Ustadz Jatuh Cinta Sama SELEB

Ustadz Jatuh Cinta Sama SELEB
pirang


__ADS_3

...mall...


" bunda.. wangi melati enak loh.. " ucap ku mencium wangi melati pengharum ruangan.


" bunda pernah beli.. ketika ayah mu pulang bukan nya seneng eh malah dia bilang begini ' lah ini rumah apa kuburan ' habis tu bunda kasi tetangga pengharum nya nggak bunda pakai, jadi bunda beli lavender aja deh.. "


" ooo.. ayah emang sadis orang nya " jelas ku tidak melihat ayah dan mas Ikhsan sudah entah kemana.


ketika selesai berbelanja mereka jumpa di mesin kasir, bunda menatap si kembar yg menghabiskan 3 troli, ayah dan mas Ikhsan 1 troli lalu mereka berdua 3 troli membuat bunda menatap mereka tajam ( si kembar ).


" 7 troli.. sudah lah.. " ujar bunda geleng geleng kepala.


" dek yuk main tiktok bareng kami " ajak sekumpulan wanita di sana pada maira dan maira menatap Ikhsan meminta ijin.


" boleh kok, asal jangan melebihi batas " ijin Ikhsan.


mereka menari dengan tubuh mereka yg sexy di depan kamera memperlihatkan tubuh yg indah, maira terdiam dan tidak mengikuti tarian dia hanya diam saja karna Ikhsan sedang menatap tajam dirinya. Ikbal mengambil Vidio itu lalu hanya tertawa kecil saja.


...malam hari....


" BBQ!!! " ujar Akbar baru selesai sholat di mesjid bersama dengan Ikbal dan Rendi.


" duduk yg benar, hari ini kita puas puaskan makan..!!! besok udah puasa.. " semangat ku bergairah menyantap daging yg sudah hampir masak.


akhirnya semalaman mereka bakar bakar, Alhamdulillah bukan rumah orang. maira tertidur dengan lelap membuat Ikhsan geleng geleng kepala karna maira tidur di sofa dengan gaya nya yg mau salto.


Ikhsan menggendong maira tapi maira melepaskan nya dan berdiri di hadapan Ikhsan dengan kondisi setengah tidur.


" peyuk ( peluk ) " gumam maira mengangkat tangannya dan Ikhsan memeluk maira lalu menggendongnya.


" ayah bunda.. Ikhsan kembali ke kamar ya.. " ujar Ikhsan pamit dengan mertua nya.


" iya.. "


...pagi hari....


kalok istri dirumah orang tua kandung sifat aslinya keluar ya kan?. maira jam 9 masih tidur, Ikhsan sudah di mesjid untuk tadarusan bulan Ramadhan. ketika bangun maira tidak melihat suaminya itu membuat nya tenang tenang aja.


maira langsung mandi membersihkan tubuhnya, setelah selesai maira membuka hpnya melihat dia sedang viral.


" maira dan Ikhsan pamer sedang berhubungan int*m sebelum bulan puasa? " bacaku dan tertawa setelah melihat Vidio aslinya.

__ADS_1


maira yg tenang tenang saja turun ke ruang keluarga sambil membawa cat rambut hitam.


" bunda.. kakak minta tolong warnai rambut kakak ya.. " pinta ku pada bunda.


" yaudah sini duduk " ujar bunda sudah terbiasa mewarnai rambut maira menjadi hitam.


" tunggu.. " ucap Ikhsan masuk kedalam ruangan mendengar pembicaraan keduanya " maira mau warnai rambut? warna apa? " tanya Ikhsan.


" hitam.. " jawab ku dengan santai.


" nggak boleh warnai rambut dengan warna hitam ya.. mas udah pernah jelasin kan? " kata Ikhsan memandangi istri kecilnya itu.


" iya sayang tapi rambut nya maira itu dari lahir emang nggak hitam.. " ucap ku membuat Ikhsan kebingungan karna selama ini yg ia tahu ialah rambut maira itu warna hitam.


" kenapa harus di warnai hitam? " tanya Ikhsan semakin bingung.


" dulu kakak disekolah sering di bully karna warna rambutnya pirang hampir warna putih gitu, semenjak itu kakak warnai rambut dan alisnya bahkan bulu matanya juga " jawab Akbar berbaring di sofa.


