TUGAS DARI NERAKA

TUGAS DARI NERAKA
Sosok Pengganti


__ADS_3

Mereka bicara dalam bahasa Inggris. Terjemahan.


Roh Vesper yang berubah menjadi roh jahat kini dibelenggu oleh rantai-rantai besar. Rantai emas itu melilit tubuhnya dengan sangat kuat. Semakin keras Vesper memberontak, semakin kencang pula jeratannya. Axton, Antony, Erik dan Joel tertegun melihat kawan satu timnya akan diseret kembali ke neraka entah apa alasannya.


"Hentikan! Dia tak bersalah! Joel memicu kemarahannya!" teriak Erik berusaha untuk menyelematkan Vesper, tetapi letusan dari sungai larva tak mengizinkannya untuk mendekat.


Vesper meraung semakin kencang saat sebagian tubuhnya kini sudah tenggelam dalam kobaran api maha dahsyat yang bisa menghanguskan raga.


"Lakukan sesuatu! Jangan diam saja!" teriak Erik marah menatap tiga kawannya yang terpaku tak melakukan apa pun.


"Apa yang bisa kita lakukan? Tak ada, Erik! Tak ada!" jawab Axton panik dengan wajah tegang melihat roh Vesper ditarik kuat untuk kembali ke neraka.


"Tak ada? Ini salah kalian berdua! Kita terjebak di tempat ini saat Vesper hampir berhasil!" ucap Erik dengan mata melotot menatap Joel dan Axton. "Di antara kita semua, Vesper yang melakukan banyak hal untuk kesuksesan misi! Namun, kalian sibuk bersenang-senang dan sekarang diam saja melihatnya menderita!"


Axton dan Joel saling melirik. Antony terbang melayang dan menatap Vesper di kejauhan yang merintih kesakitan. Wajah keturunan Boleslav itu tampak tegang seperti memikirkan sesuatu.


"Maafkan kami, Vesper!" teriak Antony tiba-tiba yang mengejutkan tiga roh lainnya. "Aku minta maaf karena selalu menyusahkanmu saat hidup dulu, bahkan ketika mati."


Vesper yang mendengar ucapan Boleslav perlahan tenang. Terlihat Vesper seperti berusaha menahan kesakitannya karena terkekang. Ia menatap Antony tajam dari tempatnya berada. Antony mengangguk pelan dengan wajah datar membalas tatapan mantan ketua dewan 13 Demon Heads tersebut. Erik ikut terbang mendekat dan berdiri di samping Antony.


"Aku juga, Sayang. Aku minta maaf. Aku selalu menyakitimu bahkan pernah menyiksamu. Membiarkanmu membesarkan Jonathan seorang diri. Maaf jika aku adalah suami dan ayah yang buruk. Aku sungguh menyesal," ucap Erik yang membuat mata api Vesper mulai meredup seperti orang bersedih.


Erik seperti bisa merasakan kepedihan sang istri yang kini harus menderita lagi karena berubah menjadi sosok roh jahat. Axton yang melihat pergerakan rantai besi emas mulai berhenti bergerak, ikut bergabung dengan dua temannya.


"Vesper, kau tahu jika aku sangat menyebalkan dan merepotkan. Namun, itulah aku dan kau bisa memahami sikapku. Jujur, sejak awal bertemu aku sudah tertarik padamu. Kau satu-satunya wanita yang berani menolak dan mengabaikanku. Aku ... juga sangat senang meski hanya satu hari ketika kau menjadi istri palsuku demi menyelamatkan Lysa dan Sultan itu. Bagiku ... itu kenangan yang indah," ucap Axton yang membuat gigi tajam Vesper mulai menghilang.


Mantan ratu mafia itu seperti tersenyum karena ucapan Axton meskipun dengan sosok asap hitam raksasa. Erik melirik sang Casanova sadis karena pengakuannya yang tak terduga. Namun, melihat perubahan Vesper, membuat Axton, Erik dan Antony tersenyum karena usaha mereka untuk meredakan amarah wanita itu berhasil. Sayangnya, satu roh yang tersisa diam saja dengan wajah tertunduk tak ikut bergabung.

__ADS_1


"Joel! Kemari! Kenapa diam saja?" tanya Erik melotot.


Joel memalingkan wajah, enggan untuk melakukan hal serupa dengan tiga roh yang menatapnya tajam.


"Keparatt tengik! Kau yang paling banyak menumpuk dosa di antara kami. Bangun dan katakan sesuatu kepada istrimu itu!" bentak Axton.


Namun, Joel masih terdiam. Tiga roh di depannya geram. Vesper masih terjebak dalam kolam api membara yang membuatnya kembali meraung kesakitan dan memberontak untuk membebaskan diri.


"Agh!" rintih Joel saat Antony tiba-tiba saja menarik lengannya hingga pria itu melayang di hadapan. Joel menatap Antony tajam.


