuk mayleen kepada sang ular.


"Hey gadis kecil berani sekali kau menghinaku" ucap ular hitam.


"Ya, dia temanku yang melarikan diri dan ternyata setelah dia pergi dari ku dulu, dia berakhir seperti ini" ucap Liu Yaoshan.

__ADS_1


"Hey aku pergi untuk mencari pasanganku, tidak sepertimu yang tidak mempunyai pasangan mu sedari dulu" ucap ular hitam lalu berubah menjadi seorang pria tampan dan keluar dari air.


"Wah.. tampan juga" gumam mayleen tetapi di dengan oleh keduanya.


"Terima kasih untuk pujiannya nona, tapi sepertinya ada orang yang kesal dengan pujian mu terhadap aku" ucap ular hitam yang bernama zhixin.


"Jangan pedulikan dia, dia selalu saja begitu.. oh ya siapa nama mu? " ucap mayleen.


"Zhixin, kalau kau nona cantik siapa nama mu? " tanya zhixin sengaja ingin mengompori Liu Yaoshan.


"Mayleen" ucap mayleen.


"Nama yang cantik seperti orang nya" ucap zhixin.


Liu Yaoshan tidak tahan dengan percakapan keduanya yang baru saja bertemu tetapi seperti sudah mengenal sejak lama.


"Cukup!! zhixin apa-apaan kau, jangan berani mendekati istriku" ucap Liu Yaoshan sangat kesal lalu menarik mayleen dan memeluknya posesif.


"Hahaha akhirnya ada juga yang dapat mencairkan hati es mu itu dan kau sangat beruntung mendapatkannya nona cantik ini,sedangkan aku sedari dulu mencari pasanganku yang tak kunjung datang" ucap zhixin.


"Ikut lah denganku aku akan memperkenalkan banyak wanita cantik padamu" ucap mayleen.


"Benarkah!! Kalau begitu aku akan menjadi pengikutmu nona " ucap zhixin.


"Tidak boleh, kau harus tetap disini dan jangan berani-beraninya mendekati istriku sejengkal pun" ucap Liu Yaoshan menatap zhixin tajam.


"Nona sepertinya aku tidak akan ikut" ucap zhixin dengan wajah dibuat-buat.


"Jangan dengarkan dia dan ikut lah denganku sebelum itu bantu aku mengurus kuda ini" ucap mayleen.


"Tapi dia kan temanmu dan sekarang menjadi temanku juga, apa salah nya" ucap mayleen.


"Bukan begitu tapi_" ucap Liu Yaoshan terpotong.


"Kau cemburu? " tanya mayleen.


"Ti.. tidak, mana mungkin aku cemburu lebih tampan juga aku" ucap Liu Yaoshan.


"Kalau begitu masalahnya selesai, aku akan tetap membawa nya bersamaku, lumayan juga wajahnya" ucap mayleen sengaja.


"Mayleen!!! " ucap Liu Yaoshan sangat kesal.


" Hahaha Sudahlah terima saja nasibmu jika istrimu ini sangat cantik dan memiliki banyak pemuja pria" ucap mayleen tertawa.


"Huh.. " Liu Yaoshan kesal lalu meninggalkannya dan menuju kepohon untuk beristirahat sejenak menurunkan kekesalannya.


"Huhuhu.. dia sengaja menyalahkan nasibku, huh..selalu saja ada pengganggu dulu jieru tapi sudah ku atasi sedangkan sekarang muncul lagi ular sialan ini, awas kau zhixin" batin Liu Yaoshan.


"Nona sepertinya kuda ini sudah tidak apa-apa" ucap zhixin.


"Oh kalau begitu kita bisa melanjutkan perjalanan dan satu lagi jangan memanggil ku Nona panggil saja may" ucap mayleen.


"Baik may" ucap zhixin tersenyum kearah mayleen.

