TUGAS DARI NERAKA

TUGAS DARI NERAKA
Beralih Pihak


__ADS_3

Mereka bicara dalam bahasa Inggris. Terjemahan. Non-baku bahasa Indonesia campuran.


Praktis, mata Vesper terbelalak lebar. Meski keduanya telah mati dan kini menjadi roh, tetapi kebencian di antara mereka belum pupus.


"Lily!" teriak Vesper marah saat teringat akan sosok wanita yang dikenal bernama Lily yang tak lain adalah putri dari Rose Marlena.


Vesper tak menduga jika akan bertemu dengannya lagi. Kali ini, ia akan memastikan Lily lenyap untuk selama-lamanya karena wanita itulah penyebab tewasnya beberapa anggota dewan akibat Ye berkhianat.


"Harghh!"


BUAKK! BUKK! BUKK!


Mata Eko melebar melihat bosnya dulu menghajar wajah roh seorang wanita cantik. Kening Eko berkerut mencoba mengingat sosok itu. Terlihat tak asing, hanya saja ia lupa.


"Kui sopo yo? Mbak Vesper sampai ngamuk pasti lawannya bukan orang sembarangan," ucap Eko yakin dengan kepala mengangguk-angguk.


Namun, tak hanya Vesper. Ternyata Axton dan lainnya juga harus berhadapan dengan musuh bebuyutan 13 Demon Heads pada masanya.


"Fox!" teriak Axton dengan mata melebar saat gumpalan asap hitam di depannya kini menjadi sosok musuh yang dikenal.


Akan tetapi, Joel mematung ketika melihat gumpalan asap hitam di hadapan menjadi sosok yang ternyata ia rindukan.


"My son," ucap sosok itu dengan senyuman.


"Ayah," panggil Joel dengan wajah sendu ketika melihat Borka muncul di depannya.


"Kau berada di pihak yang salah, putraku. Ikutlah bersamaku. Vesper adalah penjahat sesungguhnya. Ia mencuci otak Jeremy untuk membunuhku. Komplotan Vesper membunuh Marlon dengan sangat keji. Ia tewas mengenaskan karena Antony Boleslav. Pria itu, melindasnya dengan tank," ucap Borka seraya menunjuk Antony yang kini bertarung sengit melawan musuh mereka lainnya, Sanders.


Napas Joel memburu. Ia menatap Vesper tajam yang kini sedang bertarung sengit melawan Lily. Mata pria Filipina itu kemudian melirik Axton sinis yang sedang bertarung melawan Fox. Antony ikut dibuat kerepotan melawan Sanders. Hanya saja, Erik. Musuhnya kali ini seorang wanita yang tak dikenali, tetapi seperti menaruh kebencian padanya.


"Heh, sepertinya penderitaan yang kuberikan padamu saat masih hidup dulu masih kurang, Erik Benedict. Anita benar-benar tidak bisa diandalkan," ucapnya yang membuat mata pria Inggris tersebut melebar.


"Kau pasti dalang yang membuat aku cacat hingga tak bisa berjalan!" teriak Erik marah dan langsung menendang kuat dada wanita cantik di depannya.


Wanita tersebut menyeringai dengan dua tangan direntangkan. Seolah, serangan Erik tak menyakitinya.


"Perkenalkan, aku Sierra Becca. Mm, orang-orang menyebutku, Madam. Akulah Big Mother, ibu dari The Circle," ucapnya memperkenalkan diri.


Vesper yang mendengar hal itu langsung menoleh. Matanya melotot melihat Madam yang dulu pernah bertarung dengannya dan tewas olehnya kini muncul melawan Erik. Sosok yang pernah menimbulkan konflik tak berkesudahan hingga anak cucu kini muncul di hadapannya lagi. Napas Vesper menderu melihat Madam tersenyum mengejeknya di kejauhan.


Wanita dengan nama asli Sierra Becca tersebut adalah pencetus adanya No Face dan 8 Mens. Madam mengotak-atik kelompok mafia tersebut setelah kematian Lucifer Flame. Ia melakukan tipu muslihat penuh kemunafikan hingga menyebabkan 13 Demon Heads dan The Circle bermusuhan. Madam mengambil alih The Circle dan menjadikannya seorang pemimpin tunggal.


"Bunuh dia, Erik! Dia penyebab tewasnya orang-orang kita! Termasuk paman Charles dan Nyonya Rose!" teriak Vesper di kejauhan yang sedang mencekik Ye.

