
Saat malam hari Liu yaoshan diam-diam menyelinap keluar dari istana.
Sesampainya di kerajaan iblis, semua orang terkejut dan langsung membungkuk memberi hormat kepadanya tetapi dia hanya berjalan menuju suatu ruangan pribadinya dan memasang wajah datar.
"Bagaimana penyelidikan yang aku suruh ? " ucap Liu yaoshan.
"Benar tebakan anda tuan, semua di lakukan istri anda" Mata-mata rahasia Liu yaoshan yang hanya di ketahui oleh dirinya.
"Apa ada hal yang kau ketahui selain ini? " tanya Liu yaoshan.
"Ibu suri..dia sedang ditahan oleh istri anda dan mengenai kebakaran yang terjadi itu semua hanya rencana nya untuk memalsukan kematian ibu suri" ucap orang itu.
"Baiklah kau boleh pergi" ucap Liu yaoshan.
Setelah orang itu pergi Liu yaoshan kembali ke kamarnya untuk beristirahat dan melanjutkan hal yang akan dia lakukan besok.
β’
β’
Sementara ditempat mayleen berada, dia sedang memikirkan sesuatu.
"Sepertinya aku harus kembali ke istana beberapa hari lagi" ucap mayleen.
"Bagaimana dengan mereka" ucap Li
"Mereka tidak boleh kembali ke istana lagi, biarkan mereka tinggal disini dan aku mau kalian Melatih mereka, Li kau ajarkan nuan nuan ilmu pengobatan dan Jingmi latih jieru ilmu bela diri" ucap mayleen.
"Baiklah" ucap mereka.
"Oh ya bagaimana dengan ibu suri? " tanya Jingmi.
"Biarkan dia disana dan terus awasi dia, biarkan jieru dan nuan nuan yang menangani mereka jika waktunya sudah tepat" ucap mayleen.
"Bagaimana jika kau membiarkan dia juga membalas kan dendamnya pada ibu suri" ucap Bao yu.
"Dia siapa yang kau maksud? " ucap mayleen.
"Suamimu" ucap Bao yu.
"Baiklah, aku sendiri yang akan mengatakan ini padanya" ucap mayleen.
"Jika tidak ada lagi yang ingin kalian katakan aku ingin beristirahat terlebih dahulu" ucap mayleen.
Setelah itu mayleen pergi dari sana dan kembali ke kamarnya untuk beristirahat.
β’
__ADS_1
β’
Pagi harinya didalam istana xue mei sedang membersihkannya kamar mayleen, tiba-tiba ada suara yang dari belakang nya.
"Hey apa kau pelayan permaisuri?" tanya seorang pria yang tak lain adalah changyi.
"Benar tuan saya pelayan permaisuri, apa ada yang bisa saya bantu? " tanya xue mei sopan.
"Apa permaisuri sudah kembali? " tanya changyi.
"Maaf tuan, apa anda ada perlu dengan permaisuri? " ucap xue mei curiga kenapa tamu dari istana sebelah ini menanyakan tenang mayleen.
Minghao yang ditugaskan oleh Liu yaoshan untuk memantau kediaman mayleen mendengar semua percakapan xue mei dan changyi.
"Ada apa ini? " ucap minghao melompat dari atap kamar mayleen.
"Siapa kau? kenapa kau berada disana? " ucap changyi menodongkan pedang kearah minghao.
"Aku yang seharusnya bertanya padamu, siapa kau kenapa kau berada di kediaman permaisuri" ucap minghao.
"Bisakah anda menurunkan pedang anda tuan, dia adalah minghao pengawal pribadi kaisar" ucap xue Mei.
"Maaf" ucap changyi lalu menurunkan pedangnya.
"Baiklah, aku akan kembali" lanjutnya lalu berbalik dan pergi dari kediaman mayleen.
Setelah changyi pergi tersisa minghao dan xue mei yang berada disana.
"Aku sudah berada disana selama beberapa hari" ucap minghao.
"Apa kaisar yang menyuruhmu untuk mengawasi kediaman permaisuri" ucap xue mei.
"Bukan, aku kesini hanya untuk menikmati keindahan halaman ini" ucap minghao
"Benarkah? seindah itu hingga kau selalu kemari? " ucap xue mei tidak percaya.
"Baiklah, aku jujur memang benar Kaisar yang menyuruhku memantau kediaman permaisuri" ucap minghao.
