Time Travel: The Goddess Of Death

Time Travel: The Goddess Of Death
39.Episode 39


__ADS_3

Beberapa hari pun berlalu, mayleen sudah bersiap untuk kembali ke istana dan kondisi Jieru dan nuan nuan mulai membaik dari sebelumnya, mereka mulai dilatih oleh Li dan jingmi seperti yang di katakan oleh mayleen.


Sementara ditempat Liu yaoshan dia sudah duluan kembali ke istana, dia sudah mengetahui rencana mayleen bahwa dia akan segera kembali keistana dari mata-matanya senenarnya Liu yaoshan dapat dengan mudah mengetahui dimana mayleen berada dan bahkan Liu yaoshan sudah mengetahui bahwa mayleen memiliki istana sendiri tetapi dia tidak bisa mengatakan apa pun karena menurutnya itu terserah pada mayleen asalkan dia suka pasti Liu yaoshan akan menyetujuinya.


"Aku akan menunggu nya disini, mungkin sebentar lagi dia akan datang" ucap Liu yaoshan yang tetap berada dikediaman mayleen, sebenarnya sewaktu mayleen tidak berada di istana Liu yaoshan selalu tidur di kamarnya dan selalu menyuruh pelayan membersihkan kamar dan halamannya agar tidak kotor.


"Tuan untuk anda menyuruh pelayan membawa makanan sebanyak ini? " tanya minghao.


"Jangan banyak tanya, kau boleh pergi" ucap Liu yaoshan mengusiri minghao.


"Sejak kapan tuan makan sebanyak ini, lihatlah wajah senangnya itu apa mungkin ia sedang menunggu seseorang karena sedari tadi dia tidak memakan makanannya itu" ucap minghao.


Beberapa saat dia menunggu, dia mendengar suara kaki berjalan diam-diam masuk.


"Apa dia sudah datang? " ucap Liu yaoshan berdiri dari tempat duduknya.


Sementara mayleen yang diam-diam menyelinap masuk ke kamar nya agar tidak ketahuan, saat dia ingin melompat turun dia dikejutkan oleh suara seseorang sehingga membuatnya kehilangan keseimbangan dan hampir terjatuh.


"Apa itu kau may? " ucap Liu yaoshan melihat kearah atas atap kamar.


"Waahhhhh" teriak mayleen yang terkejut lalu kakinya terpeleset hingga kehilangan keseimbangan.


Happp~


Mayleen terjatuh kedalam dekapan Liu yaoshan karena dengan sigap Liu yaoshan sudah duluan menangkapnya.


"Eh kok tidak sakit sih? " ucap mayleen yang membuka sebelah matanya.


"Ahhh kenapa kau bisa menangkapku? " teriak mayleen


"Jika kau terus ber teriak semua orang akan datang kesini" ucap Liu yaoshan.


"Baiklah turunkan aku" ucap mayleen.


Saat Liu yaoshan menurunkan mayleen, tiba-tiba mayleen terduduk ditanah.


"Kenapa kau malah duduk ditanah? apa kau mau aku menggendongmu lagi? " tanya Liu yaoshan.


"Shh..kaki ku sepertinya terkilir saat terpeleset tadi, ini semua karena kau mengagetkan aku" ucap mayleen.


Liu yaoshan yang men dengar penuturan mayleen dengan cepat dia menggendong may kembali masuk ke kamarnya.


Kruckk Kruckk


"Ah kenapa perutku harus berbunyi di saat seperti ini, sungguh memalukan" batin mayleen.

__ADS_1


"Apa kau lapar? " tanya Liu yaoshan mendengar bunyi perut mayleen.


"I..iya" ucap mayleen memalingkan wajahnya karena malu.


"Hey apa kau malu? " tanya Liu yaoshan menatap mayleen.


"Si.. siapa yang malu" ucap mayleen menatap balik Liu yaoshan.


"Hahaha" tawa Liu yaoshan.


"Aku sudah menyiapkan makanan untukmu, Aku sudah menebak kau akan kembali" ucap Liu yaoshan.


"Kau menebak atau kau menyuruh seseorang memata-mataiku? " tanya mayleen merasa belakangan ini dia diawasi tetapi dia merasa orang itu tidak membahayakan siapa-siapa.


"Yah.ternyata kau sudah tahu, tetapi kenapa kau tidak melakukan apa-apa saat merasa sedang diawasi oleh seseorang? " tanya Liu yaoshan.