__ADS_1


Erik tertegun dan langsung mengepalkan kedua tangannya. Sontak, wilayah tak bertuan itu kini menjadi ladang pertarungan. Eko yang mendengar hal tersebut dibuat panik karena mondar-mandir di langit tak bisa berbuat apa pun.


"Kalau ke sana nanti roh jahatnya pasti pada minggat. Kalau gak ditolongin ini bisa jadi dendam kesumat berseri kaya sinteron gak uwis-uwis. Iki pie ... iki pie!" pekiknya gelisah. Eko yang khawatir, kembali memberikan saran. "Kalau butuh bantuan panggil Eko!" teriaknya dari atas.


"Diam!" jawab semua roh baik kubu Vesper ataupun Madam.


"Wedyan, kompak!" pekik Eko tak menduga hal tersebut.


Akan tetapi, Joel yang dilanda kebingungan kini dipegangi kuat oleh sang ayah. Jiwanya bimbang ke mana harus memilih.


"Ikut denganku dan kita akan bertemu Marlon," ajaknya.


Joel menatap sang ayah lekat dan Borka mengangguk pelan. Joel akhirnya meninggalkan kelompoknya dengan terbang bersama sang ayah.


"Joel! Hentikan! Jangan ikut dengannya!" teriak Vesper yang saling beradu kekuatan dengan Ye. Dua tangan mereka saling mencengkeram dan mendorong. Joel memalingkan wajah enggan mengikuti saran istrinya. Vesper berusaha melepaskan diri dari Ye, tetapi wanita itu tak sudi dikalahkan oleh Vesper untuk kedua kalinya. "Argh!" teriak Vesper ketika rambutnya dijambak dan ditarik kuat hingga tubuh rohnya jatuh terlentang.


"Joel!" panggil Axton yang selalu gagal untuk membelenggu Fox karena tangannya terus-menerus ditampik. Fox sepertinya tahu jika Axton memiliki rantai emas yang membuat roh-roh jahat diseret kembali ke neraka. Namun, sehebat apa pun mereka bertarung, roh-roh itu tak bisa musnah kecuali dijerumuskan ke dalam api neraka.


"Joel! Jika kau ikut dengannya, sang Kematian tak akan memaafkanmu! Kau akan di neraka selamanya dan tak akan bisa menemukan kedamaian! Tak ada orang yang akan mendoakan untuk keselamatanmu dari siksa neraka!" teriak Boleslav sembari menghajar Sanders.


Joel menghentikan laju terbangnya seketika. Borka yang masih memegang erat tangan anaknya ikut menghentikan langkah. Borka mendekati putra pertamanya itu lalu memegang pundaknya kuat. Joel menelan ludah.


"Kau hanya diperalat oleh mereka, Joel. Kau tahu aku seperti apa. Selama ini, kau musuh mereka, tak pernah menjadi kawan. Kematianmu sudah direncanakan oleh Vesper dan lainnya. Mereka roh licik dan penuh tipu daya. Jangan menoleh lagi dan ikut denganku," paksa Borka.


Joel terkejut ketika tangannya ditarik sang ayah menjauh dari kumpulan. Vesper, Erik, Antony dan Axton yang melihat hal tersebut tak bisa tinggal diam. Napas Eko menderu. Ingin rasanya ia ikut campur, tetapi dirinya yang sekarang adalah sosok yang menepati janji. Ia tak bisa melakukan tindakan dengan mengingkari sumpahnya. Eko berusaha bersabar hingga akhirnya apa yang diinginkan terkabul.


"Yes!" seru Eko gembira.


Sayap besar bercahaya terang menyilaukan itu akhirnya mengepak, siap untuk menukik dan menghempaskan roh-roh jahat yang mengusik kelompok Vesper. Akan tetapi, Fox dan kumpulannya menyadari kedatangan Eko. Mereka dengan sigap meninggalkan lawan untuk melarikan diri.


"Axton, now!" teriak Vesper lantang yang berhasil memegangi Ye kuat saat ia akan kabur.


"Heahhhh!"


"Tidakkk!" teriak Ye panik saat sang Casanova berhasil menangkap kakinya dan membuat rantai emas itu membelenggu tubuh wanita itu.


"Axton!" panggil Antony yang ikut mendekap kuat tubuh roh Sanders dari belakang ketika pria tersebut hendak kabur.


