
kini maira di depan kamera bersama dengan Ikhsan karna di paksa oleh fans, bagaimana tanggapan maira tentang semua ini, dan banyak isu tidak benar beredar membuat maira harus membuat Vidio.
" assalamualaikum teman teman, jujur ini dari lubuk hati ku yg terdalam, aku nggak mau bikin konten soal keguguran ku tapi terlalu banyak isu yg nggak benar beredar dalam satu hari. jadi seperti yg kalian tau karna masalah itu aku keguguran, dan mungkin emang belum rezeki aja " ujar maira dengan tenang sambil memakan salat buah kesukaannya.
" ya kalok kalian tanya bagaimana tanggapan ku tentang mereka bertiga, ya pasti aku tidak terlalu suka, dan.. untuk yg bertanya gini ' dek, kau maafin nggak mereka yg telah membuat mu seperti itu, kalok aku di posisi mu mungkin aku tidak akan pernah memaafkan mereka ' nah jadi gini.. kuncinya ikhlas, apapun yg terjadi harus ikhlas, karna ikhlas kata lain dari terpaksa menjadi biasa " ujar maira kembali.
" untuk mereka bertiga yg telah membuat klarifikasi, saya dan mas Ikhsan sudah memaafkan kalian, dan semoga setiap orang di dunia ini tidak mengalami hal yg serupa dengan saya, dan untuk para fans nya mas ikhsan yg marah karna saya merebutnya dari kalian, ingat satu hal, sekuat apapun kau berusaha, kalok dia bukan jodohmu maka kau tidak akan mendapatkan nya " ucap maira kembali sambil tersenyum.
akhirnya Vidio selesai, maira lanjut membuat Vidio seperti biasanya sedangkan Ikhsan pergi kerja sampai malam hari.
hari hari berlalu begitu cepat, sekarang Ikhsan sudah tidak berkerja di lokasi syuting lagi karna dia bersiap siap ke Kairo untuk S2 selama 2 tahun di sana.
" udahlah, jangan nangis.. nanti mas kan kembali lagi " ujar Ikhsan memeluk maira.
" lama banget tau nggak 6 bulan, kangen.. " ucap dengan lembut.
" hhmm.. ayo mulai, "
...di bandara...
Ikhsan sedang ngobrol bersama Abi dan berpamitan untuk pergi belajar sedangkan maira duduk di kursi karna pinggangnya yg sakit.
" kasar banget tadi malam " batin maira tidak karuan.
" penerbangan selanjutnya dari Jakarta menuju Sumatra Utara, Medan, di harap seluruh penumpang segera bersiap siap "
" Abi.. maira pamit ya.. " ujar ku berpamitan kesemua nya lalu terahir Ikhsan.
dia akan terbang ke Kairo satu jam setelah ku. maira memeluk Ikhsan, tak sanggup berpisah dengannya setelah sebulan menikah.
" jaga diri baik baik di sana, jangan bandel, jangan keluyuran nggak jelas, jangan keluar malam, makan yg teratur, jaga kesehatan.. " ujar Ikhsan.
" hhmm.. mas juga " ucap ku.
__ADS_1
akhirnya mereka berpisah. maira yg pergi ke Jakarta ber5 sekarang pulang sendirian, dia akan di jemput oleh keluarga nya di Medan. ini benar benar sangat berat bagi maira karna harus meninggalkan kekasih yg ingin pergi belajar.
...sebulan kemudian....
maira sedang memberi makan kucing kucing nya itu yg berjumlah 50 ekor kucingnya itu di temani oleh bila sahabat sekaligus anak dari uwak nya. setelah selesai lanjut ke mall belanja kebutuhan rumah berhubung bila sudah pulang dari sekolah.
baju yg mereka pakai
...mall...
" jadi.. ini kenapa lah pula kau, bentar bentar duduk, pening( pusing) kali lah aku " ujar Salsabil yg biasanya di panggil bila.
maira duduk di kursi yg ada di pusat perbelanjaan di sana, maira sambil minum jus melon itu duduk dengan santai.
" capek loh.. " jawab maira dan bila serta kru nya yg berjumlah 3 orang itu hanya geleng geleng kepala.
maira naik ke atas troli lalu duduk di sana.
" kau ini lah " ujar bila mendorong troli nya.
maira ingin membeli dispenser untuk di kamar nya. ketika memilih maira memegangi perutnya yg begitu sakit ia rasakan. seketika maira terjatuh ke lantai.
" maira.. " ujar mereka melihat maira tidak sadarkan diri.
...rumah sakit...
Rendi sedang berada di rumah sakit tempat nya di depan rumah sakit, melihat mobil anak nya itu lalu bila keluar dari mobil.
" bila, kau kok di sini, di mana maira? " tanya Rendi.
" Wak maira pingsan, ayo bawa ke UGD sekarang " panik bila dan Rendi Langsung menggendong maira membawanya ke UGD.
__ADS_1
maira langsung di periksa oleh dokter yg ada di sana.
" dia mengalami keram perut, ini normal bagi awal kehamilan " ujar dokter itu selesai memeriksa kondisi maira.
" hamil!! " ucap mereka terkejut.
" hamil? " tanya maira dengan pelan karna baru tersadar dari pingsannya.
" iya, benar, lebih baik periksakan ke dokter kandungannya ya " ramah dokter itu.
...dokter kandungan....
seharusnya Ikhsan yg dek dekan karna istri nya akan di USG karna tau hamil, tapi ini ini malah terbalik. Rendi malah dek dekan karna akan melihat cucu pertamanya itu dan kini dia baru berusia 37 tahun.
” maaf ya " ujar Bu bidan menaikkan gamis maira sampai ke dada agar perutnya terlihat saat USG,
" selamat ya, bayi nya kembar " ucap Bu bidan.
" alhamdulilah.. " ujar mereka semua.
Rendi begitu senang dia mendapat cucu kembar lagi, mungkin karna faktor keturunan jadi maira juga dapat hamil kembar.
" usianya kandungan nya 1 bulan ya.. ukurannya normal kok untuk seusia 1 bulan, perkembangannya juga sudah bagus. istirahat total ya di rumah, minum vitamin yg akan saya berikan dan jangan lupa minum susu ibu hamil nya ya, ada keluhan selama ini? " tanya Bu bidan.
" hhmm.. mual mual sih.. tapi tengah malam bukan pagi hari, lebih sering kekamar mandi untuk buang naik kecil, lalu sering sakit perutnya " jawab ku jujur.
" mungkin bawaan hamil, kram di usia kandungan saat ini normal kok tapi kalok rasanya berlebihan lebih baik langsung periksa aja ya, "
...malam hari....
semua keluarga sudah tau kalok maira hamil, kini tinggal Ikhsan yg belum mengetahuinya. karna Indonesia lebih cepat 5 jam dari Mesir. jadi ketika jam 12 malam maira menelpon Ikhsan karna di sana jam 8 dan itu Ikhsan baru pulang bekerja.
" aku mau tidur dulu ya " ujar Ikhsan masuk kedalam kamar nya itu lalu mengangkat vc cari maira.
__ADS_1
" assalamualaikum sayang "