
Sesudahnya mata-mata tersebut menyampaikan semua informasi yang dia dapat, dia lalu kembali kesana tanpa diketahui oleh orang lain termasuk tuoli sendiri karena dia sudah diajarkan sebelumnya oleh fengying dan hongli.
"Kenapa tuoli malah menargetkan permaisuri, bukannya dia sendiri yang memilih mengikuti orang itu dan meninggalkan kita" ucap hongli.
"Kita tidak tau jalan pikiran setiap orang karena setiap orang memiliki jalan pikiran yang berbeda-beda, seperti juga dengan tuoli mungkin dia ingin membalas dendam kepada tuan melalui orang yang disayanginya" ucap fengying.
"Tapi kita kan tidak pernah membuat masalah dengannya kenapa kita harus ikut terlibat dengan tuoli" ucap hongli.
"Mungkin tidak dengan tuoli tetapi bagaimana dengan orang itu? pasti semua ini perintah darinya karena ingin membalaskan dendam karena kematian kekasihnya bertahun-tahun yang lalu" ucap fengying.
"Bukankah kekasihnya mati karena..." ucap hongli terpotong.
"Sudahlah jangan membahas ini lagi, sebaiknya kita secepatnya membuat janji dengan minghao dan mengatakan semuanya" ucap fengying.
"Aku tahu di dunia ini mempercayai seseorang itu sangat sulit karena biasa saja orang yang kita percayai itu pada akhirnya bisa mengkhianati kita maupun orang terdekat mu sendiri" batin fengying.
Pada malam hari disebuah ruang bawah tanah fengying dan hongli sedang berbicara dengan minghao.
"Sekarang yang perlu kau waspadai adalah mata-mata yang dikirim tuoli kedalam istana dan secepatnya temukan dia, jika tidak dia bisa mencelakai keberadaan permaisuri di istana" ucap fengying.
"Kalian tenang saja, aku akan menemukan orang itu secepat mungkin tapi apa ada informasi lain yang kalian temukan?"tanya minghao.
"Kau tau kan bahwa masalah ini terjadi karena dalang dibalik semua ini adalah orang itu, jadi kami sangat berhati-hati saat melakukannya dan saat ini kami hanya mendapat informasi itu dari mata-mata yang dikirim kemarkas tuoli" ucap hongli.
"Baiklah, kalau begitu aku akan pergi dulu dan menyampaikan informasi ini kepada ketua" ucap minghao lalu menghilang dari sana.
Setelah mingaho pergi, fengying dan hongli juga pergi dari sana dan kembali menuju keistana iblis.
Sesampainya di istana minghao menceritakan keseluruhan informasi yang dia dapatkan dari fengying dan hongli kepada Liu yaoshan.
Liu yaoshan yang mendengar hal tersebut sangat kesal karena berani-beraninya orang itu melibatkan orang yang disayanginya terutama wanita yang sangat dicintainya, seharusnya mayleen tidak terlibat karena dia tidak mempunyai keterkaitan dengan masa lalu mereka itu.
"Minghao!! perbanyak penjaga dikediaman mayleen dan katakan pada mereka tidak ada satu orang pun yang lengah saat bertugas" ucap Liu yaoshan.
__ADS_1
"Tapi anda tau permaisuri orang seperti apa yang mulia" ucap minghao.
"Biar aku yang memberikan penjelasan kepadanya nanti sekarang yang utama adalah menyelamatkannya dari orang-orang jahat seperti mereka dan jika dia bertanya kepadamu katakan saja aku yang nanti yang akan menjelaskannya" ucap Liu yaoshan.
"Baik yang mulia, kalau begitu saya pamit dulu" ucap minghao membungkuk lalu keluar dari ruangan Liu yaoshan.
"Sepertinya kau sudah sangat tidak sabaran untuk menghabisi ku untuk membalaskan dendam demi wanita itu" ucap Liu yaoshan lalu pergi dari sana dan menuju ke kediaman mayleen.
Sedangkan minghao telah menyuruh beberapa penjaga untuk menjaga disetiap sudut kediaman hingga membuat Xue mei berlari kekamar mayleen dan memberitahukan kepadanya.
"Kak diluar sangat banyak penjaga apa kau yang menyuruh mereka?"tanya Xue mei.
"Tidak, memangnya ada apa diluar?"tanya mayleen.
