Ustadz Jatuh Cinta Sama SELEB

Ustadz Jatuh Cinta Sama SELEB
sabar


__ADS_3

...mall...


Eza yg memegangi kamera sedangkan dalil yg mendorong troli, maira juga membiarkan mereka ikut berbelanja bersama sama. bunda dan ayah akan datang 3 hari lagi bersama dengan Abi dan kakak Aisyah serta anak nya, sedangkan mama papa kemungkinan akan datang 2 hari lagi.


" hhmm daging ayam, daging ayam 5, daging sapi.. yg masih belum di potong potong mas itu 5 juga, lihat dulu tanggal dan warna daging, terus daging cincang, maira mau buat bakso " pinta ku pada Ikhsan lalu setelah mengambilnya memasukkannya kedalam trol.


kalok namanya berbelanja pasti sangat menyenangkan, setelah selesai mereka pulang kerumah karna sudah sangat malam juga. maira menggaploat Vidio pertama kali ia menggunakan kursi roda, dalam waktu 5 menit sudah 1 orang yg menonton dan setelah 2 jam sudah 5 juta orang yg menonton nya. komen mereka yg sangat banyak dan harus di baca satu persatu.


" sudah malam.. waktunya bobo ( tidur ) udah matikan laptop nya, " ucap Ikhsan dan maira mematikannya lalu Ikhsan memeluk maira dari belakang.


...siang hari....


" viral lagi.. aku jadi perbincangan orang lagi.. " ujar ku sambil menyanyi di bathtub dan melihat akun sosial media ku.


" sayang... jangan lama lama di kamar mandinya " ucap Ikhsan yg sedang menyiapkan buku buku yg harus di bawa ke kampus.


" mas.. udah selesai.. " jerit ku di kamar mandi dan Ikhsan masuk kedalam kamar mandi.


membantu maira berdiri dan membantu membilas tubuhnya dengan air bersih. Ikhsan merawat maira dengan sangat lembut hingga maira benar benar sangat nyaman.


" mas pergi ke kampus dulu ya.. " ujar Ikhsan mencium kening maira lalu maira menyalami tangan Ikhsan lalu pergi ke kampus.


...malam hari....


" ok sekarang aku jelasin kenapa aku di kursi roda.. " ujar ku sambil memakan sup buah yg sudah ku bikin dengan susah payah.


maira menjelaskan semuanya yg terjadi pada dirinya kecuali penyakit yg membuat nya seperti ini. setelah selesai maira mengeditnya dan menggaploat nya.


dalam sekejap banyak orang yg sedih melihat kondisi maira dan ada juga yg sangat senang.


" satu dua buah kurma.


maira lumpuh kenak karma.


HAHAHAHAHA "

__ADS_1


tawa seseorang di dalam video sebuah Vidio. video 1


maira mencoba tegar dan melihat Vidio lainnya


" ni ya.. maira maira itu, dia itu terkena karma nya karna mengambil Ikhsan dari para fansnya, lagian Ikhsan itu kok mau sih sama perempuan yg cacat seperti, nggak bisa hamil!! lumpuh!! paling bentar lagi tubuhnya nggak bisa di gerakan. kalok aku jadi Ikhsan lebih baik ku tinggalkan, nggak guna ngurus manusia udah mau mati.. eh canda mati.. kalok maira beneran mati pun nggak papa HAHAHAHA " tawa seorang wanita berambut hitam itu. Vidio 2


air mata maira mengalir melihatnya, mencoba tegar dan melihat kembali, dia harus melakukan ini karna tidak mau ada yg ketinggalan berita satupun.


" ni ya... seharusnya sebagai istri seorang ustadz ni.. tau akhlak, pemalu, tidak mengumbar kecantikannya ke setiap pria, lalu dia harusnya itu lemah lembut, bukan kayak kau, sikap kau aja udah kayak l*nt*, itu kenapa kau kenak karma, lumpuh tu kan kaki, dengar ya mbak kau itu seharusnya malu, dasar cacat!!! " bentak wanita itu dari sebuah video. Vidio 3


ada ratusan Vidio yg menghina nya, maira mencoba tegar dan dia hanya diam saja. ketika Ikhsan pulang dia berpura pura tidur,


" yah.. dia tidur, ya udah lah nggak papa " ucap Ikhsan langsung ke kamar mandi membersihkan tubuhnya lalu mengganti ke baju tidur.


