Ustadz Jatuh Cinta Sama SELEB

Ustadz Jatuh Cinta Sama SELEB
kembali pulih


__ADS_3

perlu kalian ketahui, bahwa maira memiliki keluarga dengan suku Melayu, jadi di depan kamera gaul di keluarga tutur bahasa tetap lah sama. seperti maira, biasa nya di rumah di panggil uteh, kak uteh, Akbar biasanya di panggil anggah sedangkan Ikbal di panggil adek atau Alang, akhir akhir ini aja dia di panggil Alang karna sudah memiliki adek.


" teh.. gatal.. " ujar Ikbal menangis.


" ni bedak tabur, bunda bilang kalau gatal pakai bedak ini sama dengan air es, biar makin sejuk jadi nggak ngatal, dan fans kalian banyak yg mau tau kondisi kalian loh, apa kakak harus bikin konten? " ucap ku memberikan mereka bedak itu lalu mereka bergantian menaruhnya di tubuh mereka.


" buat aja Vidio singkat, jangan sikit sikit buat Vidio, nanti ayah marah loh " ucap Akbar yg sudah selesai langsung kembali berbaring.


" kkhhhaaaaa " tangisan aura terdengar dan maira aku langsung mencuci tangan dan kembali menidurkannya.


terkadang para tetangga juga datang dan ikut membantu menjaga aura, karna dia sangat rewel, sayangnya Abang nya bunda beserta keluarganya tidak bisa pulang ke Indonesia di karenakan ibu kandung sang istri meninggal dunia. setelah seminggu terlihat kembar sudah sedikit membaik.


" tumis toge, tumis tahu, tumis tempe, ikan bakar, tempe ongseng, ubi bakar... oh sungguh nikmatnya hidup " nyanyi Ikbal sambil makan di depan kamera.


" syukuri.. di luar sana ada yg nggak makan berhari hari lagi, bahkan makan dari sisa yg telah di buang " ucap Akbar kanan dengan santai.


lalu terdengar lah suara tangisan aura yg menggema keseluruhan rumah " sayang kakak ni... anggah.. tolong angkat jemuran udah mau hujan tu! Alang, bantuin ya " ujar maira sedikit berteriak dari ruang tamu dan mereka berdua langsung mengangkat jemuran serta bisa bisa nya sambil bikin Vidio.


biasalah anak bayi.. selesai imunisasi pasti kalok nggak demam badannya lebih hangat gitu, ini membuat ku benar benar merasakan kelelahan yg luar biasa, ketika malam hari aura terus menangis semalaman bahkan bunda juga ikut menenangkan aura walaupun masih di rumah sakit.


" Akbar.. ambil daun jarak di belakang rumah, habis itu cuci bersih bersih, ayah mu ini pun, belum sampai sampai juga udah jam 2 pagi ini " ucap bunda ingin menangis melihat aura yg tak berhenti menangis, Akbar langsung kebelakang rumah mengambil daun jarak.

__ADS_1


ku taruh aura di perut ku lalu tangisannya sedikit mereda, daun jarak yg telah di cuci bersih di taruh di ubun ubun aura sampai panasnya turun, ketika maira ingin duduk aura kembali menangis membuatnya harus berdiri semalaman.


ketika ayah pulang bersama bila, ayah langsung mengambil alih aura dan menggendongnya terlihat aura begitu diam. " kasian anak ayah ni.. udah kena tinggal aja... sabar ya nak.. bunda pulang seminggu lagi ya... " ucap ayah mencium aura.


bila dan aku memasang kasur angin dan merapatkan kedua buah sofa dengan kasur di tengah tengah nya lalu mengambil 2 bantal dan selimut, aku tak bisa tertidur karna mungkin ini sudah jam 3 pagi ya, aku mencoba berbasa-basi dengan bila saja.


" bil, kau menangkan? " tanya ku penasaran.


