
Saat mereka memasuki daerah hutan kematian yang di penuhi kabut tidak ada yang bisa menghalagi jalan mayleen karena mereka tau penguasa hutan tersebut sedang berkunjung.
Tidak lama kemudian mayleen dan lainnya sampai di sebuah istana di tengah hutan kematian yang tak lain istana milik mayleen.
"Kita sudah sampai" ucap mayleen.
"Istana siapa ini? " tanya Liu yaoshan.
"Tentu saja istana ku" ucap mayleen.
"Sejak kapan ada istana ditengah hutan
seperti ini dan terlihat aneh aku tidak pernah melihat istana memiliki model seperti ini" ucap Liu yaoshan
"Ayo masuk, sekarang bukan waktunya membahas istana ini ada hal yang lebih penting" ucap mayleen.
"Pergi lah jing aku akan memanggil mu lagi jika aku membutuhkan mu" ucap Liu yaoshan setelah itu tak lama kemudian jing menghilang.
Saat Liu yaoshan dan mayleen memasuki istana terlihat jingmi dan yang lainnya menyambut kedatangan mereka.
"Selamat datang kembali may" ucap jingmi tersenyum.
"Kak akhirnya kau kembali juga, aku sangat merindukan mu" ucap jieru berlari ke arah mereka.
Liu yaoshan yang melihat jieru terkejut karena yang dia tahu jieru telah meninggal saat penyekapan dihutan waktu itu.
"Jangan bertanya, nanti kau akan mengetahui nya sendiri" ucap mayleen yang sudah membaca pikiran Liu yaoshan yang memiliki banyak pertanyaan dibenak nya.
"Hai kak kita bertemu lagi, aku sangat merindukan mu" ucap jieru melompat ke gendongan Liu yaoshan.
"Dasar bocah nakal kenapa kau berpura-pura telah meninggal" ucap Liu yaoshan memukul bokong jieru.
"Aku juga awal nya berpikir bahwa aku telah tiada tetapi kak mayleen dan kak Li menyelamatkan ku" ucap bocah memasuki umur 8 tahun itu yang masih berada di gendongan Liu yaoshan.
"Kau berbohong kepada ku mayleen" ucap Liu yaoshan menyipitkan matanya ke arah mayleen.
"Kau tak pernah bertanya, jadi untuk apa" ucap mayleen..
"Sekarang istirahatlah kau pasti sangat lelah karena perjalanan tadi" lanjutnya.
"Aku sangat lapar, apa kau bisa memasakkan sesuatu untukku" ucap Liu yaoshan.
Mayleen melihat kearah jingmi dan jingmi mengetahui arti tatapan mayleen.
__ADS_1
"Nuan nuan sudah menyiapkan makanan di ruang makan" ucap jingmi.
"Ikut lah bersama jingmi, dia akan mengantar mu ke ruang makan, aku ingin ke kamar membersihkan diri dulu" ucap mayleen meninggalkan mereka.
Setelah itu may pergi ke kamarnya dan Liu yaoshan pergi ke ruang makan, saat dia sampai di ruang makan dia takjub dengan model ruangan itu yang sama sekali tidak pernah di lihat nya.
"Siapa yang merancang setiap ruangan istana ini? pasti dia orang yang sangat berbakat" tanya Liu yaoshan kepada jingmi.
"Istri anda sendiri yang merancang semuanya tuan" ucap jingmi.
"Maksud mu mayleen" tanya Liu yaoshan.
"Iya tuan" ucap jingmi.
"Siapa lagi kalau bukan mayleen, pantas saja mayleen tidak menyukai nya karena dia saja mempertanyakan istrinya yang mana. memang nya berapa istri yang dimilikinya" batin jingmi kesal.
"Apa sudah cukup kau mengatai ku? " tanya Liu yaoshan datar.
"Maafkan saya tuan, tapi apa maksud anda?" tanya jingmi.
"Kau penasaran berapa istri yang ku miliki kan? " tanya Liu yaoshan.
"Mati aku ternyata dia bisa membaca isi pikiran ku" batin jingmi.
"Aku tahu kau kesal karena kau menganggap ku sebagai pria yang suka mempermainkan hati wanita tetapi itu sama sekali bukan keinginan ku" ucap Liu yaoshan.
"Maksud anda ?" tanya jingmi.