"Aku juga tidak tahu kak, tetapi sangat banyak prajurit yang berjaga diluar bukan kah ini sangat berlebihan" ucap Xue mei.
"Sudahlah, lebih baik kita keluar dan melihat apa yang sebenarnya sedang terjadi diluar" ucap mayleen.
Setelah itu mereka berdua lalu keluar dan benar apa yang dikatakan oleh Xue mei sangat banyak prajurit yang berjaga diluar.
"Salam yang mulia, saya diperintahkan oleh yang mulia kaisar untuk menambah jumlah prajurit dikediaman anda" ucap minghao.
"Tapi bukankah jumlah prajurit di kediaman ku sudah banyak untuk apa suamiku menabahkan lagi" ucap mayleen.
"Anda sebaiknya bertanya alasannya sendiri ke yang mulia kaisar, yang mulia" ucap minghao.
Liu yaoshan yang sudah sampai ditempat tersebut juga menjawab pertanyaan mayleen.
"Ada yang harus ku bicarakan dengan permaisuri sebaiknya kalian pergi dan kembali ke tugas kalian masing-masing" ucap Liu yaoshan.
"Baik yang mulia" ucap mereka kompak lalu bubar secara bersamaan.
"Ikut aku may, sebaiknya kita berbicara didalam saja" ucap Liu yaoshan.
__ADS_1
Mayleen yang penasaran dengan hal yang ingin Liu yaoshan katakan pun terpaksa ikut dengannya.
Sesampainya di kamar mayleen Liu yaoshan menutup semua jendela dan mengunci pintu kamar.
"Sebenarnya apa yang ingin kau katakan? sepertinya hal yang ingin kau bicarakan denganku sangat penting" ucap mayleen.
"Baiklah, aku pusing harus memulainya dari mana tapi sebaiknya kau harus berhati-hati dengan orang disekitarmu seperti yang kukatakan waktu itu dan tetap waspada dengan segala apa pun yang ingin kau gunakan dan yang mau kau makan may" ucap Liu yaoshan.
"Tapi sebenarnya ada apa? kau membuatku sangat penasaran, bisakah kau menjelaskannya secara perlahan-lahan" ucpa mayleen.
"Ada seseorang yang ingin membalaskan dendamnya kepadaku ini adalah dendam bertahun-tahun yang lalu dan dia malah menargetkan mu" ucap Liu yaoshan.
"Kenapa mereka menargetkan aku?" tanya mayleen.
"Karena dia ingin aku merasakan apa yang dirasakannya dulu tetapi sebenarnya aku mempunyai alasan kenapa aku melakukan hal itu kepadanya" ucap Liu yaoshan.
"Baiklah sepertinya aku mulai mengerti masalah yang terjadi ini, tenanglah kau tahukan aku bisa melindungi diriku sendiri" ucap mayleen sambil tersenyum.
Liu yaoshan lalu memeluk wanita yang sangat-sangat dicintainya itu karena hanya itu yang dapat menghilangkan rasa pusingnya.
"Iya aku lupa bahwa istriku ini adalah seorang wanita yang sangat hebat" ucap Liu yaoshan.
"Oh ya sebaiknya kau tidur saja, aku lihat kau sangat kelelahan" ucap mayleen lalu melepaskan pelukan Liu yaoshan.
Liu yaoshan lalu berbaring di tempat tidur mayleen sedangkan mayleen seperti sedang menidurkan bayi besar dipangkuannya itu.
Setelah Liu yaoshan tertidur, mayleen mengambil selembar kertas dan tinta lalu menulis sesuatu dan setelah itu dia memanggil Bao yu dan menyuruhnya memberikan secarik surat itu kepada jingmi.
"Sepertinya dugaanku belakangan ini benar, orang yang aku kira hanya halusinasi ku saja adalah orang yang sedang mematai-mataiku dan dia pasti dikirim oleh seseorang untuk menghabisi ku dengan racun waktu itu" ucap mayleen.
"Hahahha sepertinya orang-orang ini salah memilih lawan, tugasku sebagai ketua mafia terkejam akan kembali lagi didunia ini" ucap mayleen menampilkan senyum devilnya itu.
**Jika kalian tertarik pada ceritanya jangan lupa di like komen dan vote.(◍•ᴗ•◍)
__ADS_1
See you again (◠‿・)—☆
Bye-bye (。•̀ᴗ-)✧**