Ustadz Jatuh Cinta Sama SELEB

Ustadz Jatuh Cinta Sama SELEB
sunat lagi


__ADS_3

" sudah sudah, Abang jangan nangis, nanti kita sunat lagi, hari ini juga, ayah kalok nggak salah ada klinik khusus sunat di sekitar sini, " ujar bunda yg sedang memeluk Ikbal yg menangis tapi si dedek bayi malah menatapnya karna dia baru selesai mandi


Mendengar suara Ikbal menangis dedek bayi malah buang angin dan suaranya cukup kuat hingga mereka semua di sana malah tertawa begitu juga dengan Ikbal yg tersenyum.


" Hallo guys hari ini berita besar, kembar akan sunat lagi!!!! " Ucap maira lalu berlari keluar bersiap siap untuk pergi.


" MALAH BUAT KONTEN!!! "


seketika dedek bayi menangis dan mereka terkena jeweran maut hingga merah. akhirnya 30 menit kemudian mereka bersiap siap untuk pergi ke rumah sakit.


" sunat tradisional saja " ujar ayah.


" yah.. lama baik nya "


" dan juga sakit "


ujar kembar bergantian.


" kalok sunat mengikuti jaman, kalian bisa sunat sebulan sekali karna nggak sakit, coba yg tradisional pakai gunting kalian akan tau perjuangan nya, sama seperti perempuan, fase terberat perempuan ialah melahirkan, kalok udah nggak bisa normal ya operasi, fase terberat laki laki ialah sunat, kalok bisa normal kenapa harus pakai alat bantu lainnya, intinya hemat duit " ujar ayah membuat mereka diam.


mereka masuk kedalam ruangan dan membuka celana berbaring di kasur lalu menutup mata tapi itu ialah Akbar sedang kan Ikbal sudah menangis terlebih dahulu padahal belum di apa apain " kakak jangan di situ... " ucap Ikbal dengan suara tangisannya.


" kakak cuman penasaran jadi kakak lihat " kata maira tak berdosa yg berdiri tepat di bawah sana.


" laki nggak boleh nangis " ucap ayah membuat Ikbal diam tapi air mata tetap keluar.


satu jam kemudian di penuhi dengan tangisan, Ikbal tak sanggup berjalan akhirnya pakai kursi roda? ayah bukannya langsung pulang ke rumah malah belanja ke pasar " astagfirullah... pulang lah yah... " ucap mereka yg sedang berbaring berhubung di pasang kasur angin.


" kenduri tinggal 4 hari lagi, harus belanja lah ayah " kata ayah dan Ikbal keluar dari mobil karna bahan bahan dapur juga habis " nggak sakit tu burung "


" nggak Ikbal harus belanja, mana akhir akhir ini semua cemilan habis di rumah di bantai tamu " kesal Ikbal ikut juga berbelanja, karna tak mau


__ADS_1


masing masing membawa troli lipat, kini Ikbal sedang memilih cabai dengan sangat serius


" 150 ribu " ucap tukang sayur


" eh naik, Minggu semalam cabai sekilo 8 ribu, dah naik 2 ribu " kata Ikbal dengan wajah ingin berperan.


" dah naik loh nak, 10 ribu udah soteran 5 ribu, ancor pun dah tu " ucap tukang sayur


" 120 udah lah, bonus lah sudah, kentang udah 15 kilo ku ambil, masing masing 15 kilo apa lagi, udah cabai 120 jangan naik kan lagi, kalok nggak? tak jadi beli aku ni " ancam Ikbal membuat tukang sayur tak bisa apa apa


" yaudah lah, totalnya 3 juta 200 ribu "


" bayar yah, selanjutnya Bali rempah rempah, oiya paret ke lapa udah Ikbal jual ya soalnya rusak, peras kelapa nggak ada " ucap Ikbal


" iya bang, rusak semalam beli lagi, banyak santan nak di masak " ucap bunda dari telfon.


" hhhmm " kata ayah.


selesai belanja mereka langsung pulang mereka langsung ke dapur untuk membersihkan sayur sayurannya lalu datanglah bunda yg menggendong si dedek bayi lalu duduk di kursi " bang ambil kentang tu bawak mari biar dikupas, kalok ada tetangga bantu masak nanti tak lah sulit kali lah karna udah siap sebagian " ucap bunda memasang kasur si dedek bayi.



bunda melempar pisau pada ayah dan ayah langsung menghindar dengan cepat menengangi pisau itu dengan aman " iiiii... mati Abang nanti " ujar ayah mengelus dadanya.


