Ustadz Jatuh Cinta Sama SELEB

Ustadz Jatuh Cinta Sama SELEB
desain baru


__ADS_3

ketika pemenang di ucapkan khusus sains, bila paling tegang di sana tapi dia berhasil menduduki posisi pertama sebagai juara, bila mendapatkan mendali emas dan sebuah piala beserta uang tunai dengan jumlah besar, akibat mahkota yg di pakai mereka tidak mengalungkan seperti biasanya tapi seperti memakai kalung emas, ada Bros kecil yg terpasang di belakang. Indonesia berhasil menduduki posisi pertama setiap olimpiade dan sekarang saat nya yg terakhir, jurusan ku.


" pemenang pertama ialah.... Syahnaz Humaira..!!!! "


semua orang bertepuk tangan dan maira berjalan ke depan, seorang pria yg tak lain adalah juri memakaikannya tapi ketika tangannya mengambil piala seseorang memakai kan nya dari belakang, seketika penonton yg ada di sana bersorak dan menjerit heboh membuat ku merasa aneh.


ketika semuanya telah selesai seseorang pria tinggi berdiri di samping ku lalu menatapku tersenyum, hati ku serasa terkejut dan ingin menangis.


" assalamualaikum sikecil.. selamat atas juaranya ya " ujar Ikhsan dan aku langsung mengalami tangannya, ingin rasanya memeluk tapi Ikhsan tak suka pamer kemesraan di depan banyak orang.


di saat itu ku lepas rindu yg selama ini begitu kuat akan keinginan untuk bertemu. setelah acara nya selesai Ikhsan memesan kamar hotel yg berbeda lalu kami masuk kedalam kamar itu, lima orang membantu ku untuk melepas Suntiang ini karna aku ingin memakainya dengan cara tradisional jadi di pasang nya 1 demi satu hingga memenuhi semuanya dengan sempurna.


ku lihat Ikhsan sedang membaca kitab imam Syafi'i begitu fokus, aku mengambil sedikit vidionya dan menjadikannya story sosial media ku. ketika masuk sholat ashar kami sholat berdua di kamar itu tapi masih dalam keadaan diam diaman, ku Salami suami ku itu dan dia mencium kening ku lalu mengelus perut ku dengan lembut.


" anak baba umma, kita nanti tinggal bersama ya nak di Mesir sama baba " ucap Ikhsan mengelusnya dengan begitu lembut dan menceritakan yg terjadi tapi tidak dengan yg terjadi apa apartemen.


" jadi malam ini kita akan terbang ke Mesir dan sekarang jam 4 sore dan mas baru bilang sekarang? " ujar maira langsung mengambil koper nya dan membereskan barang barang nya lalu mereka berpamitan pada para teman temannya dan guru guru yg ikut.


mereka juga berjalan jalan sebentar di sekitar bandara membeli makanan yg halal di sana, banyak juga yg meminta foto lalu maira selalu melayani dengan sangat ramah hingga akhirnya mereka terbang ke Mesir, pasport maira ketinggalan di Mesir jadi Ikhsan membawanya dan mereka tak perlu kembali lagi ke Indonesia.

__ADS_1


" mas... "


" jangan sekarang sayang.. ini di pesawat kalau sudah sampai nanti mas langsung kasi deh, sabar dulu ya.. "


" hhmmm, mana sampai sana nanti harus beres lagi, belanja lagi, masak lagi, ya Allah.. capeknya " keluh maira membuat Ikhsan sedikit tersenyum karna semuanya telah di siapkan.


ketika waktu menunjukan maira harus minum susu, Ikhsan meminta tolong pada pramugari saja lalu menemani maira ke kamar mandi, biasa langganan kamar mandi di pagi hari, setelah selesai Ikhsan menyuapi maira makan.


" masih setengah, makan maira, maira itu makan bukan untuk diri sendiri tapi udah di bagi enam, diri maira dengan lima anak kita, sayang mau anak kita lahir kurus kurus? " ujar Ikhsan menasehati maira dan maira menggelengkan kepalanya dan melanjutkan makan nya hingga habis lalu meminum semua obat yg telah di resepkan oleh dokter.


lalu kembali tidur di dengan nyenyak sambil perut di elusi oleh ikhsan, terkadang maira juga mengambil Vidio singkat. setelah sampai di mesir maira terlihat ingin memakai sepatu tapi perutnya sedikit ketekan, membuat Ikhsan langsung mengambil sepatunya dan memasangnya di kaki ku, Alhamdulillah dapat suami idaman.


" Alhamdulillah semuanya sekarang kita sudah berada di depan gedung apartemen nya, dan sekarang lagi menaiki tangga, dan ternyata itu banyak banget, serta melelahkan " ucap ku ngos-ngosan padahal baru 3 lantai yg ku lewati, setelah sampai Ikhsan memberikan kunci nya pada ku


" selamat datang di apartemen kami, maaf kalau berserakan soalnya udah lama nggak di tempati, assalamualaikum.. "


Ikhsan memegangi kamera kecil memperlihatkan ekspresi wajah maira yg tersenyum manis, terdapat lilin dan taburan bunga di lantai. " a love you " ucap ku menatap Ikhsan lalu memeluknya karna tak ada siapa siapa


" maira suka? "

__ADS_1


" suka banget.. terimakasih sayang, ih sampai nangis aku bah, udah yuk masuk, kenapa gelap banget sih ni ya Allah " ucap ku masuk melihat mencari tombol lampu lalu menghidupkan? aku begitu terkejut karna semuanya sudah berubah.



kondisi sebelum di perbaiki, sesudah di perbaiki ruang keluarga menjadi dapur sedangkan dapur menjadi ruang keluarga. setiap dinding di sana sama seperti warna dinding kamar jadi berkesan lebih mewah.



tirai putih terbentang memisahkan dapur dan ruang keluarga bahkan kulkas nya saja 3 pintu. maira di sana sangat bahagia ketika mengelilingi seluruh apartemen itu apa lagi ruangan studionya yg berwarna putih dengan seluruh peralatan yg lengkap.


" terimakasih mas, ini ini benar benar bagus banget, dapur nya seperti yg pernah maira bilang sama mas, kulkas nya 3 pintu!! " ujar ku sedikit berteriak karna kaget lalu membuka nya, sudah lengkap semuanya di, dan berlari menuju kamar karna ingin melihat semuanya dengan jelas.


" maira jangan lari lari loh, kulkasnya di tutup dulu, " ujar Ikhsan dengan lembut menutup kulkas dan pergi ke kamar dan melihat maira sedang membuka lemari mereka, semua baju telah tersusun rapi bahkan baju maira serta persiapan untuk bumil pun ada, maira membuka satu persatu laci meja rias nya yg penuh dengan skincareran dan kosmetik edisi terbatas.


" mas ini mewah banget.. tapi suka " ucap ku melihat isi kulkas di kamar juga penuh dengan makanan.


mengambil sebatang cokelat di dalam toples lalu memakannya, lumer di mulut.


******

__ADS_1


malam hari ketika jam 2 malam aku terbangun dari tidurnya dan menghidupkan lampu kamar, ku lihat Ikhsan yg tertidur pulas dan baju yg berserakan di lantai, ku ambil lalu ku pakai dan berjalan menuju kulkas yg ada di kamar mengambil buah buahan di dalam toples lalu memakannya sambil nonton tv dengan tenang di tengah malam.


__ADS_2