Ikhsan membuka laptop yg ternyata belum di matikan, Ikhsan melihat Vidio yg di lihat oleh maira, Ikhsan begitu ingin marah tapi dia mencoba menahannya. Ikhsan langsung sholat witir sebelum tidur


karna maira tidak boleh sholat karna luka nya belum kering dan terkadang masih mengeluarkan darah, Ikhsan sholat tahajjud sendirian, dia curhat semua nya tentang rumah tangganya itu. ketika jam 9 pagi maira sudah selesai memasak, bel berbunyi. Ikhsan membukakan pintu dan ternyata itu adalah seluruh keluarga.


" assalamualaikum.. " ujar mereka semua.


" AAAA!!! MAS!!! " teriak maira di kamar mandi membuat mereka terkejut


Ikhsan langsung ke kamar mandi dan melihat maira maira di bathub sambil memegangi iPhone nya yg basah.


" ada apa? apa yg terjadi " panik Ikhsan langsung menutup pintu.


" hpnya terendam mas " tangis ku melihat hp sudah tidak bernyawa.


" ya Allah, bikin panik tau nggak " ucap Ikhsan.


" maira kau nggak papa nak " ujar bunda dan mama nyelonong masuk saja.


" hpnya terendam " tangis ku tidak tertahankan.


" ya Allah maira... " ujar mereka berdua sudah tau kebiasaan maira.

__ADS_1


" bunda sama mama keluar dulu, maira mau mandi " pinta ku dan akhirnya mereka keluar.


Ikhsan mengambil pakaian bersih dan memandikan maira lalu memakaikan nya baju, setelah selesai mereka baru keluar. maira menyalami mereka satu persatu. di sisi lain Ikbal yg sangat ahli memperbaiki hp yg rusak melihat kondisi hp maira itu.


" itulah kakak, kebiasaan nya nggak berubah, kalok mau berendam jangan bawa hp, kan terendam jadinya " ucap Ikbal mengeluarkan air dari hp maira itu.


" maaf " ucap ku begitu sedih.


maira mencium sesuatu dari tubuh Abi, papa dan ayah." ayah, Abi, papa, udah mandi? " tanya ku dengan lembut.


" udah kok " jawab mereka mencium baju mereka secara bersamaan.


" mandi gih.. bau tau.. " ucap ku menutup hidung ku saking bau nya.


" sampai di bandara kami ke hotel untuk mandi, dari mana jalannya bau " kata ayah keheranan.


" kembar juga, bau banget, udah pada mandi belum sih.. " ucap ku kembali karna ini benar benar sangat bau.


Alif berjalan mendekati maira dengan imutnya.


" aa Uda Andi " kata Alif.


maira menghirup aroma Alif. wangi bayi


" Alif.. wangi banget.. Tante jadi sayang Alif.. " ucap ku.


" ayah papa Abi.. boleh bicara sebentar di kamar " pinta Ikhsan dan mereka bertiga mengikuti ikhsan ke kamar.


sampai di kamar Ikhsan memberikan minyak bayi membuat mereka bingung.


" maira akhir akhir ini sangat aneh, dia lebih suka wangi bayi, " kata Ikhsan dan mereka memakainya saja lalu bergantian dengan bunda mama dan kak Aisyah.


benar saja yg di katakan oleh Ikhsan, maira menjadi lebih tenang dan sangat suka di manja bahkan kini dia sangat suka di manja oleh bunda dan mama nya itu


mereka akan pulang kalok tiket pesawat ke Indonesia sudah ada. di sana ayah sebagai ayah kandung maira menyampaikan sesuatu.

__ADS_1


" bukan mau memisahkan kalian, ini hanya saran ayah, keputusan ada di tangan kalian, ayah mau maira pulang ke Indonesia agar tidak membebankan Ikhsan, Ikhsan juga jam 8 pagi sudah pergi kuliah dan pulang jam 6 malam, kasihan maira sendirian di sini, ayah hanya takut terjadi apa apa " ujar ayah membuat maira sedih


__ADS_2