"Intinya pernikahan itu terjadi bukan berdasarkan dengan cinta tetapi hanya sebagai kerja sama" ucap Liu yaoshan.
"Bagaimana dengan pernikahan anda dengan may" tanya jingmi.
"Sejak aku kecil hingga tumbuh dewasa aku sama sekali tidak pernah dekat dengan wanita mana pun sehingga aku susah untuk menerima mayleen awal nya sebagai istri ku, karena itu akan lebih baik jika kami tidak saling berinteraksi satu sama lain dan aku lebih mengabiskan waktu ku untuk berkerja" ucap Liu yaoshan.
Liu yaoshan menceritakan semuanya pada jingmi hingga melupakan rasa laparnya dan tanpa mereka sadari mayleen mendengar semua percakapan keduanya di balik tembok.
Mendengar ucapan Liu yaoshan membuat mayleen merasa kasian terhadap nya tetapi dia berpikir semuanya dia serahkan kepada takdir mereka Masing-masing.
Mayleen lalu berpura-pura baru datang seakan tidak mendengar apa-apa yang di bicarakan oleh kedua orang tersebut.
"Kenapa kalian malah bergosip dan bukan nya kau tadi lapar?" tanya mayleen.
"Eh sejak kapan kau berada di situ? " tanya Liu yaoshan.
__ADS_1
"Aku baru saja datang, memang nya ada apa? apa kalian sedang bergosip tentang ku?" tanya mayleen.
"Iya kami bergosip tentang mu, katanya kau sangat jahat kepada suami mu. Benarkah itu may? " tanya jingmi.
"Memangnya kenapa kalau aku jahat pada nya, apa kau sekarang sedang berpihak kepada nya? " tanya mayleen.
"Bukan begitu may, tidakkah kau melihat dirinya dia sangat tampan dan sangat berkuasa, apa kau tidak tertarik dengan itu semua? " tanya jingmi.
"Iya aku akui itu semua memang benar tetapi aku sama sekali belum tertarik biarkan lah semuanya berjalan seiring waktu, mungkin suatu hari nanti aku akan tertarik dengannya" jelas mayleen.
Liu yaoshan yang mendengar perkataan mayleen awalnya ada rasa sakit di hatinya, tetapi masih ada harapan untuknya untuk memenangkan hati istrinya itu.
"Baiklah, mulai saat ini aku Liu yaoshan akan berusaha agar aku dapat membuat mayleen jatuh cinta kepada ku" ucap Liu yaoshan dengan dengan lantang.
"Hahah Percaya diri sekali kau" ucap mayleen.
"Aku yang akan menjadi saksi kisah kalian di masa depan nanti nya" ucap jingmi.
"Sudah sudah sekarang aku lapar, ayo kita makan bersama-sama" ucap mayleen.
Setelah itu mereka semua kumpul sambil bercanda tawa di ruang makan tersebut.
Sementara di penjara ruang bawah tanah milik mayleen, ibu suri masih tersekap di sana dan tubuhnya sudah sangat kurus dan di penuhi luka, mungkin sekarang bahkan orang-orang sudah tidak dapat mengenalinya.
"Lepaskan aku wanita sialan!! " teriakan ibu suri.
"Tidak semudah itu kau di lepaskan oleh mayleen, kau sudah salah memilih lawan kau sangat jauh jika dibandingkan dengannya" ucap seorang pria yang tak lain adalah zhixin.
"Kenapa dia tidak langsung saja membunuhku, kalian tidak perlu msnyikasa ku hingga seperti ini" ucap ibu suri.
"Membunuhmu? Hahaha jika saja aku sudah di perboleh kan oleh may untuk membunuhku ku pasti kan sekarang tersisa abu mu saja di udara" ucap zhixin.
"Apa yang di tunggu oleh nya kenapa dia tidak membunuhku, dimana dia sekarang aku ingin bertemu dengannya" ucap ibu suri.
"Sebentar lagi kau akan bertemu dengannya, mungkin saat itu juga nyawamu akan melayang Hahaha" ucap zhixin menertawai ibu suri.
**Jika kalian suka pada ceritanya jangan lupa di like komen dan divoteπ
Love you all πππππ€
See you next time ππ
Bye Ω©(ΰ΄°Μα΄ΰ΄°Μ)α΅ΚΈα΅ π΄δΈπ΄δΈπ**
__ADS_1