" kalok gitu.. nggak perlu di chat lagi.. apapun warnanya itu kan sama saja.. " ucap Ikhsan sambil tersenyum.


seketika hening dan maira mengambil hp nya memesan sesuatu dari online. Ikhsan kembali kekamar karna ingin mengerjakan kerja kuliah yg belum di selesaikan olah nya. ketika barang maira sampai ia meminta tolong untuk melunturkan warna rambutnya itu pada bunda.


setelah 2 jam akhirnya selesai juga, maira melihat warna rambutnya nya itu di cermin lalu hanya tersenyum dan kembali ke kamar.



maira masuk kedalam kamar, lalu membuka jilbabnya pergi ke cermin. Ikhsan terus menatap maira tidak berhenti, wajah maira begitu cantik dari sebelumnya hanya karna warna rambutnya. Ikhsan mendekati maira dan memeluknya.


" sangat cantik " puji Ikhsan dengan lembut.


" ada maunya ni.. " ucap ku curiga.


" eh.. istri kecil ku ini peka banget ya.. " kata Ikhsan sambil tersenyum manis menempelkan pipinya dengan pipi maira.


" iya dongg " balas ku bangga.


" nanti malam selesai tarawih sampai jam 12 ya " pinta Ikhsan dengan sangat manja.


" eh.. ayolah mas.. besok puasa jangan seperti itu.. " ngambek ku dengan wajah datar.


" nggak boleh nolak permintaan suami loh.. " balas Ikhsan

__ADS_1


" masalahnya tadi malam kan sudah loh yang.. "


" malam ini juga "


...***pagi hari...


...di sisi lain***....


dalil terus terusan memikirkan Dewi. dalil sudah melakukan segala cara tapi yg ada di pikirannya hanya Dewi dan Dewi.


" ya Allah hamba masih haus dengan ilmu.. belum mau menikah.. " ujar dalil berteriak di kamar nya itu.


" astagfirullahhal'azim dalil.. jangan berteriak dalil.. " ucap Abi masuk kedalam kamar.


" eh Abi.. " terkejut dalil merasa sangat malu.


" kamu mau nikah nak? " tanya umi tiba tiba nongol.


" ya.. dalil masih mau fokus kuliah umi.. " jawab dalil dengan percaya diri.


" alah bilang aja mau nikah, siapa orangnya, ayo datang kerumahnya kita lamar terus, lihat Ikhsan, ketika ngelamar nggak tau istri nya masih 15 tahun, langsung nikah aja tuh, lah ini kapann.. " kesel umi pada anak semata wayangnya itu.


" ummi mah gitu.. tau nggak sih.. dalil belum mau nikah.. tapi perempuan itu terus terngiang Giang di kepala dalil, " ucap dalil keceplosan.


" tukan? " ujar ummi mentabok belakang anak nya itu dengan sedikit kuat " siapa namanya, kita lamar sekarang " semangat ummi berkobar.


" benar tu.. kita lamar sekarang juga " semangat Abi


" punya keluarga nggak beres begini lah " batin dalil pusing dan menceritakan siapa Dewi, bahkan dia sudah mengetahui akun sosial media nya.


akhirnya mereka menelpon Dewi, dan di tolak beberapa kali sudah menelpon tapi ditolak juga. dalil berbaring di kasurnya, galau karna panggilan nya di tolak.


" eh kok aku sedih sih.. " batin dalil mencoba semangat tapi kembali lagi galau.


tiba tiba Ikhsan menelpon dan Abi mengangkat nya memberikannya pada dalil.


" kenapa bro.. " tanya Dalil masih sedih


" kenapa Abang telpon kak Dewi, ada masalah apa? " tanya maira yg ternyata sedang mengendalikan hp suaminya itu.


" eh maira.. eh!!! kok maira!! " terkejut dalil syok

__ADS_1


" mas Ikhsan lagi boker, kenapa nelpon kak Dewi.. punya masalah apa? " tanya ku langsung to the point.


umi langsung mengambil hp nya dalil dengan cepat mengatakan hal yg ingin di bicarakan.


__ADS_2