
"Kenapa kau datang lalu membentak ku seperti ini, memangnya salah jika aku ingin membantu orang lain lagi pula dia sudah bukan orang lain lagi bagiku dia sudah menjadi adikku" ucap mayleen.
"Aku tahu kau sudah menganggap Xue mei sebagai adikmu tetapi apakah kau harus melakukan hal bodoh ini dan melakukan hal yang menyakiti dirimu sendiri?" ucap Liu yaoshan.
"Kau selalu saja melakukan hal yang menyakiti dirimu sendiri untuk membantu orang yang kau sayangi may" ucap Liu yaoshan sambil menurunkan nada bicaranya.
"Sudah?"tanya mayleen.
"Aku tahu hal yang ku lakukan ini adalah bodoh tetapi ini yang terbaik dan tidak ada pilihan lain lagi, aku tidak tahu apa aku bisa menemukan penawar itu tetapi aku akan mencobanya selagi masih ada kesempatan" ucap mayleen sambil mengalihkan pandangannya keluar dan tidak mau menatap Liu yaoshan.
"Baiklah kalau ini keputusanmu aku akan jug akan ikut bersamamu untuk mencari obat penawar itu" ucap Liu yaoshan.
Mendengar hal itu mayleen lalu berbalik dan menatap mata Liu yaoshan, dia tidak menemukan kebohongan Disana.
"Tetapi bagaimana dengan urusan istana ?"tanya mayleen.
"Biarkan minghao yang mengurusnya, bukankah kau pernah menanyakan padaku jika suatu hari kau ingin pergi dari istana ini apa aku akan ikut atau tidak dan jawabanku aku akan ikut denganmu kemana pun asalkan denganmu karena kau saat aku jatuh cinta kepadamu mulai saat itu juga kau adalah sumber kebahagiaanku" ucap Liu yaoshan.
Mayleen yang mendengar itu merasa geli sekaligus bahagia walaupun pertemuan pertama mereka di dunia ini kurang menyenangkan tetapi pada akhirnya mereka menemukan kebahagiaannya mereka bersama.
Mata Liu yaoshan lalu beralih ke tangan mayleen yang sudah dilukai oleh mayleen sendiri, pria lalu menarik tangan kecil itu dan mengobatinya.
"Kau harus berjanji padaku bahwa kau tidak akan melukai dirimu sendiri" ucap Liu yaoshan.
"Kalau begitu kita harus bersiap untuk berangkat besok pagi dan segera menemukan penawar racun tersebut" ucap mayleen.
"Baiklah, kembali dan beristirahat aku akan segera menyusul mu karena masih ada yang ingin ku bicarakan dengan minghao" ucap Liu yaoshan.
Setelah itu mayleen lalu kembali ke kamarnya sedangkan Xue mei telah dipindahkan ke tempat khusus perawatan yang tidak jauh dari kediaman mayleen.
__ADS_1
Sedangkan di tempat lain tuoli sedang memaki para bawahannya karena mereka lalai melakukan perintah yang menurut nya hal kecil saja.
"Kalian sangat bodoh bisa-bisa kalian kehilangan wanita itu" ucap tuoli.
"Maafkan kami tuan tetapi kami saat kami sudah menangkap Yenny beberapa orang datang dan menyelamatkannya, kami tidak mengenali siapa mereka karena mereka menutupi wajahnya" ucap bawahan tuoli.
"Apa selama ini latihan kalian masih kurang? bahkan melawan beberapa orang begitu saja kalian sudah kalah sungguh tidak berguna" maki tuoli.
Beberapa saat kemudian pintu didorong keras oleh seseorang dan masuklah seorang pria bertubuh tinggi dan besar yang tak lain adalah orang yang sering disebut ketua oleh tuoli.
Tuoli yang melihat raut wajah orang itu sudah menebak apa yang akan terjadi selanjutnya dan dia lalu menyuruh bawahannya keluar agar tidak menyaksikan hal yang akan terjadi.
"Pria bodoh apa hanya begitu saja kekuatan yang kau miliki? selama yang ku lihat kau selalu saja bermain-main dan tidak bertindak" ucap pria itu.