" biar mati, kawin lagi aku "


" laki mana yg mau kawin sana anak hutan salah pergaulan "


" mati aja lah ko bang!!!! " ujar bunda dan ayah lari dari sana " karma apa yg ku lakukan ya Allah dapat suami tak tau kondisi!!! " ucap bunda karna pernikahan mereka tak ada harmonis nya.


***************


di tengah malam maira sedang tidur dengan bila tiba tiba mendengar suara hp yg berbunyi tapi masing masing dari mereka tak mau mengangkatnya " hp mu Mai " ujar bila terbangun.

__ADS_1


" ya Allah... apa kah suami ku yg menelpon tengah malam begini mengabarkan dia sedang di bandara dengan penerbangan menuju hati ku? " seru maira membucin


" is... kelamaan jadi janda gini "


" eh Abi yg nelpon, diam diam... wa'alaikumsalam Abi.. " kata maira menjawab salam


" maira Ikhsan kecelakaan di Kairo, katanya dia sekarang lagi nggak sadarkan diri di ICU, Abi jam 11 ni akan berangkat dari Jakarta ke Kairo dua kalo translate " kata Abi membuat maira terkejut.


" innalilahi... terus maira bagaimana bi.. bil periksa penerbangan bandara hari ini.... ayah.. " tangis maira berjalan menuju kamar ayah.


" Abi mau berangkat nak.. nanti kalok penerbangan kedua.. Abi telpon lagi ya.. assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh "


" wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh... ayah... " ujar maira sambil menangis menuruni tangga.


ketika sampai di depan pintu kamar ayah langsung membuka pintu kamar nya dan melihat putri nya itu menangis " kenapa menangis?.. udah sama kayak adek kau tu nangis " tanya ayah memperlihatkan si dedek bayi sedang menangis dan kembar tidur di kamar itu juga


" mas Ikhsan kecelakaan yah.. masuk ICU nggak sadarkan diri.... "


" apa!!!!! "


" coba berenang maksudnya betenang dulu, Ikhsan kok bisa kecelakaan? " tanya ayah.


" maira nggak tau yah tapi Abi bilang Abi pergi ke Kairo karna Ikhsan kecelakaan " tangis maira lalu bila datang.


" jam 3 malam ini penerbangan ke Kairo 2 kali translate " ucap bila membawa lettopnya.


" yaudah siap siap gih sana ayah antar ke bandara, bisa kan pergi sendirian nanti kalok udah sampai kabari ayah " ucap ayah dan maira langsung siap siap.


di kamar semua baju yg di masukkan kedalam koper dengan cepat, semua yg ada di sana panik tapi mencoba tenang, darah keluar dari hidung maira dan maira langsung membersihkannya dengan kapas, ayah keluar sebentar ke galon untuk isi bensin mobil dan membeli jas karna di sana sedang musim dingin.


" maira jaga kondisi baik baik sana ya... bunda nggak bisa ikut, kembar juga habis sunat, kak Dewi lagi di pesantren sekarang " ucap bunda cuman mengharapkan bila di rumah untuk membantunya.


ketika sampai di bandara maira berlari dengan cepat lalu memeriksa pasport ke Mesir yg pernah dia buat, ketika sudah selesai maira menyalami ayah dan langsung berangkat menuju pesawat.

__ADS_1


" assalamualaikum semuanya jadi sekarang jam 3 pagi aku akan berangkat ke Mesir tepatnya di kaira, tapi ini semua mendadak, benar benar sangat mendadak. jadi jam 11 Abi ngabari kalok mas Ikhsan kecelakaan... " ujar maira menghapus air matanya lalu mengambil kipas angin mini agar tidak menangis.


" kondisi sekarang sedang tak sadarkan diri di ICU, gw benar benar nggak tau harus apa, penerbangan ini 12 jam ya 2 kali naik pesawat nanti, ketika selesai ini baru jumpa sama Abi dan kami berangkat bersama, aku ambil kelas bisnis sama seperti Abi "


__ADS_2