"Lepaskan aku, Brengsekk!"


BUAKK!


"Ugh!" rintih Antony ketika kepala Sanders tiba-tiba disentak ke belakang dan mengenai wajah keturunan Boleslav itu.

__ADS_1


Sanders dengan sigap melepaskan dekapan Antony di lengannya. Sayang, Axton sudah tiba lebih dulu dan kini berada di hadapan.


"Back to hell," ucapnya menyeringai lalu menangkap wajahnya kuat dengan dua tangan.


KRANG! KRANG!


"ARRGHHH!"


Vesper dan Antony bernapas lega karena dua roh jahat berhasil dibelenggu. Sayangnya, Fox, Madam dan Borka berhasil kabur. Joel ikut kelompok roh jahat itu entah ke mana. Eko yang akhirnya datang, merasa jika hanya dimanfaatkan.


"Ooo, mempermainkan diriku yang polos ini. Dosa lho," ucapnya sebal.


"Kami sudah mati. Bukannya kami sudah tak bisa menambah dosa dan pahala lagi?" tanya Vesper yang membuat Eko cemberut.


Vesper yang masih kesal karena roh jahat lainnya lepas dari cengkeraman kini fokus pada Ye dan Sanders. Dua roh jahat itu kembali menjadi gumpalan asap hitam pekat dengan wujud mengerikan. Keduanya meraung ketika ditarik kembali ke neraka dan tenggelam dalam lautan magma. Kali ini, Axton dan kumpulannya saling bertatapan tajam. Mereka tak menyangka jika akan bertemu lagi dengan musuh-musuh di masa lalu yang menjadi roh jahat.


"Lily. Ceritakan dengan detail mengenai Madam," pinta Erik.


Vesper mengangguk pelan di mana Antony dan Axton ingin tahu mengenai hal itu. Sayangnya, Joel yang tak ada bersama mereka, membuat Vesper kembali bingung.


"Bagaimana ini? Apakah ada konsekuensi jika Joel tak ada bersama kita?" tanya Vesper panik.


"Soal itu, Eko gak tau. Apalagi, tugas kita berbeda," ucap pria gundul itu yang membuat Antony cemas.


Saat para roh dilanda kebingungan, tiba-tiba, muncul gumpalan asap putih di hadapan. Seketika, mata Vesper melebar. Ia tertegun karena mengenali sosok itu di mana hal tersebut sangat disayangkan karena Joel tak ada.


"What! Kau! Kenapa harus kau, Bajiingan tengik!" pekik Axton kesal bukan main karena mengenali sosok di depannya yang tersenyum tengil.


"Heh, kau lagi. Dunia roh sungguh sempit, hem?" jawab pria itu tersenyum miring. "Hei, Mom. Aku merindukanmu. Hanya saja, aku lebih suka wajah Eropa-mu. Wajah Asia-mu membuatku ingin menindasmu, sungguh. Tak bisakah diganti?" ucap Tobias yang membuat Vesper mendesah malas.


Namun, entah apa yang terjadi. Sang Kematian seperti mengabulkan permintaan Tobias. Seketika, wajah Asia Vesper berubah menjadi rupanya baru setelah menjalani operasi plastik.


"Li-Lily!" pekik Erik terkejut melihat perubahan drastis itu.


"Hem, begitulah rupa istrimu sampai akhir hidupnya," ucap Eko tenang dengan anggukan kepala.


"Fvck! Kau!" pekik Tobias tertegun sampai matanya melotot melihat sosok yang dulu pernah menampar wajahnya dengan kejantanan pria itu kini muncul di hadapan.


"Hehe, hai, Tobil. Udah mati, jadi arwah, masih gak insaf lho. Eko sunat lagi, mau?" ledek Eko yang membuat Tobias langsung bersembunyi di balik tubuh Vesper.


"Heh, rasakan," ucap Axton bahagia karena kini, Tobias memiliki sosok yang ditakuti.


***

__ADS_1



waduh tips koinnya melimpah 😍 ini kudunya crazy up. semoga bsk bisa ya😆 makasih Jeng Ramlah ❤️lele padamu 💋 oia selamat idul adha bagi yang merayakan🎉 lele singgah di Pemalang gaes dan langsung ngebut ngetiknya sebelum bobo. semoga tiponya gak berhamburan😁


__ADS_2