Ustadz Jatuh Cinta Sama SELEB

Ustadz Jatuh Cinta Sama SELEB
menikah bukan dengan ku..


__ADS_3

" bila... " panggil Dewi dari balik pintu, " bila.. tak seharusnya kau menangisi pria itu.. " ujar Dewi masuk dan menutup pintu kamar, ia berjalan dan duduk di samping adik nya yg sedang berbaring.


" dia pembohong!! " bentak bila di sela sela tangisannya.


" dia tau perasaan nya ini tidak benar, hingga dia menikah dengan wanita lain untuk melupakan perasaannya pada mu, tapi dia juga akan memulai membuka perasaan baru untuk wanita yg telah menjadi istrinya.. "


yg di ucapkan Dewi adalah benar, jam 9 pagi tepat hari Senin Eyza mengucapkan kalimat suci pernikahan, kalimat ijab kabul dan menikahi anak dari gurunya baba habib. tapi sayangnya istrinya tidak bisa datang karna sedang demam.


bila menangis dalam pelukan Dewi.. dan tiba tiba maira membuka pintu dengan kasar berlari memeluk bila yg menangis.


" maira... " tangis bila mengeratkan pelukannya tapi maira malah ikut menangis juga.


" yg patah hati sebenarnya siapa sih? " batin Dewi melihat kedua adik nya menangis " Khodijah.. sini sayang sama aunty Dewi, aja.. " ucap Dewi mengambil Khodijah yg sedang memperhatikan gelang baru nya.


🍀🍀🍀🍀


di sisi lain Eyza sepertinya kembali tertidur karna efek samping obat yg telah ia minum sedang yg lainnya fokus pada ikhsya yg menatap baba habib dengan tatapan aneh di dalam pengakuan Ikhsan, ia meremas baju Ikhsan dengan tangan kecilnya. janggut baba habib cukup tebal dan panjang tapi terlihat sangat rapi itu lah yg membuatnya heran.


" haa~ " ujar ikhsya menatap tajam baba habib dan kembali memeluk Ikhsan.


" trauma kek nya dia " ujar Abah membuat mereka tertawa tapi ikhsya kembali melihat nya dan menatap baba nya itu.


" Ikhsan, di mana anak kedua mu? " tanya baba habib dengan pelan.


" Khodijah dia sama umma nya, badannya lebih hangat dari biasanya jadi nggak Ikhsan ijin kan untuk keluar takut tambah parah, "


" sudah bisa apa dia? "


" baru bisa gerakin tangan kedua tangannya dan kedua kakinya sudah bisa, lagi belajar miring miring " jawab Ikhsan dengan pelan membuat susu anak nya dan memberikan pada ikhsya, ia langsung seolah-olah kuat memegangi botol susu nya tapi sebenarnya nggak bisa.


" Abah... " panggil Eyza dan Abah langsung bangkit melihat Eyza yg ternyata mengingau.. " nasi Padang 10 ribu bah.. "


" dulu anak ku di kandungan istriku ngidam nya nggak aneh aneh tu.. kok bisa udah lahir kondisi akal nya nggak sehat " batin Abah eyza


🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀


waktu terus berlalu dan bila lebih memilih untuk berkuliah saja di Yaman tapi di hati nya dia masih mencintai Eyza yg kini berstatus telah menjadi suami orang lain.


" bila.. Abang tegas kan sama bila untuk melupakan Eyza di dalam pikiran mu.. ini semua jawabannya salah... " ucap dalil mengetes kemampuan belajar bila dan Dewi yg tertidur di saat belajar.

__ADS_1


" maaf.. " ujar bila pelan mencoba untuk memperbaikinya.


" bil.. tolong ke rumah maira ambilin sayur asam semangkuk ya.. dia janji tadi pagi.. " pinta Dewi dan bila langsung mengambilkan nya.


ketika masuk di rumah bila ia melihat seorang wanita cantik duduk di sofa, benar benar blasteran Eropa kek nya soal nya dia benar benar cantik.


" assalamualaikum.. "


" wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarokatu.. " jawab nya dengan pelan, suara nya sangat lembut


" AAAAAA!!!!! " 2 orang wanita teriak secara bersamaan membuat mereka terkejut dan langsung mencari arah sumber suara.


" ada apa!!! " tanya bila membuka kamar dengan kasar.