" iya aku menang juara pertama tingkat nasional, insya allah 3 Minggu lagi aku ikut ke tahap internasional di Inggris, aku benar benar takut, soalnya mereka pasti lebih pintar dari pada aku, terus kau, nggak ada persiapan gitu? nggak mau ikut olimpiade? " tanya bila heran dengan maira.


" aku kan udah jebol tingkat internasional, tinggal nanti pergi ke Inggris aja, masalah yg sedang ku hadapi ini sangat besar? kemungkinan aku akan berhenti saja.. " ucap ku tersenyum paksa


" kenapa? sayang banget loh, kita berangkat kan sama nanti? " bingung bila.


" eh kau biasanya nggak haid 3 bulan aja biasa aja sebelum menikah, sekarang udah nikah, terlambat sehari di sangka hamil " ujar bila tertawa hingga perutnya sakit " duh duh.. sakit perut ku.. kau harus siap siap besok kita harus berangkat ke sekolah pagi pagi " ucap bila lalu mematikan lampu mencoba tidur.


" kalau aku sampai benar benar hamil bagaimana? di Mesir mas Ikhsan selalu melakukan sebanyak 3 kali, aku juga selalu telat minum pil, apa aku akan hamil? " batin ku benar benar merasakan sesuatu yg berbeda dari diri ku sendiri.


waktu telah berlalu hingga akhirnya bunda di boleh kan pulang dari rumah sakit, aura terlihat begitu manja dengan bunda nya itu sedangkan aku dan bila harus fokus untuk olimpiade tingkat nasional, maira ikut olimpiade jurusan komputer sedangkan bila sains.


" assalamualaikum!!!! "

__ADS_1


ujar bersama sambil membuat Vidio YouTube.


" ok sudah 3 Minggu berlalu sejak aku pulang dari Mesir dan hari ini aku akan berangkat ke Inggris bersama dengan bila.. yyeeeyyyyyyy!! ".


" okelah, baju yg harus di bawa pastinya ialah, gamis, terus baju untuk tampil nanti biasanya itu pakai baju sekolah ya, tapi kan kita seminggu di sana jadi bawa sedikit lebih banyak, dan ketika nanti hari di saat di mana pengumuman pemenang aku akan pakai kebaya, biar semua kontestan di sana tau maira dan bila adalah rakyat Indonesia, sekaligus mau pamer! " ujar ku dengan antusias.


selesai bikin Vidio kemasin barang barang langsubg ganti baju karna ini sudah jam 8 malam,



koper maira warna putih dan bila warna cokelat.


setelah berpamitan langsung terbang ke Inggris dengan kurung waktu 16 jam lebih 15 menit, bila terlihat sudah tertidur di sana ketika waktu menunjukan jam 12 malam. aku mengambil sesuatu dari tas ku dan sebuah wadah kecil lalu pergi ke kamar mandi.


" assalamualaikum sayang, kenapa telpon? bukan kah lagi di pesawat sekarang? " tanya Ikhsan memerhatikan maira sedang di kamar mandi


" waalaikumsalam, mas aku duga aku hamil loh " ujar ku karna sudah 3 Minggu tidak dapat menstruasi, terlihat Ikhsan tersenyum kecil melihat ku sedang panik.


" sayang... selesai nifas terkadang butuh 3 atau 4 bulan untuk haid kembali, itu normal kok, " ucap Ikhsan sambil tersenyum.


" masalahnya aku kan nggak menyusui? tapi kita coba dulu deh mas, maira udah beli testpack nya soal nya " ucap ku mencoba melakukan sedangkan mas Ikhsan menunggu hasil nya sambil melanjutkan baca kitab nya.

__ADS_1


" belum keluar hasil nya? kalok benar benar hamil, sayang harus jujur ya sama gurunya bahwa sayang sedang hamil, kalau seandainya tidak di perbolehkan mengikuti olimpiade nya maka pulang saja kalau ada jam penerbangan ya.. " ucap Ikhsan dan aku mengangguk " tapi mas rasa maira nggak mungkin hamil sih, kan masih terlalu cepat "


" tuh kah!! "


__ADS_2