TUGAS DARI NERAKA

TUGAS DARI NERAKA
Hukuman Baru


__ADS_3

Mereka bicara dalam bahasa Inggris. Terjemahan.


Praktis, bangkitnya tiga mayat membuat pasukan dengan pakaian layaknya prajurit abad pertengahan itu kalang kabut. Mereka percaya jika jasad yang bisa hidup kembali karena dirasuki roh jahat. Hal itu meyakinkan dugaan adanya penyihir aliran hitam yang hidup di kawasan tersebut.


"Hahahaha! Hahahaha!" tawa Joel senang karena berhasil menakut-nakuti.


Sayangnya, tidak dengan Vesper dan lainnya. Mereka mendekati Joel yang bergembira dengan wujud barunya.


"Cukup main-mainnya. Sekarang, praktikkan yang ayahku telah ajarkan. Aku yakin, orang-orang itu akan kembali lagi ke tempat ini dengan kawanan yang lebih besar untuk memastikan apa yang mereka lihat," ucap Vesper menegaskan.


"Tak usah mengaturku!" bentak Joel marah.


BUAKK!!


"Hehehe," kekeh Axton saat melihat Vesper dengan cepat memukul wajah lelaki yang dirasuki oleh Joel.


Pria Filipina itu terhuyung karena tak siap dengan serangan tersebut. Joel marah lalu berlari ke arah Vesper, siap membalasnya. Akan tetapi ....


DUAKK! BRUKK!


"Agh!"


"Hahahaha!" tawa Axton gembira saat melihat Joel jatuh tersungkur sampai pedangnya terlepas karena Erik menendang pinggul pria itu saat melewatinya.


"Berhenti mempermainkanku, Bajiingan!" teriak Joel marah dan langsung berdiri.


"Dan berhenti bersikap bodoh di hadapan kami, Joel Ramos!" balas Boleslav berteriak sembari terbang mendekat.


Napas Joel menderu. Ia menatap Vesper dan lainnya tajam secara bergantian.


"Jika kau sudah bosan dengan kami, mintalah pada sang Kematian untuk mengembalikanmu ke neraka. Dengan senang hati, kami akan menerima penggantimu," ucap Erik dengan wajah tengil seraya meletakkan besi pedangnya di salah satu bahu.


"Kurang ajar! Aku tak sudi dan tak mau kembali ke neraka!" teriaknya marah.


"Kau tak perlu kami ancam layaknya penjahat rendahan, Joel Ramos. Bila ingin tetap berada di dunia ini dengan menjalani tugas dari sang Kematian, bekerjasamalah. Kurasa peringatan kami sudah sangat jelas. Jika tidak, kau memang manusia dungu," sindir Vesper yang membuat Joel melampiaskan kemarahannya dengan menendangi mayat-mayat di sekitar dan memukuli batang pohon.

__ADS_1


Axton dan lainnya yang mulai bosan dengan sikap Joel, memilih untuk ikut mempraktikkan ajaran Hashirama. Mereka merasuki jasad yang tewas akibat pertempuran tadi. Hanya saja, memang sangat sulit untuk keluar dari raga manusia tanpa bantuan. Para roh pria itu memutuskan untuk menunda karena merasa masih banyak waktu.


"Vesper, aku rasa jika peperangan yang kita lihat belakangan ini tampaknya cukup serius. Apa kau mengamati pakaian mereka? Ini hampir sama dengan yang dikenakan oleh para penyerang di desa," ucap Antony seraya mengamati tangan dari raga itu.


"Ya, kau benar, Tony. Oleh karena itu, banyak dugaan di kepalaku. Aku masih belum tahu di mana keberadaan kita. Sebaiknya, kita mengikuti arah perginya orang-orang tadi. Lihat! Jejak sepatu kuda mereka masih tampak jelas karena jalanan becek akibat hujan," ucap Vesper seraya menunjuk jalanan tanah.


"Heh, pengamatan yang hebat. Sayangnya, kuda-kuda sudah kabur karena pertempuran tadi. Jalan kaki? Hah, aku merindukan mobil," keluh Axton di mana kini para roh itu telah masuk dalam raga manusia.


Erik tak keberatan, begitu pula kawan-kawannya. Sayang, Joel Ramos masih menggerutu dan memilih menjaga jarak dengan mereka.


"Sikapnya benar-benar seperti anak kecil," sindir Antony yang membuat orang-orang itu terkekeh.


Cukup jauh mereka berjalan dan ajaibnya, orang-orang itu tak memiliki lelah. Hingga langkah mereka terhenti saat melihat ada asap hitam pekat membumbung tinggi dalam gerimis yang masih mengguyur sekitar. Vesper dan lainnya segera berlari mendatangi arah asap itu karena tercium bau hangus seperti terjadi kebakaran. Benar saja.


"Gila! Pasti ada pembantaian di tempat ini!" pekik Axton dengan mata melotot saat mereka tiba di suatu pemukiman yang sudah porak-poranda seperti diserang oleh sesuatu.