" DIA HAMIL... " ujar mereka menunjuk Nurul karna kehamilan pertama meninggal di usia anak nya 6 bulan.


" Alhamdulillah.. "


bila memperhatikan wanita itu yg bernama Maryam, dia sedang belajar cara menghias dirinya sendiri. maira memberikan beberapa gaun hot yg telah ia beli membuat wajah Maryam sangat memerah.


" wah banyak banget koleksi mu... aku minta yg ini lah.. " ujar Nurul melihat koleksi maira


" tunggu! dia siapa? " tanya bila membuat maira dan yg lain ragu ragu untuk menjawab.


" dia istrinya Gus Eyza.. mbak bila belum tau ya? dia kemari untuk belajar make-up " jawab mbak intan membuat yg lainnya pasrah karena intan suka sekali keceplosan.


" OOO.. aku mau pergi dulu ya... kak Dewi sudah lapar itu.. "


bila langsung pergi menjauh dari Maryam, membuat Maryam mencurigai bila.


" apakah dia orang yg di cintai suami ku? " tanya Maryam sambil tersenyum pada mereka yg termenung mendengar nya " aku bisa melihat itu dari mata nya.. "


maira langsung duduk dan memegangi kedua bahu Maryam dan menatap nya tajam lalu berbicara.


" aku tau kau pasti cemburu dengan kenyataan ini, tapi percayalah kalau sampai dia menghancurkan rumah tangga mu aku yg pertama kali menamparnya, karna aku yakin sekali kakak ku itu pasti tidak akan melakukannya. dia akan segera meninggalkan perasaan itu"


" maira.. aku tidak cemburu, seandainya dia mencintai suamiku maka aku rela berbagi kasi sayang. aku tidak masalah kalau suamiku berpoligami.. "


ternyata bila masih ada di sana dan mendengar ucapan Maryam.

__ADS_1


" Maryam... tenang saja.. mulai saat ini, detik ini, menit ini, aku tidak akan mencintai suami mu, aku juga perempuan, aku tak ingin berbagi kasi sayang.. tapi aku juga tidak bisa menghancurkan cinta nya seseorang.. " tangis bila dan Maryam bangkit dari duduk nya lalu memeluk bila yg menangis.


" terimakasih.. terimakasih banyak.. "


🍀🍀🍀🍀🍀


kini Maryam di depan kamar VIP, Maryam telah di dandani secantik mungkin oleh maira, gaun putih nya benar benar sangat indah. ketika masuk terlihat banyak orang sedang menunggu Maryam di bawa duduk di samping suaminya terlihat kamera telah bersiap di sana.



Maryam menyalami tangan Eyza tapi Eyza malah takut untuk bersentuhan, soal nya ini pertama kalinya.


" bodoh kali bah ini anak... salam cepat.. kebalik ini.. Maryam yg atur nya malu malu lah kok kau.. " ujar kakek Eyza membuat mereka tertawa


dengan bantuan ummi Eyza, Eyza memegangi ubun ubun Maryam membaca doa lalu mencium kening nya Setelah 2 Minggu menikah akhirnya berjumpa.


" pikiran mu kebaca sayang.. " ucap pelan Ikhsan karna maira melamun.


" hehehe, coba yuk nanti malam.. " ajak maira yg sedang menyusui Khodijah.


" baik lah.. "


mereka terlihat sangat senang bahkan bila ada di sana, ia terlihat lebih baik dari pada sebelumnya.


" makan masa di suapi emak nya.. binik nya lah biar pro.. " ucap maira yg makan disuapi oleh ikhsan karna Khodijah tidur di pangkuannya.


Maryam menyuapi Eyza dengan sangat lembut,


" boleh aku minta minum? " pinta Eyza dan Maryam langsung mengambilkannya menaruh sedotan agar lebih mudah untuk meminum nya.


" keselek bijik durian anak ni kek nya.. " ucap dalil pada Ikhsan dan Haikal lalu mereka setuju.


" lembut kali bah ucapan nya, biasa juga kek monyet kelaparan, datang datang langsung ke dapur " balas Haikal.


" iya.. kalau makan nggak cukup dua piring, ini sepiring udah kenyang? aneh banget.. "


" habis nya di suapin istrinya.. "


" udah udah.... cepat cepat kau kasi kakek cicit ya.. "

__ADS_1


pipi Eyza memerah sambil menggigit bibir bawahnya karna malu


__ADS_2