__ADS_1


Sedangkan Liu Yaoshan yang sedari tadi bersender dipohon dan memejamkan matanya hanya menguping pembicaraan keduanya yang saling melemparkan senyum.


"Huh.. kau bahkan menyuruh dia juga memanggil nama depanmu hmm" batin Liu Yaoshan lalu mengintip keduanya.


"Hey zhixin simpan senyummu itu, jangan tersenyum menggoda ke istriku" ucap Liu Yaoshan kesal lalu berjalan kearah mayleen.


"Kau denganku, biarkan dia yang memakai kuda mu" lanjutnya datar.


"Heh.. ada apa lagi dengan pria ini, setiap kali aku berjumpa pria tampan dia selalu saja bersikap begini" batin mayleen.


"Peluk aku erat-erat agar kau tidak terjatuh" ucap Liu Yaoshan tanpa memandang mayleen.


"Tidak mau, kau pasti mau mengambil kesempatan agar aku memeluk mu" ucap mayleen.


"Tersereh kau" ucap Liu Yaoshan sengaja mengendarai kuda nya sangat cepat membuat mayleen harus memeluknya.


"Hey pelan kan kuda ini, kau pasti sengaja kan? berhenti woi kalau kau tidak pelan kan aku akan pindah ke kuda zhixin" teriak mayleen menyebut nama zhixin membuat Liu Yaoshan semakin kesal dan tidak Menghiraukan perkataannya.


zhixin melihat tingkah Liu Yaoshan yang sedang cemburu dengannya tertawa terbahak-bahak.


"Apa dia mau membunuh may dengan mengendarai kuda dengan sangat cepat dan bahkan tidak Menghiraukan teriakan mayleen hahahhaha" ucap zhixin.


Liu Yaoshan seperti orang keserupan mengendarai kuda nya dan tidak mau mendengarlan ocehan mayleen yang sedari tadi teriak.


"Aku mohon cepat berhenti" ucap mayleen lemas tetapi masih didengar oleh Liu Yaoshan.


"Ada apa dengannya? " batin Liu Yaoshan menatap kearah mayleen yang sedang menutup matanya menahan sesuatu yang mau keluar dari mulutnya.


Tiba-tiba Liu Yaoshan memberhentikan kudanya, mayleen lalu melompat turun dan memuntahkan seluruh isi di perutnya yang tadi pagi di makan.


"Kau benar-benar gila mengendarai kuda, sampai-sampai kau membuatnya seperti ini" ucap zhixin yang ikut turun dari kudanya.


"Diam kau!! ini semua karna mu" ucap Liu Yaoshan yang membantu mayleen memijat leher belakangnya.


"Heh.. kenapa kau malah menyalahkan aku" ucap zhixin.


"Ka.. kalian berdua cukup!! " ucap mayleen lemas.


"Apa kau tidak apa-apa? muka mu sangat pucat" ucap Liu Yaoshan khawatir.


"Kau yang membuat ku seperti ini, dari tadi aku menyuruh mu berhenti tapi kau tidak mendengarkan aku" ucap mayleen.


"Maaf.. aku tidak tahu jika akan seperti ini jadi nya" ucap Liu Yaoshan menyesal lalu mengangkat tubuh mayleen yang lemas dan menidurkannya di pahanya sambil mengelus rambut panjang istrinya.


"Zhixin cari tempat tinggal yang dapat digunakan disekitar sini, kita akan melanjutkan perjalanan besok pagi karena kondisi mayleen sekarang" ucap Liu Yaoshan.


"Baik, tunggu sebentar" ucap zhixin lalu pergi mencari tempat tinggal untuk mereka.


**jika kalian suka pada ceritanya jangan lupa di like komen dan divote ya 😊


Jangan lupa follow author 😊


See you next time.. ⌚

__ADS_1


love you all ❀️😘


Bye Ω©(ര̀ᴗര́)ᡇʸᡉ πŸš΄δΈ‰πŸš΄δΈ‰πŸ‘‹**


__ADS_2