"Kau mendapatkan doa dari Lysa karena Vesper. Dia melakukan banyak hal untuk Jeremy setelah kematianmu. Ia membuat Kastil Borka menjadi pabrik senjata berinovasi dan membuat militer dunia sangat iri. Kau tak tahu perjuangan berat Vesper setelah kematianmu, Joel. Dia menjaga semua aset keluargamu agar tak mati dan jatuh ke tangan orang licik," ucap Boleslav tegas.


Joel terdiam dan melirik Vesper yang meraung kesakitan karena rantai besi itu kembali menariknya.


"Aku saja!" ucap Joel tiba-tiba yang membuat semua roh menatapnya saksama. "Jangan bawa dia. Aku akan menggantikannya. Jangan membuatnya ... menderita lagi," ucap Joel dengan wajah sendu.


Mereka melihat lebih banyak penderitaan ketimbang kebahagiaan yang Vesper dapatkan selama hidup di dunia. Joel mengepalkan kedua tangan saat ia akhirnya melihat sosok Tobias karena Vesper memanggil namanya. Namun, tak seperti yang Joel bayangkan. Anaknya itu menyiksa Vesper. Napas Joel menderu.


Ketika ia menyesal karena telah memiliki anak dari wanita yang tak diingat, perlahan, matanya terbuka semakin lebar saat melihat Tobias mendoakannya. Lelaki bertato itu belajar ilmu agama dari seorang anak kecil. Joel melihat Vesper selalu bersabar dengan semua perilaku Tobias bahkan sudi memaafkan kesalahannya. Vesper juga menganggapnya sebagai anak dan menyayanginya.


"Vesper ...," panggil Joel saat melihat roh Vesper tersisa kepalanya saja.


"Joel!" teriak Erik ketika melihat kejadian silam tentang perjalan Vesper yang menguras perasaan itu.


"Ampuni dia, Sang Kematian! Ampuni dia seperti ketika Vesper mengampuni musuh-musuhnya. Tolong," pinta Joel yang mengejutkan Antony, Erik dan Axton.


Siapa sangka, permintaan Joel dikabulkan. Roh jahat yang mengubah Vesper lenyap dan membuat wanita itu kembali seperti semula. Senyum Joel dan lainnya terkembang karena tak menyangka jika sang Kematian akan mengampuni Vesper. Rantai yang membelenggu Vesper lepas dan menghilang. Wanita malang itu melayang dengan tubuh lunglai dan mata terpejam. Saat empat roh lega karena Vesper tak jadi diseret ke neraka, tiba-tiba ....

__ADS_1


"Oh! Ve-Vesper?" panggil Joel bingung saat roh Vesper menghilang dari pandangannya berikut pemandangan mengerikan neraka.


"Ke-ke mana dia? Apa yang terjadi?" tanya Erik bingung seraya melihat sekitar karena tempat mereka berada kini hanya kegelapan.


Saat empat roh itu dirundung kebingungan, tiba-tiba ....


"A-apa itu!" pekik Axton panik saat melihat asap hitam muncul dan gumpalannya membentuk sebuah raga.


Para roh itu mematung dan menatap gumpalan asap yang perlahan memadat lalu menjadi bentuk layaknya roh dengan rambut panjang tergerai sampai ke punggung, bertubuh tinggi besar dan memakai pakaian berwarna putih setelan atas bawah seperti mereka. Hanya saja, wajahnya belum terbentuk sehingga tak terlihat.


"I-itu bukan Vesper. Siapa dia?" gumam Antony karena sosok baru di depannya seperti laki-laki.


Empat roh itu menatap sosok baru di hadapan dengan saksama. Hingga akhirnya, gumpalan itu membentuk raga roh seutuhnya. Empat roh tersebut tegang karena sosok itu memunggungi mereka.


"Ha-hallo? Maaf, kau siapa?" tanya Axton berusaha sopan.


Sosok itu membalik tubuhnya dengan wajah dingin dan sorot mata tajam. Empat roh itu bisa merasakan aura berbeda dari pria yang ukuran tubuhnya bahkan lebih tinggi dari Antony Boleslav. Roh itu balas menatap empat roh di depannya lalu melirik sekitar dengan wajah dingin. Kening Antony berkerut saat mengamati sosok di depannya dengan rupa Asia yang tak asing.


"Tuan ... Hashirama?"


Sontak, ucapan Antony membuat mata Axton dan Erik terbelalak lebar. Joel diam saja di mana ia juga merasa jika pria di depannya yang berwajah tirus, beralis runcing naik ke atas, berhidung mancung dan bertubuh tegap itu adalah ayah dari Vesper.


"Siapa kalian? Dan ... siapa yang kugantikan?" tanyanya yang membuat wajah keempat roh itu tegang seketika.


***


__ADS_1


tengkiyuw tips koinnya😍 lele padamu💋 maaf ya baru up. lele dan duo bocil sakit sejak kemarin. ini lele sempetin up gegara kangen sama komen2 LAP😁


__ADS_2