Erik dan lainnya berpencar untuk mencari tahu alasan pembantaian tersebut karena terdapat mayat-mayat bergelimpangan di beberapa tempat. Mereka melangkah perlahan menyusuri sekitar penuh kewaspadaan. Hingga tiba-tiba, terlihat banyak roh bersliweran. Diyakini, roh-roh itu adalah penduduk yang tewas karena musibah barusan. Saat Joel dan lainnya berencana untuk menanyai para roh itu, tiba-tiba ....


"Axton!" teriak Antony dengan mata melotot saat melihat seorang pria dengan jubah warna merah keluar dari sebuah rumah gubuk seraya mengayunkan pedangnya.


"Oh!" kejut Joel dan lainnya saat kepala Axton terpenggal.


"Mati kau, Penjahat!" teriak lelaki itu dengan banyak luka di wajah.


"Wah! Kepalaku menggelinding! Bagaimana ini!" pekik Axton panik yang kepala rohnya terlihat jelas oleh kawan-kawannya.


Praktis, pria yang dipenggal dan harusnya mati itu malah menciptakan kengerian tersendiri bagi si penyerang. Mata lelaki itu melebar dan langsung menjatuhkan pedangnya karena gemetaran. Tangan dan kaki Axton bergerak seperti bernyawa. Axton panik karena kepalanya hilang dan bingung bagaimana caranya keluar dari raga itu.


"Hempf ...," keluh Vesper karena kepanikan pasti akan terjadi lagi.


Benar saja ....


"Aaaaa! Iblis!" teriak pria itu langsung lari terbirit-birit sampai terjatuh, tetapi dengan sigap kembali berdiri lalu berlari lagi tak menoleh ke belakang.


Joel dan lainnya terkekeh. Vesper berjalan mendekat berikut kawan-kawannya.

__ADS_1


"Oke. Cukup membuat kehebohan. Aku khawatir hal ini bisa membuat kita dalam masalah dengan sang Kematian," ujar Vesper cemas yang membuat roh lainnya ikut tegang.


Seperti dikabulkan oleh sang Kematian, tiba-tiba saja keindahan langit dan permukaan beserta isinya lenyap. Mata Vesper dan lainnya terbelalak lebar karena lagi-lagi kegelapan datang seperti ketika mereka dibangkitkan. Tubuh manusia yang mereka gunakan juga lenyap. Vesper dan lainnya kembali menjadi seperti asap putih yang memiliki raga. Tak diduga, para roh kembali bertemu dengan sang Kematian. Kali ini, mereka merasa jika hal buruk akan terjadi.


"Aku sengaja membiarkan kalian untuk melakukan apa pun selama roh jahat bisa ditangkap. Akan tetapi, selama menjalankan tugas, kalian membuat kehebohan di masyarakat," ucap sang Kematian dengan sosok bertudung tak terlihat raganya karena diselimuti kegelapan.


"Ka-kami minta maaf," ujar Boleslav gugup.


"Asal kalian tahu, karena hal inilah muncul rumor tentang mayat hidup, ilmu sihir, perjanjian dengan iblis dan semacamnya. Oleh karenanya, sebagai bentuk hukuman karena menimbulkan kepanikan di beberapa wilayah, setiap orang yang tahu tentang bangkitnya seorang mayat, jumlah roh jahat yang harus ditangkap akan menyesuaikan."


"What!" pekik para roh dengan mata melotot.


"Peraturan ini diberlakukan mulai sekarang," ucap sang Kematian yang membuat para roh panik seketika.


Saat mantan-mantan mafia itu dirundung kebingungan, perlahan, kegelapan mulai meredup. Sosok sang Kematian lenyap begitu saja. Cahaya matahari menyelinap di balik kabut hitam. Ketika para roh bernapas lega, tiba-tiba ....


WUSS!


"Fvck!" pekik Joel tertegun ketiga mereka berdiri di jalur kendaraan yang melaju di langit.


Spontan, para mantan mafia tersebut menyingkir. Padahal, raga mereka tertembus. Namun, perasaan seperti masih menjadi manusia masih melekat kuat. Saat lima roh itu memandangi sekeliling, kening Vesper dan lainnya berkerut. Akan tetapi, perlahan senyum mereka terkembang.


"Hahahaha! Kita kembali ke masa depan!" seru Axton senang yang membuat Vesper bertepuk tangan.


Namun, seketika, lima roh itu sadar dengan kesulitan yang dialami.


"Kita kembali ke masa depan. Itu berarti ... kita akan kesulitan menangkap roh jahat! Dunia di zaman ini telah damai. Sial!" pekik Erik yang membuat roh lainnya langsung berdecak kesal.


"Ah, sudahlah. Terima saja keputusan sang Kematian. Ini lebih baik ketimbang di neraka. Eh, tapi tunggu dulu. Jika kita gagal, apa hukumannya?" tanya Axton bingung.


"Neraka," jawab sang Kematian yang suaranya santer terdengar meski raganya tak terlihat. Namun, hal tersebut membuat para roh mematung seketika.


***


__ADS_1


wah dapat tips lagi😍 tengkiyuw ya💋 hari ini telat up krn babang monster ultah😁 besok lele juga riweh ada kegiatan sekolah hula2 jadi kemungkinan up eps telat. harap maklum ya, lele padamu ❤️


__ADS_2