"Perasaanku mengatakan bahwa orang itu tidak berbahaya jadi aku tidak ingin saja melakukan sesuatu pada nya, lagi pula kalau dia berniat jahat dia sudah dibunuh oleh para bawahanku" ucap mayleen.


"Baiklah, kita sudah sampai duduk saja aku yang akan menaruh makanan untuk mu" ucap Liu yaoshan mendudukkan mayleen ke kursi.


"Hey kaki ku yang sakit bukan tanganku, jadi kenapa kau malah memperlakukan ku seakan seluruh tubuh ku sedang sakit" ucap mayleen.


"Turuti saja perkataanku may" ucap Liu yaoshan.


"Hey kenapa kau malah melamun? " tanya Liu yaoshan.


"Tidak apa-apa" ucap mayleen mengambil makanan yang diberi Liu yaoshan.


Saat mereka berdua sedang bersama, xue mei datang bersama dengan minghao.


"Salam yang mulia kaisar. Salam yang mulia permaisuri" ucap keduanya bersamaan sambil membungkuk.


"Ada apa kalian kemari? " tanya Liu yaoshan datar, dia merasa kesal karena mereka menggangu waktu makannya bersama mayleen.


"Maaf menggangu makan anda yang mulia" ucap minghao.


"Langsung saja keintinya, Ada apa kau kemari" ucap Liu yaoshan.


"Tamu dari kerajaan tetangga, ingin bertemu dengan anda" ucap minghao.


"Maksudmu pria dan wanita yang tiba-tiba memelukku waktu itu? " tanya Liu yaoshan.


Uhukk.. uhukk..


Mayleen tersedak mendengar perkataan Liu yaoshan, dia menjadi salah paham dengan perkataan Liu yaoshan.

__ADS_1


"Ini air, makan pelan-pelan jangan sampai tersedak seperti ini" ucap Liu yaoshan menyodorkan air kepada mayleen kemudian menepuk-nepuk pelan belakang mayleen.


"Huh.. baru saja aku ingin bersikap lebih baik kepadanya, ternyata saat aku tidak Ada saja di asik berpeluk-pelukan dengan wanita lain, dasar untung saja aku tidak masuk dalam jebakannya" batin mayleen menatap tajam Liu yaoshan dan langsung menepis tangannya.


"Aku sudah selesai makan, aku Istirahat lebih duluan" ucap mayleen datar.


"Eh tapi kenapa kau makan sangat sedikit dan makananmu masih tersisa sangat banyak" ucap Liu yaoshan.


"Xue mei bersihkan semua itu" ucap mayleen lalu berjalan kearah kamarnya.


"Ada apa dengannya? kenapa tiba-tiba dia marah" ucap Liu yaoshan heran terhadap perubahan sikap mayleen yang tiba-tiba.


"Maaf yang mulia sepertinya permaisuri marah karena ucapanmu barusan" ucap minghao.


"Ucapanku yang mana? " tanya Liu yaoshan.


"Saat anda berkata wanita itu memeluk mu, mungkin permaisuri sedang marah karena itu" ucap minghao.


"Maksudmu dia sedang cemburu? " tanya Liu yaoshan dan minghao hanya Mengangguk.


Liu yaoshan yang mengetahui mayleen sedang cemburu karena dia dipeluk oleh wanita lain malah senang karena pikirnya mayleen sudah mulai menyukainya kalau tidak kenapa dia malah cemburu karena hal itu.


"Baiklah.. katakan pada orang itu aku akan menemuinya" ucap Liu yaoshan sedang dalam mood yang baik.


"Baiklah yang mulia, kalau begitu hamba undur diri" ucap minghao membungkuk lalu pergi dari sana.


Setelah minghao pergi, Liu yaoshan menyusul mayleen pergi kekamarnya.


Saat dia sampai dikamar mayleen dia melihatnya sedang duduk dan memejamkan matanya.


"Hey apa kau sedang marah kepada ku? " tanya Liu yaoshan.


"Jangan menggangu ku, pergi dari sini aku ingin beristirahat" ucap mayleen datar.


"Apa kau cemburu karena wanita itu memelukku" ucap Liu yaoshan.


"Terserah padamu, Nikahi saja dia jika kau mau bersamanya" ucap mayleen datar.


**Jika kalian suka pada ceritanya jangan lupa di like komen dan divote ya😊


See you next time πŸ•ŠβŒš


Love you all πŸ˜πŸ˜˜πŸ˜™πŸ˜—πŸ€—


Bye Ω©(ര̀ᴗര́)ᡇʸᡉ πŸš΄δΈ‰πŸš΄δΈ‰πŸ‘‹**

__ADS_1


__ADS_2