"Apa kau tau kemana pergi nya permaisuri? kenapa beberapa hari ini dia tidak kembali ke istana" ucap xue mei sedih.
"Dia pasti akan kembali, jangan khawatir dia mungkin hanya butuh waktu sendiri akibat kematian jieru dan nuan nuan" ucap minghao.
"Ahh.. kenapa aku malah berbicara padamu, sebaiknya kau pergi aku akan melanjutkan pekerjaanku" ucap xue mei.
"Baiklah..Jika kau butuh teman berbicara panggil saja aku..Mulai sekarang aku dan kau akan menjadi teman, sampai jumpa" ucap minghao melambaikan tanganny dan pergi dengan sangat cepat.
"Wah.. cepat sekali menghilangnya" ucap xue mei lalu kembali ke kerjaannya.
__ADS_1
Sementara disaat Changyi pergi dari kediaman mayleen dia memasang wajah datarnya.
"Sial.. sebenarnya kemana wanita itu pergi aku bahkan belum mengetahui nama nya setelah berpisah didanau, yang aku tahu dia adalah permaisuri di istana ini dan apa ini tugas permaisuri di istana ini? bahkan dia seenaknya pergi, kenapa bukan aku yang lebih dahulu bertemu dengannya, kenapa dia menjadi istri dari temanku sendiri" batin changyi mengusap wajahnya.
Chyou yang melihat kakaknya berjalan sambil melamun bahkan dia beberapa kali memanggil nama nya tetapi tidak ada respon sama sekali.
"Kak!! " teriak chyou tetapi tidak ada respon dari changyi yang masih berkutik dengan pikirannya.
Chyou yang merasa kesal berjalan mendekat ke arah changyi dan memukul-mukul tangannya membuat changyi tersadar dari lamunannya.
"Eh.. kenapa kau malah memukulku? apa aku melakukan kesalahan padamu? " ucap changyi.
"Kau ini kenapa kak? sedari tadi aku memanggilmu tetapi kau tidak mendengarnya sama sekali? apa kau baik-baik saja? " tanya chyou.
"Maaf.. aku tidak mendengar saat kau memanggilku, sekarang aku sedang banyak pikiran jadi jangan menggangu ku" ucap changyi.
"Tapi tadi kau dari mana? aku melihatmu datang dari arah kediaman permaisuri, apa kau ada butuh sesuatu dari nya? " ucap chyou penasaran.
"Bukan urusanmu, kau masih kecil jadi jangan mencampuri urusanku" ucap changyi mengetuk kepala chyou.
"Kakak jangan menyebut aku anak kecil, aku ini sudah dewasa" ucap chyou memonyongkan mulutnya kedepan.
"Kau memang sudah besar tetapi di mataku kau hanya anak kecil yang sangat manja" ucap changyi.
Sementara ditempat mayleen dihanya bermalas-malasan.
"Bagaimana jika kau mencari udara segar diluar Sana may, agar ku tidak lebih bersemangat" ucap Bao yu.
"Ide yang bagus..tapi saat ini aku hanya ingin bermain pedang saja" ucap mayleen.
"kenapa kau tidak menyuruh jingmi agar berlatih bersama denganmu" ucap Bao yu.
"Aku sudah bosan duet pedang dengannya, aku ingin mencari lawan yang setara denganku" ucap mayleen.
"Kau bisa bermain pedang dengan Liu yaoshan" ucap Bao yu.
"kenapa kau selalu saja menyarankan dia" ucap mayleen.
"Mayleen!! kenapa kau sangat tidak pedulikan dengannya padahal dia sudah sangat baik kepadamu" ucap Bao yu.
"Aku hanya sudah muak membuka hati untuk seorang pria, palingan akhirnya hanya ada sebuah penghiantan yang aku dapat" ucap mayleen sewaktu dia hidup di dunia modern dia sudah dihianati oleh kekasihnya di tambah lagi dia selalu menonton dan membaca novel yang pemeran wanita nya selalu saja dihianati.
"Ingat may suatu hari kau sendiri yang akan menyesal jika dia menemukan wanita yang lebih baik dan perhatikan padanya" ucap Bao yu.
**Jika kalian suka pada ceritanya jangan lupa di like komen dan divote yaπ
See you next time πβ°
__ADS_1
Love you all ππππβ€
Bye Ω©(ΰ΄°Μα΄ΰ΄°Μ)α΅ΚΈα΅ π΄δΈπ΄δΈπ**