Orang yang selama ini berada di balik semua perbuatan yang dilakukan oleh tuoli adalah pria yang bernama Weiheng karena tergila-gila dengan membalas kan dendam pada Liu yaoshan Weiheng membuat tuoli menjadi sebagai bidak caturnya.
"Maafkan saya tuan kali ini mungkin Liu yaoshan telah mengetahui gerak-gerik kita sehingga tidak mudah untuk melawannya" ucap tuoli.
"Tidak tuan aku sama sekali tidak pernah bosan bekerja bersama mu tetapi aku hanya memerlukan waktu untuk menyelesaikan ini semua" ucap tuoli.
Weiheing yang sudah muak mendengar perkataan tuoli lalu memberinya hukuman dengan menggores kan ujung pedangnya itu keleher tuoli sehingga membuat leher pria itu mengeluarkan darah segar setelah itu Weiheng lalu pergi dari sana.
Setelah melihat kepergian Weiheng tuoli masih diam ditempatnya dan masih diselimuti dengan emosi dan rasa balas dendamnya semakin menjadi-jadi.
"Selama ini kau selalu mendapatkan yang kau mau Liu yaoshan tapi kali ini tidak akan ku biarkan kau mendapatkan apa yang kau inginkan dulu kau mengambil kasih sayang guru dariku sehingga aku diusir dari tempat perguruan" batin Tuoli sambil mengepalkan kedua tangannya.
Keesokan harinya saat matahari terbit Liu yaoshan dan mayleen telah bersiap untuk berangkat kepuncak gunung yang berada di Utara mereka menyamar menjadi orang biasa agar tidak dicurigai oleh orang-orang.
Perjalanan kewilayan Utara memerlukan waktu seharian sehingga mayleen dan Liu yaoshan hanya memerlukan dua hari pencarian setelah sampai Disana.
__ADS_1
Wilayah Utara sangat jarang berinteraksi dengan wilayah lainnya karena raja diwilayah itu dikenal dengan kesombongannya sehingga raja-raja diwilayah lain tidak ada yang ingin menjalin hubungan dengan wilayah Utara, Disana juga terkenal dengan daerah yang sangat dingin sehingga sangat sulit memasuki wilayahnya.
"May jika ada orang yang berbicara denganmu setelah kita sampai disana kau tidak perlu meresponnya jika tidak ada keperluan dan satu lagi jika ada bangsawan mencoba lah menjauh dari mereka" ucap Liu yaoshan.
"Memangnya ada apa dengan mereka?" tanya mayleen.
"Ikuti saja perkataan ku dan jangan membuka penutup wajahmu agar tidak ada yang melihat wajah mu kita harus berjaga-jaga diwilayah ini semoga saja tidak ada yang mengenali kita" ucap Liu yaoshan.
"Oh ya kau pernah dengar bahwa wilayah utara tidak berhubungan baik dengan wilayah lainnya tetapi kenapa?"tanya mayleen.
"Aku juga tidak terlalu mengenal raja mereka mungkin dari perkataan-perkataan yang ku dengar dari para menteri raja wilayah ini sangat angkuh" ucap Liu yaoshan malas.
"Kenapa kau tiba-tiba berubah saat membicarakan raja wilayah ini?"tanya mayleen.
"Tidak apa-apa sudahalah jangan bicarakan orang itu dan kita harus fokus dengan perjalanan kita" ucap Liu yaoshan.
Seharian sudah berlalu tepat tengah malam mereka sudah sampai dan memerlukan tempat beristirahat tetapi rumah-rumah warga telah tertutup jadi mereka memutuskan untuk mencoba mengetuk pintu pemilik penginapan yang telah tutup.
Tak lama kemudian ada seseorang wanita paruh baya yang membuka pintunya dan langsung menyuruh mereka masuk.
"Apa kalian pendatang baru?"tanya wanita paruh baya itu.
"Iya" ucap mayleen.
"Sebaiknya kalian berhati-hati didaerah ini tidak boleh ada warga yang berkeliaran dimalam hari untung saja kalian berutung" ucap wanita paruh bayah itu.
**Jika kalian tertarik pada ceritanya jangan lupa di like, komen, dan vote.
See you again (ノ◕ヮ◕)ノ*.✧
__ADS_1
Bye bye(。•̀ᴗ-)✧**